Buletin Udayana Mengabdi
Jurnal Udayana Mengabdi (JUM) diterbitkan sebagai media komunikasi, informasi, edukasi dan pembahasan masalah-masalah pembangunan, utamanya hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan hasil-hasil penelitian dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dan penelitian, tidak saja kepada masyarakat ilmiah, tetapi juga masyarakat umum. serta meningkatkan kecerdasan penulis dan pembaca.
Articles
63 Documents
Search results for
, issue
"Vol 16 No 3 (2017)"
:
63 Documents
clear
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN TENTANG AUDIT PEMASARAN PADA KOPERASI SIDI DESA SANUR
I.G.A.K. Giantari;
N.N.K. Yasa;
I.B.K. Surya;
N.W. Ekawati;
I.P.G. Sukaatmadja;
A.A.S. Kartika Dewi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (111.283 KB)
Koperasi Sidi merupakan koperasi yang berada di Desa Sanur yang membawahi 14 Unit Usaha Otonom (UUO). Dalam 5 tahun terakhir kinerjanya berfluktuasi karena munculnya pesaing baru yang potensial, untuk itu diperlukan audit pemasaran. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan tentang audit pemasaran kepada manajemen dan staf Koperasi Sidi dalam mengantisipasi perubahan lingkungan dan persaingan. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode ceramah dan pendampingan. Ceramah tentang audit pemasaran diberikan kepada 20 orang pimpinan dan staf Koperasi Sidi. Selanjutnya dilakukan pendampingan kepada para peserta untuk mempraktekkan tentang pelaksanaan audit pemasaran di koperasi. Pelatihan dan pendampingan tentang audit pemasaran di Koperasi Sidi sudah berjalan lancar sehingga mampu meningkatkan pemahaman manajer dan staf Koperasi Sidi tentang audit pemasaran. Hasil pelatihan diharapkan dapat menghasilkan kebijakan dalam penentuan melakukan evaluasi terhadap kinerja pemasaran di Koperasi Sidi Desa Sanur. Luaran dari pengabdian ini berupa 1) model, 2) artikel yang dimuat dalam jurnal nasional ber ISSN yaitu Udayana Mengabdi dan 3) makalah yang disampaikan dalam pertemuan Nasional.
PENGUATAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK INDUSTRI PARIWISATA UNTUK MENGHADAPI ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (AEC) DI DESA PELAGA KABUPATEN BADUNG
I.K. Suwena;
I.G.N. Widyatmaja;
I.B.K. Astina;
P.R. Pertiwi;
N.T. Sutaguna
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (160.979 KB)
Community service which carried out in Pelaga village, Petang, Badung aims to provide a wide space for local people to organizes and improves the system of management of eco tourism and to increases the participation of local communities in tourism development in Pelaga village through the well – packaging of eco tourism. In order to increase the income of local communities in Pelaga village, it is important to held this community empowerment through the utilization of its potencies, and then package it, as a valuable tourism product as well as to improve the finance and the power sources of those communities, also as a support of the tourism development in Badung. The targets of the activities of community service are the ecotourism manager and the young generations of Pelaga village. The approaching models are: 1. Participatory Rural Appraisal (PRA) Model, (2) Entrepreneurship Capacity Building (ECB) Model, (3) Knowledge/Technology Transfer Model. Some activities have been done in KKN – PPM program in Pelaga village, in order to address the various problems of eco – tourism faced by the local communities of Pelaga village, such as: Setting – up a sort of a foundation to manage the eco – tourism in Pelaga village, tour guide training for the local communities, packaging training in how to package the coffee processed products into tourism products, English for tourism courses, and provide the local communities houses as home stays for the tourists
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS EXCEL PADA LPD DESA ADAT KUUM KELADI TABANAN
I.N. Nurcahya;
E. Sulistyawati;
I.M. Jember;
N.G.P. Wirawati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (141.38 KB)
Lembaga Perkreditan Desa (LPD) is one of the institution that is now a footstool for the people in order to fulfill their daily needs and fund management. This institution is formed to be able to have a bigger role in order to overcome the financial difficulties between the people. With that bigger and important role, LPD’s development become really fast. The Training of Arranging the Financial Report Based on Microsoft Excel that had been held in LPD Kuum Kladi Village Office aims to give knowledge to the LPD’s staff about the importance of being quick and accurate on making financial report. The training in LPD Office, which is in Banjar Adat Munduk Juwet were attended by all of the LPD staffs and 2 Bendesa Adat. This training went well and received a good welcome and enthusiasm from the community leader nor LPD staffs.
PELATIHAN PENGOLAHAN KACANG TANAH DI KELURAHAN PENATIH KECAMATAN DENPASAR TIMUR KOTAMADYA DENPASAR
P.T. Ina;
I.G.A. Ekawati;
I.N. Kencana Putra;
P.A.S. Widpradnyadewi;
I.D.P.K. Pratiwi
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (123.721 KB)
Kelompok wanita tani (KWT) Ratna Tani merupakan kelompok wanita tani dari kelurahan Penatih dan merupakan KWT binaan Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan Pemerintah kota Denpasar. Keterbatasan kemampuan KWT Ratna Tani dalam mengolah kacang tanah menjadi dasar kegiatan pengabdian sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan KWT dalam pengolahan kacang tanah. Kacang tanah dapat dijadikan produk olahan yang beraneka ragam baik olahan kacang tanpa adonan maupun olahan kacang dengan adonan. Kacang atom dan kacang susu merupakan salah satu olahan kacang dengan adonan. Metode pemecahan masalah dari kegiatan pengabdian ini yaitu berupa tindakan nyata dalam menyampaikan informasi ilmiah pengolahan kacang tanah menjadi produk-produk olahan melalui praktek penggunaan teknologi pengolahan tepat guna dan pelatihan teknik pengemasan produk olahan kacang dalam upaya pengembangan usaha industri rumah tangga olahan kacang tanah. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa kegiatan pelatihan 1 hari yang terlaksana pada hari kamis tanggal 4 agustus 2016 tentang teknologi pengolahan kacang tanah menjadi produk olahan seperti kacang atom dan kacang susu. Keberhasilan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat ini tercapai karena adanya peran serta dari peserta selama penyuluhan melalui aktivitas yang berkembang dalam diskusi dan kehadiran peserta selama kegiatan berlangsung.
PENINGKATAN PEMAHAMAN PELAJARAN MATEMATIKA TINGKAT SMA DENGAN PEMROGRAMAN PASCAL DI SMAN 1 KUTA SELATAN BADUNG
I.D.M.B.A. Darmawan;
I.K.A. Mogi;
I.W. Sumarjaya;
I.B.M. Suryatika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (469.409 KB)
Pemrograman pascal digunakan untuk menyelesaikan masalah Matematika yang diajarkan pada Siswa SMA sesuai dengan kurikulum yang diajarkan.Pendekatan pelatihan ini memiliki tiga manfaat utama, yaitu: 1) memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada siswa SMA terhadap bahasa pemrograman pascal sehingga dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi-kompetisi yang rutin diselenggarakan oleh Pemerintah dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau pun tingkat Regional yang tiap tahun diselenggarakan oleh Universitas Udayana, 2) peningkatan pemahaman materi pelajaran Matematika dengan pendekatan bahasa pemrograman pascal. Bahasa pemrograman melatih siswa untuk dapat berpikir terstruktur dan sistematis. Oleh karena itu, jika siswa telah mampu menyelesaikan masalah Matematika dengan bahasa pemrograman, siswa tersebut sudah benar-benar paham mengenai teknik pemecahan masalah sesuai dengan topik materi yang diberikan. 3) Memberikan alternatif teknik pengajaran yang berbeda kepada Guru Matematika SMA dalam pengajaran menggunakan bahasa pemrograman, dimana pemrograman komputer sangat erat kaitannya dengan pelajaran Matematika. Pembinaan dihadirkan oleh guru pengampu pelajaran Matematika dan 20 orang siswa. Pembinaan dilakukan selama 4 kali pertemuan dimana setiap pertemuan dilakukan selama 3 jam. Materi yang diberikan meliputi logika informatika dan dasar pemrograman sampai dengan penyelesaian maslaah matematika dengan pemrograman komputer menggunakan bahasa pemrograman Pascal. Setiap pertemuan dilakukan tes diawal dan diakhir yang memperlihatkan kemampuan siswa dalam menyerap materi. Hasil post test memperlihatkan siswa mampu lebih memahami materi matematika setelah mendapatkan pembinaan dalam hal pemrograman komputer sesuai dengan topik yang didiskusikan.
PENERAPAN IPTEK BAGI PETANI JAMBU METE DI KABUPATEN KARANGASEM
B.A. Harsojuwono;
I.W. Arnata;
N.L. Yulianti
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1617.422 KB)
Tujuan pelaksanaan pengabdian adalah pemberdayaan kelompok tani, penerapan teknologi tepat guna, dan pendampingan petani jambu mete di Kabupaten Karangasem. Tujuan khusus adalah menguatkan kelompok tani dan kewirausahaannya, meningkatkan kemampuan penanganan pasca panen jambu mete serta mewujudkan kesinambungan penerapan teknologi tepat guna agar petani dapat mengelola tanaman jambu metenya secara mandiri. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah pendekatan participatory kepada kelompok tani melalui pemberdayaan masyarakat/pengembangan SDM melalui penyuluhan dengan penguatan kelompok usaha, pelatihan penanganan pascapanen dan pengolahan jambu mete, pendesainan alat pengering serta pendampingan teknologi tepat guna. Target luaran yang dicapai adalah produk kacang mete berkualitas sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan diversifikasi produk olahan buah semu jambu mete berupa jelly dan abon yang siap pasar. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah 1) respon mitra kegiatan sangat tinggi dengan disepakatinya beberapa kegiatan yaitu pembuatan mesin pengering, penguatan kelompok, pelatihan penanganan pasca panen mete dan pengolahan buah semu mete serta pendampingan kegiatan, 2) mesin yang dibutuhkan mitra adalah mesin pengering tipe kabinet dengan delapan rak yang mempunyai kapasitas 75-100 kg per proses, 3) penguatan kelompok meliputi pemberian bantuan mesin pengering dan pelatihan mampu menguatkan organisasi kelompok dalam berproduksi maupun perbaikan tata kepengurusan, pengorganisasian kegiatan, administrasi serta meningkatnya jiwa kewirausahaan kelompok, 4) pelatihan penanganan mete glondong maupun pengolahan buah semu mete meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam menghasilkan kacang mete yang bermutu serta produk baru berupa jelli dan abon buah semu mete, 5) pendampingan terhadap mitra mampu meningkatkan mutu dan penampilan dari kacang mete, jelli dan abon buah semu mete yang siap pasar.
PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN PERMAINAN EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SD 2 SIDAN GIANYAR TENTANG PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DALAM RANGKA PENGENDALIAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH
I.K. Swastika;
Wulanyani Wulanyani;
I.M. Sudarmaja;
N.L.P.E. Diarthini;
L. Ariwati
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (518.502 KB)
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang diakibatkan oleh virus dengue dengan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utamanya. Pada tahun 2015 jumlah Kasus DBD terbanyak di Provinsi Bali dilaporkan terdapat di Kabupaten Gianyar. Pada awal tahun 2016 ini Kabupaten Gianyar merupakan salah satu kabupaten yang mengalami kejadian luar biasa (KLB) untuk demam berdarah dari 9 Kabupaten dan 2 Kota yang mengalami KLB di Indonesia. Salah satu upaya pengendalian vektor adalah dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan siswa SD 2 Sidan Gianyar tentang Pemberantasan sarang nyamuk dalam upaya pengendalian penyakit demam berdarah. Metode yang dilakukan adalah melalui permainan edukatif yaitu permainan ular tangga, dimana dalam permainan ini diselipkan informasi mengenai penyakit demam berdarah dan pemberantasan sarang nyamuk. Siswa yang terlibat dalam kegiatan ini adalah siswa kelas 4-6 SD 2 Sidan Gianyar, total siswa sebanyak 62 siswa. Siswa laki-laki sebanyak 37 siswa sedangkan siswa perempuan sebanyak 25 siswa. Seluruh siswa diberikan pre test sebelum pelaksanaan kegiatan dan post test setelah pelaksanaan kegiatan. Hasilnya terdapat peningkatan pengetahuan siswa terhadap penyakit demam berdarah dan pemberantasan sarang nyamuk.
IMPLEMENTASI APLIKASI LAYANAN INFORMASI BUDIDAYA JERUK DENGAN LAYANAN INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS ANDROID BAGI MASYARAKAT DESA BUNUTIN KINTAMANI BANGLI
N.M.A.E.D. Wirastuti;
I.G.A.K.D.D. Hartawan;
I.M.A. Suyadnya
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1528.468 KB)
Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam skema Ipteks bagi Masyarakat (IbM) telah menghasilkan sebuah aplikasi layanan informasi budidaya jeruk berbasis Android yang dilengkapi dengan layanan informasi geografis. Aplikasi yang dibangun dapat digunakan oleh para petani/masyarakat di Desa Bunutin, Kintamani, Bangli sebagai media informasi dan pembelajaran dalam budidaya jeruk. Aplikasi ini terdiri dari 3 menu utama, yakni Menu Cara Budidaya, Menu Hama/Penyakit Tanaman dan Menu Lokasi. Bagaimanakah teknologi khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dapat membantu masyarakat pedesaan yang mempunyai mata pencaharian sebagai petani jeruk di desa Bunutin untuk meningkatkan perekonomian mereka? Berangkat dari pertanyaan tersebut, pada program ini dibuat aplikasi TIK yaitu aplikasi layanan informasi budidaya jeruk berbasis Android yang dilengkapi dengan layanan informasi geografis. Program ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam mengatasi kesenjangan digital masyarakat kota dan desa (digital divide) serta dapat mewujudnya desa pintar (smart village).
PELATIHAN TUMBUH KEMBANG ANAK UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN STIMULASI ORANG TUA ANAK USIA DINI
F. Tentama;
N. Tarnoto;
D. Pranungsari
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1075.65 KB)
Usia dini merupakan masa emas dalam perkembangan anak sehingga sebagi orangtua harus dapat memberikan stimulasi dengan tepat agar anak dapat berkembang secara optimal dari segala aspek. Namun banyak orangtua menganggap bahwa memberikan stimulus kepada anak harus melalui berbagai macam mainan yang mahal, Orang tua dengan taraf ekonomi rendah biasanya akan keberatan untuk membeli berbagai macam mainan yang baik dan aman dengan alasan harga mainan mahal. Padahal pemberian stimulus kepada anak tidak harus dengan memberikan mainan yang berharga mahal, yang terpenting mainan tersebut aman dan memiliki manfaat yang baik untuk menstimulasi perkembangan anak. Menstimulasi anak bisa dengan memberikan mainan yang dibuat sendiri oleh orangtua dan anak dengan bahan yang ada disekitar lingkungan termasuk bahan-bahan bekas pake seperti botol, kertas koran, kardus bekas kayu, daun-daunan, dan lian-lain. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari dengan metode ceramah, diskusi dan role play. Tujuan dari pelatihan ini untuk meningkatkan ketrampilan stimulasi orang tua yang memiliki anak usia dini. Hasil dari pelatihan ini adalah orangtua memiliki pengetahuan dan ketrampilan bagaimana menstimulasi anak dengan baik dan benar dan dapat memanfaatkan barang bekas sebagai APE untuk menstimulasi anak.
PELATIHAN PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN RUMPUT LAUT MENJADI SELAI DI DESA LEMBONGAN KECAMATAN NUSA PENIDA KABUPATEN KLUNGUNG
A.A.I.S Wiadnyani;
I.W.R. Widarta;
N.N. Puspawati;
N.M. Indri H;
I.D.P. Kartika
Buletin Udayana Mengabdi Vol 16 No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (514.981 KB)
Nusa Lembongan merupakan pulau kecil yang terletak berdekatan dari pulau Nusa Ceningan dengan jarak sekitar 2 km di sebelah Barat laut Nusa Penida. Pulau Nusa Lembongan memiliki panjang 4 km dan lebar 1 – 1,5 km, berada sekitar 11 km di sebelah Tenggara dari Pulau Bali. Daerah Nusa Lembongan merupakan salah satu kecamatan di kabupaten Klungkung yang masih dianggap daerah miskin dan banyak warganya yang bekerja di luar daerah. Mata pencaharian sebagian besar penduduk Nusa Lembongan adalah sebagai petani rumput laut dan sebagian bekerja di sektor pariwisata. Rumput laut merupakan komoditi pertanian utama yang dihasilkan Nusa Lembongan. Masyarakat di Desa Lembongan hanya menjual rumput laut dalam bentuk segar ataupun setelah dikeringkan tanpa dilakukan pengolahan lebih lanjut. Pemanfaatan rumput laut menjadi selai dengan memanfaatkan hasil penelitian belum diketahui oleh warga desa. Metode pemecahan masalah yang digunakan berupa pengenalan dan pelatihan pembuatan produk olahan rumput laut menjadi selai dan pengemasan sampai pada pelabelannya. Hasil yang didapatkan bahwa kegiatan penyuluhan, pelatihan serta pendampingan pembuatan produk produk olahan rumput laut menjadi selai berjalan dengan baik dan sesuai rencana dimana KWT Segara Caksu sudah mampu memproduksi produk olahan tersebut dengan baik. Pengemasan dan pelabelan pada produkpun sudah dapat dikerjakan dengan baik dan dihasilkan produk dengan identitas dan penampilan yang menarik.