Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi
Komuniti : Jurnal Komuniti is a scientific journal that publishes scientific research papers/articles or reviews in the field of Communication and Media. The scope of this journal includes communication as social science, mass communication, technology communication, communication and networking, media and communication.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Volume 10, No. 1, Maret 2018"
:
12 Documents
clear
Social Media, Cyber Hate, and Racism
Amin, Khoirul;
Alfarauqi, Mohamad Dziqie Aulia;
Khatimah, Khusnul
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5613
In the era of information technology, the power of social media such as Facebook, Twitter, Instagram and other products of digital technology have led to dramatic changes to the social life of people in a pluralistic Indonesia. The establishment of a digital public space that can accommodate all entities, classes, or social communities to communicate freely, without limit and open up greater opportunities for the achievement of goals in accordance with the interests, both on the basis of political goals, economic, cultural, trust and ethnic , also helped to increase the potential for social conflicts with more complex backgrounds. One of them is the widespread of racism in social media against ethnic of minorities as it occurred during the 2017 Jakarta governor election involving Basuki Tjahaya Purnama, a candidate of the ethnic of Chinese-Indonesian. This paper seeks to explore the contribution of social media as a medium for spreading the hate of speech and racism and the factors that cause it. This article finds that; firstly, the development of information technology and freedom gained by every user in managing social media member space for racism group in Indonesia utilizes the progress of information technology as medium in spreading hatred and racism in Cyber space. Secondly, the existence of hate speech and racism in social media cannot be separated from socio-political situation in society.
MEDIA SOSIAL BARU DAN MUNCULNYA BRAGGADOCIAN BEHAVIOR DI MASYARAKAT
Nurudin, Nurudin
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5335
Beberapa alasan mengapa penelitian ini perlu dilakukan antara lain; (1) perkembangan teknologi mengubah perilaku masyarakat, (2) media sosial menjadi  faktor pendorong munculnya braggadocian behavior (orang yang aktif di media sosial dengan gaya narsis, update status, sebar link agar dianggap keren), (3) munculnya dampak positif dan negatif berkaitan dengan pemanfaatan dan dampaknya.Penelitian ini punya rumusan masalah adalah Bagaimana media sosial baru memengaruhi munculnya braggadocian behavior di masyarakat?  Pendekatan penelitiannya adalah kualitatif. Satuan analisisnya adalah individu dengan satuan pengamatan adalah konsekuensi praktik dalam media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Subjek penelitian ini adalah reporter tetap Bestari. Sementara itu, analisis data yang dilakukan dengan analisis interaktif model Miles dan Huberman.Kesimpulan yang dihasilkan antara lain; (1) media sosial telah mengubah sikap dan perilaku masyarakat, (2) media sosial adalah dunia kepura-puraan yang tidak semua masyarakat memahaminya, (3) masyarakat memanfaatkan media sosial untuk personal branding (4) media sosial telah nyata menciptakan sebuah kebohongan di masyarakat dan itu terus dilanggengkan dan dilakukan oleh para penggunanya.
PERAN PUBLIC RELATION DALAM PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DI CSB MALL, CIREBON
Ri'aeni, Ida
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5279
Tanggung jawab sosial perusahaan atau yang lebih dikenal dengan corporate social responsibility (CSR) merupakan salah satu tindakan nyata yang dilakukan perusahaan yang sesungguhnya memiliki peran dan dampak yang luas bagi perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan lingkungan sekitar maupun diluar perusahaan tersebut. Pada aktivitas CSR di CSB Mall tidak terdapat divisi khusus dalam melaksanakan kegiatan Public relations (PR), namun aktivitas PR dilaksanakan oleh bagian pemasaran. Sehingga aktivitas public relations di CSB Mall bisa dilakukan oleh setiap pemimpin maupun karyawan. Pihak CSB Mall telah melakukan fungsi public relations yang telah ditentukan oleh PRSA yang meliputi community relations, employee relations, publicity, media relations, goverment affairs, dan special event. Bidang kegiatan CSR adalah dalam kegiatan agama, sosial dan pendidikan.
Pembelaan pada Persebaya dan Glorifikasi Bonek dalam Pemberitaan Jawa Pos tentang Konflik Persebaya dan PSSI
Junaedi, Fajar;
Nugroho, Heru;
Wahyono, Sugeng Bayu
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5941
Relasi olahraga dan media telah menjadi isu yang signifikan, meskipun jurnalismeolahraga sering disebut sebagai jurnalisme mainan karena sifatnya yang tidak seriusdibandingkan dengan jurnalisme politik dan ekonomi. Namun demikian, olahragabukan sekadar apa yang terjadi di arena olahraga, namun berkelindan dengan beragamaspek lain, mulai dari ekonomi, politik dan sosial. Konflik yang terjadi antaraPersebaya dan PSSI sepanjang tahun 2009 sampai dengan 2017 membuktikan bahwaolahraga bukan hanya apa yang terjadi di lapangan hijau namun berkelindan denganaspek politik. Oleh Jawa Pos, berita tentang konflik Persebaya dan PSSI tidak lagidikemas dalam jurnalisme mainan, namun ditempatkan di halaman muka yangbiasanya diisi berita politik dan ekonomi. Di sekitar pelaksanaan Kongres PSSI padatahun 2016 dan 2017, Jawa Pos secara massif mengalokasikan halaman korannyauntuk memberitakan tentang Persebaya dan Bonek yang memperjuangkan pengakuankembali Persebaya oleh PSSI. Jawa Pos dalam berbagai pemberitaannya secaraeksplisit membingkai keberpihakan kepada Persebaya dan sekaligus membingkaiBonek sebagai fans yang memiliki loyalitas dan militansi tinggi dalam membelaPersebaya. Bonek dalam pemberitaan Jawa Pos mengenai konflik Persebaya dan PSSIdiglorifikasi sebagai pahlawan yang memperjuangkan Persebaya. Keberpihakan JawaPos pada Persebaya dan Bonek berujung pada pembelian saham PT PersebayaIndonesia oleh PT Jawa Pos Sportindo, sebuah perusahaan yang menjadi bagian darikonglomerasi Jawa Pos.
Gender Equality in Media Television (Semiotics Analysis of Fair and Lovely Advertisement Issue of Marriage or Master Degree)
Dwita, Desliana
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5316
In many developing countries, most of television advertisements portray a general perception of patriarchy where men take decision for women and no place for gender equality. This work describes an analysis on a courageous ?Fair and Lovely? advertisement in Indonesia that conveys the message of gender equality. A semiotics analysis, qualitative?interpretative method, was used to analysis the signs related to gender equality messages in the episode about choosing between marriage and master degree. It is found that a women was pictured as someone who is confident, expressed bold opinions, like to discuss and exchange ideas, firm and straight forward in speaking, and wise in making a decision. In general, the visual signs used in the ?Fair and Lovely? advertisement convey a message that women should be equal with men especially in education and careers.??????????? Keywords :Advertisement, Gender Equality, Semiotic Analysis Roland Barthes.
Respon Pemerintah pada Aksi Damai 411 dan 212 : Analisis Isi Harian Kompas Edisi November 2016 – Desember 2016
Wijayanto, Teta Dian
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5477
Penelitian ini berlatar belakang dari fenomena pergerakan sosial yang dilakukan oleh umat muslim pada 4 November 2016 dan 2 Desember 2016 di Indonesia. Pergerakan sosial tersebut terjadi karena bentuk protes dari umat muslim terhadap proses kasus penistaan agama salah satu pemimpin daerah. Adanya pergerakan sosial bernuansa unjuk rasa membuat pemerintah secara tidak langsung menjadi sorotan dan memicu adanya krisis terutama dalam hal reputasi karena Pemerintah dan jajarannya yang bertanggung jawab atas proses hukum yang sedang berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan tipe kuantitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan adalah berita-berita tentang pergerakan aksi damai 411 dan 212 pada Surat Kabar Harian Kompas Edisi bulan November hingga Desember tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan pemerintah memiliki kecenderungan untuk mengurangi dampak negatif dari adanya fenomena aksi damai. Pemberitaan tentang pengurangan dampak efek krisis oleh pemerintah lebih dominan.
PERAN PUBLIC RELATION DALAM PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DI CSB MALL, CIREBON
Ida Ri'aeni
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5279
Tanggung jawab sosial perusahaan atau yang lebih dikenal dengan corporate social responsibility (CSR) merupakan salah satu tindakan nyata yang dilakukan perusahaan yang sesungguhnya memiliki peran dan dampak yang luas bagi perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan lingkungan sekitar maupun diluar perusahaan tersebut. Pada aktivitas CSR di CSB Mall tidak terdapat divisi khusus dalam melaksanakan kegiatan Public relations (PR), namun aktivitas PR dilaksanakan oleh bagian pemasaran. Sehingga aktivitas public relations di CSB Mall bisa dilakukan oleh setiap pemimpin maupun karyawan. Pihak CSB Mall telah melakukan fungsi public relations yang telah ditentukan oleh PRSA yang meliputi community relations, employee relations, publicity, media relations, goverment affairs, dan special event. Bidang kegiatan CSR adalah dalam kegiatan agama, sosial dan pendidikan.
Pembelaan pada Persebaya dan Glorifikasi Bonek dalam Pemberitaan Jawa Pos tentang Konflik Persebaya dan PSSI
Fajar Junaedi;
Heru Nugroho;
Sugeng Bayu Wahyono
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5941
Relasi olahraga dan media telah menjadi isu yang signifikan, meskipun jurnalismeolahraga sering disebut sebagai jurnalisme mainan karena sifatnya yang tidak seriusdibandingkan dengan jurnalisme politik dan ekonomi. Namun demikian, olahragabukan sekadar apa yang terjadi di arena olahraga, namun berkelindan dengan beragamaspek lain, mulai dari ekonomi, politik dan sosial. Konflik yang terjadi antaraPersebaya dan PSSI sepanjang tahun 2009 sampai dengan 2017 membuktikan bahwaolahraga bukan hanya apa yang terjadi di lapangan hijau namun berkelindan denganaspek politik. Oleh Jawa Pos, berita tentang konflik Persebaya dan PSSI tidak lagidikemas dalam jurnalisme mainan, namun ditempatkan di halaman muka yangbiasanya diisi berita politik dan ekonomi. Di sekitar pelaksanaan Kongres PSSI padatahun 2016 dan 2017, Jawa Pos secara massif mengalokasikan halaman korannyauntuk memberitakan tentang Persebaya dan Bonek yang memperjuangkan pengakuankembali Persebaya oleh PSSI. Jawa Pos dalam berbagai pemberitaannya secaraeksplisit membingkai keberpihakan kepada Persebaya dan sekaligus membingkaiBonek sebagai fans yang memiliki loyalitas dan militansi tinggi dalam membelaPersebaya. Bonek dalam pemberitaan Jawa Pos mengenai konflik Persebaya dan PSSIdiglorifikasi sebagai pahlawan yang memperjuangkan Persebaya. Keberpihakan JawaPos pada Persebaya dan Bonek berujung pada pembelian saham PT PersebayaIndonesia oleh PT Jawa Pos Sportindo, sebuah perusahaan yang menjadi bagian darikonglomerasi Jawa Pos.
Gender Equality in Media Television (Semiotics Analysis of Fair and Lovely Advertisement Issue of Marriage or Master Degree)
Desliana Dwita
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5316
In many developing countries, most of television advertisements portray a general perception of patriarchy where men take decision for women and no place for gender equality. This work describes an analysis on a courageous “Fair and Lovely” advertisement in Indonesia that conveys the message of gender equality. A semiotics analysis, qualitative–interpretative method, was used to analysis the signs related to gender equality messages in the episode about choosing between marriage and master degree. It is found that a women was pictured as someone who is confident, expressed bold opinions, like to discuss and exchange ideas, firm and straight forward in speaking, and wise in making a decision. In general, the visual signs used in the “Fair and Lovely” advertisement convey a message that women should be equal with men especially in education and careers. Keywords :Advertisement, Gender Equality, Semiotic Analysis Roland Barthes.
Respon Pemerintah pada Aksi Damai 411 dan 212 : Analisis Isi Harian Kompas Edisi November 2016 – Desember 2016
Teta Dian Wijayanto
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5477
Penelitian ini berlatar belakang dari fenomena pergerakan sosial yang dilakukan oleh umat muslim pada 4 November 2016 dan 2 Desember 2016 di Indonesia. Pergerakan sosial tersebut terjadi karena bentuk protes dari umat muslim terhadap proses kasus penistaan agama salah satu pemimpin daerah. Adanya pergerakan sosial bernuansa unjuk rasa membuat pemerintah secara tidak langsung menjadi sorotan dan memicu adanya krisis terutama dalam hal reputasi karena Pemerintah dan jajarannya yang bertanggung jawab atas proses hukum yang sedang berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan tipe kuantitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan adalah berita-berita tentang pergerakan aksi damai 411 dan 212 pada Surat Kabar Harian Kompas Edisi bulan November hingga Desember tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan pemerintah memiliki kecenderungan untuk mengurangi dampak negatif dari adanya fenomena aksi damai. Pemberitaan tentang pengurangan dampak efek krisis oleh pemerintah lebih dominan.