cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
KEMAMPUAN GURU DALAM MENGELOLA KELAS UNTUK SISWA YANG BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SDN 16 BANDA ACEH adhiyati. adhiyati; suid. Suid; tursinawati. tursinawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.712 KB)

Abstract

       Dalam konteks persoalan siswa yang berkebutuhan khusus, yang dapat dilakukan oleh guru adalah kemampuan guru dalam mengelola kelasuntuk siswa yang bekebutuhan khusus.Penelitian ini berupaya mengungkapkan Kemampuan guru dalam mengelola kelas untuk siswa yang bekebutuhan khusus di SDN 16 Banda Aceh.Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahuikemampuan guru dalam mengelola kelas untuk siswa yang berkebutuhan khusus di SDN 16 Banda Aceh       Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi danwawancara.Teknik observasi (pengamatan) yang diterapkan adalah teknik berpartisipasi (non-participant observation).Selain itu didukung dengan teknik wawancara, teknik wawancara adalah dengan mewawancarai 7 orang guru kelas.Selanjutnya seluruh datadiolah dengan tahapan anlisis data kualitatif yaitu mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.            Berdasarkan hasil analisis data, temuan peneliti ini dapat dikemukakan sebagai berikut: Pertama, hampir semua guru mengelola kelas dengan sangat baik tetapi ada sebagian guru yang kurang baik dalam mengelola kelas, hal ini dapat dilihat pada membantu anak memfokuskan perhatian pada saat proses pembelajaran berlangsung. Kedua, Kendala guru dalam proses pembelajaran, anak yang berkebutuhan khusus berbeda pemahamannya dengan siswa reguler. Sehingga ABK sulit dalam menerima pembelajaran, karena ada sebagian pembelajaran tidak sesuai dengan kemampuannya.            Simpulan penelitian ini adalah Semua guru (7 orang guru) mampu mengelola kelas dengan sangat baik, dapat dilihat dari aspek membuat RPP, menguasai dalam mengelola kelas dalam menangani anak berkebutuhan khusus, memiliki kemampuan dalam melaksanakan proses pengajaran, memiliki kemampuan untuk mengukur hasil belajar anak didik dengan teknik yang tepat, menunjukkan perasaan positif, serta membuat pengalaman anak menjadi bermakna.Ada sebagian guru (6-5) mengelola kelas dengan kurang baik, dapat dilihat dari aspek beradaptasi dengan anak, berbicara dengan anak, memberikan pujian dan penghargaan. Kurangnya guru dalam melaksanakan aspek tersebut sehingga dalam proses pembelajaran menjadi kurang efektif dan menyebabkan beberapa kendala dalam mengelola kelas. Kendala guru dalam proses pembelajaran, anak yang berkebutuhan khusus berbeda pemahamannya dengan siswa reguler. Sehingga ABK sulit dalam menerima pembelajaran, karena ada sebagian pembelajaran tidak sesuai dengan kemampuannya.
PERBANDINGAN HASIL UJIAN NASIONAL ANTARA SEKOLAH DASAR YANG MENGGUNAKAN KTSP DENGAN SEKOLAH DASAR YANG MENGGUNAKAN KURIKULUM 2013 DI KECAMATAN WIH PESAM KABUPATEN BENER MERIAH Mirawati Mirawati; M. Nasir yusuf; Intan Safiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.385 KB)

Abstract

Ujian nasional merupakan pengukuran kemampuan potensi siswa terhadap mata pelajaran tertentu setelah mengikuti pembelajaran di sekolah dengan berpedoman pada kurikulum. Namun terkait pelaksanaan UN tahun 2016 sekolah dasar di Kecamatan Wih Pesam Bener Meriah menggunakan dua kurikulum yang berbeda padahal untuk soal UN 2016 seluruh sekolah sama. Sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian yang berjudul “perbandingan hasil ujian nasional antara sekolah dasar yang menggunakan KTSP dengan sekolah dasar Yang menggunakan kurikulum 2013 di kecamatan Wih Pesam kabupaten Bener Meriah”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan hasil ujian nasional antara sekolah yang menggunakan KTSP dengan sekolah yang menggunakan K-13, dan apakan hasil ujian nasional sekolah yang menggunakan K-13 lebih baik dari sekolah  yang menggunakan KTSP. Penelitian ini bertujuan mengungkap hasil ujian nasional sekolah yang menggunakan KTSP dengan sekolah yang menggunakan K-13.Hipotesis dalam penelitian ini yaitu terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil ujian nasional kedua kurikulum yang berbeda.            Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil ujian nasional tahun 2016 yang diambil dari kedua sekolah. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Data yang diperoleh dari sekolah diolah menggunakan rumus “t” untuk uji beda.          Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh  sebesar -2,86154 dan  sebesar 2,000. Dengan demikian disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil ujian nasional antara sekolah yang menggunakan KTSP dengan sekolah yang menggunakan  K-13. Dan hasil ujian nasional sekolah  yang menggunakan KTSP lebih baik dari hasil ujian nasional sekolah yang menggunakan K-13
KOMPETENSI GURU DALAM MEMANFAATKAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DI SD NEGERI 16 BANDA ACEH Yusrizal Yusrizal.; Intan Safiah; Nurhaidah Nurhaidah.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.772 KB)

Abstract

Perkembangan TIK melaju begitu cepat bahkan telah merambah ke semua sektor kehidupan masyarakat. Sebagai seorang guru profesional kita dituntut harus memiliki kemampuan untuk menguasai teknologi tersebut. Hal itu telah ditetapkan dalam Permendiknas nomor 16 tahun 2007, ada empat kompetensi yang harus dimiliki oleh guru diantaranya kompetensi pedagogik, profesional, individual, dan sosial. Yang dimaksudkan kompetensi guru dalam penelitian ini yaitu kompetensi pedagogik, dalam kompetensi pedagogik dinyatakan bahwa seorang guru harus mampu menggunakan serta memanfaatkan TIK guna untuk kepentingan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK di SD Negeri 16 Banda Aceh. Adapun manfaat dari penelitian ini yaitu sebagai sarana untuk menambah pengetahuan tentang bagaimana kriteria pemilihan dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis TIK.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan  observasi dan wawancara. Pengolahan data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Subjek penelitian ini terdiri dari enam orang guru yaitu guru kelas I s/d VI. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 17 dan 18 Januari 2017 di SD Negeri 16 Banda Aceh.Berdasarkan hasil analisis data dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, guru sudah cukup baik dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK, namun masih dibutuhkan banyak bimbingan dalam mengakses langsung media dari internet. Kedua, guru yang kurang mampu menggunakan TIK disebabkan oleh faktor usia. Ketiga, guru yang kurang mampu menggunakan TIK masih terikat dengan media konvensional yang ada di lingkungan sekitar.Simpulan penelitian ini yaitu kompetensi yang dimiliki oleh guru dalam memanfaatkan media pembelajaran berbasis TIK sudah cukup baik. Namun masih diperlukan banyak bimbingan dalam mencari media dan sumber belajar dari internet. Disarankan untuk pihak sekolah agar lebih meningkatkan lagi pengadaan bimbingan mengenai TIK bisa melalui pelatihan, seminar, bahkan lokakarya, sehingga beberapa kendala dalam pemanfaatan TIK sebagai media pembelajaran dapat diatasi.
PELAKSANAAN KETERAMPILAN MENGAJAR GURU DI GUGUS MANGGA KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH Sri risky Ramadani; Nurhaidah. Nurhaidah; Soedirman z. Soedirman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Salah satu faktor tercapainya tujuan pembelajaran adalah pelaksanaan keterampilan mengajar guru. Penelitian ini akan mengangkat masalah bagaimana pelaksanaan keterampilan mengajar guru di Gugus Mangga Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan keterampilan mengajar guru di Gugus Mangga Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari guru-guru yang sedang mengajar. Subjek penelitian ini adalah seluruh guru kelas I dan kelas IV di Gugus Mangga Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh yang berjumlah sepuluh orang. Alasan peneliti mengambil subjek tersebut atas pertimbangan dari kepala sekolah bahwa karena keterbatasan waktu dan tenaga sebaiknya cukup mengambil dua orang guru saja setiap sekolah yaitu guru kelas tinggi dan guru kelas rendah masing-masing satu orang agar bisa mewakili seluruh kelas.Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan observasi. Untuk mengolah data menggunakan rumus deskriptif persentase dan reduksi data, display data dan penarikan/verifikasi kesimpulan.Hasil menunjukkan berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan, maka dapat disimpulkan bahwa guru kelas I dan IV di Gugus Mangga Kecamatan Jaya Baru Kota Banda Aceh dalam melaksanakan keterampilan mengajar berada pada kategori cukup dan disarankan untuk para guru agar dapat menjalankan pelaksanaan keterampilan mengajar lebih maksimal. Kata Kunci : Keterampilan Mengajar, Guru 
KENDALA GURU DALAMMENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PADA PEMBELAJARAN TEMATIK BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 2 KOTA BANDA ACEHKENDALA GURU DALAMMENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PADA PEMBELAJARAN TEMATIK BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 2 KOTA BANDA ACEH Indah Fajar Riani; Sulaiman. Sulaiman; Mislinawati. Mislinawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Dalam konteks persoalan model pembelajaran pada pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013, yang dilakukan guru adalah Menerapkan model pembelajaran pada pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013. Penelitian ini berupaya mengungkapkan bagaimana kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan model pembelajaran pada pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013 di SD Negeri 2 Banda Aceh.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Dalam melakukan observasi ( pengamatan), peneliti bertindak sebagai pengamat penuh tanpa terlibat dalat menerapkan model pembelajaran pada pembelajaran tematik berdasarkan kurikulum 2013. Selain itu didukung dengan teknik wawancara, teknik wawancara adalah dengan mewawancarai 10 orang guru di SD Negeri 2 Banda Aceh. Selanjutnya seluruh data diolah dengan tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.Berdasarkan hasil analisis data, kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan model pembelajaran tematik diantaranya adalah dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP ) guru kurang memahami langkah- langkah pembelajaran sesuai sintak yang ada pada  model pembelajaran. Sehingga guru kurang mampu dalam menstimulus siswa untuk menemukan sendiri masalah yang ada pada materi pembelajaran, pengelolaan dan pengawasan kelas guru kurang mampu mengarahkan siswa yang kurang pintar untuk terlibat aktif dengan bekerjasama dalam kelompok, terkendala dalam menyediakan alat dan bahan jika diperlukan dalam melakukan proyek, dan guru kurang menyiasati waktu yang tersedia.Simpulan penelitian ini adalah pengelolaan dan pengawasan kelas yang tidak dapat berjalan dengan maksimal dan ketidakaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Sehingga, proses penerapan model pembelajaran tidak dapat berjalan dengan maksimal. Kata Kunci: Kurikulum 2013, Kendala Guru, Model Pembelajaran   
KEMAMPUAN SISWA MENGGUNAKAN TANDA BACA DALAM KARANGAN DESKRIPSI DI KELAS IV SD NEGERI 10 BANDA ACEH Muhammad Firhan; Muhammad Idham; Rosma Ely
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.031 KB)

Abstract

 Dalam menulis penggunaan tanda baca perlu diketahui oleh semua siswa agar isi pokok dalam penulisan tersebut tersalurkan dengan baik kepada pembaca. Penelitian ini melihat bagaimana kemampuan siswa menggunakan tanda baca dalam karangan deskripsi.  Secara khusus Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa  menggunakan pungtuasi dalam karangan deskripsi di ruang 4 SDN 10 Banda Aceh.            Pendekatan yang dipakai penelitian ini yaitu kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Penelitian diadakan di kelas IV SD N 10 Banda Aceh. Subjek penelitian 29 siswa dengan 18 wanita dan 11 pria. Teknik pengumpulan data menggunkan tes. Hasil Data siswa yang diperoleh dianalisis dengan tabel kategori kemampuan, selanjutnya menentukan persentase, dihitung dengan memakai rumus persentase. Dalam tes tersedia 25 kotak kosong yang akan di isi oleh siswa berupa jenis-jenis tanda baca yang cocok dalam karangan tersebut. Masing-masing kotak akan mendapat nilai 4 apabila benar.            Hasil analisis data, jika dilihat dari kategori kemampuan siswa,  sebagian besar kemampuan siswa baik. Baik sekali 6 murid (20,69%), baik 11 murid (37,93%), cukup 9 murid (31,03%), kurang 2 murid (6,90%), dan gagal 1 murid (3,45%). Hasil dari data seluruh siswa, nilai rata-rata tes siswa yaitu 67,72. Jadi, hasil untuk melihat acuan dalam skripsi ini, hasil seluruhnya 67,72 masuk golongan baik. Jadi dalam hal ini, kesimpulannya  kesanggupan kelas IV SDN 10 Banda Aceh  dalam memakai tanda baca di dalam karangan deskripsi di matakemampuan siswa kelas IV SD N 10 Banda Aceh memakai tanda baca di dalam karangan deskripsi pada mata pelajaran bahasa Indonesia mendapat tingkatan kesanggupan yang baik.  
KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA DALAM BENTUK PEMECAHAN MASALAH BAGI SISWA KELAS V SD NEGERI 1 PAGAR AIR ACEH BESARKEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA DALAM BENTUK PEMECAHAN MASALAH BAGI SISWA KELAS V SD NEGERI 1 PAGAR AIR ACEH BESAR Mursalin. Mursalin.; Fauzi. Fauzi.; Israwati. Israwati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.462 KB)

Abstract

Dalam konteks ini kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika dalam bentuk pemecahan masalah bagi siswa kelas V SD Negeri 1 Pagar Air Aceh Besar. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika dalam bentuk pemecahan masalah bagi siswa kelas V SD Negeri 1 Pagar Air Aceh Besar?”. Secara khusus penelitian ini bertujuan tujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika dalam bentuk pemecahan masalah bagi siswa kelas V SD Negeri 1 Pagar Air Aceh Besar.Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif, dimana komponen reduksi data yaitu terdiri dari 4 soal tes dan wawancara terhadap 22 orang siswa yang terkait kesulitan menyelesaikan soal cerita dalam bentuk pemecahan masalah, dan sajian data dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data setelah data terkumpul maka kedua komponen dianalisis.Berdasarkan hasil analisis data temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, setelah dilakukan  tes berupa 4 soal dalam bentuk soal cerita dan wawancara terkait kesulitan menyelesaikan soal cerita. Dari 4 soal tes terdapat 2 sol tes dengan materi aritmatika dan 2 soal tes materi pengukuran satuan jarak terhadap siswa kelas V SD Negeri 1 Pagar Air Aceh Besar.Simpulan siswa tidak mampu dalam menyelesaikan soal cerita dalam bentuk pemecahan masalah di kelas V SD Negeri 1 Pagar Air Aceh Besar.
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI PERTIWI LAMGAROT ACEH BESAR Annisa Fauzia; minawati Monawati.; Bakhtiar Bakhtiar.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.976 KB)

Abstract

Minat  belajar  adalah  suatu keinginan  yang bertahan lama dalam pembelajaran tertentu. Minat belajar pada setiap siswa berbeda-beda, sehingga hasil belajar yang diperoleh setiap belajar pun berbeda-beda. Termasuk hasil belajar pelajaran matematika. Penelitian ini mengungkapkan masalah apakah ada hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa di kelas V SD Negeri Pertiwi Lamgarot Aceh Besar. Tujuan penelitiannya adalah mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa di kelas V SD Negeri Pertiwi Lamgarot Aceh Besar. Hipotesis penelitian yakni ada hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa di kelas V SD Negeri Pertiwi Lamgarot Aceh Besar.            Pendekatan kuantitatif adalah pendekatan  yang digunakan dalam penelitian ini dan jenis penelitiannya asosiatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Pertiwi Lamgarot Aceh Besar dengan sampel sebanyak 35 yang diambil dari kelas VA dan VB.Pengumpulan data minat belajar diperoleh dari angket tertutup dengan menggunakan skala likert, sedangkan hasil belajar diperoleh dengan mengambil nilai Ujian Tengah Semester (UTS) pelajaran matematika siswa. Uji statistik yang digunakan yaitu menggunakan uji korelasi Product Moment dan uji hipotesisnya menggunakan uji t dengan taraf signifikan 0,05 (5%).Berdasarkan hasil analisis data diperoleh gambaran minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa, diperoleh nilai korelasi 0,571 yang termasuk kategori hubungan sedang dengan memberi sumbangan pengaruh minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas V sebesar 32,60% dan hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung (3,985) ttabel (2.042) sehingga di terima. Maka disimpullkan bahwa ada hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri Pertiwi Lamgarot Aceh Besar.
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPA PADA KELAS V SD NEGERI GAROT GEUCEU ACEH BESAR Rizki Mutia KHairina; Alfiati Syafrina; syarifah Habibah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Secara umum ada dua faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Minat belajar siswa yang termasuk ke dalam salah satu faktor internal juga memiliki hubungan yang erat terhadap hasil belajar siswa, kurangnya minat siswa menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa khususnya dalam mata pelajaran IPA. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah teradapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Populasi diambil dari seluruh siswa kelas V dengan sampel berjumlah 22 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dari minat belajar dengan menggunakan skala likert, untuk hasil belajar diperoleh dari dokumentasi nilai hasil ulangan harian mata pelajaran IPA. Uji validitas, uji reliabilitas dan uji prasyarat analisis menggunakan SPSS 22. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi ProductMoment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Terbukti dari hasil analisis korelasi antara minat belajar dengan hasil belajar IPA siswa diperoleh nilai korelasi 0,77 0,423. Nilai r hitung lebih besar daripada r tabel, maka hipotesis pada penelitian ini diterima yaitu terdapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar.Secara umum ada dua faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Minat belajar siswa yang termasuk ke dalam salah satu faktor internal juga memiliki hubungan yang erat terhadap hasil belajar siswa, kurangnya minat siswa menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa khususnya dalam mata pelajaran IPA. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah apakah teradapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Populasi diambil dari seluruh siswa kelas V dengan sampel berjumlah 22 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dari minat belajar dengan menggunakan skala likert, untuk hasil belajar diperoleh dari dokumentasi nilai hasil ulangan harian mata pelajaran IPA. Uji validitas, uji reliabilitas dan uji prasyarat analisis menggunakan SPSS 22. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi ProductMoment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar. Terbukti dari hasil analisis korelasi antara minat belajar dengan hasil belajar IPA siswa diperoleh nilai korelasi 0,77 0,423. Nilai r hitung lebih besar daripada r tabel, maka hipotesis pada penelitian ini diterima yaitu terdapat hubungan yang positif antara minat belajar dengan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPA pada kelas V SD Negeri GarotGeuceu Aceh Besar.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DENGAN KREATIVITAS GURU DI SDN UNGGUL LAMPEUNEURUT ACEH BESAR swinomanik. swino manik; sulaiman. sulaiman; mislinawati. mislinawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.845 KB)

Abstract

Dalam konteks hubungan kepemimpinan kepala sekolah dengan kreativitas guru.penelitian ini berupaya untuk melihat hubungan kepemimpinan kepala sekolah dengan kreativitas guru di SDN Unggul Lampeuneurut Aceh Besar. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepemimpinan kepala sekolahdengan kreativitas guru.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatankuantitatif dan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari seluruh guru dan kepala sekolah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru dan kepala sekolah di SDN Unggul Lampeuneurut Aceh Besar berjumlah 30 orang.Pengumpulan data dilakukan pada penelitian ini yaitu melalui observasi dan angket.Berdasarkan hasil koefisien korelasi antara kepemimpinan kepala sekolahdengan kreativitas guru ) sebesar 0,142. Berpedoman pada tabel signifikan yangbertaraf 5% (a = 0,05), maka angka koefisien  berada pada rentang nilai antara 0,000sampai 0,200. Dengan demikian koefisien korelasi  tersebut memberi petunjukbahwa kedua variabel kepemimpinan kepala sekolah dengan kreativitas guru di SD Nunggul lampeuneurut aceh besar memiliki hubungan yang sangat rendah (Tidak berkorelasi). Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah, Kreativitas Guru       

Page 7 of 38 | Total Record : 371