cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari\'ah
ISSN : 23031573     EISSN : 25273876     DOI : -
Core Subject : Economy,
Al-Amwal: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah is a peer-reviewed journal published by the Department of Islamic Banking Syariah Faculty of Islamic Economics of IAIN Syekh Nurjati Cirebon. The journal publishes papers in the field of accounting and finance that give significant contribution to the development of economic and sharia banking profession in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2014)" : 10 Documents clear
PERAN KEWIRAUSAHAAN DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI PESANTREN (SEKILAS TENTANG PESANTREN AINURRAFIQ) DESA PANAWUAN, KECAMATAN CIGANDAMEKAR KABUPATEN KUNINGAN Dewi Fatmasari
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.86 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.263

Abstract

AbstrakSaat ini santri pada Pondok Pesantren bukan saja bertujuan untuk santri pandai mengaji saja melainkan mengajarkan tentang kewirausahaan untuk bekal hidup dalam bermasyarakat, ilmu agama sebagai bekal akhirat dan menjaga dari perbuatan-perbuatan yang syubhat sedangkan kewirausahaan mendidik santri untuk menjadi santri yang mandiri, dua hal terbut akan selalu beriringan untuk menjadikan santri yang sukses dunia dan akhirat. Maka dari itu, pesantren menyambut baik dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih, karena dapat mempermudah dan mempercepat laju pendidikannya dalam memperoleh santri dengan menjadikannya  teknologi sebagai media promosi dan komunikasi. Ulama salaf pernah mengatakan “ambillah sesuatu yang baru selagi itu baik, dan jangan tinggalkan yang lama yang masih relevan untuk digunakan”. Dalam hal ini Pondok Pesantren dapat mengembangkan kewirausahaannya untuk kemajuan perekonomian guna menopang laju kesejahteraan bagi seluruh santri, ustadz, karyawan dan seluruh civitas akademik, hal tersebut tidak menafikan kebiasaan kegiatan yang ada di pondok pesantren pada umunya, yaitu sekolah, ngaji dan masih banyak lagi kegiatan yang dapat membentuk karakter anak yang menjadi lebih baik. Kata Kunci : Pondok Pesantren, kewirausahaan, dan santri
Aplikasi dan Analisis Konsep TawarruqPadaProduk Perbankan; Studi Kasus diCIMB Islamic Bank Bhd. Malaysia Muhammad Hasbi Zaenal
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.21 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.226

Abstract

Abstrak Konsep tawarruq telah lama dibincangkandikalangan para ulama.Dalam perbankan Islam, Deposit lazimnya menggunakan sistembagi hasil. Namun begitu, terdapat Deposit yang menggunakan system fix return dengan kontrak asas tawarruqbersama dengan kontrak lainnya sebagai pendukung (hybrid). Produk ini telah diaplikasikan oleh CIMB Islamic Bank di Malaysia, dengan nama FRIA-I (Fixed Return Investment Account-i).Artikel ini mengkaji konsep tawarruqdan aplikasinya dalam produk Deposit FRIA-I denganmenggunakan metodologi deskriptif analisis, yang meliputi pengumpulan data, penyusunan, menganalisis dan peenginterpretasian data.Dapatan kajian menunjukkan bahawa produk deposit FRIA-imerupakan kontrak hibrid yang sesuai dengan hukum Islam melalui instrumen wakalah mutlaqah danhilah sharciyyah.Walau bagaimanapun, iatelah dianggap sebagai produk alternatif yang lebih baik daripada produk yang berasaskan bai’ al-’inah. Kata Kunci :Tawarruq, Bai’ al-‘Inah, Deposits, Islamic Banking, Fixed Return Investment Account-i (FRIA-iJEL Classification: G21,G2, B1, B15, N3, Z12
PERANAN QUALITY OF WORK LIFE DALAM PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI Nining Wahyuningsing
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.508 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.259

Abstract

 AbstrakSalah satu ciri globalisasi terdapat perubahan yang cepat yaitu perubahan nilai-nilai, ilmu atau pengetahuan, teknologi, konsep struktur organisasi yang produktif.    Persaingan menjadi semakin ketat dan berat, tantangannya suatu organisasi harus menjadi organisasi yang produktif dan mempunyai daya saing tinggi. Pegawai merupakan asets sumber daya insane dalam suatu organisasi yang sudah seharusnya mendapat perhatian dari pihak-pihak yang berkepentingan.  Pegawai merupakan salah satu stake holder yang mempunyai peranan cukup besar terhadap maju mundurnya suatu organisasi. Kinerja pegawai mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja organisasi, oleh karena itu kinerja harus dikelola supaya dapat memberikan kontribusi dalam mencapai tujuan organisasi.  Kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya berdasarkan keahlian, kepribadian, motivasi, disiplin dan lain sebagainya.  Apalagi pada era tingkat persaingan yang tinggi dalam segala bidang, dituntut dapat meningkatkan produktivitas organisasi melalui pemberdayaan pegawainya.  Sumber daya manusia perlu dibina dengan Quality of Work Life. Quality of Work Life merupakan suatu konsep yang makin popular pada suatu organisasi yang ingin maju.  Komponen dari Quality of work Life terdiri dari partisipasi pegawai, pengembangan karir, penyelesaian konflik, komunikasi, kesehatan kerja, keselamatan kerja, kesehatan lingkungan kerja, kompensasi yang layak serta rasa kebanggaan.  Kata Kunci : Quality of Work Life, kinerja pegawai.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PT BANK SYARIAH MANDIRI TAHUN 2012 wartoyo wartoyo
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.743 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.264

Abstract

AbstrakPT Bank Syari’ah Mandiri yang bergerak dalam bidang jasa keuangan memiliki tujuan agar dapat menjadi sektor usaha yang dapat menjadi perusahaan jasa yang bermutu tinggi dan profesional. Oleh karena itu, penulis dituntut untuk mempu menilai kondisi dan perkembangan PT Bank Syari’ah Mandiri melalui analisis rasio laporan keuangan agar dapat mengetahui apakah PT Bank Syari’ah Mandiri dapat mempertahankan keberadaaan perusahaan dan mampu meningkatkan pertumbuhan perusahaan ditengah pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat dan persaingan usaha yang semakin ketat. Analisis rasio laporan keuangan yang lazim digunakan adalah analisis rasio likuiditas atau rasio modal kerja, analisis rasio solvabilitas, dan analisis rasio profitabilitas. Analisis rasio likuiditas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek perusahaan. Dari hasil  analisis kinerja keuangan dan permodalan diatas, maka dapat disimpukan bahwa Bank Syariah Mandiri adlah bank yang sangat sehat dari sisi permodalan dan stabil dalam posisi likkuiditas, solvabilitas maupun profitabilitasnyaKata Kunci : Analisis, Kinerja, Keuangan, Modal dan BSM.
PERKEMBANGAN EKONOMI DAN ADMINISTRASIPADA MASA BANI UMAYYAH DAN BANI ABBASIYAH naila farah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.013 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.227

Abstract

ABSTRAKSektor pembangunan di bidang ekonomi merupakan masalah sentral dalam pembangunan suatu negara. Ia dapat dikatakan sebagai tulang punggung atau bahkan jantung dari kehidupan suatu negara. Tanpa didukung oleh ekonomi yang kuat, mustahil suatu negara dapat melaksanakan pembangunan-pembangunan di bidang yang lain secara baik dan sempurna.Perkembangan perekonomian pada masa pemerintahan Dinasti Umayyah secara umum sudah mulai meningkat dibanding dengan masa sebelumnya. Meningkatnya perekonomian yang membawa kepada kemakmuran rakyat pada dinasti ini, sebenarnya tidak terlepas  dari kebijaksanaan-kebijaksanaan yang dilakukan khalifah, di samping dukungan masyarakat terhadap kebijaksanaan-kebijaksanaan tersebut.Dalam masa permulaan pemerintahan Bani Abbasiyyah, pertumbuhan ekonomi (economic growth) dikatakan cukup stabil dan menunjukkan angka vertikal. Devism negara berlimpah-limpah, uang masuk lebih banyak dari pada pengeluaran.  Khalifah al-Mansur merupakan tokoh ekonom Abbasiyyah yang telah mampu meletakkan dasar-dasar yang kuat dalam bidang ekonomi dan keuangan negara. Keutamaan al-Mansur dalam menguatkan dasar Daulah Abbasiyyah dengan ketajaman pikiran, disiplin, dan adil adalah sama halnya dengan Khalifah Umar ibn Khattab dalam menguatkan Islam. Kata Kunci : Bani Umayah, Bani Abbasiyah, Ekonomi dan Administrasi
EVALUASI TATA LETAK PASAR MODERN DI KOTA CIREBON (KAJIAN EVALUASI PERATURAN WALIKOTA CIREBON NO. 23 TAHUN 2010) Diana Djuwita
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.994 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.260

Abstract

Abstrak Saat ini Kota Cirebon mengalami perkembangan perekonomian yang sangat pesat. Salah satu indikatornya adalah tumbuh pesatnya pasar di kota Cirebon, khususnya toko modern. Dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat adalah semakin ramainya Kota Cirebon karena banyak pendatang dan   penyerapan tenaga kerja makin banyak. Di sisi lain dampak negatif yang dirasakan diantaranya banyak pedagang kecil di rumahan yang tutup, pasar-pasar tradisional yang menurun omzetnya karena tidak mampu bersaing dengan ritel modern tersebut, adanya persaingan yang sangat ketat antar toko modern karena lokasinya yang sangat berdekatan serta banyaknya daerah yang dilanda banjir saat musim hujan karena berkurangnya daerah resapan air. Tahun 2010, pemerintah kota Cirebon telah membuat Perwali No. 23 yang mengatur keberadaan pasar tradisional dan toko modern. Tetapi realitasnya makin banyak banyak toko modern (minimarket) yang berdiri tanpa memiliki izin pendirian dan lokasi antar toko modern sangat berdekatan. Oleh karena itu, perlu dikaji dan dievaluasi efektifitas regulasi pemerintah daerah, dalam hal ini Perwali No. 23 Tahun 2010 dalam mengatur tata letak pasar tradisional dan toko modern sehingga keberadaannya memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya Kota Cirebon. Penelitian ini membahas perangkat regulasi yang berkaitan dengan toko modern, analisis kondisi sosial ekonomi masyarakat Kota Cirebon, hasil temuan di lapangan, dan implementasi regulasi yang ada dalam mengatasi masalah perkembangan dan zona pasar tradisional, pusat perbelanjaan, dan toko modern di Kota Cirebon serta evaluasi Pasal 8 Perwali No. 23 Tahun 2010 Kota Cirebon berdasarkan data terbaru tahun 2012-2013 menurut aspek sosial ekonomi, kajian hukum dan stakeholders.            Belum efektifnya Perwali Kota Cirebon 23/2010 Pasal 8 mendorong dilakukannya evaluasi terhadap peraturan tersebut baik berdasarkan aspek sosial ekonomi, hukum maupun stakeholder, sehingga penting untuk dilakukan revisi terhadap Pasal 8 Perwali Kota Cirebon 23/2010 dengan cara menambahkan ayat yang mengacu pada analisa sosial ekonomi masyarakat kota Cirebon. Hasil Evaluasi berupa rekomendasi tentang penambahan atau pengurangan minimarket di Kota Cirebon.            Kata Kunci: Evaluasi, Tata Letak, Pasar Modern, Kota Cirebon, Perwali Kota Cirebon
PENGANTAR REKSA DANA SYARIAH (INTRODUCTION OF ISLAMIC MUTUAL FUND) Alvien Septian Haerisma
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.722 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.261

Abstract

Abstrak Lembaga keuangan reksa dana syariah di Indonesia menunjukkan nilai positif dalam perkembangannya. Hal ini ditandai adanya regulasi yang mendukung, target pasar yang besar, kompetisi yang sehat sehingga perkembangan reksa dana syariah makin meningkat. Reksa dana syariah dalam pengelolaan dan kebijakan investasinya mengacu pada syariat Islam. Proses ini tidak menginvestasikan pada saham-saham atau obligasi dari perusahaan yang pengelolaan atau produknya bertentangan dengan syariat Islam.Keywords : Reksa Dana, Lembaga Keuangan, Syariah
MENINGKATKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF DENGAN JUST IN TIME Ridwan Widagdo
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.119 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.245

Abstract

AbstrakJust in time adalah filosofi yang dipusatkan pada pengurangan biaya melalui eliminasi persediaan. JIT dikembangkan perusahaan otomotif Jepang tahun 1950-an. Semua bahan baku dan komponen sebaiknya tiba di lokasi kerja pada saat dibutuhkan-tepat waktu. Produk sebaiknya selesai dan tersedia bagi pelanggan, di saat pelanggan menginginkannya-tepat waktu. Eliminasi persediaan mengurangi tempat penyimpanan dan biaya penyimpanan, sekaligus mengeliminasi perlindungan atas kesalahan produksi dan ketidakseimbangan persediaan. Jadi, dalam sistem JIT menuntut beban kerja yang berkualitas dan seimbang, agar terhindar dari penghentian produksi yang menimbulkan biaya mahal dan kecewa pelanggan.Aspek yang paling terlihat dari JIT adalah usaha mengurangi persediaan barang dalam proses dan bahan baku. Yang sering disebut produksi tanpa persediaan, produksi ramping, atau produksi dengan persediaan sama dengan nol. JIT berusaha mengurangi persediaan, karena dipandang sebagai pemborosan. Persediaan mewakili sumber daya yang tidak digunakan dan dapat menyebabkan pemborosan lain. Tujuan utama penggunaan JIT adalah mengurangi persediaan ke titik nolKata Kunci : Keunggulan, Kompetitif, dan Just In Time
MEMBANGUN KONSEP KERJA KERAS KREATIF BERBASIS SYARI’AH Layaman Layaman
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.247 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.262

Abstract

AbstrakArtikel ini membahas penurunan konsep Kerja Keras Kreatif Berbasis Syari’ah. Latar belakang konsep ini diturunkan berdasarkan masih adanya fenomena pelanggaran etika oleh karyawan dalam bekerja. Konsep ini merupakan integrasi dari konsep work effort, human capital dan religiusity. Kerja Keras Kreatif Berbasis Syari’ah adalah keseluruhan usaha sungguh-sungguh penuh waktu dari individu untuk mencapai tujuan, dengan sumberdaya yang ada melalui ide, proses, prosedur dan cara baru dalam pekerjaan atau organisasi yang dilandasi dengan nilai-nilai islam. Kerja seperti ini berpotensi membentuk kualifikasi dan kualitas sumber daya insani yang unggul. Sumber daya insani yang menguasai  keterpaduan antara knowledge, skill dan ability  dengan komitmen moral dan integritas pribadi yaitu  shiddiq (benar dan jujur),  amanah  (terpercaya, kredibel),  tabligh  (komunikatif) dan fathanah  (cerdas) disamping berpengetahuan, berkemampuan dan memiliki ketrampilan. Key word: kerja keras, kreativitas, syari’ah
BEKERJA DALAM PERSFEKTIF EKONOMI ISLAM ( Suatu Kajian Tematik Hadist Nabawi ) eef saefullah
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.114 KB) | DOI: 10.24235/amwal.v6i2.237

Abstract

AbstrakSistem Ekonomi Islam tidak sekedar memandang kerja sebagai pendorong utama aktivitas perekonomian, tapi lebih dari itu kerja merupakan perbuatan mulia dalam rangka mewujudkan kemaslahatan individu dan masyarakat. Bekerja dalam sistem ekonomi Islam merupakan suatu keharusan sebagai kewajiban syara` dan dipandang sebagai bentuk ibadah bagi yang melakukannya. Sehingga segala bentuk pengangguran, termasuk meminta-minta dipandang sebagai perbuatan tercela.Bekerja mendapat perhatian khusus baik dalam Al-Qur`an maupun Hadits-Hadist Nabi Muhammad SAW. Kata Kunci : Kerja, Ekonomi, syariah dan hadis

Page 1 of 1 | Total Record : 10