cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
AWLADY Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2024)" : 10 Documents clear
Pengembangan Bahan Ajar Cerita Anak Untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini Sauhenda, Angla Florensy; De Lima, Cristiana Normalita; Monika, Santy; Au Hurit, Andreas
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.13111

Abstract

Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan dengan tujuan untuk menghasilkan suatu bahan ajar cerita anak. Cerita-cerita yang ada di dalam bahan ajar adalah cerita dongeng yang berkaitan dengan dunia anak. Adapun karakter-karakter yang ditampilkan dalam bahan ajar ini yakni kejujuran, rendah hati, hormat dan patuh kepada orang tua, penyayang, saling memaafkan, kesabaran, rajin, bertanggung jawab, dan disiplin. Penelitian pengembangan ini menggunakan model menurut Borg dan Gal dengan sejumlah modifikasi. Model penelitian pengembangan yang mencakup enam tahap yaitu (1) mencari informasi, (2) perencanaan, (3) mengembangkan format produk, (4) desain produk, (5) revisi produk, (6) uji produk. Hasil penelitian menunjukan bahwa penilaian yang dilakukan oleh para validator terhadap bahan ajar yang dikembangkan layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran. Keempat komponen yang dinilai terdiri dari (1) isi materi, (2) keterbacaan dan kepraktisan, (3) keterterapan, dan (4) kemenarikan. Keempat komponen yang telah dinilai memperoleh nilai kelayakan sebesar 86,9%. Hal ini menandakan bahwa bahan ajar yang telah dikembangkan dapat dikatakan sangat layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Begitu juga dengan hasil persentase dari setiap komponen dapat dikatakan bahwa bahan ajar yang telah dikembangkan sangat layak untuk diimplementasikan. Selain itu, respon anak-anak terhadap cerita yang terdapat dalam bahan ajar tersebut menunjukan respon yang posistif. Terdapat 87% anak memahami isi cerita dengan dengan baik serta karakter yang terdapat dalam cerita dalam bahan aja
Faktor Dominan Yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Di Indonesia: Systemic Literature Review Fitriana, Tya Resta; Yusuf, Munawir; subagya, Subagya
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.16536

Abstract

Perkembangan bahasa anak menjadi bagian penting dalam tahapan perkembangan kognitif anak serta mendapat banyak perhatian dalam pengkajian penelitian. Banyak penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor dominan yang mempengaruhi perkembangan Bahasa Anak Usia dini. Penleitian ini menggunakan metode Systemic Literature Review (SLR). SLR berutujuan untuk mengetahui apa yang sudah ditemukan dari  penelitian  yang  sudah  ada  sebelumnya  tentang  suatu  fenomena,  subjek  atau  topik tertentu. Artikel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 21 artikel jurnal nasional yang diperoleh dari database google scholar dengan menggunakan aplikasi Harzing’s Publish or Perish. Berdasarkan hasil pengkajian diketahui bahwa  dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa perkembangan bahasa pada anak usia dini masih relatif menarik untuk dijadikan fokus dalam penelitian khususnya pada tiga tahun terahir sesuai dengan pembatasan masalah penelitian. Berdasarkan pengkajian dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi perkembangan bahasa anak adalah pola pengasuhan, kecerdasan, faktor eksternal (semisal jenis kelamin dan umur) dan faktor lingkungan (masyarakat dan lingkungan sekitar) dan faktor dominan yang paling banyak disebutkan adalah pola asuh keluarga dengan prosentase sebesar 92,8%. Pola keluarga dengan didikan demokratis dan memberikan kenyamanan anak untuk belajar disertai dengan konsisten dalam memberikan stimulus akan membantu anak untuk meraih perkembangan bahasa secara optimal.
Penanaman Nilai Kewirausahaan Melalui Market Day Pada Anak Usia Dini Meilasari, Devi; Munastiwi, Erni
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.12445

Abstract

Pembentukan jiwa kewirausahaan tidak dapat dilakukan secara instan. Maka, menanamkan nilai kewirausahaan harus dilakukan sejak usia dini supaya saat usia dewasa kelak sudah tertanam jiwa kewirausahaan dalam diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai kewirausahaan melalui market day pada anak usia dini di RA Al-Barokah Kabupaten Tegal Jawa Tengah. Subjek penelitian ini adalah peserta didik RA Al-Barokah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observsi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penanaman nilai kewirausahaan melalui kegiatan market day pada anak usia dini di RA Al-Barokah sebagai program tahunan. Adapun tujuan dari penerapan kegiatan market day di RA Al-Barokah diantaranya: Menanamkan jiwa kewirausahaan, Supaya anak mampu berinteraksi antara penjual dan pembeli, Mengenalkan nominal mata uang dan jumlah satuan, Menanamkan Sikap jujur. Sesuai dengan visi dan misi dari RA Al-Barokah, visi dari lembaga tersebut yaitu terciptanya SDM unggul dan berkarakter dalam lingkungan kondusif. Sedangkan misinya adalah Meningkatkan kualitas SDM di Madrasah, Memberikan pelayanan prima untuk setiap warga madrasah, Meningkatkan prestasi anak usia dini, Menanamkan pendidikan karakter, Menyediakan tempat yang aman, nyaman dan kondusif, Menyediakan sarana dan prasarana yang sesuai untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini.
Efektivitas Penggunaan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun Utami, Dian Tri; Raihana, Raihana; Alucyana, Alucyana; Nisa, Kudwatun; Rofi'atin, Siti
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.16673

Abstract

It is important for children to master social skills from an early age as a provision for interacting with the environment and adapting themselves to the norms and values that apply in society. It requires experience and practice included in learning activities to enable children to interact and improve social skills. The problem-based learning model is a learning model that can expose children to social problems which is done in small groups which requires cooperation in an effort to find solutions to solve problems. The aim of the research is to examine the effect of problem based learning on the social skills of children aged 5-6 years. The research method uses an experiment with a quasi-experimental design, there are control and treatment groups, pretest and posttest. The results of the research show that there is an influence of problem-based learning on children's social skills.
Hubungan Durasi Penggunaan Gawai dengan Perilaku Prososial Anak Taufik, Nabila Azzahra; Nasirun, M.; Wembrayarli, Wembrayarli; Suryadi, Didik; Agustriana, Nesna
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.13879

Abstract

The phenomenon of gadget use in early childhood reaps polemic regarding its impact on children’s development, one of which is in the social aspect. Allegedly the use of gadgets for a particular duration can affect the social development of children. This study aims to describe the correlation between the gadget use duration to group b children’s prosocial behavior in Early Childhood Education Segugus Kembang Sepatu. From the population of 141 children, this study uses only 35 children using stratified random sampling. The data were collected using a questionnaire. Furthermore, the analysis technique used in this study is Pearson product-moment. The results showed that the average duration of gadgets used for group b children of Early Childhood Education Segugus Kembang Sepatu was 1-2 hours/day, and prosocial behavior was Very High. The hypothesis test showed no significant correlation between gadget use duration and group b children’s prosocial behavior in Early Childhood Education Segugus Kembang Sepatu.
Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka: Perbedaan Pada Pembelajaran di PAUD yuanita anthon soppe, Yuanita Anthon; sri wahyuni, Sri Wahyuni; Sukiman, Sukiman
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.16279

Abstract

Penyusunan kurikulum baru tidaklah mudah bagi setiap satuan Pendidikan, seringkali menjadi polemik yang dirasakan oleh para pendidik khususnya pada jenjang anak usia dini. Kurikulum merupakan pokok pikiran dari jalannya proses pendidikan, tanpa kurikulum yang baik maka proses pembelajaran tidak dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan pendidikan nasional tidak tercapai. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbandingan  kurikulum  2013  dan  kurikulum  merdeka  pada Pendidikan Anak Usia Dini.  Penelitian  ini  memanfaatkan  penelitian  literatur  dengan  mengumpulkan  data  dari  berbagai sumber  yang  berkaitan  dengan  kurikulum.  Hasil  dari  penelitian  ini  adalah  menujukan  bahwa  perubahan kurikulum  menjadi   suatu hal  yang  harus  dihadapi  oleh  para  guru. Selain  itu,  kurikulum  juga  memiliki kedudukan  yang  paling  penting  di  dalam  dunia  pendidikan  karena  kurikulum  sangat  menentukan  proses pelaksanaan  pendidikan  terutama  hasil-hasil  yang  harus  dicapai  dalam  proses  belajar.  Namun  perubahan kurikulum  harus  didukung  oleh  fakta-fakta  dan  kondisi  yang  menyatakan  kurikulum  harus  diganti  serta kurikulum  harus  menghargai  gaya  guru  mengajar  dan  metode  pengajaran,  karena  pelaku  kurikulum  bukan pemerintah tetapi guru karena gurulah yang tahu apa yang harus diajarkan dan yang di butuhkan dalam memberi rangsangan dalam tumbuh kembang anak usia dini. 
Kepraktisan Buku Ajar Perencanaan Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Terapan Nilai Islam Nasution, Raisah Armayanti
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.15188

Abstract

Teaching materials are an important component in learning that must be studied, arranged and scrutinized so that they become a source of learning material. However, the problem is the lack of availability of teaching materials, in this case textbooks related to early childhood learning planning based on Islamic values in the PIAUD Study Program at UIN North Sumatra, Medan. So this research aims to test the practicality of learning planning textbooks based on the application of Islamic values in early childhood. This research is part of Research and Development (R&D) research using the EDDIE method. The subjects of this research were 28 students and 3 lecturers. Data collection techniques in this research are observation and questionnaires. This research analyzes learning planning textbooks based on the application of Islamic values to early childhood. The development of an early childhood learning planning textbook discusses early childhood learning planning based on Islamic values which is adapted to the applicable curriculum. After being tested for feasibility, furthermore the practicality test was tested with the results of the practicality test by students, the percentage result was 89.47% categorized as very practical and the results of the practicality test on lecturers obtained an average of 87%, categorized as very practical, meaning the textbook product was practically used.
Penerapan Permainan Edukatif Ular Tangga Siaga Bencana Untuk Meningkatkan Pengetahuan Pendidikan Kebencanaan Anak Usia Dini di Kabupaten Magelang Purwati, Purwati; Rahmawati, Siti Azizah; Japar, Muhammad; Nikmah, Filda Khoirun; Nurrohmah, Ananda Putri; Asih, Susmawati Surya
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.12317

Abstract

Snakes and Ladders Early Childhood Disaster Alert is an Educational Game Tool (APE) that can be played by two or more children. Snakes and Ladders Early Childhood Disaster Alert was created with the aim of assisting parents and educators in conveying preparedness to early childhood to know and learn about disaster education. Snakes and Ladders Disaster Alert is designed for children aged 3-6 years who in their games require a variety of activities both activities related to motor, cognitive, social, and language. Snakes and Ladders Disaster Alert in large sizes and made of materials that are safe for children. Snakes and Ladders Early Childhood Disaster Alert contains content that can educate children about types of disasters, how to deal with disasters, self-rescue and how to prevent disasters both due to natural and human factors. In its implementation, Snakes and Ladders for Early Childhood Disaster Alert requires the assistance of teachers or parents so that the content can be conveyed properly by children.Keywords: Snakes and ladders, disasters, education, early childhood
Eksistensi Muatan Lokal Basa Sunda pada Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini Nurapriani, Reni; Darmawan, Deni; Rusman, Rusman
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.15259

Abstract

Muatan Lokal is a subject matter that must be carried out at the PAUD level. Muatan Lokal aims to accommodate the potential, excellence and characteristics of each region. One of the Muatan Lokal areas in West Java is Sundanese Muatan Lokal. The results of preliminary studies show that it is still rare for PAUD to organize Muatan Lokal learning in their respective schools. The purpose of this study was to determine the implementation of the Muatan Lokal curriculum at the PAUD level. This research design used a mix method design with an explanatory type. Quantitative data were collected using survey techniques, while qualitative data were collected using interviews. The data source of this quantitative research is teachers at the PAUD level as many as 70 respondents, the qualitative data source consists of teachers at TK Angkasa and TK Islam Nurul Huda Ciamis. Quantitative data analysis using descriptive analysis, qualitative data analyzed by data reduction, data display and verification. The results showed that the Muatan Lokal curriculum at the PAUD level was not fully implemented properly. As many as 31.43 respondents did not have Muatan Lokal curriculum documents, as many as 60% of respondents did not have Muatan Lokal lesson plans. A total of 65.71 respondents did not have Muatan Lokal teaching materials or reference documents. The implementation time of Muatan Lokal learning has not been scheduled systematically. Sundanese is not always used as the language of instruction in Muatan Lokal learning
Assessing the Social-Emotional Development of Children Aged 4-6 Years Hidayat, Sandra Taufik; Beni, Herman
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v10i1.18869

Abstract

ABSTRACT Social emotional assessment in early childhood is a series of data and information collection processes carried out to determine the development of children and plan stimulation that will be carried out by teachers in subsequent learning. This study aims to analyze the social emotional abilities of children aged 4-6 years, especially in the social emotional aspect. This study was conducted in 3 PAUD units involving 90 students. This study uses a qualitative method carried out in two stages, namely conducting a preliminary study and conducting observation activities. Data collection techniques use observation, interviews and documentation which are used to strengthen and support the completeness of the research data. Data analysis techniques use descriptive analysis with stages of data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions assisted by percentage analysis. The results of the study showed that 72% of children aged 4-6 years in PAUD units have shown good social emotional abilities. This can be seen from independence, discipline, showing self-confidence, prosocial attitudes, being responsible, interacting with peers and adults, sharing, helping and assisting fellow friends. The findings show that teachers have stimulated children through daily habits through planned habits. In addition, the PAUD unit communicates with parents so that good habits are also carried out at home. Keywords: Assessment, social emotional, early childhood ABSTRAK Asesmen sosial emosional pada anak usia dini merupakan suatu rangkaian proses pengumpulan data dan informasi yang dilakukan untuk mengetahui perkembangan anak dan merencanakan stimulasi yang akan dilakukan oleh guru pada pembelajaran selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan sosial emosional anak usia 4-6 tahun khususnya pada aspek sosial emosional. Penelitian ini dilakukan di 3 satuan PAUD yang melibatkan 90 peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dilakukan dalam dua tahapan yakni melakukan studi pendahuluan dan melakukan kegiatan observasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observsi, wawancara dan dokumentasi yang digunakan untuk menguatkan dan mendukung kelengkapan data hasil penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dibantu dengan analisis prosentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa 72% anak usia 4-6 tahun di satuan PAUD telah menunjukan kemampuan sosial emosional yang baik. Hal ini terlihat dari kemandirian, kedisiplinan, menunjukkan rasa percaya diri, sikap prososial, bertanggung jawab, berinteraksi dengan teman sebaya dan orang dewasa, berbagi, menolong dan membantu sesama teman. Temuan menunjukan bahwa guru telah menstimulasi anak melalui pembiasaan setiap hari melalui pembiasaan yang terencana. Selain itu satuan PAUD melakukan komunikasi dengan orangtua sehingga pembiasaan baik juga dilakukan di rumah.  Kata Kunci:  Assessment, sosial emosional, anak usia dini

Page 1 of 1 | Total Record : 10