cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
Tingkat Depresi Ditinjau dari Latar Belakang Penyebab Kecacatan pada Penyandang Tuna Daksa Arianti, Endah Fajri; Partini, Partini
Indigenous Vol. 2 No. 2, November 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i2.5680

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan depresi ditinjau dari latar belakang penyebab kecacatan pada penyandang tuna daksa di BBRSBD Surakarta. Hipotesis penelitian ini adalah ada perbedaan tingkat depresi antara penyandang tuna daksa akibat kecelakaan lebih tinggi dibanding tingkat depresi penyandang tuna daksa bawaan lahir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparasi. Populasi penelitian ini adalah  tuna daksa di BBRSBD berjumlah 128 tuna daksa. Teknik pengambilan sampel  menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini bejumlah 80 tuna daksa. Penyandang tuna daksa bawaan lahir berjumlah 40 orang dan penyandang tuna daksa akibat kecelakaan berjumlah 40 orang. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan independent sample t-test. Hasil ini menunjukan terdapat perbedaan tingkat depresi antara penyandang tuna daksa akibat kecelakaan lebih tinggi dibanding penyandang tuna daksa bawaan lahir.Kata kunci : bawaan lahir, depresi, tuna daksa
POLA BERPIKIR ANAK PRASEKOLAH DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERBAHASA Pratisti, Wiewien Dinar; Ekowarni, Endang
Indigenous Vol. 6, No. 1, Mei 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4621

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk membuktikan hubungan antara kemampuan berbahasa dengan pola berpikir pada anak prasekolah. Disamping itu, juga untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan ibu terhadap kemampuan verbal dan pola berpikir. Data penelitian ini dikumpulkan melalui tes “Pola Berpikir Anak Prasekolah” (PBAP) dan materi dari Tes Stanford-Binet bentuk L-M khususnya subtes vocabulary dan verbal fluency. Subjek penelitian ini diambil dengan teknik purposive non random sampling. Mereka adalah 44 anak yang berasal dari TK di Gayam Sukoharjo, berusia 4-6 tahun, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari dan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di sekolah. Analisis product moment dari Karl Pearson dan Anava satu jalur digunakan untuk membuktikan hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa berhubungan dengan pola berpikir, sementara tingkat pendidikan ibu tak mempengaruhi kemampuan verbal anak serta pola berpikir.
Mengungkap Pengalaman Spiritual Dan Kebermaknaan Hidup Pada Pengamal Thariqah Aida, Noor
Indigenous Vol. 7, No. 2, November 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4648

Abstract

Pengalaman spiritulal sering muncul sebagai pengalaman batin yang sulit dijelaskan bagaimana kisahnya, bagaimana cara mendiskripsikan ke dalam bahasa yang rasional. Penelitian ini bertujan untuk mengungkap pengalaman spiritual komunitas thariqah kaitanya dengan kebermaknaan hidup. Penelitian dilakukan terhadap enam orang pengamal thariqah dengan karakteristik: (a) usia lebih dari 30 tahun, (b) pria dan wanita, (c) telah mengikuti thariqah minimal 3 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui PIL Test, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Memasukkan sebuah tarekat merupakan coping dimana seseorang berharap berjumpa dengan pengalaman spiritual. (b) Tidak semua orang yang memasuki dunia tarekat bisa mendapatkan pengalaman spiritual, dan (c) pengalaman spiritual berpengaruh pada kehidupan orang yang mendapatinya. Pengamal Thariqah tetap menjalankan amalan amalannya meskipun telah berulang-ulang kali mendapatkan pengalaman spiritual. 
KAMPANYE KESELAMATAN BERKENDARA : PENGARUHNYA TERHADAP KEDISIPLINAN DALAM BERLALU LINTAS Soviana, Eva; Yuwono, Susatyo
Indigenous Vol. 12, No. 2, Nopember 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4753

Abstract

Masalah kedisiplinan dalam berkendara merupakan sebuah fenomena yang muncul seiring dengan pertumbuhan penggunaan alat transportasi. Keberadaan aturan yang jelas seringkali tidak sejalan dengan kedisiplinan untuk mematuhi aturan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kampanye keselamatan berkendara terhadap kedisiplinan dalam berlalu lintas. Hipotesis yang diajukan adalah ada pengaruh kampanye keselamatan berkendara terhadap sikap kedisiplinan dalam berlalu lintas. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa yang berasal dari SMA Negeri 1 Sumberlawang kelas X yang ke sekolah mengendarai sepeda motor. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen pre-test and post-test design dan dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan nilai t sebesar -0.633, dengan p= 0.539 (p>0.05). Hal ini menunjukkan tidak adanya pengaruh dalam pemberian kampanya keselamatan berkendara terhadap sikap kedisiplinan dalam berlalu lintas pada subjek.
STRES PADA PENYINTAS GEMPA YANG MENGALAMI CACAT FISIK Urbayatun, Siti
Indigenous Vol. 13, No.1, Mei 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i1.2329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah stress pada penyintas  yang mengalami cacat fisik. Subyek penelitian ini adalah dua penyintas gempa yang mengalamicacat fisik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, yakni menggunakan pendekatan fenomenologis dengan thematic analysis. Sebagai pelengkap, data diuji lagi dengan triangulasi melalui FGD dengan kelompok penderita cacat.  FGD dilakukan 1 kali dengan 7 responden. Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan FGD ditemukan beberapa stresor yang sekarang dihadapi penyandang cacat adalah: a) masalah fisik, antara lain badan masih sakit dan nyeri; b) masalah psikologis, seperti sedih, jengkel; c) mobilitas yang terganggu akibat kecacatannya; d) masalah pekerjaan, yakni terputusnya subyek dengan pekerjaan sebelumnya; dan e) kurangnya modal untuk kelanjutan hidup mereka.
Resiliensi pada Penderita Kanker Serviks Stadium Lanjut Shally, Rayi Dwi Vica; Prasetyaningrum, Juliani
Indigenous Vol. 2 No. 1, Mei 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i1.3058

Abstract

Kanker serviks pada stadium lanjut merupakan penyakit yang seringkali tidak bisa disembuhkan dan mempunyai perjalanan penyakit kronik yang akhirnya mematikan. Penyakit kanker serviks yang mengakibatkan penderita tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari secara normal juga menimbulkan perasaan menjadi beban bagi orang lain. Penderita kanker serviks stadium lanjut diharapkan memiliki kemampuan untuk bangkit dan pulih sehingga dapat menjadi motivasi untuk sembuh dan menjalani kehidupannya dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami, mendalami dan mendeskripsikan dinamika resiliensi pada penderita kanker serviks stadium lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Metode pengumpulan data berupa interview, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini diambil informan utama sebanyak 3 orang dengan karakteristik sebagai berikut: 1) Informan usia minimal 40 tahun, 2) Informan didiagnosa menderita kanker serviks stadium lanjut (stadium III-IV), 3) Informan sudah memiliki keturunan. Adapun informan pendukung dalam penelitian ini yaitu keluarga informan utama. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa informan memiliki resiliensi yang baik , informan yakin dapat sembuh dan berusaha agar dapat menjalani kehidupannya dengan baik. Dinamika pembentukan resiliensi yang dialami masing-masing informan berbeda-beda. Hal tersebut dipengaruhi oleh kemampuan informan untuk bangkit dan bertahan dalam menjalani penyakit yang dideritanya. Informan mengalami sejumlah reaksi seperti shock, encounter, dan retreat. Informan juga merasakan ketakutan akan kematian serta kecemasan akan kondisinya di masa yang akan datang. Faktor-faktor yang turut mendukung pembentukan resiliensi pada informan yaitu keyakinan dan optimisme akan kesembuhan, spiritualitas dan dukungan keluarga serta lingkungan sekitar. Kata kunci : resiliensi, penderita kanker serviks, stadium lanjut
PROSTITUSI: ANTARA MASALAH SOSIAL, EKONOMI, MORAL ATAU ETIKA SOSIAL Yahman, Soleh Amini
Indigenous Vol. 4, No. 1, Mei 2000
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4602

Abstract

Prostitusi dan segala permasalahan yang diakibatkannya telah ada sejak lama dan tampaknya sampai sekarang belum tertanggulangi dengan memadai. Sebenarnya pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi masalah prostitusi ini, namun hasilnya belum terlihat. Hal ini dikarenakan selama ini prostitusi hanya dipandang secara parsial, yakni semata masalah ekonomi dan moral. Padahal banyak faktor yang menjadikan muncul dan berkembangnya prostitusi. Artikel ini akan membahas prostitusi dan permasalahannya dari berbagai aspek, sehingga diharapkan dapat menjadi alternatif penanggulangan masalah ini secara lebih holistik.
Efektivitas Pelatihan untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial pada Anak Sekolah Dasar Kelas 5 Utami, Retno Ritiasih; Nuryoto, Sartini
Indigenous Vol. 7, No. 1, Mei 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Pelatihan untuk meningkatkan ketrampilan sosial pada anak Sekolah Dasar kelas 5. Sepuluh orang anak yang terseleksi melalui Nominasi Teman Sebaya sebagai anak yang mempunyai keterampilan sosial rendah diikutsertakan dalam pelatihan. Ketrampilan sosial rendah ditandai dengan tingginya tingkat perilaku negatif. Pelatihan meliputi 5 sessi yang dilaksanakan dalam 4 hari: Pencairan, Pengenalan diri dan pemahaman terhadap orang lain. Keterampilan komunikasi verbal, ketrampilan komunikasi non verbal serta keterampilan kerjasama. Metode yang digunakan adalah permainan dana diskusi. Hasil analisis dengan teknik statistik t-test diperoleh nilai t sebesar 8.536 dan p = 0.000 (p≤0.05) menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa Pelatihan Ketrampilan sosial efektif untuk meningkatkan ketrampilan sosial anak. 
MEMBANGUN KURIKULUM PSIKOLOGI YANG BERWAWASAN ISLAM Wibisono Adi, Arif
Indigenous Vol. 2, No. 2, November 1995
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v2i2.4743

Abstract

Akibat kolonialisme Barat, di Dunia Islam dibangunlah sistem pendidikan Barat sekular yang semakin maju, sehingga timbul Universitas-universitas yang kemudian menghasilkan lulusan-lulusan yang ahli dalam disiplin ilmu tertentu, tapi yang buta sama sekali dengan khasanah Islam, banyak dari mereka justru mempunyai citra negatif terhadap agamanya sendiri, bahkan ada yang lebih Barat dari orang Barat sendiri. Di lain pihak, mereka yang tak setuju dengan sistem pendidikan sekular, tetap mempertahankan sistem pendidikan tradisional Islam, dan kurang mau menerima ilmu-ilmu baru sejalan dengan kemajuan jaman, sehinggal lulusannya ahli dalam ajaran-ajaran Islam khusus, tapi buta sama sekali dengan ilmu-ilmu baru yang timbul sebagai jawaban terhadap tantangan jaman. Terjadilah "gap" di antara keduanya. Timbullah kemudian dikhotomi dalam sistem pendidikan dan dualisme dalam kurikulum-kurikulum "Islam" dan kurikulum sekular- yang berbeda berbeda atau lebih tepat bertentangan satu sama lain. Kurikulum "Islam" untuk jangka waktu yang lama tidak diubah, seakan-akan menutup diri dari perubahan jaman dan tidak berhubungan dengan realitas dan modernitas. Hal ini sebagian karena konsevatisme dan penuh kecurigaan dari pemimpin-pemimpinnya, sebagian lagi memang rencana sekularis supaya lulusan-lulusan pendidikan Islam itu tidak merupakan saingan bagi mereka. Setelah Dunia Islam mencapai kemerdekaannya, keadaan bukn bertambah baik. Pemimpin-pemimpin bangsa kebanyakan lulusan pendidikan sekular, dan pendidikan Islam dibiarkan terbelakang terus. Fakultas-fakultas Psikologi di Indonesia yang mulai didirikan sejak tahun 1960-an, kurikulumnya sebagian besar mengacu pada pendidikan Barat sekular. Dengan semakin berkembangnya upaya islamisasi psikologi akhir-akhir ini, dipertanyakan kemudian bagaimana kira-kira kurikulum psikologi yang berwawasan Islam itu, apakah tetap sama, diperbaiki di sana sini, atau dirombak sama sekali? Makalah ini akan membahas sedikit permasalahan tersebut. 
STRES PADA PENYINTAS GEMPA YANG MENGALAMI CACAT FISIK Urbayatun, Siti
Indigenous Vol. 13, No.1, Mei 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i1.2328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah stress pada penyintas  yang mengalami cacat fisik. Subyek penelitian ini adalah dua penyintas gempa yang mengalami cacat fisik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, yakni menggunakan pendekatan fenomenologis dengan thematic analysis. Sebagai pelengkap, data diuji lagi dengan triangulasi melalui FGD dengan kelompok penderita cacat.  FGD dilakukan 1 kali dengan 7 responden. Berdasarkan hasil wawancara, observasi dan FGD ditemukan beberapa stresor yang sekarang dihadapi penyandang cacat adalah: a) masalah fisik, antara lain badan masih sakit dan nyeri; b) masalah psikologis, seperti sedih, jengkel; c) mobilitas yang terganggu akibat kecacatannya; d) masalah pekerjaan, yakni terputusnya subyek dengan pekerjaan sebelumnya; dan e) kurangnya modal untuk kelanjutan hidup mereka.

Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 2, 2020 Vol. 5 No. 1, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 2 (2019): November Vol. 4 No. 1, 2019 Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol 3, No 1 (2018): May Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol 2, No 2 (2017): November Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol 2, No 1 (2017): May Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue