cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 153 Documents
KEMAMPUAN SISWA KELAS XIMAN 3 PIDIE MENGIDENTIFIKASI UNSUR PEMBANGUN CERITA PENDEK Ashif Albarkhia Azmi; Muhammad Idham; Maya Safhida
JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2022): JIM PBSI Januari 2022
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kemampuan Siswa Kelas XI MAN 3 Pidie Mengidentifikasi Unsur Pembangun Cerpen”. Adapun masalah pada penelitian ini adalah (1) bagaimanakah kemampuan siswa kelas XI MAN 3 Pidie mengidentifikasi tema dalam cerita pendek, (2) bagaimanakah kemampuan siswa kelas XI MAN 3 Pidie mengidentifikasialur dalam cerita pendek, (3) bagaimanakah kemampuan siswa kelas XI MAN 3 Pidie mengidentifikasilatar dalam cerita pendek, (4)  bagaimanakah kemampuan siswa kelas XI MAN 3 Pidie mengidentifikasitokoh dan penokohan dalam cerita pendek, (5) bagaimanakah kemampuan siswa kelas XI MAN 3 Pidie mengidentifikasisudut pandang dalam cerita pendek, (6) bagaimanakah kemampuan siswa kelas XI MAN 3 Pidie mengidentifikasigaya bahasa dalam cerita pendek, (7) bagaimanakah kemampuan siswa kelas XI MAN 3 Pidie mengidentifikasiamanat dalam cerita pendek. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN 3 Pidie dengan jumlah 121 orang dan sampel yang diambil sebanyak 36 siswa.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kuantitatif.Data penelitian ini diperoleh melalui teknik nontes. Hasil kemampuan siswa kelas XI MAN 3 Pidie mengidentifikasi unsur pembangun cerita pendek adalah 82,2. Hasil yang diperoleh siswa dari mengidentifikasi unsur pembangun cerpen dalam aspek tema adalah 76,6, hasil yang diperoleh siswa dari mengidentifikasi unsur pembangun cerpen dalam aspek alur adalah 87,6, hasil yang diperoleh siswa dari mengidentifikasi unsur pembangun cerpen dalam aspek latar adalah 77, hasil yang diperoleh siswa dari mengidentifikasi unsur pembangun cerpen dalam aspek tokoh dan penokohan adalah 77,5, hasil yang diperoleh siswa dari mengidentifikasi unsur pembangun cerpen dalam aspek sudut pandang adalah 65,6, hasil yang diperoleh siswa dari mengidentifikasi unsur pembangun cerpen dalam aspek gaya bahasa adalah 60,6, hasil yang diperoleh siswa dari mengidentifikasi unsur pembangun cerpen dalam aspek amanat adalah 68,4. Adapun hasil keseluruhan dari penelitian ini adalah nilai yang diperoleh oleh siswa pada rentang sangat mampu berjumlah 31 siswa, pada kategori mampu berjumlah 0 siswa, pada kategori kurang mampu berjumlah 5 siswa. Dengan demikian, kemampuan siswa kelas XI MAN 3 Pidie mengidentifikasi unsur pembangun cerita pendek tergolong dalam kategori sangat mampu.
ANALISIS JENIS-JENIS VERBA DALAM NOVEL KUKEJAR CINTA KE NEGERI CINA KARYA NINIT YUNITA Rostina Taib; Muhammad Iqbal; Wirda Wirda
JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2022): JIMPBSI Maret 2022
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Jeni-Jenis Verba dalam Novel Kukejar Cinta ke Negeri Cina Karya Ninit Yunita”. Rumusan masalahnya adalah bagaimana jenis-jenis verba dalam novel Kukejar Cinta ke Negeri Cina Karya Ninit Yunita. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan jeni-jenis verba dalam Kukejar Cinta ke Negeri Cina Karya Ninit Yunita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari kalimat-kalimat yang mengandung verba dalam novel Kukejar Cinta ke Negeri Cina Karya Ninit Yunita. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik telaah dokumen. Data dianalisis melalui tiga tahap, yaitu (1) identifikasi, (2) klarifikasi, dan (3) analisis. Berdasarkan hasil penelitian di dalam novel Kukejar Cinta ke Negeri Cina Karya Ninit Yunita terdapat 83verba. Kalimat verba dikelompokan menjadi 6 jenis verba yaitu, 21 data verba transitif, 16 data verba dwitransitif, 4 data verba semitransitif, 15 data verba intransitif, 19 data verba mental, dan 7 data verba material. Verba yang paling dominan adalah verba transitif yaitu verba yang membutuhkan kehadiran objeknya. Kata kunci: Verba Transitif, Verba Mental
LEGENDA NAMA-NAMA DESA DI KECAMATAN LABUHANHAJI KABUPATEN ACEH SELATAN Wina Rosa; Rostina Taib; Armia Armia; Cut Zuriana
JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 3 (2022): JIM PBSI Juli 2022
Publisher : JIM Pendididikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang legenda nama desa. Lokasi penelitian berada di desa yang terdapat di Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan. Sumber data penelitian merupakan data lisan yang diperoleh dari masyarakat Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah rekam, catat, dan wawacara. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis kualitatif. Hasil penelitian terdapat sejumlah legenda nama desa di Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan. Amanat yang terdapat dalam legenda yang ada di Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan, yaitu bagaimana pentingnya kita mendengarkan nasehat orang tua, bagaimana dampaknya jika kita tidak bermusyawarah terlebih dahulu sebelum melakukan sesuatu dan bagaimana hasil dari kita selalu mensyukuri pemberian Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  dalam setiap legenda yang dikaji terdapat amanat yang bisa kita jadikan pelajaran hidup.Kata Kunci: legenda amanat nama tempat.  ABSTRACTThis study examines the legend of the village name. The research location is in a village located in Labuhanhaji District, South Aceh Regency. The source of research data is oral data obtained from the people of Labuhanhaji District, South Aceh Regency. The method used in this study is a descriptive method with a qualitative approach. The data collection techniques used were recording, recording, and interviewing. The data analysis technique used is a qualitative analysis method. The results of the study contained a number of legends of village names in Labuhanhaji District, South Aceh Regency. The mandate contained in the legend in Labuhanhaji District, South Aceh Regency, is how important it is for us to listen to the advice of parents, what will be the impact if we don't consult before doing something and how the.Keywords: village place name legend.