cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Dinamika Pendidikan
ISSN : 14104695     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JDP (Journal of Dynamics of Education), a journal with registered number p-ISSN : 1410-4695 is a scientific journal which published by Faculty of Teaching and Education Christian University that covered about teaching discussion area. The aims of JDP is to disseminate the conceptual thoughts and ideas or research results that have been achieved in the area of education.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 3 (2017): NOVEMBER" : 7 Documents clear
CURCUMA XANTHORRHIZA ROXB. (PEMANFAATAN DAN BIOAKTIVITASNYA) Marina Silalahi
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2017): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51212/jdp.v10i3.631

Abstract

ABSTRACTCurcuma xanthorrhiza Roxb have been long time used by human as medicine and spices. This article aims to explain the uses and biological activitie of Curcuma xanthorrhiza. This paper is based on literature offline and online media. Off line literatures based on handbooks, dissertations and thesis. Web, Scopus, Pubmed, Journal, and other online media to supplement used in this article. Curcuma xanthorrhiza have been used as medicine for various purposes such as ulcer, stomachache, malnutrtions, diabetes mellitus. Curcuma xanthorrhiza have bioactivites as anti-inflammatory, wound, cholesterol, anti carsinogenic, antioxidant, anti diabetic, antibacterial, antifungal, phytoestrogenic, and neuroprotective.Keywords: Curcuma xanthorrhiza, antimicrobaa, antioxidant, diabetes mellitus ABSTRAKCurcuma xanthorrhiza Roxb telah lama digunakan manusia sebagai obat maupun bumbu masak. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan menfaat dan bioaktivitas dari Curcuma xanthorrhiza. Penulisan artikel ini didasarkan atas kajian literatur online maupun offline. Data offline berupa buku, jurnal, tesis maupun tulisan ilmiah lainnya. Sumber online berupa Web, Scopus, Pubmed, Jurnal, dan artikel ilmiah lainnya. Curcuma xanthorrhiza digunakan sebagai obat untuk mengatasi penyakit ulcer, sakit perut, diabetes mellitus. Berdasarkan kajian bioactivitasnya, Curcuma xanthorrhiza bersifat sebagai anti-inflammatory, obat luka, kolesterol, anti kanker, antioksidan, anti diabetik, anti bakteria, anti jamur, phytoestrogenic, dan neuroprotective.Kata kunci: Curcuma xanthorrhiza, antimikroba, antioksidan, diabetes mellitus
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN KATA KETERANGAN PENGULANGAN 再 ZÀI DAN 又 YÒU DALAM BAHASA MANDARIN PADA MAHASISWA SEMESTER IV PRODI PENDIDIKAN BAHASA MANDARIN UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA Alrizni Nadia Febritianti
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2017): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51212/jdp.v10i3.636

Abstract

ABSTRACTThis paper analyzed the misuse of adverb repetition in words 再 zài and 又 yòu done by Second Year Student of Chinese Language Education Study at Christian University of Indonesia (UKI). Furthermore, this paper also shows the types of errors in using words 再 zài and 又 yòu and the factors that can trigger the misuse. This study use data from questionnaire that was voluntarily filled by fifteen participants of UKI college students.This study showed that the most common mistake often made by student were caused by the lack understanding of 再 zài and 又 yòu usage in a sentence. Most of the students have studied the usage of word 再 zài and 又 yòu but fail to implement it in a correct statement. As a result of this study, it is suggested for all second year students to be active in practicing adverb 再 zài and 又 yòu in a sentence. Moreover, every teacher is expected to help students in improving the use of adverb 再 zài and 又 yòu.Key Words: Chinese Language, Language Error, 再 zài and 又 yòu ABSTRAKTulisan ini membahas tentang kesalahan penggunaan kata keterangan pengulangan再zài dan又yòu dalam Bahasa Mandarin pada mahasiswa tingkat II prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Universitas Kristen Indonesia. Selain itu dibahas juga jenis-jenis kesalahan penggunaan kata pengulangan再zài dan又yòu dan faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya kesalahan. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dari kuisioner yang telah diisi oleh 15 orang mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kesalahan yang banyak terjadi adalah mahasiswa kurang memahami penggunaan kata又yòu. Faktor utama penyebab kesalahannya adalah mahasiswa yang bersangkutan sudah pernah belajar tetapi masih tidak memahami cara penggunaan kata keterangan再zài dan又yòu dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar mahasiswa dibantu oleh pengajar untuk lebih meningkatkan pembelajaran tentang kata keterangan pengulangan再zài dan又 agar pemahaman mahasiswa bisa lebih baik.Kata Kunci: Bahasa Mandarin, Kesalahan, Kata 再 zài dan 又 yòu.
PLAYING SIMPLE GRAMMAR GAME AS AN ALTERNATIVE WAY TO HELP PRIMARY SCHOOL STUDENTS IMPROVE THEIR GRAMMAR Hendrikus Male
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2017): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51212/jdp.v10i3.632

Abstract

ABSTRACTThis paper explores the teaching of grammar to foreign young learners. It is aimed at giving some insight to teachers specifically to private English teachers encompassing primary young learner, simple grammar game, and teaching grammar to young learner. This article also provides information of how to conduct simple grammar game in EFL class. Although it is still debatable concerning the teaching of grammar to young learners, teachers should provide fun and interesting activities to teaching it to their pupils. Therefore, it is crucial as the English teacher in teaching grammar to young learners in order to help them recognize adequate number of basic knowledge or language skills in their level. In order to bridge the gap, simple grammar game could be used as a natural way to help and lead them to the understanding of the grammar that they may put and make use of it into their real life context in learning English.Keywords: Grammar, Primary Young Learners, Language Skills ABSTRAKMakalah ini membahas pengajaran tatabahasa Inggris kepada anak-anak Sekolah Dasar dengan tujuan untuk memberikan masukan kepada para guru khususnya untuk guru bahasa Inggris yang mencakupanak-anak Sekolah Dasar, permainan tatabahasa sederhana, dan tata bahasa pengajaran dalam anak-anak Sekolah Dasar. Artikel inijuga memberikan informasi bagaimana cara menjalankan permainan tatabahasa sederhana di kelas bahasa Inggris. Meski masih bisa diperdebatkan mengenai pengajaran tatabahasa kepada anak-anak Sekolah Dasar, guru diharapkan untuk memberikan kegiatan yang menyenangkan dan menarik untuk mengajarkannya kepada murid-muridnya. Oleh karena itu, sangat penting bagi guru bahasa Inggris dalam mengajarkan tatabahasa kepada anak-anak Sekolah Dasar sehingga membantu siswa/i dalam mengenali pengetahuan dasar atau kemampuan bahasa yang memadai ditingkat mereka. Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, permainan tatabahasa dapat digunakan sebagai salah satu cara alami untuk membantu dan mengarahkan anak-anak Sekolah Dasar dalam memahami tata bahasa yang mungkin dapat dimasukkan dan gunakan ke dalam konteks kehidupan nyata mereka dalam mempelajari bahasa Inggris.Kata Kunci: Permainan Tatabahasa, anak-anak Sekolah Dasar,Pengetahuan Dasar
PENGARUH EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN GURU PAK TERHADAP PENINGKATAN NILAI AFEKTIF SISWA KASUS: SMP NEGERI 1 PEMATANGSIANTAR Bangun Munte
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2017): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51212/jdp.v10i3.633

Abstract

ABSTRACTIn learning process the teacher is not consequent on time and using appropriate teaching media. This research intends to find out the extend “Effectiveness of Teacher Christian Education Teaching on Improving Affective Value on Students at SMP Negeri 1 Pematangsiantar”. in collecting data, the researcher gave questionnaires for 45 (fourty five) students as sample. This research applied descriptive quantitative method then in analyzing data hypothesis research and correlation of product moment pearson by giving questionnaires for variable X (the effectiveness Teaching of a Christian Education Teacher) and Variable Y (Students’ Affective Value). The research finding showed that Correlation (r) was 0,57 with determination test was 32,49%. To find out whether sifnificant or not the correlation coefficient on the real truth = 0,05 so “t” test was done by the criteria, if thitung which was gained higher (>) than ttabel on significant frequency 1 – 0,05 with dk = n – 2 so the hypothesis was accepted and Ha was rejected. The calculation found that thitung > ttabel ( 3,35 > 1,68 ) so the hypothesis was accepted. It means that there was effect of effectiveness teaching of Christian Education Teacher on Improving Students’ Affective Value at SMP Negeri 1 Pematangsiantar.Key Words: Effectiveness Teaching, Students’ Affective Value ABSTRAKDalam pelaksanaan proses pembelajaran guru kurang konsekuen terhadap waktu dan kurangnya menggunakan media pembelajaran yang baik.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sejuahmana “Pengaruh Efektifitas Pembelajaran Guru PAK terhadap Peningkatan Nilai Afektif Siswa di SMP Negeri 1 Pematangsiantar. Untuk mendapatkan data peneliti memberikan test kepada sampel sebanyak 45 orang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, sedangkan analisis data yang dilakukan dalam penelitian hipotesis adalah korelasi product moment pearson dengan alat pengumpulan data adalah angket untuk Variabel X (pengaruh efektifitas pembelajaran guru PAK) dan Variabel Y (Nilai afektif siswa). Dari hasil pengujian diperoleh pengujian korelasi (r) 0,57 dengan uji determinasi sebesar 32,49% dan untuk mengetahui signifikan tidaknya koefisien korelasi pada taraf nyata = 0,05 maka diadakan uji “t” dengan kriteria pengujian jika thitung yang didapat dari perhitungan lebih besar (>) dari ttabel pada taraf signifikan 1 – 0,05 dengan dk = n – 2 maka hipotesis diterima dan dalam hal lain ditolak. Dari hasil pengujian diperoleh thitung > ttabel ( 3,35 > 1,68 ), maka hipotesis diterima. Dengan demikian dapat dikemukakan Berpengaruh yang berarti antara. Pengaruh Upaya Efektifitas Pembelajaran Guru PAK terhadap Peningkatan Nilai Afektif Siswa di SMP Negeri 1 Pematangsiantar.Kata Kunci: Efektifitas Pembelajaran, Nilai Afeksi siswa
PENDIDIKAN UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Familia Novita Simanjuntak
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2017): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51212/jdp.v10i3.634

Abstract

ABSTRACTSustainable development urges to merge the three complex dimensions: global economy, global society and physically earth environment. Sachs (2015) states that sustainable development is the expert effort to comprehend the world and the method to solve the crowded earth issues by the global population growth that nine times increase than the first industry era. Education is one of fatal element for sustainable development phase especially for the human (society) development. Human development becomes the main core of invesment for economy development because it is prepared for the youngst as the next generation to develop economic improvement individually for their family and also for their community (include for the State’s development interest). Marshall, Hine and East (2017) studied about the education which develop the autonomous motivation to support individu execute the pro-environmental behaviors (PEBs). This autonomous motivation will establish the environmental attitude and personality in decision making and action of sustainable environment protection and preservation.Keywords: sustainable development, education, pro-environmental behaviors ABSTRAKPembangunan berkelanjutan berupaya untuk mengkaitkan tiga sistem yang rumit yaitu sistem ekonomi dunia, sistem sosial dunia dan lingkungan fisik bumi. Sachs (2015) menyatakan bahwa pembangunan berkelanjutan menjadi cara para pakar untuk memahami dunia dan sebuah metode untuk menyelesaikan permasalahan dunia yang berawal dari sesaknya bumi akibat pertumbuhan penduduk dunia yang sudah mencapai sembilan kali lebih banyak dari populasi manusia yang hidup pada jaman dimulainya revolusi industri. Pendidikan adalah salah satu komponen yang penting dalam proses pembangunan berkelanjutan terutama pembangunan yang terkait manusia (sosial). Pembangunan manusia menjadi bagian vital dari investasi yang dibutuhkan dalam pembangunan ekonomi karena merupakan jalur investasi yang disiapkan untuk anak-anak sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan perbaikan ekonomi baik secara individu bagi keluarganya maupun secara berkelompok bagi komunitasnya (termasuk kepentingan pembangunan di Negaranya). Penelitian Marshall, Hine and East (2017) menyatakan bahwa pendidikan dapat membentuk dorongan dari dalam setiap individu untuk melakukan perilaku pro lingkungan hidup (pro-environmental behaviours). Dorongan dari dalam individu ini secara otonomi membentuk watak dan karakter yang ramah lingkungan untuk membuat keputusan dan bertindak yang melindungi dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.Kata kunci: pembangunan berkelanjutan, pendidikan, pro-environmental beharviors
HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG PROFESI FISIOTERAPI DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA AKADEMI FISIOTERAPI UKI Maksimus Bisa
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2017): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51212/jdp.v10i3.630

Abstract

ABSTRACTThis study is descriptive analitik, aims to describe the relationship of perceptions about the physiotherapy profession with the motivation to learn students of the Academy of Physiotherapy UKI. Data collection through questionnaires to students of Physiotherapy Academy UKI level 1, 2, and 3 with a sample of 53 students, then give a score of each statement of questionnaire.The result of correlation analysis shows that p = 0,584> α (0,05) ho is accepted, so there is no significant relationship between the two variables. To measure the closeness and intensity of the relationship between the two variables, test of correlation coefficient and simple linear regression. The result of correlation coefficient test (r) obtained by -0,077, lies below the value of -0.30 (very weak) thus can be said there is no relation between perception about physiotherapy profession with motivation learn student Akfis UKI. Result of linear regression analysis obtained equation: Y = 73,52 + (-0,088) X. This means that every 1 point decrease of perception value will influence motivation value equal to 0,088 times.Keywords: Perception, motivation, physiotherapy profession, and learning achievement. ABSTRAKPenelitian ini bersifat deskriptif analitik, bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan persepsi tentang profesi fisioterapi dengan motivasi belajar siswa Akademi Fisioterapi UKI. Pengumpulan data melalui kuesioner kepada siswa Fisioterapi Academy UKI tingkat 1, 2, dan 3 dengan sampel sebanyak 53 siswa, kemudian memberikan skor masing-masing kuesioner pernyataan. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa p = 0,584> α (0,05) ho diterima, sehingga tidak ada hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut. Untuk mengukur kedekatan dan intensitas hubungan antara kedua variabel tersebut, uji koefisien korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil uji koefisien korelasi (r) diperoleh sebesar -0,077, berada di bawah nilai -0,30 (sangat lemah) sehingga dapat dikatakan tidak ada hubungan antara persepsi tentang profesi fisioterapi dengan motivasi belajar siswa Akfis UKI. Hasil analisis regresi linier diperoleh persamaan: Y = 73,52 + (-0,088) X. Artinya setiap 1 titik penurunan nilai persepsi akan mempengaruhi nilai motivasi sebesar 0,088 kali.Kata kunci: Persepsi, motivasi, profesi fisioterapi, dan prestasi belajar.
PHILOSOPHICAL LINGUISTIC RELATIVITY: SEBUAH KAJIAN TENTANG POKOK PIKIRAN FILSAFAT RELATIVISME BAHASA Luh Angelianawati
Jurnal Dinamika Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2017): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51212/jdp.v10i3.635

Abstract

ABSTRAKRelativisme adalah kebalikan dari rasionalisme. Dalam kasus ini, teori relativitas bahasa merupakan bagian dari filsafat relativisme. Filsafat ini memandang bahwa bahasa bukanlah sebuah entitas yang statis atau mutlak. Bahasa diyakini dapat mempengaruhi pikiran. Budaya, melalui bahasa, mempengaruhi cara berfikir individu dan bagaimana mereka melihat dunia atau realitas. Konsep dasar dari filsafat ini adalah bahwa bahasa mempengaruhi pikiran, Bahasa bersifat istimewa atau unik, dan bahwa bahasa dan budaya bersifat relatif. Masing-masing konsep memiliki kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Relativisme berimbas pada berbagai aspek kehidupan manusia, khususnya pendidikan. Hal tersebut membawa implikasi pada pendidikan secara umum, dan pembelajaran bahasa, moralitas, pragmatisme dan kurikulum secara khusus, jika dilihat dari sudut pandang pendidikan.Kata Kunci: Relativisme, bahasa, filsafat, relativitas bahasa ABSTRACTRelativism is an antithesis of rationalism. In this case, linguistic relativity belongs to relativism. It views that language is not a static entity. Language is believed influencing thought. Culture, through language, influence the individuals’ ways of thinking and how they view the world or realities. The basic concepts of this philosophy are that language dictates thought, language is idiosyncratic or unique, and that language and culture are relative. Each concept has its strengths, weakness, opportunities and threats. Relativism imposes on the various aspects of human life, particularly education. It brings implications on education in general, and on language learning, morality, pragmatism, and curriculum specifically, when it is seen from education point of view.Keywords: Relativism, language, philosophy, linguistic relativity

Page 1 of 1 | Total Record : 7