cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Komuniti : Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi
ISSN : 2087085X     EISSN : 25495623     DOI : -
Core Subject : Social,
Komuniti : Jurnal Komuniti is a scientific journal that publishes scientific research papers/articles or reviews in the field of Communication and Media. The scope of this journal includes communication as social science, mass communication, technology communication, communication and networking, media and communication.
Arjuna Subject : -
Articles 234 Documents
Digital Movement of Opinion Terhadap Hastag #KesehatanMental di Twitter Selama Pandemi Covid 19 Leni Susilowati Susilowati; Filosa Gita Sukmono
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 13, No. 2, September 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v13i2.16196

Abstract

Memasuki bulan Maret 2020 – sekarang, Indonesia dan seluruh negara di dunia mengalami kondisi infeksi virus atau disebut pandemi Covid 19. Dampak yang ditimbulkan dari kondisi ini antara lain kasus peningkatan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), kejenuhan WFH (Work From Home), kondisi perekonomian yang tidak stabil dan lain-lain. Namun, dampak lainnya yang masih sering diabaikan selama pandemi Covid 19 yaitu gangguan kesehatan mental. Kondisi ini akhirnya menjadikan tagar #KesehatanMental menjadi trending topic di Twitter. Opini dari setiap pengguna jejaring sosial media Twitter yang membahas mengenai gangguan kesehatan mental yang dialami saat pandemi Covid 19, kemudian menjadi opini publik di media sosial dan akhirnya menjadi trending topic. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas dari penyebaran tagar #KesehatanMental dengan menggunakan metode Social Network Analysis (SNA) di jejaring sosial media Twitter. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya 4 aktor utama dari 6 aktor utama penyebaran tweet #KesehatanMental dengan mengidentifikasi adanya pertukaran informasi yang dilakukan oleh aktor utama, dengan perhitungan betweness centrality jumlah retweet tertinggi. Kemudian ditemukan pula 19 aktor boundary spanner yang merupakan dampak dari hasil aktivitas pertukaran informasi. 
ANALISIS KOMPARATIF REKRUITMEN PEREMPUAN DALAM PARTAI POLITIK STUDI KASUS PDIP DAN PKS KOTA SURAKARTA Cholida Eka Anggraini; Joko Sutarso
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VI, No. 2, September 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v6i2.2954

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana strategi komunikasi politik partai politik dalam rekruitmen perempuan. Untuk mengetahui peran perempuan dalam partai politik dilakukan dengan membandingkan PDI Perjuangan dan PKS Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan purposive sampling dan snowball sampling untuk menentukan subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam, arsip, dan observasi langsung. Setelah dilakukan analisis diperoleh kesimpulan: 1) strategi komunikasi politik. Komunikasi internal dalam PDI Perjuangan dan PKS Kota Surakarta dengan dilakukan dengan rapat inti pengurus sebagai bentuk komunikasi ke atas. Penyebaran informasi kebijakan-kebijakan partai hingga ke tingkat paling rendah dalam tatanan struktur kepartaian melalui koordinatosi di tiap-tiap wilayah sebagai bentuk komunikasi ke bawah. 2)Strategi Komunikasi politik eksternal partai politik dengan masyarakat menggunakan program-program yang dikeluarkan oleh partai. PDI Perjuangan melalui program Pemeliharan Kesehatan Masyarakat Solo (PKMS) dan Bantuan Pendidikan Masyarakat Kota Solo (BPMKS). Adapun PKS membentuk enam program unggulan partai, yaitu Pos Wanita Keadilan (PWK), Sejahtera Study Club (bimbingan belajar gratis), Cluster Business (kelompok bisnis), Pembinaan Remaja Masjid, Senam Nusantara dan komunitas hobi. 3) Dalam proses rekrutmen calon legeslatif PDI Perjuangan dilakukan penelitian yang berupa penilaian, survei dan riset kelayakan bagi tiap-tiap calon yang diajukan oleh masyarakat. Calon legeslatif terpilih melalui pertimbangan dari pengabdian anggota kepada partai. Sedangkan PKS menggunakan pemilihan umum internal kader di setiap daerah pemilihan untuk menentukan calon legelatif. Hal ini diyakini bahwa setiap kader pada daerah pemilihan telah mengetahui dengan baik kinerja kader lainnya yang berada dalam satu wilayah.
Respon Pemerintah pada Aksi Damai 411 dan 212 : Analisis Isi Harian Kompas Edisi November 2016 – Desember 2016 Teta Dian Wijayanto
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 10, No. 1, Maret 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v10i1.5477

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari fenomena pergerakan sosial yang dilakukan oleh umat muslim pada 4 November 2016 dan 2 Desember 2016 di Indonesia. Pergerakan sosial tersebut terjadi karena bentuk protes dari umat muslim terhadap proses kasus penistaan agama salah satu pemimpin daerah. Adanya pergerakan sosial bernuansa unjuk rasa membuat pemerintah secara tidak langsung menjadi sorotan dan memicu adanya krisis terutama dalam hal reputasi karena Pemerintah dan jajarannya yang bertanggung jawab atas proses hukum yang sedang berlangsung. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan tipe kuantitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan adalah berita-berita tentang pergerakan aksi damai 411 dan 212 pada Surat Kabar Harian Kompas Edisi bulan November hingga Desember tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan pemerintah memiliki kecenderungan untuk mengurangi dampak negatif dari adanya fenomena aksi damai. Pemberitaan tentang pengurangan dampak efek krisis oleh pemerintah lebih dominan.
Interaksi Organik pada Komunikasi Pemasaran Digital untuk Memicu Word of Mouth Erwan Sudiwijaya; Kuskridho Ambardi
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 2, September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i2.12688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan komunikasi pemasaran Kulina yang dilakukan secara digital setelah rebranding. Pada September 2017 Kulina melakukan rebranding dengan fokus menjual layanan satu hari satu menu makan siang dan memulai order dengan 150 pesanan. Jumlah order mulai mengalami peningkatan signifikan selama November dan Desember dengan memaksimalkan internet sebagai media komunikasi pemasarannya dan terbukti menyumbang 60% pelanggan baru hingga menyamai jumlah order harian Berrykitchen pada angka 3.000 pesanan perhari pada bulan Januari 2018. Kulina adalah marketplace yang berperan sebagai sebagai broker informasi kuliner untuk menghubungkan mitra katering, mitra distribusi dan pelanggan di Jakarta. Untuk menganalisa pengelolaan komunikasi pemasaran digital Kulina, peneliti menggunakan konsep pemasaran kolaboratif dari Philip Kotler, Hermawan Kartajaya dan Iwan Setiawan serta pemasaran terkoneksi dari Martin Oetting. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan metode analisis deskriptif dan pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur dan lapangan (wawancara, observasi dan dokumentasi). Hasil dari penelitian ini adalah hubungan dengan pelanggan yang dibangun melalui komunikasi, interaksi dan kolaborasi membuat hal-hal kecil seperti customer service yang bersahabat dan responsif menjadi pondasi kepercayaan untuk membangun relasi jangka panjang dengan pelanggan sekaligus memunculkan pemimpin opini secara organik. Gaya bahasa, cara berkomunikasi dan produk sering diolah oleh pelanggan menjadi ide dari user generated content yang organik di instagram dan menjadi buzz. Ketulusan dan keiklasan dalam melayani akan dirasakan sebagai emosi positif bagi pelanggan sebagai pemicu pembuatan user generated content yang organik dan berpotensi menjadi word of mouth yang viral/buzz
PERSONAL BRANDING PRABOWO SUBIANTO (ANALISIS ISI KUANTITATIF PERSONAL BRANDING PRABOWO SUBIANTO DI SITUS BERITA ONLINE REPUBLIKA.CO.ID DAN TEMPO.CO.ID TANGGAL 9 JUNI - 9 JULI 2014) Hendro Agus Prakoso
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VII, No. 1, Maret 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v7i1.2443

Abstract

Personal branding Prabowo Subianto merupakan identitas pribadi mengenai kualitas dan nilai yang dimiliki oleh Prabowo Subianto yang dapat menciptakan respon emosional terhadap orang lain. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analisis isi kuantitatif. Pengumpulan data ini dilakukan dengan mencatat menyeleksi dan mengkode data yang diperlukan sesuai dengan tujuan penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan coding sheet yang dibuat berdasarkan kategori-kategori sebelumnya, jumlah data dalam penelitian ini 107 dari Republika.co.id dan 51 berita, dari empo.co.id penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan personal branding terhadap Prabowo Subianto yang dilakukan oleh Republika.co.id dan Tempo.co.id. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis tentang Personal Branding Prabowo dapat disimpulkan secara keseluruhan, bahwa Personal Branding Prabowo Subianto di Republika.co.id dan Tempo.co.id terdapat perbedaan, dapat dilihat dari frekuensi pemberitaan, ragam berita dan sumberberita kedua media tersebut. Frekuensi berita berjumlah 107 di Republika.co.id dan 51 berita di Tempo.co.id Ragam berita Republika.co.id didominasi konsep Spesialisasi sebesar 22,4% dari 107 berita, sedangkan pada Tempo.co.id didominasi konsep Nama baik sebesar 23,5% dari 51 berita. Sumber berita pada Republika.co.id mayoritas berasal dari Liputan langsung sebesar 42,9% dari 107 berita sedangkan pada Tempo.co.id mayoritas berasal dari Intelektual sebesar 54,9% dari 51 berita.
URGENSI PENGUJIAN PADA KEMAJEMUKAN PERANGKAT LUNAK DALAM MULTI PERSPEKTIF Hernawan Sulistyanto
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume VI, No. 1, Maret 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v6i1.2944

Abstract

Pengujian perangkat lunak merupakan suatu investigasi yang dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai kualitas dari produk atau layanan yang sedang diuji (under test). Pengujian perangkat lunak akan memberikan pandangan mengenai perangkat lunak secara obyektif dan independen yang bermanfaat dalam operasional bisnis untuk memahami tingkat risiko padaimplementasinya sebelum disampai kepada pelanggan. Tiga konsep yang perlu diperhatikan dalam pengujian perangkat lunak adalah demonstrasi validitas perangkat lunak pada setiap tahapan pembangunan sistem, penentuan validitas sistem akhir terhadap pemakai kebutuhan, dan pemeriksaan implementasi sistem dengan menjalankan sistem pada suatu contoh data uji.Implementasi pengujian pada perangkat lunak dapat dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan model sistem. Keragaman dan kemajemukan perangkat lunak mengisyaratkan pentingnya untuk melaksanakan banyak improvisasi saat pengujian dikerjakan, seperti penentuan kasus uji yang tepat, pemilihan model dan metode pengujian yang sesuai, penentuan lingkungan uji yang cocok, sertamempertimbangkan beberapa aspek lain yang bertujuan mengoptimalkan hasil uji yang diperoleh dalam kerangka menjamin kualitas sebuah produk perangkat lunak.
OMUNIKASI PEMASARAN TERPADU (IMC) SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU DI KARANGANYAR Edi Riyanto; Agus Triyono
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 9, No 1, Maret 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v9i1.4183

Abstract

Penelitian ini tentang strategi komunikasi pemasaran terpadu sekolah dasar islam terpadu di Karaganyar. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi komunikasi pemasaran terpadu yang digunakan oleh Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT). Integrated Marketing Communication (IMC) dapat diterapkan dengan baik di sekolah swasta, maupun sekolah negeri, termasuk SDIT Insan Kamil, SDIT Muhammadiyah Jumapolo dan SDIT MTA. Media promosi yang digunakan sekolah dalam iklan tersebut berupa: televisi, radio, spanduk, banner, buletin, brosur, dan pemasaran online. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan objek penelitian penelitian adalah SDIT Insan Kamil, SDIT Muhammadiyah Jumapolo dan SDIT MTA di Karanganyar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan wawancara semi terstruktur secara mendalam untuk mendapatkan informasi lengkap sesuai dengan yang dibutuhkan oleh peneliti. Sekolah Dasar Islam Terpadu dapat melakukan Integrated Marketing Communication (IMC) walaupun dalam program promosi tersebut belum maksimal, namun program tersebut telah memberikan dampak positif, dilihat dari jumlah peserta didik yang meningkat. 
Eksploitasi Anak Melalui Akun Instagram (Analisis Wacana Kritis Praktek Sharenting oleh Selebgram Ashanty & Rachel Venya) Merry Fridha; Rahmat Edi Irawan
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 12, No. 1, Maret 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v12i1.10703

Abstract

Praktek sharenting seringkali ditemui di akun instagram seseorang demikian pula dengan selebgram Ashanty dan Rachel Venya. Praktek sharenting ditandai dengan kerapnya orang tua membagi foto atau video anaknya ke media sosial. Penelitian ini menggunakan Analisis Wacana Kritis model Teun A. Van Dijk dan dari perspektif teoritis akan digunakan teori Szikoanalisis dari De Leuze Guatari. Szikoanalisis, di ibaratkan sebagai sebuah mesin hasrat yang terus bergerak, selalu diproduksi dan direproduksi untuk memuaskan subyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada analisis wacana teks (level mikro, superstruktur hingga makro) kedua selebgram ini memanfaatkan kelucuan dan kecerdasan anak mereka demi publisitas melalui foto, caption maupun tagar di instagram. Pada level kognisi Sosial, peneliti menganalisis bahwa praktek sharenting tidak didasari pada pemahaman akan literasi media akan data privasi. Hasil analisis pada level konteks sosial memperlihatkan bahwa praktek sharenting dapat berujung pada eksploitasi anak karena orang tua mendapatkan keuntungan secara finansial dari endorse sebuah produk/jasa yang menggunakan anaknya menjadi model iklan. Di sisi lain masyarakat tidak menganggap kegiatan sharenting sebagai bentuk eksploitasi dan malah memberi dukungan positif terhadap foto atau video yang diunggah ke dua selebgram tersebut.
KETERLIBATAN PENGASUHAN AYAH SEBAGAI ORANG TUA TUNGGAL DENGAN ANAK PEREMPUANNYA SETELAH TERJADINYA PERCERAIAN (STUDI KASUS KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DI DESA KWANGSAN, KECAMATAN JUMAPOLO) Denny Astuti
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 8, No. 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v8i1.2930

Abstract

Being a single parent is not easy especially for father, and caring for his girls are still under age of 12 years old. Beside for suffice the needs of the family of an themselves a father is a single parent should parenting is independent. The purpose of the research to describe how to engagement parenting father as a single parent to his daughter after the occurance of divorce. This research using descriptive qualitative method with the approach of communication interpersonal. The object of this research consist of three father became a single parent because of the background of divorce in Jumapolo subdistrict. The technique of collecting data using semi-structured interview. The method of analysing data usingdescriptive analysing. The result of this research suggests that: (1) the communication interpersonal conducted father as a single parent to this child to give understanding of the family is not explained about divorce but give understanding of the work of this mother, (2) engagement parenting conducted in independent and not involved to the other, (3) the responsibility of father when leaving the girls with entrusting to this family, (4) accessibility is a single parent, father always give time to accompany for playing and activities his child everyday. It can be concluded that the involvement parenting father as a single parent to his daughter is directly in all fulfillment needs.
Penguatan Pelayanan Pemerintah Kabupaten; Studi Efektivitas Program SMS Center pada 3 Tahun Terkhir di Kabupaten Ponorogo Abdullah .
Komuniti: Jurnal Komunikasi dan Teknologi Informasi Volume 8, No 2, September 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/komuniti.v8i5.2839

Abstract

Ponorogo merupakan salah satu kabupaten yang mmenjadikan rata-rata masyaraktnya agrarian, dimana mesyarakat tersebut bergelut dengan ladang garapan sepanjang hari. Sehingga keaktifan mereka dalam media cetak dan elektronik sangat kurang dan menjadikan mereka kurang mengetahui informasi-informasi yang telah dicanangkan oleh pemerintah kabupaten. Menjawab keadaan semacam ini, maka pemerintah Kabupaten Ponorogo membuat Sistem Informasi Menejemen (SIM) untuk menginformasikan kepada masyarakat akan paket kebijakan pemerintah kabupaten dan juga untuk menampung kepentingan publik yang diajukan masyarakat pada pemerintah.Penelitian ini dititik beratkan untuk mengukur seberapa efektif keikutsertaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi mereka akan kebijakan publik melalui SMS center selama 3 tahun terakhir. Dan hasilnya, mereka menyambut baik program ini untuk membangun Kabupaten Ponorogo bersama Pemerintah. Metode yang digunakan yakni metode kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi.