cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN GURU SEKOLAH DASAR PADA GUGUS 4 KECAMATAN TIMANG GAJAH KABUPATEN BENER MERIAH Rahmat Susanto; M. Nasir yusuf; Alfiati Syafrina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2018): JULI 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.946 KB)

Abstract

Kepala Sekolah merupakan pemimpin yang sangat menentukan keberhasilan kinerja guru. Peneliti mengungkapkan Upaya  Kepala Sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan Guru Sekolah Dasar pada gugus 4 Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Rumusan penelitian adalah bagaimana Upaya Kepala  Sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan Guru Sekolah Dasar pada gugus4UPTD Kecamatan Timang Gajah dalam Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah?. Tujuan peneliti adapun mengetahui upaya Kepala Sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan Guru Sekolah Dasar pada gugus 4 UPTD Kecamatan Timang Gajah dalam Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah.Pengamatan dilaksanakan dengan Pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Sample peneliti terdiri dari 7 kepala sekolah yang berada didalam gugus 4 Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. cara pengambilan sampel dilakukan dengan wawancara dan observasi. Untuk mengolah sampel menggunakan pengumpulan data Reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi.Data penelitian ini bersumber dari kepala-kepala sekolah yang berada pada gugus 4. Berdasarkan hasil analisis data, setiap kepala sekolah memiliki strategi dalam meningkatkan kedisiplinan guru, salah satunya dengan cara memberikan peringatan kepada guru yang tidak disiplin dan kepala sekolah juga memberikan motivasi untuk menumbuhkan kedisiplinan pendidik.Simpulan peneliti iniKepala Sekolah untuk menaikan kedisiplinan pendidik denganmemberikan motivasi untuk pendidik dalam setiap kesempatan, melaksanakan penegakan kedisiplinan dan memberikan penghargaan, memberikan sanksi kepada guru yang tidak disiplin, memberikan contoh dalam meningkatkan kedisiplinan guru. 
PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA DI SD NEGERI 1 BANDA ACEH Eva Diana; M. Nasir yusuf; Alfiati Syafrina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.811 KB)

Abstract

pengkajian ini berjudul “Pelaksanaan Tindakan Ekstrakurikuler Praja Muda Karana di SD Negeri 1 Banda Aceh. Rumusan masalah dalam Pengkajian ini adalah bagaimana pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SD Negeri 1 Banda Aceh, apakah kendala dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Praja Muda Karana di SD negeri 1 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan pelaksanaan tindakan tambahan kegiatan praja muda karana di SD Negeri 1 Banda Aceh,  untuk mendeskripsikan kendala dalam pelaksanaan kegiatan ektrakurikuler di SD Negeri 1 Banda Aceh.Ancangan dalam pengkajian ini menggunakan strategi kualitatif. Subjek pengkajian adalah 1 guru olahraga ,1 orang Pembina pramuka dan 5 siswa yang terdapat di SD Negeri 1 Banda Aceh. Cara penghimpunan bukti lewat cara pemantauan dan Tanya jawab. Bukti penyelidikan dengan memakai degradasi bukti, penyampaian bukti dan mengantraktifkan pendapat.Hasil pengkajian ini menyingkapkan bahwa penyelenggaraan acara  ekstrakurikuler praja muda karana di SD Negeri 1 Banda Aceh sudah terlaksana dengan baik. SD Negeri 1 Banda Aceh memiliki pengelolaan tahunan dan acara mingguan yang menjadi agenda rutin. Kegiatan ekstrakurikuler pramuka ini di harapkan berupaya membangun kepribadian dan watak pada pelajar. Kendala yang dihadapi  dalam acara kegiatan ekstrakurikuler praja muda karana di karenakan pengembanan tidak sesuai  dengan acara agenda sekolah, terdapat beberapa orang tua atau wali pelajar yang tidak mengizinkan anaknya mengikuti praja muda karana. Terlaksananya acara praja muda karana ini di akibatkan oleh beberapa anasir, di antaranya memiliki agenda, menyediakan alat infrastruktur, dukungan orang tua,dan sekolah juga menyediakan anggaran yang berasal dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
HUBUNGAN KEMAMPUAN ANALISIS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 67 PERCONTOHAN BANDA ACEH Nurhamni Nurhamni.; Syarifah Habibah; Monawati Monawati.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini ialah siswa masih banyak yang kesulitan dalam mengerjakan soal matematika disebabkan hal tersebut tidak seluruhnya siswa mendapat hasil belajar matematika yang memuaskan. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan analisis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SD Negeri 67 Percontohan Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara kemampuan analisis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SD Negeri 67 Percontohan Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V di SD Negeri 67 Percontohan Banda Aceh yang aktif pada tahun ajaran 2017/2018. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 58 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan dokumentasi. Tes digunakan untuk mengukur kemampuan analisis dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar matematika. Penyusunan tes menggunakan skala interval. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji hipotesis korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan komputer SPSS versi 22.Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan analisis dan hasil belajar matematika. berdasarkan hasil yang didapat nilai r hitung sebesar 0,346 dan nilai signifikansi yaitu 0,008 0,05 yang berarti terdapat hubungan signifikan antara kemampuan analisis terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V di SD Negeri 67 Percontohan Banda Aceh yang signifikan. Dari penelitian maka hipotesis yang berbunyi terdapat hubungan antara kemampuan analisis terhadap hasil belajar matematika siswa di SD Negeri 67 Percontohan Banda Aceh bahwa Ha diterima. 
KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MEMBUAT KARYA KOLASE DENGAN PEMANFAATAN PELEPAH PISANG KERING MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK DI KELAS IV SD NEGERI 12 BANDA ACEH Rismayanti Rismayanti.; Rosma Elly; Tursinawati Tursinawati.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.656 KB)

Abstract

Kolase adalah teknik dalam melukis dengan merekatkan atau menempellkan serpihan bahan-bahan limbah atau barang bekas pada bidang gambar sehingga menghasilkan suatu karya seni yang baru. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah pkemampuan peserta didik dalam membuat karya kolase dengan pemanfaatan pelepah pisang kering melalui pendekatan saintifik di SD Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan peserta didik dalam membuat karya kolase dengan pemanfaatan pelepah pisang kering melalui pendekatan saintifik di SD Negeri 12 Banda Aceh.Penelitiian ini menggunakan pendekatan kualitativ dengan jenis penelitian deskriptiv. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SD Negeri 12 Banda Aceh dengan subjek penellitian adalah guru kelas IV/A dan 30 peserta didik yang terdiri dari 20 laki-laki dan 10 permpuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan observasi, wawncara dan dokumentasii.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kemampuan peserta didik dalam membuat karya kolase berada pada kategori cukup, hal itu ditunjukkan dengan perolehan nilai pada tahap persiapan dengan rata-rata baik, pada tahap pelaksanaan diperoleh rata-rata baik, dan pada tahap penyelesaian diperoleh rata-rata cukup. Secara keseluruhan nilai rata-rata yang diperoleh peserta didik kelas IV/A dalam membuat karya kolase dengan pemanfaatan pelepah pisang kering adalah Cukup. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan peserta didik dalam membuat karya kolase dengan pemanfaatan pelepah pisang kering melalui pendekatan santifik di kelas IV SD Negeri 12 Banda Aceh berada pada kategori cukup.
KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS V SD NEGERI 30 BANDA ACEH Mariana Mariana.; Muhammad Idham; Adnan Adnan.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 4 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.099 KB)

Abstract

Kemampuan menulis karangan narasi siswa kelas V SD Negeri 30 Banda Aceh masih lamban khususnya dalam hal mengembangkan suatu karangan berdasarkan unsur-unsur yang terdapat dalam karangan narasi. Pengalaman pribadi dapat membantu siswa mengembangkan suatu tema untuk dijadikan suatu karangan yang bersifat narasi. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan siswa dalam hal menulis sebuah karangan narasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menulis karangan narasi berdasarkan pengalaman pribadi siswa kelas V SD Negeri 30 Banda Aceh.Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian statistik deskriptif. Sampel yang digunakan di sini adalah siswa kelas V sebanyak 30 orang Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik penugasan, akan dianalisis dengan statistik deskriptif.Setelah diadakan penelitian didapatkan hasil  bahwa kemampuan siswa dalam menulis karangan narasi berdasarkan pengalaman pribadi serta perolehan nilai rata-rata 83,1. Siswa yang mendapatkan nilai sangat baik sebanyak 6 peserta didikdengan persentase 20 , siswa yang mendapatkan nilai baik sebanyak 18 siswa persentase 60 , siswa dengan kategori cukup 4 siswa dengan persentase 13,33 dan siswa yang mendapatkan nilai kurang sebanyak 2 siswa dengan persentase 6,66 , simpulan penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 30 Banda Aceh sudah tuntas dalam  menulis karangan narasi berdasarkan pengalaman pribadi 93,33 .
UPAYA GURU MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS I SD NEGERI 1 LAMCOT KECAMATAN DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR Raudatul Islami; Muhammad Idham; Adnan Adnan.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I SD Negeri 1 Lamcot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini ialah 2 orang guru kelas I. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara kepada guru kelas I. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Berdasarkan analisis data yang ditemukan, dapat dikemukakan bahwa setelah melakukan observasi kepada 2 orang guru kelas I yang terdiri atas 16 aspek observasi terlihat bahwa guru kelas I/a hanya melakukan 12 aspek dan 4 aspek lainnya tidak dilakukan. Kemudian setelah melakukan observasi kepada guru kelas I/b yang terdiri atas 16 aspek  observasi terlihat bahwa guru kelas I/b hanya melakukan 11 aspek dan 5 aspek lainnya tidak dilakukan.  Hal ini akan mengakibatkan tidak semua siswa mampu membaca. Adapun simpulan dari upaya guru meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas I/a adalah dengan menggunakan metode alfabet saja yaitu dengan menggunakan media kartu huruf dan kartu kata. Kemudian upaya guru kelas I/b meningkatkan kemampuan membaca adalah dengan menggunakan buku bacaan, buku cerita bergambar serta memberikan arahan dan masukan kepada orang tua siswa supaya dapat membimbing siswa dalam membaca.
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA GURU SD GUGUS MELATI BANDA ACEH Widia Ulan Tari; Rosma Elly; Mahmud HR
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.407 KB)

Abstract

Penelitian ini berupaya melihat apakah terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja guru SD Gugus Melati Banda Aceh. Hipotesis penelitian ini ada hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja guru SD Gugus Melati Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis asosiatif. Populasi penelitiannya adalah guru pada SD Gugus Melati Banda Aceh 45 orang. Sampel yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah beberapa guru dari masing-masing SD Gugus Melati Banda Aceh, dan sampel diambil secara acak yang berjumlah 40 orang guru. Metode pengumpulan data dengan pemberian kuisioner. Teknik penganalisisan data dengan uji statistik korelasi product moment. Berdasarkan uji hipotesis yakni terima H0 jika = rhitung rtabel dan tolak H0 jika rhitung rtabel. Maka hasil dari data yang telah diolah, diketahui bahwa  rhitung rtabel = 0,03 0,320, maka H0 diterima dan H1 ditolak, artinya tidak ada hubungan yang positif antara motivasi kerja dengan kinerja guru SD Gugus Melati Banda Aceh, namun demikian jika merujuk pada tabel interprestasi koefisien korelasi pada tabel 3.7 hubungannya yaitu sangat rendah, dimana berdasarkan tabel tersebut interval koefisien korelasi 0,000 – 0,199 berada pada tingkat hubungan sangat rendah.
KENDALA-KENDALA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 7 TEUPAH BARAT KABUPATEN SIMEULUE Nurita Nurita; Nurhaidah nurhaidah.; M. Yamin M. Yamin.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.016 KB)

Abstract

Implementasi Kurikulum 2013 menuntut guru untuk mengorganisasikan pembelajaran secara efektif. Ada lima hal yang perlu diperhatikan berkaitan dengan pengorganisasian pembelajaran dalam implementasi Kurikulum 2013, yaitu pelaksanaan pembelajaran, pengadaan dan tenaga ahli, pendayagunaan lingkungan dan sumber daya masyarakat, serta pengembangan dan penataan kebijakan. Penelitian ini melihat kendala-kendala dan usaha guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. Adapun tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan kendala-kendala dan mengetahui usaha guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 di SD Negeri 7 Teupah Barat Kabupaten Simeulue. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu deskriptif. Subjek dari penelitian adalah seluruh guru kelas SD Negeri 7 Teupah Barat Kabupaten Simeulue yang berjumlah 6 orang. Data diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi diolah dengan tahapan analisis data kualitatif yaitu kumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verivikasi data.            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kendala-kendala guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 di SD Negeri 7 Teupah Barat Kabupaten Simeulue yaitu mengalami kendala berbeda-beda seperti minimnya buku panduan guru dan siswa, sulitnya menyesuaikan metode pembelajaran, kurangnya penguasaan model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013, minimnya waktu dalam proses belajar mengajar, kurangnya pembinaan dari dinas pendidikan dalam kurikulum 2013. Sehingga guru hanya mampu mengikuti jadwal yang di berikan oleh pihak sekolah. 
PENERAPAN MEDIA PERSEGI SATUAN DALAM PEMBELAJARAN LUAS BANGUN DATAR DI KELAS IV SD NEGERI 47 BANDA ACEH Fahmi Fahmi.; Nurhaidah nurhaidah.; linda Vitoria
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 4 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.727 KB)

Abstract

Dalam konteks media persegi satuan pada luas bangun datar yang akan dibahas adalah bagaimana penerapan media persegi satuan pada pembelajaran luas bangun datar pada aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Secara khusus penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivitas peserta didik dan hasil belajar peserta didik menggunakan media persegi satuan pada luas bangun datar peserta didik kelas IV di SDN 47 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari peserta didik SDN 47 Banda Aceh. Subjek Penelitian ini adalah peserta didik kelas IV di SDN 47 Banda Aceh yang berjumlah 36 peserta didik.Pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Peneliti mengamati aktivitas belajar peserta didik, sedangkan tes adalah soal tes yang diberikan peneliti kepada peserta didik. Pengolahan data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), conclusion drawing/verification dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Media Persegi Satuan dalam Pembelajaran Luas Bangun Datar di Kelas IV SD Negeri 47 Banda Aceh pada aktivitas peserta didik menunjukkan bahwa 12 aspek yang di amati peneliti tidak semua mampu dilaksanakan oleh peserta didik dalam proses pembelajaran luas bangun datar pada peserta didik kelas IV. Adapun aspek yang tidak terlaksana dalam proses pembelajaran meliputi, memotong persegi satuan, menggunakan rumus luas persegi panjangPada hasil tes belajar menunjukkan jumlah peserta didik yang tuntas sebanyak 27 peserta didik dan 6 peseta didik tidak tuntas. Dari hasil analisis data tersebut dapat diketahui bahwa ketuntasan tes peserta didik tergolong tuntas. Merujuk pada ketentuan KKM yang telah ditetapkan disekolah tersebut”bahwa setiap peserta didik dikatakan tuntas belajarnya jika telah mencapai kompetensi minimal 70”.Diharapkan guru mengajar menggunakan media yang menarik dan memotivasi peserta didik dalam mengerjakan tugas dan dalam belajar, sehingga aktivitas peserta didik akan jauh lebih baik. 
KEMAMPUAN GURU DALAM MENGELOLA PEMBELAJARAN TEMATIK PADA MATERI MATEMATIKA DI KELAS II SD NEGERI UNGGUL LEMPEUNEURUT ACEH BESAR Putri Andaiyani; Fauzi Fauzi.; Hasmiana Hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.749 KB)

Abstract

Dalam konteks belajar mengajar kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran tematik pada materi matematika harus memiliki kemampuan dalam mengelola kegiatan pendahuluan, kegiatan inti pembelajaran dan kegiatan penutup pembelajaran. Penelitian ini berupaya mengungkapkan kemampuan guru dalam mengelola pemebelajaran tematik pada materi matematika di kelas II SD Negeri Unggul Lampeuneurut Aceh Besar. Secara khusus penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran tematik pada materi matematika di kelas II SD  Negeri Unggul Lampeuneurut Aceh Besar.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah seluruh guru kelas II SD Negeri Unggul Lampeunerut Aceh Besar yang berjumlah 4 orang guru. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Selanjutnya, seluruh data diolah dengan tahapan analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan membuat kesimpulan.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa semua guru telah mampu menggunakan pengelolaaan pembelajaran tematik pada materi matematika dengan kategori baik. 2 orang guru pada kategori baik dan 2 orang guru pada kategori sangat baik. Hal ini terlihat dari hasil observasi. Sedangkan hasil wawancara terungkap bahwa dalam mengelola pembelajaran tematik pada materi matematika guru kurang mampu berkreatifitas dalam pembuatan bermacam media yang berhubungan dengan materi pembelajaran.Simpulan dari penelitian ini adalah guru kelas II yang ada di SD Negeri Unggul Lampeunerut Aceh Besar telah mampu menggunakan penggelolaan pembelajaran tematik pada materi matematika dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari indikator menggunakan pengelolaan pembelajaran dalam proses belajar mengajar yang secara umum dilaksanakan dengan baik.