cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 371 Documents
PEMBERIAN PUNISHMENT YANG DILAKSANAKAN GURU DI SD NEGERI 4 BANDA ACEH Ela yulailawati; Nurhaidah. Nurhaidah.; Intan Safiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Penelitian ini berupaya mengungkapkan Pemberian Punishment yang dilaksanakan Guru di SD Negeri 4 Banda Aceh. Guru melakukan pemberian Punishment kepada siswa yang melakukan pelanggaran dan Punishment yang diberikan sesuai dengan pelanggaran. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberian punishment yang dilaksanakan guru  di SD Negeri 4 Banda Aceh. Tujuan diberikan Punishment kepada siswa bukan untuk menghukum kekerasan atau balas dendam tetapi agar siswa berubah menjadi lebih baik lagi dan tidak melakukan kesalahan lagi.            Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Teknik observasi (pengamatan) yang diterapkan untuk mengamati secara langsung pemberian punishment yang dilaksanakan  guru di SD Negeri 4 Banda Aceh. Selain itu didukung dengan teknik wawancara, teknik wawancara adalah dengan mewawancarai 7 orang guru kelas. Selanjutnya seluruh datadiolah dengan tahapan anlisis data kualitatif yaitu mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.            Dari segi Pemberian Punishment yang dilaksanakan Guru di SD Negeri 4 Banda Aceh terungkap bahwa (1) Masih ditemukan guru belum memberikan punishment kepada siswa yang melakukan pelanggaran-pelanggaran. (2) Guru memberikan Punishment sesuai dengan kesalahan yang dilakukan oleh siswa.            Simpulan penelitian ini adalah Guru di SD Negeri 4 Banda Aceh tidak akan memberikan hukuman kepada siswa yang tidak bersalah tetapi guru memberikan hukuman bagi yang melakukan kesalahan dan hukumannya itu sesuai dengan kesalahan apa yang dilakukan oleh siswa. Adapun jenis-jenis Punishment yang diberikan adalah (a) Di panggil ke ruang Kepala Sekolah untuk diberikan nasehat (b) memberikan anak tugas bersih-bersih, (c) menyuruh anak meminta maaf kepada orang yang bersangkutan, (c) menyuruh anak mengerjakan tugas, (d) menyuruh anak berjanji untuk tidak mengulangi kesalahannya, (e) menyuruh anak menulis, (f) tidak menghiraukan siswa ketika siswa melakukan kesalahan. Pemberian hukuman (punishment) bertujuan untuk memotivasi anak agar memperbaiki kesalahan yang telah dilakukannya, dengan adanya hukuman, anak diharapkan mampu merenungkan kesalahannya. Alasan mengapa hukuman itu harus diberikan pada anak yang melanggar tata tertib atau aturan, diantaranya: (a) Agar anak tidak mengulangi kejadian yang sama, (b) Agar anak dapat mengambil pelajaran dan hikmah dari hukuman, (c) Agar anak konsisten dengan suatu perjanjian
PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI SISWA KELAS V DI SDN 15 LHOKSEUMAWE dewi yana; Hajidin. hajidin; intan safiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.71 KB)

Abstract

Pemberian Reward dan Punishment dalam pembelajaran merupakan salah satu usaha yang dilakukan oleh guru dengan maksud untuk menjadikan siswa lebih giat lagi dalam melakukan sesuatu guna memperbaiki atau mempertahankan prestasi yang telah dicapainya. Penelitian yang berjudul “pemberian Reward dan Punishment sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V di SDN 15 Lhokseumawe” ini mengangkat masalah apakah prestasi belajar siswa melalui pemberian Reward dan Punishment pada siswa kelas V SDN 15 Lhokseumawe mengalami peningkatan? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa pada tema “Lingkungan Sahabat Kita” pada siswa kelas V SDN 15 Lhokseumawe. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 15 Lhokseumawe yang berjumlah 59 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V B SDN 15 Lhokseumawe tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 31 siswa. penelitian ini digolongkan sebagai penelitian ekperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui tes untuk mengukur kemampuan siswa dari materi yang telah dipelajari, tes dilakukakn dengan postes. Nilai yang didapat dari tes inilah diambil sebagai data kemudian data diolah dengan menggunakan rumus uji-t pada taraf signifikan  = 0,05 dan dk =30. Dari hasil tersebut diperoleh    yaitu 4,6  1,70. Dengan demikian ditolak dan diterima. Maka hipotesesis yang berbunyi “Pemberian reward dan punishment dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di kelas VB sekolah dasar negeri 15 Lhokseumawe”, dapat diterima.
PENGIMPLEMENTASIAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM BUDAYA SEKOLAH DI SD NEGERI LAM ILIE KABUPATEN ACEH BESAR Mudassir Mudassir.; Bakhtiar Hasan; Rosma Ely
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2017): SEPTEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.646 KB)

Abstract

Pengimplementasian pendidikan karakter pada budaya sekolah merupakan hal penting untuk menciptakanberkarakter peserta didik.Pembentukan karekter sangat tepat jika dimulai dari usia dini. Begitu pula pada jenjang pendidikan,penerapan nilai karakter memang lebih difokuskan pada jenjang sekolah dasar. Hal tersebut sangat sejalan dengan tujuan pendidikan di SD sebagai usaha dalam membentuk dasar kecerdasan intelektual, sosial, emosional, dan spiritual siswa.Bertujuan untuk mengetahui  gambaran  pendidikan  karakter dalam  budaya sekolah SDN Lam Ilie, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini berkaitan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pendidikan karakter.Menggunakan jenis penelitian  deskriptif  kualitatif. Dengan subjeknya yaitu kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, dan warga di sekitar sekolah. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dianalisis dengan cara  reduksi data, model data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter dalam budaya SDN lam Ilie terimplementasikan pada lapisan artifak, nilai dan keyakinan.  Perencanaannya terdiri dari penetapannilai karakteryaitu religius, disiplin, semangat kebangsaan, dan menghargai prestasi. Pelaksanaannya melalui penyediaan fasilitas kegiatan dalam membentuk karakter siswa melalui aktivitas pembiasaan. Secara keseluruhan, SDNlam Ilie sudah mencapai indikator keberhasilan sekolah dalam mengimplementasikan 4 nilai karakter utama dan nilai peduli lingkungan. Pengevaluasian dilakukan dengan monitoring dan evaluasi  akhir  semester  menggunakann  instrumen  catatan  pelanggaran  serta  hasil observasi monitoring. Aspek evaluasinya yaitu perencanaan, kelengkapan fasilitas, pelaksanaan,   ketercapaian target dan perbandingan kondisi.
HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KELAS V SD NEGERI 29 BANDA ACEH Zahratul Adami; M. Husin Affan M. Husian Affan.; Hajidin Hajidin.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Gaya belajar adalah salah satu cara bagaimana menyerap, mengatur dan mengolah informasi. Sehingga dengan mengetahui adanya gaya belajar pada diri siswa, maka dapat membantu dirinya sendiri dalam belajar lebih cepat dan lebih mudah.Rumusan masalah dalam penelitian ini adakah hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar siswa pada kelas V SD Negeri 29 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar siswa pada kelas V SD Negeri 29 Banda Aceh. hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara gaya belajar dengan hasil belajar siswa pada kelas V SD Negeri 29 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi product moment. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah seluruh siswa kelas V SD negeri 29 Banda Aceh yang terdiridari 2 kelas yaitu VA dan VB. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 siswa. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan angket tentang gaya belajar dan dokumentasi hasil belajar siswa. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi product moment, regresi linear berganda dan koefisien korelasi berganda, pada taraf signifikan 5% dan n=51. Berdasarkan hasil penelitian analisis data diperolehr hitung = (0,455) dari r tabel dengan n=51 (0,279) atau nilai sig 0,012 α (0,05) dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara gaya belajar visual, audiotorial, dan kinestetik dengan hasil belajar siswa (Y) pada kelas V SD Negeri 29 Banda Aceh. 
PERSEPSI GURU TERHADAP MATERI MATEMATIKA DI BUKU GURU DAN BUKU SISWA KELAS IV, V, VI PADA KURIKULUM 2013 DI GUGUS DELIMA KOTA BANDA ACEHPERSEPSI GURU TERHADAP MATERI MATEMATIKA DI BUKU GURU DAN BUKU SISWA KELAS IV, V, VI PADA KURIKULUM 2013 DI GUGUS DELIMA KOTA BANDA ACEH Warahmah. warahmah; Fauzi. fauzi; Rosma Elly Elly
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Materi matematika yang ada di buku guru dan buku siswa pada kuriklum 2013 dibahas secara umum dan tidak spesifik sehingga menimbulkan persepsi guru terhadap materi matematika yang ada di buku guru dan buku siswa pada kurikulum 2013. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana persepsi guru terhadap materi matematika di buku guru dan buku siswa kelas IV,V,VI pada kurikulum 2013 di Gugus Delima Kota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru yang tergabung dalam Gugus Delima tentang materi  materi matematika di buku guru dan buku siswa kelas IV,V,VI pada kurikulum 2013. Subjek penelitian ini adalah seluruh guru wali kelas IV,V dan VI yang tergabung dalam Gugus Delima Kota Banda Aceh yang berjumlah 18 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data ini diproleh melalui observasi dan angket. Data diolah dengan rumus statistik sederhana yaitu deskriptif persentase. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan bahwa (77,78 %) guru yang tergabung dalam Gugus Delima Kota Banda Aceh berpendapat bahwa kurikulum 2013 susah bagus dan baik di terapkan di sekolah. Analisis data tentang pesrsesi guru terhadap materi matematika dapat kita lihat bahwa (51,39 %) responden mengatakan materi matematika sudah baik dan sesuai dengan kurikulum 2013, serta materinya sudah mudah dipahami peserta didik. Sedangkan ada (48,61 %) responden yang tergabung dalam Gugus Delima Kota Banda Aceh, mengatakan bahwa ada beberapa materi yang ada pada buku guru dan buku siswa masih belum lengkap dan sulit dipahami peserta didik. Dari hasil penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa persepsi guru yang tergabung dalam Gugus Delima terhadap materi yang ada pada buku guru dan buku siswa khususnya materi matematika belum sepenuhnya baik.Kata Kunci : Persepsi guru, Materi Matematika di Buku Guru dan Buku SiswaPada Kurikulum 2013
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LITERASI ANAK KELAS 1 SD NEGERI 20 BANDA ACEH Kana Saputri; Fauzi. fauzi; Nurhaidah. Nurhaidah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2017): AGUSTUS 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Literasi dalam arti kemampuan membaca dan menulis permulaan memiliki peranan yang sangat penting, literasi dikelas awal merupakan ddasar penentu keberhasilan dalam kegiatan belajar siswa, namun masih ada siswa di sekolah dasar tidak mampu membaca dan menulis (Literasi) denga baik. Sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul “Kemampuan Siswa, faktor-faktor yang mempengaruhi literasi anak kelas satu SD Negeri 20 Banda Aceh”, rumusan masalah dalam peneitian ini adalah “Faktor apa saja yang mempengaruhi  literasi anak kelas satu SD Negeri 20 Banda Aceh?”.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang mempengaruhi literasi anak yang di ajarkan disekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas satu SD Negeri 20 Banda Aceh yang berjumlah 28 siswa terdiri dari 14 laki-laki dan 14 perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes, dokumen dan wawancara. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif non statistik, dimana komponen reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data, kemudian peneliti menggunakan rubrik penilaian dari buku guru kurikulum 2013 untuk mendapatkan nilai tes literasi anak dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan rumus presentase.Hasil penelitian yang didapat pada penelitian ini adalah ada beberapa faktor yang mempengaruhi literasi anak diantaranya adalah latar pendidikan orang tua, usia anak, bimbingan belajar yang didapat, keluarga (tingkat kepedulian keluarga) dan gen (keturunan). Diketahui sebanyak 32.14% anak yang mendapatkan nilai sangat Baik, 82.57% anak memperoleh nilai Baik, 21.42% anak memperoleh nilai cukup dan 17.85% anak mendapatkan nilai kurang. Kata Kunci: faktor faktor yang berpengaruh, Literasi
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS I SD NEGERI 5 BANDA ACEH Nova Rizki; Awaluddin. Awaluddin.; Tursinawati. Tursinawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.31 KB)

Abstract

Anak sekolah termasuk kelompok rentan gizi sehingga memerlukan pemenuhan zat-zat gizi karena dapat mempengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan otaknya. Hal ini berkaitan dengan proses belajar dan pencapaian hasil belajar yang optimal. Penelitian ini mengangkat masalah adakah hubungan status gizi dengan hasil belajar siswa kelas 1 SD Negeri 5 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan hasil belajar siswa kelas 1 SD Negeri 5 Banda Aceh.Hipotesis penelitian yakni ada hubungan status gizi dengan hasil belajar siswa kelas 1 SD Negeri 5 Banda Aceh.Penelitian ini menggunakan pendekatankuantitatifdenganjenispenelitian korelasi. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 5 Banda Aceh dengan sampel sebanyak 53 siswa yang diambil dari 2 kelas, yaitu kelas IA dan IB.Pengumpulan data status gizi diperolehdari pengukuran berat badan dan tinggi badan, yang kemudian diolah menggunakanrumusindeks massa tubuh menurut umur (IMT/U) dan rumus ambang batas (z-skor) untuk menginterpretasikan status gizi, sedangkan hasil belajar diperoleh denganmengambil nilai rata-rata rapor ujian tengah semester (UTS) siswa. Uji statistik yang digunakan yaitu menggunakan uji korelasi Product Momentdan pengujian hipotesis menggunakan uji z dengan taraf signifikan 0,05 (5%).Berdasarkan hasil analisis data diperoleh gambaran status gizi siswa secara klinis adalah normal pada kriteria gizi baik dengan rata-rata -1,3 dan hasil belajarberada pada kriteria cukup dengan perolehan rata-rata6,5.Darihasil analisis korelasi antara status gizi dengan hasil belajar siswadiperoleh nilai korelasi 0,466 yang termasuk kriteria sedang dan hasil pengujian hipotesis diperoleh zhitung(3,36) ztabel (1,96) sehingga diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan status gizi dengan hasil belajar siswa kelas 1 SD Negeri 5 Banda Aceh.
PERANAN GURU DALAM MENERAPKAN KETERAMPILAN BERTANYA DI SD NEGERI 56 BANDA ACEH Muharisma Rahayu; Israwati Israwati.; Adnan Adnan.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.952 KB)

Abstract

Peranan guru dalam menerapkan keterampilan bertanya dilaksanakan selama pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan guru dalam menerapkan keterampilan bertanya, hambatan dan solusi dalam menerapkan keterampilan bertanya di SD Negeri 56 Banda Aceh. Pelaksanaan, hambatan dan solusi yang menjadi kajian dalam penelitian ini adalah peranan yang guru lakukan dalam menerapkan keterampilan bertanya selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas satu, guru kelas dua, guru kelas tiga, guru kelas empat, guru kelas lima dan guru kelas enam di SD Negeri 56 Banda Aceh. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data, model data (data display) dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber.Dari pengamatan peneliti di SD Negeri 56 Banda Aceh, jadi bisa dikatakan kalau keterampilan tanya guru adalah proses yang sangat diperlukan selama mengajar, keterampilan ini adalah salah satu pegangan guru untuk mengajar selama mengajar. Dan setiap sesi belajar guru pasti menggunakan keterampilan ini. Pertanyaan yang diajukan guru dapat menilai jawaban siswa, pertanyaan yang baik akan menghasilkan jawaban yang baik pula. Pertanyaan dari guru juga dapat menuntut keaktifan siswa. 
HUBUNGAN ANTARA PENANAMAN NILAI KEDISIPLINAN TERHADAP HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 1 PAGAR AIR KABUPATEN ACEH BESAR M. Arif Nabawi; Monawati Monawati.; Awaluddin Awaluddin.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.385 KB)

Abstract

Hasil belajar yang baik diperoleh karena adanya kedisiplinan belajar. Kedisiplinan belajar menjadi prasyarat bagi pembentukan sikap, perilaku dan tata kehidupan berdisiplin yang akan mengantar seorang siswa sukses dalam belajar dan kelak ketika bekerja.Penelitian ini berupaya untuk melihat adakah hubungan antara penanaman nilai  kedisiplinan terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Pagar Air Kabupaten Aceh Besar. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penanaman nilai kedisiplinan terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Pagar Air Kabupaten Aceh Besar. Hipotesis penelitian ini ada hubungan antara penanaman nilai kedisiplinan terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Negeri 1 Aceh Besar.            Pendekatan yang digunakan dalam penilaian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Pagar Air Kabupaten Aceh Besar dengan populasi sebanyak 38 siswa dan sampel sebanyak 38 siswa. Populasi diambil dari 1 kelas, yaitu kelas IV. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis dengan korelasi product moment.Berdasarkan hasil perhitungan, diketahui bahwa angka korelasi antara variabel x (penanaman nilai kedisiplinan) dengan varibel y (hasil belajar PKn siswa) tidak bertanda negatif, yaitu rhitung = 0,723. Melihat besarnya angka korelasi tersebut  maka dapat disimpulkan bahwa korelasi antara penanaman nilai kedisiplinan dengan hasil belajar PKn siswa berada pada kategori kuat. Penanaman nilai kedisiplinan mempengaruhi hasil belajar PKn siswa 52,2%. 47,8% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
HUBUNGAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA DENGAN PERILAKU VERBAL BULLYING DI SD NEGERI 40 BANDA ACEH amalia wahyuni; sulaiman. sulaiman; Mahmud HR. Mahmud
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2016): NOVEMBER 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya kecerdasan interpersonal adalah salah satu akar penyebab tingkah laku yang tidak diterima secara sosial. Rendahnya kecerdasan interpersonal dapat menyebabkan terjadinya perilaku verbal bullying. Penelitian ini mengangkat masalah adakah hubungan antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bullying di SD Negeri 40 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bullying di SD Negeri 40 Banda Aceh. Hipotesis penelitian yakni terdapat hubungan antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bullying di SD Negeri 40 Banda Aceh.            Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 40 Banda Aceh dengan populasi sebanyak 135 siswa dan sampel sebanyak 101 siswa. Populasi diambil dari 5 kelas, yaitu kelas IVA, IVB, VA, VB, dan kelas VI.            Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup dari masing-masing variabel dengan menggunakan skala likert. Uji reliabilitas dan uji prasyarat analisis menggunakan SPSS 16.0. Pengujian hipotesis menggunakan uji korelasi Product Moment dengan bantuan SPSS 16,0.Berdasarkan hasil analisis data diperoleh gambaran kecerdasan interpersonal siswa pada kriteria sedang dengan frekuensi relatif 80,2% dan perilaku verbal bulying berada pada kriteria rendah dengan perolehan 67,33%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bulying di SD Negeri 40 Banda Aceh. Terbukti dari hasil analisis korelasi antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bullying diperoleh nilai korelasi -0,390. Ini berarti bahwa terdapat hubungan negatif antara kecerdasan interpersonal siswa dengan perilaku verbal bullying. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kecerdasan interpersonal siswa, maka semakin rendah perilaku verbal bullying. Kata kunci: Kecerdasan Interpersonal, verbal bullying 

Page 9 of 38 | Total Record : 371