cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 266 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN PENGARUH SUHU KONSTAN DAN VARIATIF TERHADAP KUAT TEKAN TARIK BELAH BETON PASCABAKAR Mutmainnah *; Mustakim '; Andriyani '
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.8719

Abstract

Pemanasan yang dialami beton akibat suhu kebakaran mengakibatkan perubahan pada kekuatan yang tersisa pada beton. Hal yang mendasari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perubahan kekuatan kuat tekan dan tarik belah serta perbandingan persentase penurunan pada beton pasca bakar dengan variasi suhu yang berbeda. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan metode eksperimen laboratorium. Proses penelitian dimuai dari pengujian agregat, pembuatan dan perawatan sampel serta pembakaran. Pembakaran dilakukan dengan suhu konstan 100°C dan 150°C serta suhu bervariasi 25 - 100°C, 100 - 200°C, 200 - 300°C dan 300 - 400°C selama 2 jam kemudian diuji kuat tekan dan tarik belahnya . Berdasarkan rumusan masalah, hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai kuat tekan tarik dan belah pada suhu bervariatif lebih cepat mengalami penurunan dengan rata-rata 31,23% kuat tekan dan 35,3% tarik belah pada beton normal, jika dibandingkan dengan suhu konstan yang hanya mengalami rata-rata penurunan kuat tekan 12,24% dan 25,95% tarik belah pada beton normal
ANALISIS PENGARUH KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP KINERJA PEKERJA KONSTRUKSI KOTA PASURUAN Ilyas Sofana; Sucipto Sucipto
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.8720

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menyebarkan angket (kuisioner) untuk pengumpulan data. Instrumen yang digunakan adalah angket skala likert. Tennik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dengan menggunakan software SPSS. Dengan pengambilan objek pada pekerja proyek Pembangunan Perumahan Mutiara Garden Kota Pasuruan. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel bebas komunikasi pekerja (X3) secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pekerja konstruksi dengan nilai T sebesar 2,561. Sedangkan variabel X1, X2, X4, dan X5 tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pekerja konstruksi. Dibuktikan dengan nilai T yang kurang dari nilai t tabel (1,697).
EVALUASI KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) STUDI KASUS JALAN RAYA NGOPAK-KEDAWUNG Yeni Suraya; Dian Kusumaningsih
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.8742

Abstract

Jalan merupakan sarana transportasi bagi masyarakat yang sangat penting dalam pengembangan suatu daerah supaya dapat memberikan kemudahan bagi penggunanya. Volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang dapat menyebabkan terjadinya penurunan kualitas perkerasan jalan. Wilayah jalan raya Ngopak Kedawung Grati Pasuruan, yang merupakan salah satu arteri penting jawa timur, mengalami peningkatan beban lalu lintas secara signifikan.Peningkatan beban lalu lintas ini berpotensi menyebabkan kerusakan perkerasan jalan, yang ditandai dengan kerusakan seperti retak, lubang, dan deformasi permukaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat kerusakan jalan dan mengetahui jenis-jenis kerusakan jalan di wilayah Jalan Raya Ngopak-Kedawung STA 0+000 sampai 1+000, dengan menggunakan metode pavement condition indeks (PCI), perhitungan nilai kondisi berdasarkan metode PCI adalah 52,46 cukup, jenis kerusakan yang ditemukan di jalan raya Ngopak-Kedawung STA 0+000 sampai 1+000 adalah retak blok, lubang dan retak halus. Usulan perbaikan antara lain penambalan lubang, penutupan retak dan perataan. Kerusakan paling parah terjadi pada segmen 1, 2 dan segmen 7 yaitu STA 0+000 sampai 0+200 dan STA 0+600 sampai 0+700 dengan kondisi cukup.
MODIFIKASI STRUKTUR BALOK PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA SLAWI DENGAN BALOK PRATEGANG Nisa Luthfiana; Muhamad Nadhorudin Fatah
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11011

Abstract

Balok merupakan elemen struktur yang mempunyai karakteristik yang cukup kompleks dikarenakan mampu menerima banyak gaya. Oleh karena itu pada elemen struktur balok tersebut kerap kali terjadi kerusakan. Salah satu penyebab dikarenakan balok merupakan suatu material yang lemah terhadap tarik namun kuat terhadap tekan. Sehingga balok sebaiknya diberikan baja tulangan supaya memaksimalkan kinerja balok  karena baja tulangan kuat terhadap tarik. Di dalam dunia konstruksi banyak digunakan pada bangunan gedung dengan berbagai jenjang ketinggian. Namun penggunaan balok beton bertulang pada bangunan berlantai banyak sangat rawan terhadap keruntuhan jika direncanakan dengan baik. Salah satu kegagalan dari konstruksi balok beton bertulang adalah terjadinya lendutan yang akan memunculkan defleksi dan perubahan bentuk atau deformasi hingga retak akibat beban yang diterima. Oleh karena itu, digunakan altermatif dalam perencanaan menggunakan balok beton prategang. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganalisis efek dari modifikasi balok beton bertulang dengan menggunakan beton prategang untuk mengurangi atau mencegah berkembangnya retak tersebut. Metode yang digunakan yaitu dengan metode preeliminary design untuk balok beton bertulang. Hal ini menunjukkan penggunaan balok beton prategang terbukti dapat meningkatkan momen maksimum hingga 8,16%. Sehingga penggunaan balok beton prategang dapat digunakan sebagai alternatif material pengganti untuk balok beton bertulang pada bangunan berlantai banyak.
ANALISIS EVALUASI PEMERIKSAAN INTEGRITAS BETON PONDASI BORED PILE BERDASARKAN UJI PILE INTEGRITY TEST Arya Pratama; Siti Nurasiyah
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11288

Abstract

Penelitian ini menganalisis integritas pondasi bored pile pada Abutmen A2 Proyek Jembatan Collector Road Row 15 Kota Baru Parahyangan yang berada pada Formasi Rajamandala dengan kondisi geologi karst yang kompleks. Metode yang digunakan adalah Pile Integrity Test (PIT) sebagai pengujian non-destruktif untuk mengevaluasi keutuhan penampang tiang dan mutu beton melalui parameter Boundary Transit Analysis (BTA) dan kecepatan gelombang (wave speed). Hasil pengujian terhadap 12 tiang bor menunjukkan seluruh tiang berada pada kategori Undamaged (AA) dengan nilai BTA 100%, menandakan tidak adanya cacat struktural signifikan. Meskipun mutu beton secara kualitatif tergolong cukup dengan wave speed 3.200–3.300 m/s akibat pengaruh lingkungan karst, realisasi kedalaman tiang mencapai 23,25 m, melebihi rencana 22 m, sehingga meningkatkan kapasitas dukung ujung. Perbandingan antara perhitungan teoritis dan hasil uji lapangan menunjukkan kesesuaian yang baik. Secara keseluruhan, pondasi bored pile Abutmen A2 dinyatakan memiliki integritas yang baik, aman, dan andal untuk mendukung struktur atas jembatan.
PENGEMBANGAN PELABUHAN LAUT AHMAD YANI TERNATE BERBASIS LINGKUNGAN Mufti Amir Sultan; Lukman Lukman; Sabaruddin Sabaruddin; Marsaoly Nurmaiyasa
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11470

Abstract

Pelabuhan laut merupakan salah satu infrastruktur transportasi penting yang berperan dalam pertumbuhan ekonomi regional dan nasional. Namun, aktivitas pelabuhan berpotensi memberikan dampak negatif terhadap lingkungan, seperti pencemaran air laut, degradasi habitat pesisir, dan perubahan kualitas udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Pelabuhan Pelindo IV Ahmad Yani Ternate berbasis lingkungan dengan pendekatan pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, observasi lapangan, dan analisis dokumen kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan perlu adanya integrasi antara perencanaan infrastruktur pelabuhan dan manajemen lingkungan melalui penerapan prinsip ramah lingkungan, efisiensi sumber daya, serta sistem pemantauan dan mitigasi dampak lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kebijakan, teknologi bersih, dan partisipasi pemangku kepentingan untuk mewujudkan pelabuhan yang produktif sekaligus lestari. 
IDENTIFIKASI PENGGUNAAN BIAYA PEKERJAAN AKIBAT TERJADINYA FORCE MAJEURE Nursang .; Hadrawi Machmud; Nurul Azmi Ridha
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11542

Abstract

Hasil uji validitas menunjukkan 37 faktor dari 38 variabel dinyatakan valid (r hitung > 0,264). Uji reliabilitas menghasilkan Cronbach’s Alpha sebesar 0,960 untuk variabel X dan 0,901 untuk variabel Y, yang berarti instrumen reliabel. Analisis menggunakan Relative Importance Index (RII) menemukan tiga faktor utama penyebab pembengkakan biaya, yaitu kenaikan harga bahan/material (RII = 0,853), praktik korupsi dan suap (RII = 0,814), serta pemborosan bahan/material (RII = 0,804). Force majeure juga berkontribusi terhadap meningkatnya biaya melalui keterlambatan, perubahan lingkup kerja, dan kebutuhan dana tambahan yang tidak terduga. Upaya mitigasi yang direkomendasikan antara lain penerapan kontrak payung dalam pengadaan material, sistem kontrol berbasis transparansi untuk mencegah korupsi, perencanaan estimasi yang akurat dengan memperhitungkan waste material, serta strategi manajemen risiko menghadapi force majeure.
IDENTIFIKASI GEOMETRI LENGKUNG REL PADA JALUR EKSISTING MENGGUNAKAN DATA GEOSPASIAL DAN SURVEI LAPANGAN (STUDI KASUS KERETA API MAKASSAR – PARE-PARE) Nur Muhammad Iskandar; Hakim Duppa; Nurul Azmi Ridha
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kondisi geometri lengkung rel pada jalur eksisting Makassar–Pare-pare, khususnya pada Petak Maros–Rammang-Rammang (KM 18+984 – KM 23+672). Segmen ini memiliki karakteristik topografi yang bervariasi, meliputi perbukitan dan kawasan karst, sehingga berpotensi menimbulkan penyimpangan terhadap standar geometri jalur kereta api. Data yang digunakan terdiri atas data geospasial berupa Digital Elevation Model (DEM) dan shapefile jalur rel, serta data hasil survei lapangan menggunakan Total Station dan GPS Geodetik. Analisis dilakukan terhadap tiga parameter utama geometri lengkung, yaitu radius lengkung (R), peninggian rel (h), dan versine (V). Nilai radius dihitung menggunakan metode Hallade, sedangkan nilai peninggian dihitung berdasarkan hubungan antara kecepatan rencana dan radius sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2012. Hasil analisis menunjukkan tingkat kesesuaian geometri rel eksisting terhadap standar teknis nasional, sekaligus mengidentifikasi titik-titik lengkung yang mengalami deviasi signifikan. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi dalam peningkatan keselamatan dan kenyamanan operasi kereta api di wilayah Sulawesi Selatan, serta menjadi acuan teknis dalam evaluasi geometri jalur rel pada daerah bertopografi kompleks.
STUDI PEMBANDING PENGOLAHAN AIR BERSIH BERTEKANAN MENGGUNAKAN FORMASI LETAK PENYARING DAN TAMPUNGAN Fajar Siddik; Hakim Duppa; Nurul Azmi Ridha
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas formasi letak penyaring dan tampungan dalam meningkatkan kualitas air Sungai Je’neberang melalui sistem pengolahan bertekanan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan model filtrasi blok beton menggunakan media kerikil, pasir silika, pasir halus, arang tempurung, dan kulit kemiri. Dua variasi formasi diuji, yaitu tampungan sebelum penyaring (Tipe 1) dan penyaring sebelum tampungan (Tipe 2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua formasi mampu menurunkan parameter fisik dan kimia air hingga memenuhi standar kualitas air berdasarkan Permenkes RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010. Tipe 1 menghasilkan kekeruhan sebesar 4,63 NTU, kesadahan 77,8 mg/L, pH 7,4, kadar besi 0,078 mg/L, mangan 0,014 mg/L, serta debit 0,00016 m³/detik dengan kapasitas 259 liter/KK/hari. Tipe 2 menghasilkan kekeruhan 4,69 NTU, kesadahan 79,8 mg/L, pH 7,2, kadar besi 0,081 mg/L, mangan 0,015 mg/L, serta debit 0,00022 m³/detik dengan kapasitas 310 liter/KK/hari. Disimpulkan bahwa kedua formasi efektif dalam meningkatkan kualitas air, namun Tipe 2 lebih unggul dalam debit aliran dan kapasitas produksi, sedangkan Tipe 1 menunjukkan kualitas hasil olahan yang sedikit lebih baik pada beberapa parameter. Sistem ini berpotensi menjadi alternatif teknologi pengolahan air bersih yang sederhana, ekonomis, dan aplikatif bagi masyarakat.
TINJAUAN KERUGIAN PADA PROYEK PEMBANGUNAN DAN REHABILITASI SEMINARI MENENGAH DAN TINGGI KAB. MANGGARAI BARAT, MANGGARAI TIMUR, NGADA, SIKKA, FLORES TIMUR Bustang .; Hakim Duppa; Nurul Azmi Ridha
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11569

Abstract

Keterlambatan proyek konstruksi sering menyebabkan pembengkakan biaya dan kerugian finansial. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek yang mengalami deviasi waktu 90 hari dari rencana awal (360 menjadi 450 hari kalender) dengan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hasil penelitian menunjukkan tiga kategori utama penyebab keterlambatan, yaitu faktor kontraktor (KON), pemilik proyek (EMP), dan eksternal (force majeure, FM). Faktor dominan berasal dari keterlambatan berbarengan (concurrent delay) yang disebabkan oleh masalah mobilisasi dan pengelolaan sumber daya kontraktor, keterlambatan peninjauan desain serta perubahan pekerjaan oleh pemilik proyek, serta cuaca ekstrem. Secara kontraktual, keterlambatan kontraktor tidak dapat diklaim, force majeure hanya dapat diklaim sebagai perpanjangan waktu, sedangkan keterlambatan pemilik proyek dapat diklaim untuk kompensasi biaya. Penambahan waktu menyebabkan kenaikan biaya tenaga kerja, material, dan overhead hingga miliaran rupiah. Temuan ini penting untuk mitigasi risiko proyek konstruksi.