cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi
ISSN : 2087085X     EISSN : 25495623     DOI : -
Core Subject : Social,
Komuniti : Jurnal Komuniti is a scientific journal that publishes scientific research papers/articles or reviews in the field of Communication and Media. The scope of this journal includes communication as social science, mass communication, technology communication, communication and networking, media and communication.
Arjuna Subject : -
Articles 234 Documents
[RETRAKSI] DINAMIKA PRAKTIK JURNALISME WARGA MELALUI MEDIA BARU Ananda Dwitha Yuniar
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 11 No.1, Maret 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v10i3.6272

Abstract

Artikel dengan judul "DINAMIKA PRAKTIK JURNALISME WARGA MELALUI MEDIA BARU" ditarik dari publikasi di Volume 11, No.1 Tahun 2019 karena materi artikel ini sudah diterbitkan melalui Jurnal Nomosleca Vol. 4, No. 2 Tahun 2018 dengan judul "CITIZEN MOVE TO JOURNALIST? DINAMIKA PRAKTIK JURNALISME WARGA MELALUI MEDIA BARU" yang diunggah secara daring melalui laman http://jurnal.unmer.ac.id/index.php/n/article/view/2545
Strategi Komunikasi Radio Suara Salatiga Dalam Upaya Mendapatkan Loyalitas Pendengar Di Era Digital (Studi Konvergensi Media Dengan Pendekatan Budaya Lokal) Haniel Setiawan; Rini Darmastuti
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 13, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v13i2.14089

Abstract

Radio merupakan salah satu media massa yang populer untuk penyampaian informasi dari masa ke masa, termasuk dalam era digitalisasi pada saat ini. Hal ini disebabkan karena radio memiliki tiga kekuatan yang tidak dimiliki oleh media lain, yaitu mobilitas tinggi, realitas, dan kesegaran, termasuk dalam era digitalisasi pada saat ini. Kekuatan inilah yang membuat radio tidak ditinggalkan oleh pendengarnya, termasuk Radio Suara Salatiga. Berdasarkan latar belakang diatas, tulisan ini memiliki tujuan untuk strategi komunikasi yang lakukan radio Suara Salatiga dalam era digitalisasi untuk mempertahankan loyalitas pendengar. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, ada 3 hasil yang diperoleh dari tulisan yang dijelaskan pada artikel ini. Yang pertama, dalam menghadari era digital, radio Suara Salatiga melakukan konvergensi media melalui siaran streaming serta dengan menggunakan media sosial seperti Facebook, Website dan Instagram. Kedua, Loyalitas dengan pendengar dilakukan melalui  jumpa pendengar, menyapa pendengar setia, serta memberian perhatian kepada komunitas pendengar. Ketiga, strategi komunikasi dilakukan dengan perencanaan yang dimulai dengan riset sampai dengan evaluasi
sebuah review singkat terhadap emulasi CeLlular Automata pada mesin turing Hernawan Sulistyanto
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VI, No. 2, September 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v6i2.2957

Abstract

Mesin-mesin Turing adalah suatu jenis abstraksi dari komputasi dan merupakan pemodelan yang sangat sederhana dari komputer. Mesin Turing sebagai model komputasi teoritis berfungsi sebagai model ideal untuk melakukan ilustrasi perhitungan/komputasi matematis. Meskipun model ideal ini diperkenalkan sebelum komputer nyata dibangun, model ini tetap diterima kalangan ilmu komputer sebagai model komputer yang sesuai untuk menentukan apakah suatu fungsi dapat diselesaikan oleh komputer atau tidak (menentukan computable function). Universalitas komputasi adalah kemampuan dari sebuah mesin atau program untuk menghitung iterasi dari mesin atau program lain. Oleh karena bukti yang ada dari universalitas komputasi hanya berkaitan dengan Mesin Turing yang asli, maka pembuktian universalitas komputasional bagi programprogram yang lain dapat dilaksanakan melalui emulasi. Emulasi berarti bahwa serangkaian iterasi dalam suatu program akan menghasilkan suatu representasi yang setara (equivalent) dengan setiap langkah komputasi dari program yang ditiru. Pada artikel ini akan dipaparkan secara singkat pengemulasian sebuah Celullar Automata terhadap Mesin Turing. Celullar Automata adalah sebuah model komputasi terdesentralisasi yang menyediakan sebuah platform yang mangkus bagi pelaksanaan suatu komputasi yang lebih komplek.
Pembelaan pada Persebaya dan Glorifikasi Bonek dalam Pemberitaan Jawa Pos tentang Konflik Persebaya dan PSSI Fajar Junaedi; Heru Nugroho; Sugeng Bayu Wahyono
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5941

Abstract

Relasi olahraga dan media telah menjadi isu yang signifikan, meskipun jurnalismeolahraga sering disebut sebagai jurnalisme mainan karena sifatnya yang tidak seriusdibandingkan dengan jurnalisme politik dan ekonomi. Namun demikian, olahragabukan sekadar apa yang terjadi di arena olahraga, namun berkelindan dengan beragamaspek lain, mulai dari ekonomi, politik dan sosial. Konflik yang terjadi antaraPersebaya dan PSSI sepanjang tahun 2009 sampai dengan 2017 membuktikan bahwaolahraga bukan hanya apa yang terjadi di lapangan hijau namun berkelindan denganaspek politik. Oleh Jawa Pos, berita tentang konflik Persebaya dan PSSI tidak lagidikemas dalam jurnalisme mainan, namun ditempatkan di halaman muka yangbiasanya diisi berita politik dan ekonomi. Di sekitar pelaksanaan Kongres PSSI padatahun 2016 dan 2017, Jawa Pos secara massif mengalokasikan halaman korannyauntuk memberitakan tentang Persebaya dan Bonek yang memperjuangkan pengakuankembali Persebaya oleh PSSI. Jawa Pos dalam berbagai pemberitaannya secaraeksplisit membingkai keberpihakan kepada Persebaya dan sekaligus membingkaiBonek sebagai fans yang memiliki loyalitas dan militansi tinggi dalam membelaPersebaya. Bonek dalam pemberitaan Jawa Pos mengenai konflik Persebaya dan PSSIdiglorifikasi sebagai pahlawan yang memperjuangkan Persebaya. Keberpihakan JawaPos pada Persebaya dan Bonek berujung pada pembelian saham PT PersebayaIndonesia oleh PT Jawa Pos Sportindo, sebuah perusahaan yang menjadi bagian darikonglomerasi Jawa Pos.
Pengaruh Media Sosial TikTok terhadap Kreativitas Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta Angkatan 2019 Annisa Nurintha Fitri; Lestari Bunga Pertiwi; Marisa Puspita Sary
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 13, No. 1, Maret 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v13i1.13045

Abstract

Tiktok merupakan salah satu media social yang sedang viral dan memiliki daya tarik yang cukup baik, selain untuk mengekspresikan diri TikTok dapat digunakan sebagai media pengembangan kreativitas untuk itu peneliti tertarik untuk meneliti hal tersebut. Penelitian ini dibahas dengan menggunakan komunikasi persuasive dikaitkan dengan kognitif,afektif,dan konatif. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner secara daring kepada 45 responden mahasiswa Ilmu komunikasi UNJ. Teknik penarikan sampelnya purposive sampling. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa media social TikTok memiliki pengaruh terhadap pengembangan kreativitas mahasiswa. 
POLIGAMI DALAM FILM (ANALISIS RESEPSI AUDIENS TERHADAP ALASAN POLIGAMI DALAM FILM INDONESIA TAHUN 2006-2009) Rahmalia Dhamayanti
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2447

Abstract

Film Berbagi Suami (2006), Ayat-Ayat Cinta (2008), dan Perempuan Berkalung Sorban (2009) merupakan tiga film Indonesia yang menceritakan kehidupan poligami dengan alasan yang berbeda-beda. Ketiga film ini menceritakan bagaimana perempuan dan laki-laki memutuskan poligami karena alasan-alasan tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana resepsi audiens terhadap alasan poligami dalam ketiga film Indonesia tahun 2006-2009. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis resepsi. Analisis resepsi merupakan metode yang digunakan untuk mengkaji khalayak. Metode ini membandingkan antara wacana apa yang muncul di media dan di khalayak. Sehingga interpretasinya merujuk pada konteks kultural yang dimiliki khalayak dengan latar belakang yang berbeda-beda seperti agama, tingkat pendidikan dan status sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga informan dengan afiliasi agama Islam berada dalam posisi pembacaan dominant-hegemonic. Sedangkan tiga informan berlatar belakang agama Katolik pada posisi Oppositional. Meskipun keenam penonton berada pada posisi dominant-hegemonic dan Oppositional, namun di beberapa adegan juga ada informan yang berada pada posisi Negotiated.
Efek Penggunaan Keterkaitan Kata pada Algoritma Similaritas Semantik Terhadap Kinerja Proses Klasifikasi Teks dengan K-Nearest Neighbour Husni Thamrin
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VI, No. 2, September 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v6i2.2948

Abstract

Klasifikasi teks merupakan proses untuk mengelompokkan dokumen teks ke kelas-kelas yang telah ada. Metode k-nearest neighbour dapat digunakan dalam proses klasifikasi teks yang mengandalkan hasil perhitungan  similaritas semantik untuk menentukan skor jarak/kedekatan antar dokumen teks. Perhitungan similaritasdua dokumen tidak hanya dipengaruhi oleh kesamaan kata-kata yang terkandung dalam dokumen, namun dipengaruhi juga oleh faktor keterkaitan kata di antara kedua dokumen. Tulisan ini membandingkan kinerja proses klasifikasi yang menerapkan fungsi kosinus tanpa memperhitungkan keterkaitan kata dan fungsi Dice yang memperhitungkan keterkaitan kata dengan Google bi-gram. Metode klasifikasi yang diuji adalah k-nearest neighbour. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penambahan faktor Google bi-gram pada fungsi Dice meningkatkan skor similaritas dua dokumen dan meningkatkan kinerja proses klasifikasi. Algoritma tanpa penambahan keterkaitan kata menghasilkan nilai F-Measure sebesar 0.648, sedangkan dengan penambahanfaktor keterkaitan kata diperoleh F-Measuer sebesar 0.759.
Agama dan Media Diskursus LGBT dalam Opini SKH Republika Suranto Aw; Dyna Herlina S; Benni Setiawan
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 9 No 2, September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v9i2.4294

Abstract

SKH Republika menurunkan banyak tulisan mengenai isu lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) selama kurun waktu 24 Januari – 31 Maret 2016. Pertanyaan penelitian yang diajukan : (1) bagaimana representasi ideologi dan (2) seksualitas dalam pemberitaan SKH Republika?Metode Penelitian yang dipilih adalah analisis wacana Van Dijk dengan pendekatan intensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum SKH Republika menawarkan wacana anti LGBT melalui pemilihan narasumber dan pendapat mereka yang dikutip. Representasi ideologi yang ditampilkan bahwa LGBT bersandar pada ideologi liberalisme dan universalisme yang bertentangan dengan nilai, norma, dan hukum nasional Indonesia. Sedangkan wacana seksualitas direpresentasikan melalui kuasa pengetahuan bersumber dari psikolog islam dan institusi otoritatif yaitu agama, negara dan pendidikan. Semua narasumber islam di tiga institusi tersebut menolak LGBT sedangkan narasumber negara non-islam bersifat moderat dengan membatasi penampilan mereka di ruang publik, selanjutnya peneliti sekuler menerima praktik LGBT sebagai salah satu jalan masuk membentuk pengetahuan dan kesetaraan hukum.Kata kunci : Republika, wacana, LGBT, kuasa, seksualitas, pengetahuanThe Republika Daily published abundant articles about lesbian, gay, bisexual and transgender (LGBT) during the period January 24 to March 31, 2016. The research question: (1) how do the representation of ideology and (2) sexuality in the news SKH Republika? The Van Dijk’s discourse analysis with intentional approach was employed. In general The Republika Daily offers anti-LGBT discourse through the selection of speakers and their opinions are cited. According to The Republika Daily, ideology representation that is based on liberalism and universalism is against values, norms, and Indonesian national law. While the discourse of sexuality is represented by the power of knowledge comes from psychologists Islam and authoritative institution that is religion, state and education. All sources of Islam in the three institutions while the informant refused LGBT non-Islamic countries are moderate by limiting their appearance in the public space, the next secular researchers accept LGBT practices as one way in shaping the knowledge and legal equality. Keywords: Republika, discourse, LGBT, power, sexuality, knowledge 
Analisis Framing Pemberitaan Banjir Jakarta Januari 2020 Di Harian Kompas.Com Dan Jawapos.Com Nexen Alexandre Pinontoan; Umaimah Wahid
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.9928

Abstract

Pada tanggal 2 Januari 2020, sehari setelah bencana banjir meluas di wilayah Jakarta ini terjadi, media massa memberikan porsi khusus pada pemberitaan banjir Jakarta. Hal ini dapat diidentifikasi dari penggunaan peristiwa banjir Jakarta sebagai headline. Media massa selalu melakukan framing (membingkai) peristiwa yang diberitakan berdasarkan perspektif dan ketertarikan dari media yang bersangkutan. Jurnal ini akan membahas mengenai pembingkaian berita mengenai peristiwa banjir Jakarta Januari 2020 di Harian Kompas.com dan Jawapos.com. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konstruksi pemberitaan banjir Jakarta Januari 2020 di harian Kompas.com dan Jawapos.com. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis framing model Robert N. Entman, basis frame Urs Dahinden, dan pengelompokan framing dari Shanto Iyengar. Dari penelitian yang dilakukan, jurnal ini mendapatkan temuan dan diskusi mengenai perbedaan framing yang digunakan tiap media dalam mengkonstruksi pemberitaan mengenai banjir Jakarta Januari 2020. Kompas.com yaitu menuntut, mempertanyakan, dan menggugat ketidakberdayaan pemerintah  daerah  dalam  menangani  banjir  Jakarta  Januari  2020  yang  dibangun dengan menggunakan basis frame moral dan etika yang dominan dalam pemberitaan. Jawapos.com  mengkonstruksi pemberitaan mengenai banjir Jakarta Januari 2020 dengan  frame  untuk  membangun  citra  baik  pada  kinerja  pemerintah  daerah.  Hal tersebut dilakukan dengan penggunaan basis frame personalisasi dalam menonjolkan upaya pemerintah daerah dalam menangani bencana dan penggunaan perspektif narasumber tunggal yaitu Anies Baswedan dalam memberitakan dampak banjir yang menganggu kegiatan Ibu Kota.
MANAJEMEN KESAN MELALUI FOTO SELFIE DALAM FACEBOOK: STUDI FENOMENOLOGI PADA MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UMS Puspa Aqirul Mala
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 8, No. 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v8i1.2933

Abstract

This research explores about selfies phenomenon, especially how people managing their self-presentation through selfies on the Facebook. Computer Mediated Communications (CMC) and Erving Goffman’s Dramaturgi become basic theory in this research. Six informants were active uploaded their selfies and all of them are students of Communications Science in Muhammadiyah University of Surakarta. Phenomenology qualitative data result that informants are active managing their visual impression management on Facebook. They consider that Facebook is a stage and themself is an actor, so they can managing their selfies easily. Formed the charactheristic of CMC consist of: interactive, editable, de massified, and  asynchronity.