cover
Contact Name
Badrun Ahmad
Contact Email
badrun@unkhair.ac.id
Phone
+6281382878027
Journal Mail Official
badrun@unkhair.ac.id
Editorial Address
Jl. Pertamina, Kampus II Gambesi, Kec. Ternate Selatan, Kota Ternate
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
JURNAL SIPIL SAINS
Published by Universitas Khairun
Core Subject : Social, Engineering,
Teknik Sipil, Konstruksi, Jalan dan jembatan, Beton, Mekanika Tanah, Irigasi, Transportasi, SIG, lingkungan, keairan, struktur, dan geoteknik.
Articles 266 Documents
IDENTIFIKASI PERUBAHAN DASAR SALURAN AKIBAT VARIASI DEBIT DAN SEDIMENTASI PADA PENAMPANG SALURANTERBUKA EXPERIMENTAL LABORATORIUM Sinar Alam; Hakim Duppa; Nurul Azmi Ridha
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan dasar saluran akibat variasi debit aliran dan ukuran butiran sedimen pada saluran terbuka model laboratorium. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan model saluran berbentuk trapesium, menggunakan tiga variasi debit (0,0026 m³/det; 0,0034 m³/det; 0,0045 m³/det), tiga variasi ukuran butiran sedimen (2,36 mm; 1,18 mm; 0,85 mm), serta tiga variasi waktu pengaliran (8, 16, dan 24 menit). Data diperoleh melalui pengukuran kecepatan aliran dengan current meter dan tinggi muka air dengan mistar ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar debit dan kecepatan aliran, semakin tinggi angka Froude yang dihasilkan, sehingga peluang terjadinya perubahan dasar saluran meningkat. Bentuk dasar saluran (bedforms) mengalami perubahan dari ripples pada aliran subkritis, menjadi dunes pada aliran kritis, hingga transisi pada kondisi superkritis. Temuan ini memberikan pemahaman penting mengenai pengaruh debit dan variasi sedimen terhadap konfigurasi dasar saluran terbuka, yang dapat dijadikan dasar perencanaan bangunan pengendali sungai maupun saluran irigasi.
RENCANA PENGENDALIAN GENANGAN AIR HUJAN DENGAN PEMBANGUNAN KOLAM RETENSI PADA KAWASAN KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG (KPKNL) KOTA MAKASSAR Irsani Pratiwi; Hakim Duppa; Nurul Azmi Ridha
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11571

Abstract

Permasalahan genangan air hujan di kawasan perkotaan, khususnya pada kawasan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Makassar, sering terjadi akibat keterbatasan kapasitas drainase dan meningkatnya lahan kedap air. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung debit dan volume genangan air hujan serta merencanakan kapasitas kolam retensi sebagai upaya pengendalian banjir lokal. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis hidrologi dan hidrolika. Data curah hujan dianalisis menggunakan distribusi probabilitas (Gumbel, Log Normal, dan Log Pearson Tipe III) untuk memperoleh hujan rencana. Selanjutnya, debit banjir dihitung dengan metode rasional berdasarkan koefisien limpasan kawasan. Perencanaan kolam retensi dilakukan dengan memperhitungkan volume tampungan, waktu konsentrasi, kapasitas maksimum kolam, serta efektivitas reduksi genangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan KPKNL berpotensi mengalami genangan akibat curah hujan rencana yang melebihi kapasitas saluran drainase eksisting. Perhitungan kapasitas kolam retensi yang direncanakan mampu menampung volume limpasan hujan sehingga dapat mengurangi risiko genangan. Dengan demikian, pembangunan kolam retensi di kawasan KPKNL Makassar dinilai efektif sebagai solusi teknis pengendalian banjir lokal, sekaligus mendukung pengelolaan kawasan perkotaan yang berkelanjutan.
ANALISIS PERCEPATAN WAKTU MENGGUNAKAN METODE CRASHING DENGAN PENAMBAHAN SUMBER DAYA MANUSIA PADA PROYEK PEMBANGUNAN PELABUHAN SALOMEKKO Rikhardus Naimnule; Hakim Duppa; Nurul Azmi Ridha
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11581

Abstract

Keterlambatan dalam proyek konstruksi sering kali menjadi penyebab utama pembengkakan biaya dan penurunan efisiensi proyek. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengatasi keterlambatan tersebut adalah metode crashing, yaitu percepatan waktu dengan menambah sumber daya manusia guna mengoptimalkan durasi penyelesaian proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode crashing dalam mempercepat waktu pelaksanaan proyek pembangunan pelabuhan serta dampaknya terhadap biaya dan produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data proyek yang mencakup jadwal awal, estimasi biaya tambahan akibat percepatan, serta dampak penambahan tenaga kerja terhadap penyelesaian proyek. Data diperoleh dari dokumentasi proyek, wawancara dengan pihak terkait, serta simulasi jadwal menggunakan metode crashing.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode crashing dengan penambahan sumber daya manusia mampu mengurangi durasi proyek secara signifikan tanpa meningkatkan biaya secara berlebihan. Dengan strategi penambahan tenaga kerja yang tepat, proyek dapat diselesaikan lebih cepat dengan tetap menjaga kualitas konstruksi dan efisiensi anggaran. Kesimpulan dari penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengelola proyek dalam mengoptimalkan perencanaan waktu dan alokasi sumber daya guna meminimalisir keterlambatan serta meningkatkan efektivitas manajemen proyek konstruksi.
ANALISIS KEMAMPUAN PEKERJA DALAM MENYELESAIKAN PEKERJAAN PADA LORONG WISATA STUDI KASUS DI KOTA MAKASSAR Andi Muflih; Hakim Duppa; Nurul Azmi Ridha
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11582

Abstract

Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif yaitu pengamatan langsung (observasi) dan wawancara langsung di lapangan. Metode tersebut diambil karena sumber data yang digunakan penulis adalah mandor dengan kelompok tenaga kerjanya yang sedang bekerja, agar diperoleh data yang valid dan aktual dari lapangan. Tingkat produktivitas mandor dengan kelompok tenaga kerjanya pada Jl.S.Poso LR.77 A  adalah 0.12 m2/hari,. Tingkat produktivitas mandor dengan kelompok tenaga kerjanya pada Lorong 4 Jl. Bayam, adalah 0.17 m2/hari,. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, tingkat produktivitas mandor dengan kelompok tenaga kerjanya pada Jl.S.Poso LR.77 A  lebih rendah. Biaya upah realisasi tenaga kerja di lapangan lebih murah dari pada analisa biaya upah tenaga kerja yang didapatkan dari Rencana Anggaran Biaya (RAB), yaitu pada pekerjaan Pemasangan Paving Block 20x20  Jl.S.Poso LR.77 A  selisihnya sebesar Rp 2.821.126,00, pada pekerjaan Pemasangan Paving Block 20x20 ,Lorong 4 Jl. Bayam, selisihnya sebesar Rp 4.866.092,00 dengan persentase rata – rata perbandingan sebesar 15 %. Pada pelaksanaan pekerjaan proyek di lapangan perlu diperhatikan kualitas seorang mandor, dengan mempertimbangkan aspek umur, pengalaman kerja, dan pendidikan formal, sehingga akan mampu menciptakan biaya upah yang rendah dengan tingkat produktivitas tenaga kerja yang tinggi sehingga dapat mengurangi terjadinya kerugian tanpa mengurangi dari kualitas pekerjaan
EVALUASI KUALITAS PELAYANAN TRANSPORTASI LAUT BERDASARKAN METODE SERVQUAL PADA RUTE TERNATE–TALIABU Andi Arifah Pasri; Muhammad Taufiq Yuda Saputra; Abdul Gaus
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.12504

Abstract

Abstract Sea transportation plays a vital role in supporting connectivity among archipelagic regions, particularly on the Ternate–Taliabu route in North Maluku Province, Indonesia. Service quality is an essential factor in meeting passengers' expectations and improving user satisfaction. This study aims to evaluate the quality of sea transportation services, analyze the service gap between passengers' perceptions and expectations, and identify priority service dimensions for improvement using the Service Quality (SERVQUAL) method. A descriptive quantitative approach was employed by distributing questionnaires to 200 respondents, consisting of 100 passengers of KM Al Sudais 21 and 100 passengers of KM Sabuk Nusantara 76. The analysis covered 24 service attributes representing six service dimensions: safety, security, reliability, comfort, convenience, and equality, based on the Indonesian Minimum Service Standards for sea transportation. The findings reveal that all service attributes on both vessels have negative SERVQUAL gap scores, indicating that the services provided have not fully met passengers' expectations. KM Sabuk Nusantara 76 achieved a smaller average SERVQUAL gap (-0.37) than KM Al Sudais 21 (-0.47), indicating relatively better service quality. The largest service gap on both vessels was found in the availability of wheelchairs, while information-related services showed the smallest gap. The priority service dimensions requiring improvement include equality, comfort, reliability, and security, particularly regarding accessibility facilities for passengers with disabilities, schedule punctuality, cleanliness of onboard facilities, and passenger orderliness. The results demonstrate that the SERVQUAL method is an effective tool for evaluating sea transportation service quality and establishing priorities for continuous service improvement. Keywords: SERVQUAL, service quality, sea transportation, user satisfaction, Ternate–Taliabu.
PERBAIKAN TANAH LUNAK DENGAN PENAMBAHAN TANAH BIASA PADA TIMBUNAN PADA TANAH RAWA (LUNAK) DI PROYEK PLTMG KASTELA Jamalun Togubu; Irnawaty
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.12511

Abstract

Seaports are one of the most important transportation infrastructures that play a strategic role in regional and national economic growth. However, port activities have the potential to cause negative environmental impacts, such as marine water pollution, degradation of coastal habitats, and deterioration of air quality. This study aims to analyze environmentally based development strategies for Pelindo IV Ahmad Yani Port in Ternate using a sustainable development approach. The research employs a descriptive qualitative method, supported by field observations and policy document analysis. The results indicate the need for integration between port infrastructure planning and environmental management through the implementation of environmentally friendly principles, resource efficiency, and environmental impact monitoring and mitigation systems. This study recommends strengthening policies, adopting clean technologies, and enhancing stakeholder participation to achieve a productive and environmentally sustainable port. keywords: soils, soft, structure, ground