cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
AWLADY Jurnal Pendidikan Anak
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2025)" : 8 Documents clear
Pop-Up Book Budaya Madura untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Ulfah, Ulfah
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.22214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media Pop-Up Book berbasis budaya Madura dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Latar belakang penelitian didasari pada pentingnya stimulasi berpikir kritis sejak masa golden age, di mana anak perlu dilatih untuk bertanya, memberi alasan, membandingkan, dan mengambil keputusan sederhana. Media Pop-Up Book dipilih karena memiliki tampilan tiga dimensi yang interaktif, menyenangkan, serta mampu memperkaya pengalaman belajar anak melalui pengenalan unsur budaya lokal. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek anak kelompok B2 di PAUD Melati. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara guru, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles & Huberman melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pop-Up Book budaya Madura mampu meningkatkan keterlibatan aktif anak dalam pembelajaran. Anak terlihat antusias, berani mengajukan pertanyaan, memberi alasan sederhana, membandingkan budaya Madura dengan kehidupan sehari-hari, serta menarik kesimpulan dari isi cerita. Guru juga menilai Pop-Up Book lebih efektif dibandingkan media visual datar karena menghadirkan pengalaman belajar yang nyata sekaligus mendekatkan anak dengan budaya lokal.Kesimpulan penelitian ini adalah media Pop-Up Book berbasis budaya Madura terbukti efektif menstimulasi kemampuan berpikir kritis anak usia dini sekaligus menanamkan nilai budaya lokal. Dengan demikian, Pop-Up Book dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif, interaktif, dan kontekstual dalam pendidikan anak usia dini.Kata kunci: Pop-Up Book, budaya Madura, berpikir kritis, anak usia dini.
The Effectiveness of the Sandpaper Latters Teaching Method in the Development of Children's Literacy in Islamic Plus Mutiara Kindergarten Azzahra, Fatimah
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.22266

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the application of the sandpaper letters method in improving early childhood literacy skills in Islamic Plus Mutiara Kindergarten in Bantul. This method uses a multisensory approach that allows children to recognize letters through the activity of seeing, touching, and tracing the shape of letters made from textured materials such as sandpaper. The research approach used is qualitative descriptive, with the research subjects consisting of group B children aged 5–6 years, classroom teachers, and school principals. Data was collected through observations, interviews, and documentation of learning activities. The results of the study show that the use of the sandy letter method has a significant positive influence on children's early literacy skills. Before learning, only 6 out of 15 children (40%) were able to recognize the initial letters correctly. After four meetings using this method, the number increased to 13 children (86%). In writing skills, an increase was also seen from 4 children (27%) to 12 children (80%) who were able to imitate letter shapes correctly. In addition, the child's concentration level increased from 33% to 73%, and the child's confidence increased from 30% to 75%. This improvement suggests that the sandy letter method not only supports cognitive development, but also the affective and psychomotor aspects of the child. Overall, the sandpaper letters method  has proven to be effective in developing early childhood reading and writing skills in a fun and meaningful way, and can be an alternative learning medium that supports the implementation of the Independent Curriculum based on the Montessori approach.
Pengaruh Outdoor Learning Terhadap Kemampuan Sains Anak Usia 5-6 Tahun Wilandari, Silvia; Hasni, Uswatul; Rosyadi, Akhmad Fikri
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.19640

Abstract

Early childhood science abilities need to be stimulated because there are several problems, including children not being able to differentiate plant parts, identify plant characteristics, communicate or conclude activities that have been carried out, and ask simple questions during the learning process. The aim of the research is to determine the effect of outdoor learning on the science abilities of children aged 5-6 years. This research uses the Pre-Experimental Designs method in the form of One Group Pretest-Posttest Design. The sample in this study was 18 children aged 5-6 years at the Pembina Air Hangat Timur State Kindergarten, Kerinci Regency. The sampling technique uses saturated sampling. The data collection technique was carried out using the observation method. In this study, researchers used an observation sheet as a research instrument that has been validated. The data analysis technique in this research uses the normality test, homogeneity test, and hypothesis testing using the t-test. The results of the research show that the t_count value is 20.163, while the t_table value is 2.110, it turns out that t_count > t_table is the threshold for rejecting the null hypothesis, thus the null hypothesis is accepted. In conclusion, there is an influence of outdoor learning on the science abilities of children aged 5-6 years. Kemampuan sains anak usia dini perlu distimulasi karena terdapat beberapa permasalahan diantaranya anak belum mampu membedakan bagian-bagian tanaman, mengidentifikasi ciri-ciri tanaman, mengkomunikasikan maupun menyimpulkan kegiatan yang telah dilakukan, dan mengajukan pertanyaan sederhana saat berlangsungnya proses pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh outdoor learning terhadap kemampuan sains anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental Designs dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Sampel pada penelitian ini yaitu 18 anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan lembar observasi sebagai instrumen penelitian yang telah diuji validasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa diperoleh nilai  sebesar 20,163, sedangkan nilai  sebesar 2,110, ternyata  t hitung >  t tabel dari angka batas penolakan hipotesis nol, dengan demikian hipotesis nol diterima. Kesimpulannya terdapat pengaruh outdoor learning terhadap kemampuan sains anak usia 5-6 tahun.
Efektivitas Pengendalian dan Standar Pendidik PAUD di Kota Semarang Nisfa, Nia Lailin
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.21933

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pengendalian mutu dan implementasi standar pendidik pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari kepala PAUD, pendidik, serta pengawas pendidikan yang terlibat langsung dalam proses pembinaan dan pengawasan mutu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian mutu terhadap standar pendidik di PAUD Kota Semarang telah dilakukan secara sistematis melalui supervisi dan monitoring berkala, namun masih terdapat ketimpangan dalam pemenuhan kualifikasi akademik dan kompetensi pedagogis di beberapa lembaga. Ditemukan pula bahwa keterbatasan akses pelatihan berkelanjutan dan perbedaan pemahaman terhadap regulasi menjadi tantangan utama dalam pemenuhan standar pendidik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pengendalian mutu perlu ditingkatkan melalui kolaborasi aktif antara dinas pendidikan, lembaga PAUD, dan tenaga pendidik untuk memastikan mutu layanan pendidikan anak usia dini yang berkelanjutan.
Contextual Teaching and Learning for Teacher Professionalism in Inclusive Early Childhood Education Junarti, Junarti; Hermanto, Hermanto
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.22527

Abstract

Inclusive early childhood education requires teachers to possess professional competencies in managing diverse learner needs, yet many kindergarten teachers lack adequate training in implementing effective inclusive pedagogies. This study investigated the implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) to enhance teacher professionalism in managing inclusive classrooms at Darul Falah Islamic Kindergarten, East Kutai Regency, Indonesia. Employing a School Action Research design across two cycles with four instructional sessions, the study involved two kindergarten teachers and utilized structured observation instruments validated by expert reviewers. Data were analyzed using both quantitative methods (percentage calculations with predetermined success criteria) and qualitative approaches (thematic analysis following Miles and Huberman's framework). Results demonstrated substantial improvements in teacher implementation proficiency, increasing from 66.66% in Cycle I Meeting 1 to 86.66% in Cycle II Meeting 2, while student engagement levels improved from 53.33% to 83.33% across the same period. Both metrics exceeded the 80% success threshold by the intervention's conclusion. The iterative cycles of planning, implementation, observation, and reflection enabled teachers to progressively develop competencies in connecting curriculum content with students' lived experiences, facilitating collaborative learning communities, and employing authentic assessment strategies. These findings provide empirical evidence supporting CTL as an effective approach for enhancing teacher professionalism in inclusive kindergarten contexts, with significant implications for teacher education programs and professional development policies.
Studi Komparatif Persepsi Pendidik terhadap Mutu Layanan PAUDQu Jawa Barat Apsari, Nurcita; Zaman, Badru; Kurniati, Euis; Alam, Aam Saepul; Panjaitan, M. Azhari; Arini G, Alfianti; Lisania, Tiara; Fitri S, Aida; Khoerunnisa, Salsabila; Ibrahim H, Ainun; Indira H, Fakhita
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.21189

Abstract

Standarisasi mutu layanan menjadi kebutuhan mendesak dalam pengelolaan PAUD berbasis Al-Qur’an (PAUDQu), terutama dalam menjawab keragaman praktik dan tuntutan kualitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelaksana pendidikan terhadap kebutuhan standarisasi mutu serta melihat perbedaan persepsi berdasarkan status jabatan, usia, dan lama mengajar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan komparatif dengan jumlah responden sebanyak 89 orang, yang terdiri dari kepala lembaga, guru, dan tenaga kependidikan di empat wilayah Jawa Barat. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tertutup dengan skala Likert empat poin, dan analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif serta uji Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan bahwa persepsi pelaksana pendidikan terhadap pentingnya standarisasi mutu layanan PAUDQu berada dalam kategori tinggi. Skor tertinggi terdapat pada item yang berkaitan dengan kebutuhan pedoman pembelajaran dan jaminan mutu. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,883, menandakan instrumen sangat reliabel. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam persepsi berdasarkan status jabatan dan usia, sedangkan lama mengajar tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kesimpulannya, pelaksana pendidikan PAUDQu memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya standarisasi mutu. Temuan ini menekankan perlunya penyusunan kebijakan mutu yang mempertimbangkan latar belakang pelaksana pendidikan agar dapat diterapkan secara efektif dan berkelanjutan.
Nada dan Kata yang Merangkul: Bahasa Inklusif dalam Lagu PAUD Hayati, Miratul
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.21362

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi bahasa inklusif dalam lirik lagu anak yang digunakan di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Lagu anak merupakan media pembelajaran yang penting dalam membentuk sikap sosial dan karakter anak sejak dini. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik analisis tematik, penelitian ini mengkaji konten lirik dari sejumlah lagu anak populer yang digunakan secara luas di lingkungan PAUD. Lima tema utama yang diidentifikasi dalam analisis meliputi: keberagaman fisik dan budaya, kesetaraan dalam aktivitas, penerimaan terhadap anak berkebutuhan khusus, penggunaan bahasa positif dan ramah, serta pesan anti-diskriminasi dan anti-stereotip. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian lagu telah mengandung nilai-nilai inklusif, namun masih terdapat kekurangan dalam representasi eksplisit terhadap keberagaman dan penerimaan sosial. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan lagu anak yang secara sadar mengintegrasikan bahasa inklusif, serta pelatihan guru PAUD dalam memilih dan menggunakan lagu sebagai strategi membangun lingkungan belajar yang adil, empatik, dan ramah anak.
Strategi Orang Tua Dalam Membentuk Pendidikan Karakter Anak Yang Positif Sejak Dini leky, rozah leky; Bahiroh, Siti
AWLADY : Jurnal Pendidikan Anak Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Jurusan PIAUD UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/awlady.v11i2.21684

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini bertolak dari belum optimalnya peran orangtua dalam membentuk karakter anak di tengah gempuran transformasi zaman, seperti pengaruh teknologi dan lemahnya role model. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi orangtua dalam membentuk pendidikan karakter anak usia dini, dengan fokus pada komunikasi terbuka, pola asuh yang tepat, disiplin, dan memberi contoh yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada satu orangtua yang memiliki anak usia 2-7 tahun, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan orangtua menerapkan strategi belajar otodidak melalui media digital, menanamkan nilai tanggung jawab dan sopan santun sejak dini, membatasi screen time, dan menjadi role model melalui perilaku sehari-hari. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya kesadaran orangtua sebagai pendidik pertama dalam menanamkan nilai moral dan karakter positif yang berdampak pada pembentukan kepribadian anak yang lebih disiplin, mandiri, dan beretika sejak dini.

Page 1 of 1 | Total Record : 8