cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
PEMBINAAN KEDISIPLINAN PESERTA DIDIK PADA SEKOLAH DASAR NEGERI 10 BANDA ACEH Radiansyah., Radiansyah; HR, Mahmud; Bermawi, Yoserizal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2018): JIM VOL 3 NO 4 OKTOBER 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan pembinaan kedisiplinan peserta didik pada sekolah Dasar Negeri 10 Banda Aceh. Ringkasan kasus sementara pengkajian ini yakni dengan cara pembentukan kedisiplinan pada Sekolah Dasar Negeri 10 Banda Aceh. pengkajian ini berdestinasi buat mengenal bagaimana pembinaan keahlian peserta didik di  Sekolah Dasar Negeri 10 Banda Aceh.Rancangan yang dipakai selama pengkajian ini merupakan kualitatif memakai bentuk pengkajian deskriptif. Tajuk pengkajian ini terdiri dari 1 kepala sekolah dan 5 guru kelas yang berada di SD Negeri 10 Banda Aceh. Cara penggabungan bukti dilakukan dengan memakai pemantauan beserta tanya jawab. Untuk mengolah bukti memakai degradasi bukti, penyuguhan bukti, penambatan determinasi beserta pembuktian. Bukti pengkajian ini bersumber dari kepala sekolah dan guru kelas SD Negeri 10 Banda Aceh.Berdasarkan hasil analisis bukti, setiap kepala sekolah dan guru kelas memiliki strategi dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik, salah satunya dengan cara memberikan teguran kepada peserta didik yang tidak disiplin dan memberikan motivasi dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik. Simpulan penelitian ini adalah Guru memberikan pembinaan kepada peserta didik, Melaksanakan penegakan kedisiplinan terhadap pelajar, mendistribusikan sanksi terhadap pelajar yang tidak disiplin, selanjutnya memberikan contoh dalam meningkatkan kedisiplinan peserta didik. 
PENERAPAN MEDIA PERSEGI SATUAN DALAM PEMBELAJARAN LUAS BANGUN DATAR DI KELAS IV SD NEGERI 47 BANDA ACEH Fahmi Fahmi.; Nurhaidah nurhaidah.; Linda Vitoria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam konteks media persegi satuan pada luas bangun datar yang akan dibahas adalah bagaimana penerapan media persegi satuan pada pembelajaran luas bangun datar pada aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Secara khusus penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas peserta didik dan hasil belajar peserta didik menggunakan media persegi satuan pada luas bangun datar peserta didik kelas IV di SDN 47 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari peserta didik SDN 47 Banda Aceh. Subjek Penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di SDN 47 Banda Aceh yang berjumlah 36 peserta didik.Pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Peneliti mengamati aktivitas belajar peserta didik, sedangkan tes adalah soal tes yang diberikan peneliti kepada peserta didik. Pengolahan data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), conclusion drawing/verification dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Media Persegi Satuan dalam Pembelajaran Luas Bangun Datar di Kelas IV SD Negeri 47 Banda Aceh pada aktivitas peserta didik menunjukkan bahwa 12 aspek yang di amati peneliti tidak semua mampu dilaksanakan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran luas bangun datar pada peserta didik kelas IV. Adapun aspek yang tidak terlaksana dalam proses pembelajaran meliputi, memotong persegi satuan, menggunakan rumus luas persegi panjangPada hasil tes belajar menunjukkan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 27 peserta didik dan 6 peseta didik tidak tuntas. Dari hasil analisis data tersebut dapat diketahui bahwa ketuntasan tes peserta didik tergolong tuntas. Merujuk pada ketentuan KKM yang telah ditetapkan disekolah tersebut”bahwa setiap peserta didik dikatakan tuntas belajarnya jika telah mencapai kompetensi minimal 70”.Diharapkan guru mengajar menggunakan media yang menarik dan memotivasi peserta didik dalam mengerjakan tugas dan dalam belajar, sehingga aktivitas peserta didik akan jauh lebih baik.
UPAYA GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS I SD NEGERI 1 LAMCOT KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Raudatul Islami; Muhammad Idham; Adnan Adnan.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.567 KB)

Abstract

Upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini ialah 2 orang guru kelas I. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara kepada guru kelas I. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Berdasarkan analisis data yang ditemukan, dapat dikemukakan bahwa setelah melakukan observasi kepada 2 orang guru kelas I yang terdiri atas 16 aspek observasi terlihat bahwa guru kelas I/a hanya melakukan 12 aspek dan 4 aspek lainnya tidak dilakukan. Kemudian setelah melakukan observasi kepada guru kelas I/b yang terdiri atas 16 aspek  observasi terlihat bahwa guru kelas I/b hanya melakukan 11 aspek dan 5 aspek lainnya tidak dilakukan.  Hal ini akan mengakibatkan tidak semua siswa mampu membaca. Adapun simpulan dari upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I/a adalah dengan menggunakan metode alfabet saja yaitu dengan menggunakan media kartu huruf dan kartu kata. Kemudian upaya guru kelas I/b meningkatkan kemampuan membaca adalah dengan menggunakan buku bacaan, buku cerita bergambar serta memberikan arahan dan masukan kepada orang tua siswa supaya dapat membimbing siswa dalam membaca.
KEMAMPUAN GURU DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN PADA TEMA 7 CITA-CITA KU SUBTEMA 1 AKU DAN CITA-CITA KU KELAS IV SDN 1 UNGGUL LAMPEUNEURUT Sartika Sartika.; Yoserizal Bermawi; M.Yamin M. Yamin.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.834 KB)

Abstract

Dalam konteks kemampuan guru melaksanakan pembelajaran, guru harus memiliki kemampuan meningkatkan kreativitas diri dalam proses pembelajaran. Karna dalam melaksanakan pembelajaran guru tidak cukup hanya berbekal materi pelajaran yang akan disampaikan saja, melainkan juga harus mampu mengelola pembelajaran dengan baik, mengunakan strategi dan metode yang baik, menggunakan evaluasi untuk mengetahui hasil pembelajaran,guru harus mampu merancang dan melaksanakannya. Penelitian ini mengungkapkan bagaimana kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada tema 7 cita-cita ku  subtema 1 aku dan cita-cita ku kelas IV SDN 1 Unggul Lampeuneurut. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana kemampuan guru dalam melaksanakan pembelajaran pada tema 7 cita-cita ku subtema 1 aku dan cita-cita ku kelas IV SDN 1 Unggul Lampeuneurut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan jenis penelitian yaitu deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 orang guru kelas IV.data dikumpulkan mengunakan tahap observasi, wawancara, dan dokumentasi. Seluruh data yang terkumpul diolah dengan tahap analisis data yaiu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dari seluruh data. Hasil penelitian ini dikemukakan bahwa dari beberapa aspek kemampuan guru melaksanakan pembelajaran, dua orang guru terlihat masih kurang dalam melaksanakan aspek-aspek kegiatan membuka pelajaran, dan menutup pelajaran dengan baik. Selain kedua guru diatas terdapat seorang guru yang lain yaitu guru yang sudah cukup baik dalam melaksanakan pembelajaran, mulai dari membuka pelajaran, melaksanakan proses, hingga menutup pelajaran sudah sangat baik dilaksanakan.
KEMAMPUAN BERHITUNG SISWA HIPERAKTIF DI KELAS II SD NEGERI 20 BANDA ACEH Novia Ulfah; Monawati Monawati.; M. Nasir Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.036 KB)

Abstract

Penelitian ini mengangkat masalah “(1) Bagaimana kemampuan berhitung siswa yang memiliki perilaku hiperaktif di kelas II SD Negeri 20 Banda Aceh? (2) Adakah pengaruh perilaku hiperaktif terhadap kemampuan berhitung?. Penelitian ini bertujuan untuk  (1) mengetahui bagaimana kemampuan berhitung yang terjadi pada anak yang memiliki perilaku hiperaktif. (2) mengetahui bagaimana pengaruh perilaku hiperaktif terhadap kemampuan berhitung anak.            Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di SDN 20 Banda Aceh dengan subjek 3 siswa yang merupakan anak hiperaktif.            Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Pengolahan data menggunakan rumus deskriptif persentase. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kemampuan berhitung siswa yang memiliki perilaku hiperaktif berada pada kategori baik. Perilaku hiperaktif tidak mempengaruhi kemampuan berhitung siswa. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai tes kemampuan berhitung siswa yang hiperaktif dan non-hiperaktif. Dimana siswa yang memiliki perilaku hiperaktif berada pada kategori baik dengan perolehan rata-rata 74,67. Sedangkan siswa yang non-hiperaktif berada pada kategori cukup dengan perolehan rata-rata 69,71.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH DI SD NEGERI 1 SAREE KECAMATAN LEMBAH SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR Agus Tya Sary; Mislinawati Mislinawati.; Adnan Adnan.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.679 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Upaya Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Di SD Negeri 1 Saree Kecamatan Lembah Selawah Kabupaten Aceh Besar”. Rumusan masalah adalah bagaimanakah upaya kepala sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah di SD Negeri 1 Saree Kecamatan Lembah Selawah Kabupaten Aceh Besar?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan kepala sekolah untuk meningkatkan mutu Sare. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari pemimpin dan para guru pegawai negeri sipil yang ada di SD tersebut. Metode yang digunakan  deskriptif. Teknik pengumpulan data di lakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. analisis data adalah  reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil data menunjukan bahwa upaya yang dilakukan kepala sekolah  dalam meningkatkan mutu di SD Negeri 1 saree belum optimal terlaksana, ada tiga ranah pencapian peningkatan mutu yaitu membangun kapasitas level birokrat, membangun kapasitas tingkat sekolah dan membangun kapasitas  kelas. Pencapaian yang telah dilakukan oleh kepala sekolah hanya pada tingkat membangun kapasitas pada level birokrat yang meliputi hubungan kepala sekolah dengan warga sekolah dan pengembangan tenaga pendidik khususnya guru sebagai inti pelaksanaan kegiatan yang harus di laksanakan, sedangkan dalam meningkatkan mutu melalui pencapaian level sekolah dan kelas belum optimal. Penyimpulan dalam penelitian ini ialah upaya kepala sekolah dalam meningkatkan mutu sekolah di belum berhasil. Dan disarankan agar kepala sekolah memiliki kebijakan dalam penggebrakan mutu di satuan pendidikannya.
KREATIVITAS GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DI KELAS 1 SD NEGERI NEUSOK TEUBALUI ACEH BESAR Zaudaniar Zaudaniar.; Bukhari Bukhari.; M. Yamin M. Yamin.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.321 KB)

Abstract

Guru sebagai tenaga pengajar formal dibebankan oleh pemerintah untuk memberikan science to learners. Therefore, the teacher berkewajiban merencanakan pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran yang bermutu untuk membuahkan hasil yang optimal. Pembelajaran tidak akan bermutu apabila tidak adanya kreativitas pada guru. Dengan adanya kreativitas, pembelajaran yang dilaksanakan akan berkualitas dan berujung pada hasil yang memuaskan. Dalam proses belajar mengajar, kemampuan menulis harus sangat diperhatikan oleh guru. Karena merupakan tonggak proses belajar yang akan berlangsung seumur hidup.               The formulation of the problem raised in this research is how is the creativity teachers  improving writing skills in grade 1 Neusok Primary School Teubalui Aceh Besar ?. In particular, this study aims to describe how the creativity of teachers in improving writing skills in the class 1 Neusok Primary School Teubalui Aceh Besar.               The approach used in this research is qualitative approach with descriptive research type. This research was conducted at Neusok Teubalui Elementary School in Kabupaten Aceh Besar with subject of one teacher's study that is class I guardian.Pengumpulandata dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Observasi dan wawancara yang digunakan adalah observasi nonpartisipan dan wawancara semi terstruktur. Dalam melakukan observasi, peneliti bertindak sebagai pengamat penuh tanpa terlibat dalam interaksi belajar mengajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh melalui observasi dan wawancara, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran menulis yang dilaksanakan oleh guru kelas I Sekolah Dasar Negeri Neusok Teubalui belum optimal. Hal itu dapat dilihat dari kurangnya kreativitas guru dalam mengajar, sehingga komponen-komponen pelaksanaan pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh seorang guru yang kreatif masih ada yang tergolong ke dalam kriteria kurang. Bahkan ada sebahagian komponen pembelajaran yang sama sekali tidak dilaksanakan oleh guru. 
Analisis Kumunculan Domain Afektif Siswa Pada Tema Organ Tubuh Manusia Dan Hewan Subtema Tubuh Manusia Kelas V SD Negeri 5 Banda Aceh Yanti, Risma; Israwati., Israwati; Nurhaidah., Nurhaidah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2018): JIM VOL 3 NO 4 OKTOBER 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Pada saat proses pembelajaran sering kali guru berhadapan dengan berbagai masalah mengenai sikap siswa, seperti siswa tidak mendengarkan penjelasan guru, ribut dan tidak mau berpartisipasi ketika diskusi, mencontek hasil teman, tidak disiplin sehingga guru diharapkan harus mampu menerapkan ranah afektif ketika proses pembelajarn berlangsung. Yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini ialah   domain afektif apa saja yang muncul terhadap siswa kelas V SD Negeri 5 Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemunculan domain afektif pada siswa kelas V SD Negeri 5 Banda Aceh”. Manfaat penelitian untuk guru adalah memberikan gambaran dan motivasi untuk menanamkan domain afektif pada siswa, sedangkan manfaat untuk siswa adalah memberikan dorongan agar prilaku siswa menjadi lebih baik lagi dalam kehidupan sehari-hari.Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Yang menjadi subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V yaitu sebanyak 31 siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara, teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemunculan domain afektif Tema Organ tubuh manusia dan hewan subtema organ tubuh manusia kelas V SD Negeri 5 Banda Aceh menunjukkan kategori baik. Yang dapat dilihat dari: (1) sikap ingin tahu ditunjukkan oleh 28 siswa, (2) sikap objektif terhadap data/fakta ditunjukkan oleh 20 siswa, (3) sikap keberanian ditunjukkan oleh 20 siswa, (4) sikap jujur sebanyak 21 siswa, (5) sikap menghargai 29 siswa, (6) berpikir terbuka dan kerja sama 25 siswa, dan (7) sikap ketekunan sebanyak 10 siswa. 
PERBEDAAN MENGAJAR GURU SERTIFIKASI DENGAN NON SERTIFIKASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV DI SD NEGERI LAMREUENG ACEH BESAR Hospi Rohimah; Hasmiana Hasan; Sulaiman Sulaiman.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.883 KB)

Abstract

Dalam konteks mewujudkan guru yang memiliki kompetensi, pemerintaah sejak tahun 2007 mengadakan program sertifikasi bagi semua guru. Karena sertifikasi guru tidak cukup hanya bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan kepada guru, melainkan juga harus mampu melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran, sekaligus dapat mengelola pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas dengan baik. Proses pembelajaran di dalam kelas sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Salah satu indikator tercapainya tujuan pembelajaran dapat diketahui dengan tinggi rendahnya hasil belajar yang diperoleh siswa. Penelitian ini berupaya mengungkapkan perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan guru sertifikasi dan non sertifikasi di kelas IV SD Negeri Lamreueng Aceh Besar.                                         Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jennis penelitiannya yaitu komparatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri Lamreueng yang berjumlah 57 orang. Siswa kelas IVA terdiri dari 29 orang yang diajarkan oleh guru non sertifikasi, dan kelas IVB terdiri dari 28 orang yang diajarkan oleh guru sertifikasi. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi yang bertujuan untuk melihat proses pembelajaran di dalam kelas yang digunakan sebagai data pendukung, dan metode dokumentasi dalam bentuk tulisan yaitu nilai kognitif dari hasil belajar siswa, dengan mengambil data dari hasil evaluasi pembelajaran siswa yang diberikan oleh 2 guru yang berbeda yaitu guru kelas IVA (guru non sertifikasi) dan guru kelas IVB (guru sertifikasi) dalam mengajar 1 subtema yang dilaksanakan pada pembelajaran terakhir. Teknik analisis data yang digunakan adalah menghitung nilai rata-rata, varians, dan pengujian hipotesis dengan uji-t satu pihak yaitu uji pihak kanan. Berdasarkan hasil pengolahan data dan pengujian terhadap hipotesis, maka diperoleh = -6,44 dan dengan taraf signifikan α = 0,05 dan dk = 55 yaitu 1,673. Dengan demikian, hal tersebut diperoleh t hitung lebih kecil dari t tabel (-6,44 1,673), sehingga Ho diterima dan Ha ditolak. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajarkan guru bersertifikasi lebih buruk atau sama dengan guru sertifikasi di kelas IV SD Negeri Lamreueng Aceh Besar. 
UPAYA GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS I SD NEGERI 1 LAMCOT KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Raudatul Islami; Muhammad Idham; Adnan Adnan.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini ialah 2 orang guru kelas I. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara kepada guru kelas I. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Berdasarkan analisis data yang ditemukan, dapat dikemukakan bahwa setelah melakukan observasi kepada 2 orang guru kelas I yang terdiri atas 16 aspek observasi terlihat bahwa guru kelas I/a hanya melakukan 12 aspek dan 4 aspek lainnya tidak dilakukan. Kemudian setelah melakukan observasi kepada guru kelas I/b yang terdiri atas 16 aspek  observasi terlihat bahwa guru kelas I/b hanya melakukan 11 aspek dan 5 aspek lainnya tidak dilakukan.  Hal ini akan mengakibatkan tidak semua siswa mampu membaca. Adapun simpulan dari upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I/a adalah dengan menggunakan metode alfabet saja yaitu dengan menggunakan media kartu huruf dan kartu kata. Kemudian upaya guru kelas I/b meningkatkan kemampuan membaca adalah dengan menggunakan buku bacaan, buku cerita bergambar serta memberikan arahan dan masukan kepada orang tua siswa supaya dapat membimbing siswa dalam membaca.