cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi
ISSN : 08542880     EISSN : 2541450X     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi is a media for Psychology and other related disciplines which focus on the finding of indigenous research in Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 589 Documents
Kekerasan dalam Budaya: Pelajaran dari Madura taufik Taufik
Indigenous Vol. 7, No. 1, Mei 2005
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4642

Abstract

DINAMIKA PSIKOLOGIS PENGABDIAN ABDI DALEM KERATON SURAKARTA PASKA SUKSESI Fadzar Allimin; Taufik Taufik; Moordiningsih Moordiningsih
Indigenous Vol. 9, No. 2, Nopember 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4710

Abstract

KECEMASAN PADA PENGANGGURAN TERDIDIK LULUSAN UNIVERSITAS Nikmah Sari Nur Isnaini; Rini Lestari
Indigenous Vol. 13, No.1, Mei 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v13i1.2322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan yang dialami oleh lulusan universitas yang menganggur dan mengetahui kondisi pengangguran terdidik lulusan universitas. Metode kuantitatif deskriptif dipilih oleh peneliti untuk mencapai tujuan penelitian ini. Responden penelitian ini adalah lulusan universitas yang sedang aktif mencari pekerjaan di ACEC (Alumny Career Employment Center) Universitas Muhammadiyah Surakarta, minimal 2 bulan dinyatakan lulus dan usia lebih dari 23 tahun. Penelitian ini menggunakan skala kecemasan TMAS dan menggunakan kuesioner terbuka tentang pengangguran terdidik lulusan universitas. Hasil menunjukkan bahwa pengangguran terdidik lulusan universitas tidak mengalami kecemasan dalam menghayati keadaannya sebagai pengangguran. Hal ini berdasarkan hasil prosentase yang menunjukkan bahwa 94% pengangguran terdidik lulusan universitas tidak mengalami kecemasan, 6% untuk kategori agak cemas, 0% cemas tinggi dan 0% sangat cemas. Pengangguran terdidik lulusan universitas yang aktif mencari lowongan pekerjaan 58% adalah laki-laki, 46% anak pertama dan 38% lulusan universitas yang jumlah penghasilan orang tuanya kurang dari 2,5 juta rupiah. Soft skill yang diperoleh sebagian besar lulusan universitas semasa kuliah, yaitu 94% memperoleh ketrampilan di bidang komputer dan Bahasa Inggris, 58% responden memperoleh pelatihan enterpreneurship, leadership dan ketenagakerjaan. Mayoritas lulusan universitas merasa cemas/khawatir saat saat melamar pekerjaan dengan prosentase 58%.
Organizational health structure and measurement of higher education in Indonesia Adiati, Rosatyani Puspita; Handoyo, Seger; Wicaksono, Dimas Aryo; Purba, Herison Pandapotan; Syarifah, Dewi
Indigenous Vol 6, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v6i1.11147

Abstract

The changing of governance and the increasing target of university challenge organization to maintain organizational health to support university member to achieve optimal performance. This study consisted two steps. First study was held to undertand the structure of organizational health factor, spesifically in public university setting, and involving 204 state university lecturers from 3 public universities. We used exploratory factor analysis for reducting dimensions of organizational health. It revealed that organizational health consists of four factors, which are Positive Leadership, Organizational Virtue, Positive Relationship, and Resource Support. Second study aimed to identify organizational health condition in those public universities in Indonesia using the 4 factor of organizational health that were generated in study 1. We asked 398 public university lecturers from 6 state universities to participate in study 2. We found that organizational health conditions were quite good. Further data analysis showed required improvement is needed, related to the aspects of Organizational Virtue, which indicates the ability of the organization to maintain their core activity and value, face pressure from outside and also internal people. Furthermore, Resource Support factor is also found as a factor with lowest result, it indicates there were some deficiency in facility to support organization objective.
Status Ibu dan Pengaruhnya dalam Kecerdasan Moral Anak Pra-Sekolah Raihana, Permata Ashfi; Wulandari, Wiwik
Indigenous Vol 1, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v1i1.2905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari apakah ada perbedaan status kecerdasan moral pra sekolah dengan status ibu yang bekerja dan ibu rumah tangga dalam. Subyek penelitian adalah anak pra sekolah yang berusia 5-6 tahun di salah satu TK di Klaten yang berjumlah 68 anak. Teknik sampling yang digunakan dengan studi populasi. Pengukuran kecerdasan moral di ukur menggunakan sebuah booklet dengan gambar situasi-situasi yang memerlukan tindakan moral. Analisis yang digunakan adalah dengan T-test. Hasil dari penelitian ini menyatakan tidak ada perbedaan kecerdasan moral anak ditinjau dari status ibu, baik sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai pekerja. Hal ini dibuktikan dengan ditolaknya hipotesis dengan nilai t = 1,080 dengan p=0,285 (p0,05), yang berarti bahwa tidak ada perbedaan pada kecerdasan moral anak usia pra sekolah ditinjau dari status ibu.   Kata kunci : anak pra sekolah, ibu pekerja, ibu rumah tangga, kecerdasan moral, status ibu
HUBUNGAN ANTARA LATAR BELAKANG PSIKOLOGIS DAN LATAR BELAKANG EKONOMI DENGAN KECENDERUNGAN PSIKOPAT PADA ANAK JALANAN DI RUMAH SINGGAH ANAK BANGSA SEMARANG Eny Purwandari
Indigenous Vol. 3, No. 2, November 1999
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4552

Abstract

Peran Sistem Pendidikan Tinggi Dalam Melunturkan Karakter Jujur Mahasiswa Dewi, Noviana; Riskiana Putri, Dhian
Indigenous Vol 3, No 1 (2018): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v3i1.5936

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengungkap bagaimana kontribusi sistem pendidikan tinggi terhadap pergeseran karakter jujur pada mahasiswa. Mahasiswa yang menjadi subjek penelitian ini diminta mengungkap mengenai makna dan nilai-nilai karakter jujur yang dimiliki. Metode yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan menyebarkan open ended kuesioner yang berisi 11 pertanyaan dengan teknik purposive non random sampling terhadap 30 mahasiswa dengan kriteria frekuensi tes atau ulangan yang sangat sering dan jam perkuliahan yang panjang sehingga memungkinkan mahasiswa tidak sempat belajar dan melakukan kecurangan untuk tetap mempertahankan nilai di perkuliahan secara kognitif. Hasil respon jawaban subjek terhadap open ended kuesioner kemudian direkap, dicari kata kuncinya dan dilakukan pengkategorian. Verifikasi data hasil penelitian dilakukan dengan metode bracketing sedangkan validasi hasil jawaban subjek terhadap open ended kuesioner dilakukan dengan metode audit trail. Hasilnya terjadi pergeseran karakter jujur pada mahasiswa. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa karakter tidak jujur muncul karena dorongan dari sistem dan tuntutan lingkungan yaitu 37% terpaksa ketika ujian, 27% takut dimarahi bila tidak lulus, 23% faktor pengawas dan teman, 7% ingin sempurna, 7% menjaga perasaan orang lain.Kata kunci : jujur, karakter, kecurangan akademik
Pelatihan Berpikir Optimis untuk Meningkatkan Harga Diri Pelacur yang Tinggal di Panti dan Luar Panti Sosial Rini Lestari; Koentjoro Koentjoro
Indigenous Vol. 6, No. 2, November 2002
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v0i0.4629

Abstract

INTERAKSI SOSIAL DENGAN TEMAN SEBAYA PADA ANAK HOMESCHOOLING DAN ANAK SEKOLAH REGULER (Study Deskriptif Komparatif) Eka Setiawati; Suparno Suparno
Indigenous Vol. 12, No.1, Mei 2010
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v12i1.1609

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran interaksi sosial dengan teman sebaya pada anak yang homeschooling dan anak yang sekolah reguler serta membandingkan interaksi antara keduanya. Pada penelitian ini digunakan 2 orang anak homeschooling dan 2 anak sekolah reguler dengan karakteristik yang telah ditentukan sebelumnya. Data diambil dengan cara melakukan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi sosial dengan teman sebaya pada anak homeschooling kurang berkembang bila dibandingkan dengan interaksi sosial dengan teman sebaya pada anak sekolah reguler. Hal ini dikarenakan anak homeschooling kurang memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sebayanya, mereka lebih banyak berinteraksi dengan anggota keluarganya sendiri, dan lebih sering berinteraksi dengan orang-orang yang lebih tua, pada aspek tertentu mereka berkembang hampir sama meski tidak sebaik anak sekolah reguler tetapi dalam hal kerjasama, anak homeschooling kurang mampu, hal ini juga dikarenakan kesempatan mereka untuk belajar mengembangkan kemampuan kerjasama (mengemukkan pendapat, menyelesaikan perbedaan pendapat dalam kelompok, dll) memang kurang.
PERBEDAAN KETANGGUHAN PRIBADI (HARDINESS) ANTARA SISWA DAN SISWI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DAERAH RAWAN ABRASI Imroatul Mahmudah
Indigenous Vol. 11, No. 2, November 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v11i2.1657

Abstract

Kecamatan Sayung Kabupaten Demak merupakan salah satu daerah rawan abrasi. Banyak pelajar remaja kurang memiliki fasilitas belajar yang memadai karena kondisi ini. Tujuan daripenelitian ini untuk mengetahui perbedaan ketangguhan pribadi antara siswa dan siswi di Sekolah Menengah Pertama daerah rawan abrasi. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu adaperbedaan ketangguhan pribadi antara siswa dan siswi di Sekolah Menengah Pertama daerah rawan abrasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII laki-laki dan perempuan di SMP N 1 Sayung, Demak. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling cluster. Skala yang digunakan adalah skala ketangguhan pribadi yang disusun oleh Munawarah(2008) dengan beberapa perubahan berdasarkan teori Kobasa (1979). Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan fasilitas SPSS 15 for windows, dengan teknik analisis t-tes, menghasilkan nilai t = 1.190 (p = 0.327) atau p 0.05 yang berarti tidak ada perbedaan ketangguhan pribadi siswa dan siswi di sekolah menengah pertama daerah rawan abrasi. Akan tetapi hasil rerata menunjukkan rerata siswa laki-laki lebih rendah dibanding rerata siswa perempuan (62,89 64,24) artinya siswa perempuan mempunyai ketangguhan pribadi yang lebih tinggi.

Filter by Year

1995 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 2 (2023): July Vol 8, No 1 (2023): March Vol 7, No 3 (2022): November Vol 7, No 2 (2022): July Vol 7, No 1 (2022): March Vol 6, No 1 (2021): Vol. 6 No. 1, 2021 Vol 6, No 3 (2021): November Vol 6, No 2 (2021): July Vol 6, No 1 (2021): March Vol 5, No 2 (2020): November Vol. 5 No. 2, 2020 Vol. 5 No. 1, 2020 Vol 5, No 1 (2020): May Vol. 4 No. 2, 2019 Vol 4, No 2 (2019): November Vol. 4 No. 1, 2019 Vol 4, No 1 (2019): May Vol. 3 No. 2, 2018 Vol 3, No 2 (2018): November Vol. 3 No. 1, Mei 2018 Vol 3, No 1 (2018): May Vol 2, No 2 (2017): November Vol. 2 No. 2, November 2017 Vol 2, No 1 (2017): May Vol. 2 No. 1, Mei 2017 Vol 1, No 2 (2016): November Vol. 1 No. 2, November 2016 Vol. 1 No. 1, Mei 2016 Vol 1, No 1 (2016): May Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No. 2, November 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 13, No.1, Mei 2015 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No. 2, Nopember 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 12, No.1, Mei 2010 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol. 11, No. 2, November 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol.11, No.1, Mei 2009 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No. 2, Nopember 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 9, No.1, Mei 2007 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 2, November 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 8, No. 1, Mei 2006 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 2, November 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 7, No. 1, Mei 2005 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 2, November 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 6, No. 1, Mei 2002 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 2, November 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 4, No. 1, Mei 2000 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 2, November 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 3, No. 1, Mei 1999 Vol. 2, No. 2, November 1995 Vol. 2, No. 2, November 1995 More Issue