cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
Teknologi dalam Pendidikan : Literasi Digital dan Self-Directed Learning pada Mahasiswa Skripsi Akbar, Muhammad Firman; Anggaraeni, Filla Dina
Indigenous Vol. 2 No. 1, Mei 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.4458

Abstract

Skripsi merupakan salah satu tanggung jawab dan tugas akhir mahasiswa untuk meraih gelar sarjana. Untuk menyelesaikan tugas tersebut, dibutuhkan kemampuan untuk berinisiatif dalam mengarahkan diri sendiri yang dikenal sebagai Self-directed learning. Salah satu hal yang turut berkontribusi untuk memaksimalkan proses penyelesaian skripsi adalah kompetensi Literasi Digital, yaitu kemampuan untuk memahami serta mengoperasikan teknologi digital secara optimal. Fakultas Psikologi USU, merupakan institusi pendidikan yang juga memberi tuntutan kepada mahasiswa untuk menyelesaikan skripsi sebagai syarat untuk meraih gelar sarjana. Sejak tahun 2009, Fakultas ini telah aktif menerapkan perangkat digital dalam berbagai proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat korelasional dan bertujuan untuk mengetahui hubungan literasi digital dengan self-directed learning pada mahasiswa skripsi di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan skala literasi digital berdasarkan aspek-aspek literasi digital (Hague&Payton, 2010) dan skala self-directed learning berdasarkan aspek-aspek self-directed learning (Gibbons, 2002). Hasil analisa data menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara literasi digital dengan self-directed learning pada mahasiswa skripsi di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara.Kata kunci : literasi digital, mahasiswa skripsi, self-directed learning
KEMISKINAN : IBU KANDUNG PATOLOGI SOSIAL Iriani, Niken
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4597

Abstract

 Permasalahan yang berkembangan dalam masyarakat dewasa ini sangat kompleks dan pesat gerak prosesnya. Percepatan ini antara lain dipicu oleh derasnya arus informasi berskala global. Menurut Fanngidae, A (1993), informasi sulit dibendung. Tata norma dan etika dapat dengan mudah digoyangkan oleh “hanya” penayangan film, iklan di televisi ataupun fil-film bioskop. Peristiwa perampokan, pembunuhan maupun perkosaan tersaji setiap saat disegala jenis media massa. Persaingan di berbagai bidang kehidupan tampaknya membuat orang semakin mudah kehilangan akal dan jasa. Jika hal ini berlangsung klien lama, bukan tidak mungkin orang menjadi tidak memiliki lagi akal dan budi, menjadi miskin berkata bahwa, “seandainya kemiskinan berwujud seorang manusia niscaya aku akan membunuhnya.
GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN PENILAIAN KEADILAN PROSEDURAL PADA PARTAI POLITIK BERBASISKAN IDEOLOGI NASIONALISME DAN RELIGIUS Maulana, Herdiyan; Faturochman, Faturochman
Indigenous Vol. 9, No. 2, Nopember 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4711

Abstract

Interaksi sosial yang kita lakukan dalam kesehariannya dikarakteristikkan dengan perhatian yang terfokus pada isu-isu keadilan, termasuk didalam setting organisasi partai politik. Permasalahan penilaian keadilan didalam organisasi akan sangat terkait dengan banyak hal, termasuk bagaimana interaksinya dengan figur kepemimpinan sebagai entitas tertinggi dalam organisasi. Konsep keadilan prosedural sebagai bahan dari keadilan organisasi merupakan salah satu hal terpenting dalam dinamika sosial di dalam partai politik. Partai sebagai wadah aspirasi dan kepentingan banyak individu sangat mengedepankan prosedur yang adil bagi semua anggota, karena partai bukan milik individu tetapi gabungan dari suara banyak orang. Kepemimpinan transformasional yang saat ini banyak dikaji dan terus berkembang menjadi bagian dari topik dalam penelitian keadilan prosedural untuk memberikan suatu sudut pandang baru mengenai interaksi keduanya dengan ideologi sebagai landasannya. Analisis multivarians digunakan untuk menguji interaksi antara gaya kepemimpinan transformasional dan penilaian keadilan prosedural dengan ideologi partai sebagai acuannya. 60 orang subjek yang berasal dari dua partai yang masing-masing merepresentasikan ideologi Pancasila (Nasionalis) dan Islam yaitu Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera di wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa; (a) secara signifikan ideologi partai merupakan acuan dalam terciptanya interaksi antara gaya kepemimpinan transformasional dan keadilan prosedural (F = 7.67; p = 0.00); (b) pada partai dengan ideologi agama (Islam) secara signifikan (p = 0.00) memiliki persepsi terhadap kepemimpinan transformasional  yang lebih tinggi (mean = 164.00); (c) secara signifikan (p = 0.13) tidak terdapat perbedaan penilaian keadilan prosedural baik itu pada partai Islam (mean = 22.16) maupun partai nasionalis (mean = 21.30). 
KEPERCAYAAN DIRI PADA TUNA NETRA (STUDI KASUS PENGGUNA ILMU GETARAN PERGURUAN PENCAK SILAT BELADIRI TANGAN KOSONG MERPATI PUTIH) Rasyidah, Afif Nur
Indigenous Vol. 13, No.1, Mei 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i1.2323

Abstract

Pada kenyataannya tuna netra tidak dapat melihat secara normal, tetapi melalui pelatihan ilmu getaran yang di perkenalkan oleh Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih mereka mampu mengoptimalkan panca inderanya yang lain. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran kepercayaan diri pada tuna netra pengguna ilmu getaran PPS Betako Merpati Putih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, serta skala pengukuran psikologi yaitu skala kepercayaan diri. Pada penelitian ini hanya terdapat satu orang yang berkedudukan sebagai informan utama, yaitu seorang tuna netra yang mengikuti pelatihan di PPS Betako Merpati Putih. Hasil yang diperoleh yaitu keikutsertaan informan berlatih ilmu getaran di Merpati Putih membuat informan mendapatkan sedikit banyak peningkatan, baik dalam penglihatan, kesehatan tubuh, maupun interaksi sosialnya dan semakin banyak pula kepercayaan yang diberikan orang lain kepada informan.
Transmisi Nilai Prososial pada Remaja Jawa Lestari, Rini
Indigenous Vol. 1 No. 2, November 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.3043

Abstract

Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman budaya serta berbagai suku bangsa yang tersebar di wilayahnya. Salah satu suku bangsa yang memiliki jumlah yang besar adalah suku Jawa. Pada masyarakat Jawa nilai-nilai tentang kerukunan, jujur, hormat, gotong royong, tepo sliro, eling lan waspodo, sabar sareh narimo, tulung tinulung (prososial) dan sebagainya diajarkan sec ara turun temurun agar nilai-nilai tersebut menjadi karakter masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana transmisi nilai-nilai prososial (tulung tinulung) pada remaja Jawa. Subyek penelitian berjumlah 95 remaja yang memiliki orangtua (ayah dan ibu) Jawa, berbahasa Jawa sebagai bahasa ibu dan tinggal di Surakarta. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara deskriptif dengan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transmisi nilai prososial dilakukan secara vertikal (orangtua kepada anak), miring (guru, tetangga, extended family) dan horisontal (teman). Adapun proses transmisi melalui sosialisasi, enkulturisasi dan akulturasi menggunakan berbagai macam metode seperti modelling, pemberian nasehat, ajakan, cerita, menyuruh, penguatan dan media. Berdasarkan temuan ternyata keluarga merupakan pihak pertama tempat anak mengenal dan belajar nilai prososial dan ibu memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan nilai prososial pada anak-anaknya.  Kata kunci : jawa, prososial, transmisi nilai
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS INTERAKSI IBU-ANAK YANG DINILAI BERDASARKAN KONSEP MEDIATED LEARNING EXPERIENCE DENGAN MOTIF BERPRESTASI ANAK Hertinjung, Wisnu Sri
Indigenous Vol. 3, No. 2, November 1999
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas interaksi ibu-anak yang dinilai berdasarkan konsep Mediated Learning Experience meliputi focusing,meaning,expanding,rewarding, dan regulation of behavior. Motif berprestasi anak adalah dorongan dalam diri anak untuk mempertahankan kemampuan yang dimiliki setinggi mungkin dalam segala aktivitas yang didalamnya mengandung standar keunggulan tertentu. Sample diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling terhadap 20 siswa kelas V SD Muhammadiyah Purwodiningratan II di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan analisis statistik dengan menggunakan korelasi Rank-Spearman dengan taraf signifikansi 0,05 diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,5700 dengan t hitung 2,94 dan t tabel 1,73. Berdasarkan kriteria dari Champion korelasi tersebut termasuk dalam kategori moderately high association,artinya terdapat hubungan yang cukup tinggi antara kualitas interaksi ibu-anak yang dinilai berdasarkan konsep MDE dengan motif berprestasi anak.
Kecenderungan Somatisasi Ditinjau dari Sense of Humor dan Kemampuan Menyelesaikan Masalah Cahyono, Rudi Tri; Irani, Niken; Lestari, Sri
Indigenous Vol. 6, No. 2, November 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4631

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara sense of humor dan kemampuan menyelesaikan masalah  dengan kecenderungan somatisasi pada mahasiswa. Kecenderungan somatisasi yang dialami mahasiswa, tingkat sense of humor  yang dimiliki mahasiswa, dan kemampuan menyelesaikan masalah pada mahasiswa, diungkap melalui skala ukur. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Univeristas Muhammdiyah Surakarta angkatan 2001, berjenis kelamin perempuan, berumur antara 19-22 tahun, dan oernah menempuh atau mengikuti ujian tengah semester dan akhir semester. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara sense of humor dan kemampuan menyelesaikan masalah dengan kecenderungan somatisasi.
PERILAKU AGRESIF MAHASISWA ETNIS JAWA DAN ETNIS BATAK S. Ekawati, Dewi; Nashori, Fuad
Indigenous Vol. 8, No. 1, Mei 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku agresif antara mahasiswa etnis Jawa dan mahasiswa etnis Batak. Hipotesis yang diajukan adalah ada perbedaan perilaku agresif antara mahasiswa etnis Jawa dan mahasiswa etnis Batak. Mahasiswa etnis Batak memiliki perilaku agresif yang lebih tinggi dibanding mahasiswa etnis Jawa. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Perilaku Agresif. Subjek penelitian adalah mahasiswa etnis Jawa dan mahasiswa etnis Batak yang tinggal di Yogyakarta. Jumlah subjek adalah 162 orang dengan perincian mahasiswa etnis Jawa sebanyak 83 orang dan mahasiswa etnis Batak 79 orang. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan perilaku agresif antara mahasiswa etnis Jawa dan mahasiswa etnis Batak. Dari hasil uji beda (t-test) antara suku bangsa Jawa dan suku bangsa Batak dengan SPSS versi 10 ditemui nilai t-test sebesar -3.218 dengan nilai signifikansi 0.002. Berdasarkan mean yang didapat, ternyata mean suku bangsa Batak lebih tinggi (52.32) dibanding suku bangsa Jawa (43.69). hal ini menunjukkan bahwa suku bangsa Batak lebih tinggi tingkat perilaku agresif dibanding suku bangsa Jawa. 
TEORI KEPEMIMPINAN VISIONER VISIONARY LEADERSHIP THEORY (VLT) Sulistiyanto, Meddy
Indigenous Vol. 4, No. 2, November 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v4i2.4773

Abstract

VLT terdiri dari 3 komponen utama yaitu perilaku kepemimpinan transaksional, perilaku kepemimpinan transformasional, dan karakteristik kepemimpinan transformasional (Sashkin, 1989). Komponen utama dari VLT membawa pada konsep bahwa kepemimpinan adalah perilaku dan keterampilan yang dapat dipelajari. Karena setiap pekerjaan memiliki komponen yang dapat diukur untuk mengetahui potensi pengembangan dari manajemen.
Studi Fenomenologi Konteks Budaya Jawa dan Pengaruh Islam: Situasi Psikologis Keluarga dalam Membangun Empati pada Remaja Wewengkang, Destareni Belda Puspawuni; Moordiningsih, Moordiningsih
Indigenous Vol. 1 No. 1, Mei 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.3129

Abstract

Wujud empati pada masyarakat Jawa adalah dengan gotong-royong dan ewuh-pekewuh. Salah satunya dengan rewang atau nyinom dalam acara hajatan tetangga atau saudara. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan situasi psikologis keluarga dalam membangun empati pada remaja (konteks budaya Jawa dan pengaruh Islam. Informan utama dalam penelitian ini adalah orang tua yang bertempat tinggal di Karesidenan Surakarta, beragama Islam dan memiliki anak putra atau putri remaja yang berusia 11-20 tahun. Pengambilan data dilakukan menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara. Hasilnya keluarga membangun empati pada anak remaja dengan cara memberi contoh dan pengarahan agar anak mau peduli terhadap orang lain. Mengenai bentuk-bentuk empati remaja (konteks budaya Jawa dan pengaruh Islam) yang muncul ketika peduli terhadap orang lain yaitu membantu orangtua dirumah, menjenguk teman yang sakit dan bergotong-royong di lingkungan sekitar rumah. Prinsip Budaya Jawa dan Prinsip Islam tentang empati yang diterapkan oleh keluarga dirumah adalah dalam keluarga menerapkan prinsip bergotong-royong, ojo rumongso iso tapi iso rumongso, andhap asor, wong nandur bakale ngunduh dan tangan mengkurep luwih becik tinimbang tangan mlumah. Kata kunci : empati, budaya jawa, pengaruh islam, situasi psikologis keluarga

Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 2, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol. 5 No. 1, 2020 Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 2 (2019): November Vol. 4 No. 1, 2019 Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol 2, No 2 (2017): November Vol 2, No 1 (2017): May Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue