cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
MENYEIMBANGKAN PERAN PUBLIK DAN PERAN DOMESTIK (Suatu Konsekuensi atas Peran Ganda yang Dipilih oleh Perempuan) Purtojo, Lisnawati R
Indigenous Vol. 3, No. 1, Mei 1999
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4547

Abstract

Fenomena perempuan yang berperan ganda saat ini sudah lumrah terjadi, sehingga terkesan tidak menarik perhatian orang untuk menghayati kesibukannya. Padahal dibalik itu peran ganda membutuhkan kesiapan untuk menjalakannya. Peran ganda menuntut perempuan untuk dapat menyeimbangkannya dengan baik. Walaupun berat menjalankan peran ganda namun tidak berarti perempuan tidak dapat memilih peran ganda tersebut, yang penting adalah melakukan upaya-upaya agar kedua peran tersebut dapat berjalan secara harmonis.
Dzikrullah : Suatu Transcedental Being dan Terapi Anward, Hemmy Heryati
Indigenous Vol. 6, No. 2, November 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4625

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap seorang subjek yang menjalani tarekat tertentu untuk mengatasi problema kehidupannya. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui apa dan bagaimana dzikrullah sebagai pengalaman tracedental , 2) memahami mengapa dan bagaimana dzikrullah bisa mempunyai efek terapeutik pada orang yang menjalaninya, dan 3) mengumpulkan data empiris untuk memformulasikan hipotesis sehubungan dengan aspek-aspek konsekwensi dari dzikrullah.
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KESIAPAN MENGHADAPI MASA MENOPAUSE Ruwaida, Ana; Lilik, Salmah; Dewi, Rosana
Indigenous Vol. 8, No. 2, November 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4655

Abstract

Menopause dianggap sebagai krisis dalam hidup karena pada periode ini banyak terjadi perubahan pada tubuh wanita yang disesbabkan aktivitas hormonal. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kepercayaan diri dan dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi masa menopause. Hipotesis yang diajukan adalah hubungan antara kepercayaan diri hubungan antara kepercayaan diri dan dukungan keluaraga dengan kesiapan menghadapi menopause. Populasi penelitian adalah ibu-ibu PKK Kelurahan Gempol, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 120 orang dengan perincian 35 orang untuk try out dan 85 orang untuk penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan angket  dengan alat ukur skala psikologi yaitu skala kepercayaan diri, skala dukungan keluarga, dan skala kesiapan menghadapi menopause. Hasil analisi dengan menggunakan teknik analisis regresi dua presiktor diketahui ada hubungan ynag sangat signifikan antara kepercayaan diri dan dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi menopause yang ditunjukkan oleh nilai R sebesar 0,708 dan F regresi sebsar 41,263 dengan p < 0,01. Ada hubungan positif yang sangat signifikan antara kepercayaan diri dengan kesiapan menghadapi menopause, dengan rx1y sebesar 0,437 dengan p<0,01 dan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan keluarga dengan kesiapan menghadapi menopause yang ditunjukkan oleh nilai rx2y sebesar 0,639 dengan p < 0,01. Artinya semakin tinggi kepercayaan diri dan dukungan keluarga maka akan semakin tinggi kesiapan menghadapi menopause.
STUDI KORELASI PERSEPSI ANAK PADA KEHARMONISAN KELUARGA DENGAN PRESTASI BELAJAR Widya A., Novi; Partini, Partini
Indigenous Vol. 12, No. 2, Nopember 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4758

Abstract

Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting bagi perkembangan dan kemampuan siswa. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal mengemban tugas yang cukup berat diantaranya sebagai fasilitator bagi siswa untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya secara optimal. Indikator keberhasilan sekolah dalam mengemban tugasnya dapat dilihat dari pencapaian prestasi belajar yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi anak terhadap keharmonisan keluarga dengan prestasi belaiar Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri I Boyolali. Pengumpulan data dilakukan dengan skala persepsi keharmonisan keluarga dan dokumentasi prestasi belajar siswa, yaitu nilai raport siswa, lalu dianalisa menggunakan product moment. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara persepsi anak terhadap keharmonisan keluarga dengan prestasi belajar siswa SMA Negeri I Boyolali yang ditunjukkan (r) sebesar 0,514; p = 0,000 (p<0,01) dengan sumbangan efektif variabel persepsi keharmonisan keluarga sebesar 26,4%. Persepsi keharmonisan keluarga tergolong dalam kategori tinggi, sedangkan variabel prestasi belajar siswa tergolong dalam kategori sedang. 
Konsep Diri dan Rasa Bersalah pada Anak Didik Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas IIA Kutoarjo Utami, Retno Ristiasih; Asih, Martha Kurnia
Indigenous Vol. 1 No. 1, Mei 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.2214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Rasa Bersalah dan Konsep Diri serta apakah Rasa Bersalah bisa diprediksi melalui Konsep Diri pada anak didik Lembaga Pemasyarakatan Anak (Lapas) Kelas II A Kutoarjo. Metode pengumpulan data dengan menggunakan alat ukur Skala Rasa Bersalah dan Skala Konsep Diri. Populasi penelitian sebanyak 72 orang anak didik yang diambil dengan teknik Incidental Sampling sebanyak 41 orang, usia antara 13-18 tahun. Data dianalisis dengan teknik Analisis Regresi Sederhana, diperoleh hasil Rxy =0,035 dengan p>0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara Rasa Bersalah dan Konsep Diri pada anak didik di Lapas Anak Kelas II sehingga Rasa Bersalah tidak dapat diprediksi berdasarkan Konsep Diri. Kata kunci: anak didik, konsep diri, lembaga pemasyarakatan anak, rasa bersalah
Pemahaman dan Penerapan Sistem Among Ki Hadjar Dewantara pada Usia Wiraga Susanto, Yenita Heri; Jaziroh, Amnahul
Indigenous Vol. 2 No. 2, November 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i2.4463

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang fundamental karena masa  awal anak mulai mengenyam pendidikan. Menurut sistem among Ki Hadjar Dewantara, anak usia dini dikategorikan dalam usia “Wiraga”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemahaman dan penerapan sistem among Ki Hadjar Dewantara pada usia wiraga. Metode penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara kepada kepala sekolah dan 3 guru Sekolah Alam Ramadhani Kediri. Hasil penelitian meliputi: Pemahaman sistem among ialah seorang guru mendampingi, melayani, mengingatkan, serta sebagai seorang teman. Usia wiraga dipahami sebagai usia 0-8 tahun, dimana anak banyak bermain dan olah gerak (motorik kasar). Sistem among di Sekolah Alam Ramadhani diterapkan sesuai dengan kondisi dan tugas perkembangan anak  pada usia yang dia miliki.  Pendidikan bagi anak usia dini  seharusnya  bersifat memerdekakan anak selama tidak membahayakan dirinya sehingga sistem among dapat dijadikan sebagai suatu sistem yang tepat bagi pendidikan anak usia dini.Kata kunci : anak usia dini, sistem among, ki hadjar dewantara
KEKERASAN FISIK TERHADAP ANAK DAN STRATEGI COPING YANG DIKEMBANGKAN ANAK Patnani, Miwa; Ekowarni, Endang; Etsem, Magda Bhinnety
Indigenous Vol. 6, No. 1, Mei 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4615

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekerasan fisik yang diterima anak, baik dari ayah maupun dari ibu dengan strategi coping yang dikembangkan anak. Data kekerasan fisik, dan data strategi coping diperoleh melalui angket yang diberikan pada murid-murid sekolah dasar kelas V dan VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kekerasan fisik terhadap anak dengan strategi coping yang dikembangkan anak, tetapi tidak ada tipe strategi coping khas yang menonjol pada subjek penelitian ini. 
Keefektifan Psikoterapi Untuk Menurunkan Skor Kecemasan Pasien Gangguan Anxietas Sudiyanto, Aris
Indigenous Vol. 7, No. 2, November 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4643

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membuktikan keefektifan psikoterapi mengurangi (menurunkan skor) kecemasan dan membandingkan keefektifan terapeutik antara psikoterapi dan kombinasi psikoterapi –farmakoterapi dalam penurunan skor kecemasan. Subjek penelitiannya 70 pasien gangguan anxietas dengan kriteria inklusi skor kecemasan T-MAS 22 atau lebih dari kriteria eksklusi menderita penyakit fisik atau cacat tubuh, penyalahguna NAPZA, gangguan kepribadian, dan psikosis, dibagi menjadi 2 kelompok penelitian, yaitu kelompok psikoterapi dan kelompok kombinasi psikoterapi –farmakoterapi dengan jumlah kelompok masing-masing 35 pasien. Rancangan penelitiannya adalah randomized two groups pre and post test design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Taylor Manifest Anxienty Scale (T MAS) dan Lie Scale Minnesota Multiphasic Personality Inventory ( Skala L-MMPI). Kesimpulannya adalah psikoterapi dapat menurunkan skor kecemasan secara bermakna mulai minggu IV. Kombinasi psiko-terapi dan psikofarmaka secara bermakna dapat menurunkan skor kecemasan mulai minggu 1 pengobatan. 
PERANAN KOMPETENSI SOSIAL PADA TINGKAH LAKU KOPING REMAJA AKHIR Fasikhah, Siti Suminarti
Indigenous Vol. 2, No. 2, November 1995
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i2.4748

Abstract

Social competence is a from of social skill that can be learned and developed to increase the quality of adolescents coping behavior since sosial competence is the index and predictor for the adolescent healthy adjustment.          The purpose of this study was to investigate the role of social competence on the late adolescents coping behavior.          The subjects of this study were late adolescents who were student of the third grade of SMA Batik I, SMA AL Islam I and SMA Muhammadiyah I in Surakarta. They were between 18-21 years of age.          The instrumens used to collect the data were social competence and coping behavior scales. The social competence scale was based on four aspects: (a) social knowledge, (b) self confidence, (c) empathy and (d) social sensivity. The coping behavior scales was categorized into two factors: (a) mature coping behavior and (b) immature coping behavior.          The statistical methods to analyze the data were intercorrelation matrix analysis and simultan regression analysis. The results of this study were as follow: (a) the level of social competence has a role on the quality of adolenscents coping behavior, (b) sensivity aspects contributed most to the immature coping behavior.
PERAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (Studi Kasus Pada Keluarga Muslim Pelaksana Homeschooling) A’yun, Qurrota; Prihartanti, Nanik; Chusniatun, Chusniatun
Indigenous Vol. 13, No. 2, November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i2.2601

Abstract

Anak usia dini (0-6 tahun) adalah masa yang pentinguntuk penanaman nilai moral dan ketrampilan hidup.  Keluarga mempunyai peranan penting untuk menanamkan karakter positif  terebut. Orang tua dapat menerapkan metode homeschooling untuk anak, orangtua sendiri yang memberikan pendidikan kepada anak. Pendidikan homeschooling lebih fleksibel dilakukan dan tidak terikat waktu seperti di sekolah formal. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan peran orang tua dalam implementasi homeschooling pada anak usia dini, serta mengetahui hasil belajar yang diperoleh anak melalui program homeschooling. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif study kasus. Informan penelitian satu keluarga, dengan informan utama orang tua, dan informan pendukung anak, paman, dan guru. Data diperoleh dengan wawancara dan observasi partisipan pada keluarga. Data kemudian diolah dengan menggunakan analisis tema. Hasil yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah orang tua mengkondisikan lingkungan keluarga sebaik mungkin untuk menunjang pendidikan anak, hal ini dibuktikan dengan diputarkan ayat-ayat Al-qur’an setiap malam, orang tua selalu meluangkan waktu untuk anak, dan komunikasi yang baik dalam keluarga. Selanjutnya adanya komitmen dan peran aktif orang tua dalam pelaksanaan homeschooling anak usia dini juga memiliki dampak positif untuk kemampuan akademik maupun non akademik anak.

Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 2, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol. 5 No. 1, 2020 Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 2 (2019): November Vol. 4 No. 1, 2019 Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol 2, No 2 (2017): November Vol 2, No 1 (2017): May Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue