cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2014)" : 10 Documents clear
PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI RAMAH LINGKUNGAN SKALA RUMAH TANGGA STUDI KHASUS DESA CUPANG Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.511 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah rumah tangga atau masyarakat, media pembelajaran bagi masyarakat untuk membiasakan perilaku hidup sehat dan menjadikan sampah sebagai sumber penghasilan keluarga melalui pengelolaan yang ramah lingkungan dengan menerapkan prinsip 5 M (mengurangi, memilah, memanfaatkan, mendaur ulang dan menabung). Kegiatan tersebut dikelola oleh kelompok pengelola sampah Al-Karimah. Timbulan sampah desa Cupang sebesar 439,9 kg/hari didominasi oleh jenis sampah plastik sebesar 41,1%, daun 35,1% dan kertas 23,8%. Sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis dijual ke pengepul seperti plastik, kertas, kaca, kaleng, kardus dan logam. Sampah yang tidak layak jual dapat dipilah, dimanfaatkan dan didaur ulang menjadi kerajinan tas, dompet, taplak dan polibag tanaman. Sampah organik seperti sampah daun dan sisa dapur dimanfaatkan dan didaur ulang menjadi kompos melalui Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai media tanam dan pupuk tanaman. Total penyetoran sampah mencapai 1.105 kg terdiri dari jenis sampah plastik, kertas, kaleng, botol dan besi dengan total penjualan Rp 2.025.130. Selama kurun waktu 10 bulan, bank sampah Al-Karimah mampu menangani sampah plastik dan kertas sebesar 5%.Kata kunci: pengelolaan sampah, timbulan sampah, sampah anorganik, sampah organik
PENERAPAN METODE GUIDED DISCOVERY BERBASIS IMTAQ UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK EKOSISTEM DI SMA NEGERI 6 CIREBON Siti Nursaadah; Ria Yulia Gloria; Anda Juanda
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.22 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.550

Abstract

Proses belajar tidak hanya mengembangkan kemampuan otak kiri (kognitif) saja melainkan harus mengembangkan kemampuan otak kanan (rasa, empati dan emosi) sehingga kerja otak kiri dan otak kanan seimbang untuk menghasilkan hasil belajar yang baik yaitu dengan diterapkannya metode guided discovery berbasis IMTAQ. Untuk itu perlu suatu penelitian dengan tujuan untuk mengkaji aktivitas belajar dan nilai relligius siswa yang diterapkan metode guided discovery berbasis IMTAQ,untuk mengkaji perbedaan hasil belajar siswa yang diterapkan metode guided discovery berbasis IMTAQ dengan yang tidak diterapkan metode guided discovery berbasis IMTAQ, dan untuk mengkaji respon siswa terhadap penerapan metode guided discovery berbasis IMTAQ. Dengan metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Dari penelitian tersebut diperoleh hasil bahwapPenerapan metode guided discovery berbasis IMTAQ dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan kriteria baik dan tingkat kerelligiusan yang bagus mengenai penciptaan alam semesta khususnya ekosistem. Terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Respon siswa terhadap penerapan metode guided discovery berbasis IMTAQ yaitu positif dengan kriteria sangat kuat. Kata Kunci: Metode guided discovery, Pembelajaran berbasis IMTAQ.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS INQUIRI SEDERHANA UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS X MA KHAS KEMPEK CIREBON Fitriana Fitriana; Ina Rosdiana Lesmanawati; Djohar Maknun
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (709.573 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.555

Abstract

Pembelajaran berbasis inquiri sederhana adalah salah satu pembelajaran yang bisa membantu guru untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan literasi sains siswa, yang berkaitan tentang pemahaman konsep siswa terhadap materi yang disampaikan guru, proses sains dalam memecahkan permasalahan secara ilmiah, dan mengaplikasikan sains kedalam kehidupan sehari-hari.Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengkaji penerapan Pembelajaran Berbasis Inquiri Sederhana 2) Mengkaji perbedaan peningkatan Literasi Sains 3) Mengkaji respon siswa terhadap penerapan pembelajaran Berbasis Inquiri Sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase aktivitas siswa setiap indikatornya yaitu dmensi konten, proses sains, dan konteks sains pada pertemuan kedua mengalami peningkatan. Persentase tertinggi pada pertemuan pertama yaitu dimensi konteks sebesar 80% dan pertemuan kedua yaitu dimensi konten sebesar 88%. Hasil uji t menunjukan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) yaitu Sig. 0,00 lebih kecil dari 0,05 (0,00 < 0,05) yang artinya H0 ditolak. Hasil angket siswa secara keseluruhan rata-rata merespon baik dan merasa senang belajar biologi dengan menggunakan pembelajaran berbasis inquiri sederhana dengan kategori kuat yaitu sebesar 80%.Berdasarkan analisis hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas siswa setiap indikatornya mengalami penigkatan dan persentase rata-rata tertinggi terdapat pada dimensi konten, artinya siswa mampu memahami materi atau konsep yang dijelaskan oleh guru. Terdapat perbedaan peningkatan literasi sains siswa antara kelas yang menerapan pembelajaran berbasis inquiri sederhana dengan kelas yang tidak menerapkan pembelajaran berbasis inquiri sederhana. Siswa merespon baik dan merasa senang belajar biologi dengan menggunakan pembelajaran berbasis inquiri sederhana.Kata kunci : Pembelajaran Berbasis Inquiri Sederhana, Literasi Sains 
PENGGUNAAN BAHAN AJAR BERBASIS IMTAQ DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN SISTEM REPRODUKSI MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 ASTANAJAPURA KABUPATEN CIREBON Akhmad Makhin; Yuyun Maryuningsih; Saifuddin Saifuddin
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.429 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.551

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu sumber dasar peradaban umat manusia, karakter yang dibentuk melalui pendidikan akan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan bahan ajar berbasis Imtaq diharapakan siswa tidak hanya baik secara IQ (Intelligence Quotient) akan tetapi baik juga dari segi EQ (Emotional Quetiont) dan SQ (Spiritual Quotien). Metode penelitian yang digunakan Research and Development dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA. peningkatan N-gain kelas eksperimen 0,32 dengan kriteria sedang dan kelas kontrol peningkatan N-gain 0,23 dengan kriteria rendah. Aktivitas siswa dalam penggunaan bahan ajar berbasis imtaq yang mendukung (On task) 87,36 %; yang tidak mendukung (Off task)   12,66 %. Terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dengan hasil Sig (2-tailed) 0.040 pada uji independent sample t test. Respon siswa terhadap penggunaan bahan ajar berbasis imtaq rata-rata prosentase 82 %; sehingga sikap siswa dapat dikatakan sangat baik (sangat kuat).Kata Kunci : Bahan Ajar Modul, Imtaq, Hasil Belajar
REPRESENTASI VISUAL BUKU BIOLOGI SMA PADA MATERI KINGDOM PLANTAE Asep Mulyani
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.366 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.556

Abstract

Penelitian ini berjudul “Representasi Visual Buku Biologi SMA pada Materi Kingdom Plantae”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi visual yang terdapat pada buku teks biologi SMA. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah tujuh buku biologi SMA kelas X. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi dalam bentuk checklist untuk mengidentifikasi representasi visual yang terdapat pada buku biologi. Data yang telah didapatkan dideskripsikan berdasarkan tipe-tipe representasi visual. Hasil penelitian menunjukan, jenis representasi visual dalam bentuk gambar menunjukan tingkat yang paling banyak digunakan dibandingkan dengan diagram. Hubungan antara representasi visual dengan isi materi banyak yang bermakna. Hubungan representasi visual dengan realitas menunjukan hubungan yang realistis. Representasi visual yang terdapat dalam buku biologi mayoritas berfungsi dalam memberikan contoh. Kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini menunjukan kalau representasi visual dalam buku biologi mempunyai peranan yang penting. Kata Kunci: Representasi visual, Buku teks, gambar, diagram.
INTEGRASI ILMU ALAM (SAINS) DAN AGAMA BERBASIS KURIKULUM GRASS ROOTS DI PERGURUAN TINGGI ISLAM Anda Juanda
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.08 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.552

Abstract

Kurikulum sebagai jantungnya pendidikan, dikatakan demikian secara signifikan kurikulum sebagai alat pendidikan mampu mengembangkan talenta (life skills) mahasiswa. Kurikulum yang salah bisa merusak masa depan talenta mahasiswa. Pada dasarnya kurikulum bersifat dinamis, agar kurikulum aktual mampu mengembangkan talenta mahasiswa melakukan integrasi ilmu alam dan ilmu agama, dan adaptif terhadap perkembangan sains dan teknologi, para praktisi pendidikan harus melakukan reaktualisasi pengembangan kurikulum secara visioner. Adaptasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan dinamika kampus adalah model kurikulum grass root.         Kata kunci:  Ilmu Alam, Ilmu Agama dan  Kurikulum Grass Root.
PEMBANGUNAN HUTAN KOTA DI KOTA CIREBON Novianti Muspiroh
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.197 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.557

Abstract

Cirebon is a growing city that is characterized by fast population growth. It influences on increase of needs, residential land, recreation, transportation, health, education, and other facilities that support the sustainability of social and economic life of Cirebon city dwellers. The development of industrial areas and the use of means of transportation, such as motorcycles and cars can cause pollution or contamination. Meanwhile, Cirebon is a coastal city which has a hot temperature. Therefore, Cirebon requires urban open space as a solution to the problem in order to create beautiful, cool, pollution free of the city lungs and the availability of public space to relieve fatigue from urban tension. Unfortunately, the local government provids only 9% city forest from 30% the ideal of the total area.Not to mention that the existing urban open space, actually, seem to be ignored. This situation is certainly not healthy for the life quality of Cirebon city dwellers.Key words: Hutan, Kota, Pembangunan, Manfaat
PENERAPAN PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS NILAI IMTAQ PADA KONSEP SISTEM REPRODUKSI MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI – IPA SMA NEGERI 1 MANDIRANCAN Sutisna Sutisna; Eka Fitriah; Anda Juanda
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.248 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.548

Abstract

Bangsa indonesia saat ini sedang mengalami krisis akhlak khususnya dikalangan pelajar seperti tawuran antar pelajar, tindak kekerasan, perilaku seks yang tidak normal, seks bebas dikalangan pelajar dan lain-lain sepertinya sudah menjadi penghias rutin setiap berita dimedia massa. Peran guru sebagai agent of change (agen perubahan) sangatlah penting dalam pendidikan dan pembelajaran. Guru merupakan salah satu penentu keberhasilan siswa mendapatkan pengalaman belajar dalam membangun kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) untuk mencapai puncak prestasi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Mandirancan, tepatnya dikelas XI IPA 1 (Kelas eksperimen) dengan jumlah siswa 27 siswa dan kelas XI IPA 3 (kelas kontrol) dengan jumlah siswa 27 siswa. Penelitian menggunakan desain Pre test Post test Control Group Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, tes dan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji t (hipotesis). Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran biologi berbasis nilai imtaq. Peningkatan hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol hal ini dibuktikan dengan hasil rata-rata N-Gain 0,61 dengan kriteria  sedang pada kelas ekperimen dan 0,43 pada kelas kontrol dengan kriteria  sedang. Aktivitas on task siswa pada kegiatan awal, kegiatan pembelajaran dan kegiatan evaluasi sebesar 72,48% dengan off task sebesar 27,52% pada kelas eksperimen dan respon siswa terhadap penerapan pembelajaran biologi berbasis nilai imtaq sangat baik dengan rata-rata pernyataan positif memperoleh persentase 68,79% dengan kriteria kuat, sedangkan rata-rata pernyataan negatif memperoleh presentase 64,31% dengan kriteria kuat. Kata Kunci : Penerapan Pembelajaran Biologi Berbasis Nilai Imtaq, Hasil Belajar
PENERAPAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS ARGUMENTASI SISWA PONDOK PESANTREN DAARUL ULUUM PUI MAJALENGKA PADA DISKUSI SOSIOSAINTIFIK IPA Maknun, Djohar
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.653 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.553

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menerapkan pembelajaran IPA dengan pendekatan kontekstual untuk meningkatkan kualitas argumentasi siswa pada diskusi isu sosiosaintifik. Penelitian dilakukan di MTs Daarul Uluum PUI Kabupaten Majalengka,  melibatkan 33 siswa  santri/santriwati Pondok Pesantren Daarul Uluum PUI Majalengka. Temuan studi awal menunjukkan materi pembelajaran tidak dikaitkan dengan situasi nyata kehidupan siswa, sesuai konteks kehidupan masyarakat sekitarnya. Upaya meningkatkan kualitas argumentasi siswa belum pernah dilakukan dalam pembelajaran IPA. Implementasi pembelajaran kontekstual yang dikembangkan dilakukan di kelas dan di lapangan. Pengambilan data dilakukan melalui analisis kebutuhan, dokumentasi, observasi, wawancara, tes, dan angket. Analisis data kualitatif dideskripsikan sesuai dengan fokus penelitian. Data kuantitatif diolah menggunakan N-gain, uji beda dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran kontekstual dapat dilaksanakan dengan metode dan evaluasi bervariasi. Ditemukan pula bahwa pembelajaran kontekstual melalui diskusi isu sosiosaintifik dapat meningkatkan kualitas argumentasi siswa. Diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,85 artinya ada hubungan yang kuat antara kualitas argumentasi pradiskusi dengan pascadiskusi pada diskusi isu sosiosaintifik. Pembelajaran kontekstual yang dikaitkan dengan isu sosiosaintifk IPA meruapakan hal baru dan cukup menarik minat belajar siswa. Kata kunci: pembelajaran  kontekstual, kualitas  argumentasi, isu sosiosaintifk,   IPA
THE EFFECT OF USING CIPO LOCAL SCIENCE AND CULTURE BASED TEACHING MODEL ON STUDENTS’ ACHIEVEMENT IN THE CONCEPT OF ENVIRONMENT MANAGEMENT IN GRADE VII OF MTS ASSUNNAH CIREBON Elis Sulastri; Kartimi Kartimi; Asep Mulyani
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.355 KB) | DOI: 10.24235/sc.educatia.v3i1.549

Abstract

The purpose of this study is to know: 1) the achievement of students who applied cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon, 2) the difference in achievement between students who applied cipo local science and culture based teaching model and students who did not apply cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon, 3) the students’ response to the application of cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon. This study used quantitative approach with experiment method and pretest-posttest control group design. The population was the whole grade VII students of MTs Assunah totaling 108. The purpose of this study is to know: 1) the achievement of students who applied cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon, 2) the difference in achievement between students who applied cipo local science and culture based teaching model and students who did not apply cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon, 3) the students’ response to the application of cipo local science and culture based teaching in the concept of environment management in grade VII of MTs Assunah Cirebon. This study used quantitative approach with experiment method and pretest-posttest control group design. The population was the whole grade VII students of MTs Assunah totaling 108. The sample was 26 students of grade VIIA as the experiment group and 26 students of grade VIIB as the control group taken using Cluster Random Sampling technique. The instruments used were written test and questionnaire. Data were analyzed using statistic tests i.e. Mann Whitney, Anova, and Tukey tests. Based on the result of Mann-Whitney test we obtained significance value of a 0.00 < 0.05, there was a difference in the achievement between experiment and control group. The result of One-Way Anova test showed there was a difference in the students’ achievement between upper group, middle group, and lower group. The result of Tukey test showed that cipo local science and culture based teaching was more appropriate to be used in upper group. Cipo local science and culture based teaching received positive response from the students. Key Words: Teaching Model, Cipo local science and culture, Achievement The sample was 26 students of grade VIIA as the experiment group and 26 students of grade VIIB as the control group taken using Cluster Random Sampling technique. The instruments used were written test and questionnaire. Data were analyzed using statistic tests i.e. Mann Whitney, Anova, and Tukey tests. Based on the result of Mann-Whitney test we obtained significance value of a 0.00 < 0.05, there was a difference in the achievement between experiment and control group. The result of One-Way Anova test showed there was a difference in the students’ achievement between upper group, middle group, and lower group. The result of Tukey test showed that cipo local science and culture based teaching was more appropriate to be used in upper group. Cipo local science and culture based teaching received positive response from the students.Key Words: Teaching Model, Cipo local science and culture, Achievement

Page 1 of 1 | Total Record : 10