cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Farmasi Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23017716     EISSN : 26224607     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Udayana merupakan jurnal elektronik yang dikelola oleh jurusan Farmasi FMIPA Udayana. Jurnal ini yang merupakan media publikasi penelitian dan review article pada semua aspek ilmu farmasi yang bersifat inovatif , kreatif, original dan didasarkan pada scientific. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini meliputi penemuan obat, sistem penghantaran obat serta pengembangan obat. Jurnal ini memuat bidang khusus di farmasi seperti kimia medisinal, farmakologi, farmakokinetika, farmakodinamika, analisis farmasi, sistem penghantaran obat, teknologi farmasi, bioteknolofi farmasi, obat herbal dan komponen aktif tanaman serta evaluasi klinik obat
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 3, No. 1, Tahun 2014" : 28 Documents clear
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI Propionibacterium acne DARI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH (Piper betle L.) DATARAN RENDAH DAN DATARAN TINGGI Putra, I.M.D.S; Yustiantara, I.P.S.; Paramita, N.L.P.V.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.205 KB)

Abstract

Propionibacterium acne merupakan bakteri penyebab jerawat. Perbedaan tempat tumbuh tanaman sirih hijau (Piper betle L.) dapat mempengaruhi metabolisme suatu metabolit sekunder. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun P. betle L. yang tumbuh di dataran rendah (DR) dan dataran tinggi (DT) terhadap P. acne. Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan 5 konsentrasi yakni 1,25 mg/mL, 2,5 mg/mL, 5 mg/mL, 7,5 mg/mL, dan 10 mg/mL. Hasil menunjukan pada konsentrasi 2,5 mg/mL hanya ekstrak etanol DT mampu menghambat pertumbuhan bakteri dengan besar zona hambat 10,7 mm sedangkan pada ekstrak etanol DR pada konsentrasi 5 mg/mL dengan zona hambat 11,5 mm. Perbedaan tempat tumbuh daun             P. betle L. mempengaruhi hasil uji aktivitas antibakteri yang dinilai melalui zona hambat yang dihasilkan.
Identifikasi Kandungan Kimia Ekstrak Terpurifikasi Herba Sambiloto Warditiani N.K.; Larasanty L.P.F.; Widjaja I.N.K; Juniari N.P.M.; Nugroho A.E.; Pramono S.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.906 KB)

Abstract

Herba sambiloto (Andrographis paniculata (Burm. f.) Ness)  merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit. Herba sambiloto telah dilaporkan  memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi, antibakteri, antipiretik, antioksidan, hepatoprotektor,dan  antidiabetes. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui  kandungan kimia yang terdapat dalam ekstrak terpurifikasi herba sambiloto. Ekstrak terpurifikasi dibuat dengan  mengekstraksi serbuk herba sambiloto dengan metode maserasi menggunakan etanol 90%. Kemudian dilakukan purifikasi bertahap menggunakan pelarut  n-hexan, etil asetat dan air. Identifikasi kandungan kimia yang dilakukan terhadap ekstrak terpurifikasi untuk medeteksi golongan kandungan kimia minyak atsiri, alkaloid, flavonoid, saponin, steroid dan terpenoid. Hasil uji menunjukan bahwa ekstrak terpurifikasi herba sambiloto mengandung senyawa golongan terpenoid dan flavonoid.
Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Tingkat Kepuasan Konsumen Apotek Non Praktek Dokter di Kuta Utara Dewi N. P. A. T.; Dewantara I. G. N. A.; Setyawan E. I.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.563 KB)

Abstract

Penilaian tingkat kepuasan konsumen terhadap mutu pelayanan dapat dinilai berdasarkan lima dimensi mutu pelayanan seperti dimensi tangible, dimensi reliability, dimensi responsiveness, dimensi assurance dan dimensi empathy. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh mutu pelayanan berdasarkan pelayanan kefarmasian terhadap tingkat kepuasan konsumen di apotek non praktek dokter di Kuta Utara. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik simple random sampling pada seluruh apotek non praktek dokter di Kuta Utara yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi. Data diperoleh melalui kuisioner yang diberikan kepada 400 konsumen apotek. Importance Performance Analysis merupakan analisis yang digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen dengan membandingkan harapan pelayanan yang diingingkan konsumen terhadap kenyataan pelayanan yang diberikan apoteker dalam kuadran kartesius. Berdasarkan hasil Importance Performance Analysis, diperoleh hasil bahwa konsumen merasa puas terhadap pelayanan pada dimensi tangible, responsiveness, assurance dan empathy. Sedangkan pada dimensi reliability, perlu dilakukan peningkatan mutu pelayanan khususnya aspek menjelaskan proses terjadinya penyakit dan gejala penyakit pasien untuk mencapai tingkat kepuasan konsumen yang lebih baik lagi.
PERBANDINGAN KUALITAS DNA DENGAN MENGGUNAKAN DUA METODE BOOM MODIFIKASI PADA ISOLAT Mycobacterium tuberculosisP10 DI BALI Mirawati N.K.W.; Wirajana I.N.; Yowani S.C.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.191 KB)

Abstract

Isolasi DNA bakteri merupakan salah satu metode penunjang yang dapat digunakan untuk mendeteksi bakteri penyebab infeksi. Metode yang umum digunakan dalam mengisolasi DNA Mycobacterium tuberculosis adalah metode Boom. Metode ini masih perlu mengalami modifikasi agar pelepasan DNA menjadi lebih optimal serta mengurangi inhibitor pada proses PCR. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kualitas DNA yang dihasilkan dari masing-masing metode Boom modifikasi dalam mengisolasi DNA M. tuberculosis. Hasil isolasi ini nantinya akan diamplifikasi dengan teknik PCR sehingga bakteri dapat terdeteksi dengan cepat.Visualisasi produk PCR akan dianalisis dengan menggunakan 1,5 % gel agarosa. Dalam penelitian ini, dibandingkan 2 metode Boom yang telah dimodifikasi. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa pita DNA produk PCR terlihat tebal pada masing-masing metode. Kemudian dilanjutkan analisis untuk mengetahui ketebalan pita yang dihasilkan dengan menghitung area pita. Hasil yang diperoleh diketahui bahwa metode Boom modifikasi yang dikerjakan di Laboratorium Biomolekular FK Unud lebih baik dibandingkan dengan metode Boom modifikasi yang dikerjakan oleh Traore.
PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN MASKER GEL PEEL OFF EKSTRAK KULIT BUAH MANGGIS (Garciniamangostana L.) DENGAN VITAMIN C MENGGUNAKAN METODE DPPH(2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) Utami N. L. W. S.; Leliqia N. P. E.; Wijayanti N. P. A. D.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.792 KB)

Abstract

Kosmetika merupakan kosmetik dengan bahan biologis aktif  yang memiliki efek fisiologis pada kulit. Salah satu yang dikembangkan adalah sediaan masker gel peel off dari ekstrak kulit buah manggis yang diharapkan memiliki aktivitas antioksidan pada kulit. Vitamin C merupakan sumber antioksidan yang umum digunakan dalam sediaan kosmetik. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian untuk mengetahui aktivitas antioksidan masker gel peel off kulit buah manggis yang dibandingkan dengan vitamin C. Aktivitas antioksidan pada penelitian menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Seri konsentrasi ekstrak dan masker kemudian diukur pada panjang gelombang 517 nm. Data absorbansi kemudian digunakan untuk menghitung nilai %P yang dilanjutkan dengan analisis probit untuk menentukan nilai IC50. Untuk membandingkan aktivitas antioksidan antara masker dengan vitamin C maka data dianalisis secara statistic menggunakan Independent T-Test dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa masker gel peel off ekstrak kulit buah manggis memiliki nilai IC50 sebesar 17,90±0,06 µg/mL dan vitamin C dengan IC50 sebesar 20,58±0,11 µg/mL. Masker gel peel off ekstrak kulit buah manggis memiliki aktivitas antioksidan yang lebih besar dan berbeda signifikan dibandingkan vitamin C (P<0,05).
STUDI PERAN APOTEKER SEBAGAI VERIFIKATOR DALAM PELAKSANAAN ASUHAN KEFARMASIAN PASIEN RAWAT JALAN PESERTA PT. ASKES (PERSERO) CABANG DENPASAR DI RSUD WANGAYA Susanti, I.M.P.; Nugraha, I.S.; Wirasuta, I.M.A.G.; Diantari, N.M.D
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.853 KB)

Abstract

Peran apoteker sebagai verifikator merupakan salah satu wujud pelayanan kefarmasian. Pelayanan kefarmasian bertujuan untuk mewujudkan Pelayanan Obat yang Rasional (POR) sehingga terwujudnya efektivitas biaya pengobatan. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui peran apoteker sebagai verifikator dalam pelaksanaan asuhan kefarmasian pasien rawat jalan peserta PT Askes (Persero) cabang Denpasar di RSUD Wangaya dalam rentang waktu (Desember 2012-Februari 2013). Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran apoteker sebagai verifikator dalam melakukan pelayanan kefarmasian belum sepenuhnya mewujudkan POR  sehingga belum terwujudnya efektivitas biaya pengobatan. Hal ini disebabkan masih adanya biaya tambahan yang dikeluarkan pasien ketika menebus obat.
PENETAPAN KADAR PARASETAMOL DAN TRAMADOL DALAM TABLET ANTI NYERI DENGAN Thin Layer Chromatography (TLC)- SPEKTROFOTODENSITOMETRI Suastika, I.G.A.; Laksmiani, N.P.L.; Wirasuta, I.M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.2 KB)

Abstract

Telah dikembangkan penetapan kadar parasetamol dan tramadol dalam tablet antinyeri secara simultan menggunakan teknik TLC-Spektrofotodensitometri, menggunakan fase gerak kloroform: etanol: asam formiat (7:3:0,05 v/v/v) dan diukur pada panjang gelombang 275 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase gerak kloroform:etanol;asam formiat 7:3:0,05 memberikan pemisahan terbaik. Tramadol linier pada rentang konsentrasi 500-1000 ng dengan LOD dan LOQ sebesar 23,4 ng dan 78,2 ng. Parasetamol linier pada rentang konsentrasi 5000-10000 ng dengan LOD dan LOQ sebesar 337,9 ng dan 1126,4 ng. Metode penetapan kadar sampel tablet Ultracet memiliki nilai akurasi dan presisi yang cukup baik (tramadol = 91,65%; KV = 1,7% dan parasetamol = 99,35%; KV = 1,1%) namun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai optimasi metode ekstraksi, jarak penotolan serta jarak pengembangannya.
Uji Aktivitas Mengkelat Logam dari Ekstrak Etanol Bekatul Beras Hitam dengan Metode Ferrous Ion Chelating (FIC) Coky N. W. C.; Diarini A. S.; Adiluhur M. A.; Oka M.; Dewantari A. A. I. S. H; Laksmiani N. P. L.; Leliqia N. P. E; Paramita N. L. P. V.; Wirasuta I. M. A. G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.804 KB)

Abstract

Bekatul beras hitam merupakan salah satu bahan tanaman yang kaya akan flavonoid berupa antosianin. Senyawa flavonoid memiliki kemampuan yang baik dalam mengkelat logam Fe2+. Besi, tembaga dan logam transisi lainnya berperan dalam reaksi fenton yang menghasilkan radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi yang dimiliki bekatul beras hitam dalam mengkelat logam. Uji kemampuan mengkelat logam dari ekstrak etanol bekatul beras hitam dilakukan dengan Ferrous Ion Chelating (FIC). Metode ini mengukur kemampuan suatu senyawa untuk bersaing dengan ferrozine dalam mengkelat ion besi. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol bekatul beras hitam pada konsentrasi 18,33-50 ppm memberikan nilai kemampuan mengkelat logam yang lemah sebesar 32,962-39,726 %.

Page 3 of 3 | Total Record : 28