cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Farmasi Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23017716     EISSN : 26224607     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Udayana merupakan jurnal elektronik yang dikelola oleh jurusan Farmasi FMIPA Udayana. Jurnal ini yang merupakan media publikasi penelitian dan review article pada semua aspek ilmu farmasi yang bersifat inovatif , kreatif, original dan didasarkan pada scientific. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini meliputi penemuan obat, sistem penghantaran obat serta pengembangan obat. Jurnal ini memuat bidang khusus di farmasi seperti kimia medisinal, farmakologi, farmakokinetika, farmakodinamika, analisis farmasi, sistem penghantaran obat, teknologi farmasi, bioteknolofi farmasi, obat herbal dan komponen aktif tanaman serta evaluasi klinik obat
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
Evaluasi Peningkatan Kadar Bilirubin Akibat Kemoterapi Metotreksat Dosis Tinggi dan 6-Merkaptopurin Pada Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Komalasari, K. T.; Ariawati, K.; Niruri, R.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 2, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.328 KB)

Abstract

Obat kemoterapi pasien LLA pada fase konsolidasi berdasarkan Indonesian Protocol LLA 2006 di RSUP Sanglah yaitu Metotreksat (MTX) dosis tinggi dan 6-Merkaptopurin. Pemberian MTX dosis tinggi jarang dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar bilirubin sedangkan 6-MP dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar bilirubin 2 sampai 3 minggu setelah kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kadar bilirubin setelah pemberian kombinasi kemoterapi MTX dosis tinggi dan 6-MP pada anak dengan LLA pada fase konsolidasi. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional pada anak berusia 0-12 tahun dengan LLA yang menjalani kemoterapi pada fase konsolidasi di RSUP Sanglah periode Januari 2012-Mei 2014. Pada penelitian ini, diperoleh 10 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak memenuhi kriteria eksklusi. Dari 10 pasien, terdapat 3 pasien yang mengalami peningkatan kadar bilirubin setelah kemoterapi MTX dosis tinggi dan 6-MP setelah kemoterapi minggu ke-8 dan 10 fase konsolidasi. Dari 3 pasien tersebut, 2 pasien mengalami peningkatan kadar bilirubin tingkat 2 setelah minggu ke-8 dan 10, dan 1 pasien mengalami peningkatan kadar bilirubin tingkat 1 setelah minggu ke-10 fase konsolidasi. Berdasarkan data diatas disimpulkan bahwa dari 10 pasien yang memasuki fase konsolidasi, 3 pasien mengalami peningkatan kadar bilirubin dan 1 dari 3 pasien tersebut adalah positif mengalami hepatotoksik setelah kemoterapi MTX dosis tinggi dan 6-MP.
VALIDASI METODE UJI KONFIRMASI SENYAWA GOLONGAN BENZODIAZEPIN DENGAN HPLC-DAD Khatija Taher Ali; Ni Made Pitri Susanti; I M.A.Gelgel Wirasuta
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 1, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.743 KB)

Abstract

Telah dilakukan validasi metode uji konfirmasi senyawa golongan benzodiazepin, yang meliputi spesifisitas, selektivitas, presisi, ketahanan (robustness), serta sensitivitas dengan HPLC-DAD. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh metode uji konfirmasi yang telah tervalidasi untuk senyawa golongan benzodiazepin. Penelitian dilakukan terhadap senyawa nitrazepam, bromazepam, flurazepam, klordiazepoksida, dan diazepam. Sistem kromatografi yang digunakan adalah fase diam kolom Luna C8-strong cation exchange dengan fase gerak campuran dapar fosfat 0,05 M pH 3 dan asetonitril 90% (68,5:31,5, v/v). Sistem ini menghasilkan pemisahan yang spesifik, selektif, dan seksama untuk semua senyawa uji, namun tidak senstitif dan tidak tahan (robust).
UJI PEMISAHAN SIANIDIN DAN PEONIDIN DARI EKSTRAK UMBI UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) DENGAN METODE HPTLC SPEKTROFOTODENSITOMETRI C-18 Susanti N.M.P.; Primadewi C.; Dewi, A.A.R.P.; Wirasuta I. M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5 No. 2 Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.19 KB)

Abstract

Umbi ubi jalar ungu memiliki kandungan senyawa aktif antioksidan antosianin. Antosianin dalam umbi ubi jalar ungu terdiri atas dua, yaitu sianidin dan peonidin. Pemisahan kedua jenis antosianidin dalam ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) perlu dilakukan karena adanya perbedaan potensi aktivitas antioksidan dari kedua antosianidin tersebut. Sampel yang digunakan adalah ekstrak etanol kasar ubi jalar ungu. Pemisahan diakukan dengan metode HPTLC spektrofotodensitometri C-18 menggunakan fase diam Silika Gel RP-18 F254 dan fase gerak n-butanol : asam asetat : air atau BAW (4 : 1 : 5 v/v). Hasil pemisahan menunjukkan bahwa terdapat empat buah noda yang berhasil terpisah, yang kemudian teridentifikasi sebagai 1 senyawa peonidin dan 3 senyawa sianidin. Noda senyawa peonidin berada nilai Rf 0,10, sedangkan ketiga senyawa sianidin berada pada nilai Rf berturut-turut 0,40; 0,58 dan 0,66.
PENGARUH HOME CARE TERHADAP PEMAHAMAN DAN KETAATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI FARMASI KOMUNITAS Kangagung, C. P.; Susanti, N. M. P; Widhiartini, I. A. A.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 2, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.994 KB)

Abstract

Tuberkulosis paru  merupakan penyakit menular dengan pengobatan jangka panjang yang memerlukan pelayanan kefarmasian home care oleh apoteker untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh home care terhadap pemahaman dan ketaatan pasien tuberkulosis paru di farmasi komunitas. Penelitian dilihat melalui survei dengan kuesioner mengenai pengaruh pelaksanaan home care terhadap pemahaman dan ketaatan pasien dalam penggunaan obat.Penelitian melibatkan 15 pasien tuberkulosis paru dari puskesmas Denpasar Selatan I, Denpasar Barat II, Denpasar Timur I dan Denpasar Utara I yang terlibat selama bulan Agustus-Oktober 2013 yang bersedia mengikuti home care. Pasien kemudian diikuti perkembangannya baik melalui kunjungan ke rumah ataupun melalui telepon sebanyak 2 kali seminggu selama 2 bulan. Evaluasi dilakukan dengan pengisian kuesioner sebelum pelaksanaan home care (pretest) dan setelah pelaksanaan home care (posttest). Hasil kuesioner dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf kepercayaan 95%. Didapatkan hasil nilai signifikansi sebesar 0,002 (p<0,05) pada evaluasi pemahaman pasien yang berarti pelaksanaan home care berpengaruh terhadap pemahaman pasien terhadap penyakit tuberkulosis paru. Namun didapat hasil nilai signifikansi sebesar 0,132 (p>0,05) pada evaluasi ketaatan pasien yang berarti pelaksanaan home care tidak berpengaruh terhadap ketaatan pasien terhadap pengobatannya.
PENGARUH VARIASI SUHU PEMANASAN TERHADAP SPESIFIKASI AMILUM SINGKONG FULLY PREGELATINIZED SEBAGAI EKSIPIEN TABLET Wiguna I P.G.S.D.; Prasetia I G.N.J.A; Arisanti C.I.S.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.056 KB)

Abstract

Modifikasi amilum dilakukan untuk memperbaiki kualitas amilum. Salah satu modifikasi amilum adalah amilum singkong fully pregelatinized. Salah satu faktor dari kualitas amilum adalah spesifikasi amilum. Spesifikasi amilum singkong fully pregelatinized dipengaruhi oleh suhu pemanasan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh suhu pemanasan terhadap spesifikasi amilum singkong fully pregelatinized. Amilum singkong alami dibuat dari Manihot esculenta Crantz. Amilum singkong fully pregelatinized dibuat pada variasi suhu pemanasan yaitu 80°C, 90°C, dan 100°C. Selanjutnya dilakukan uji spesifikasi kepada amilum singkong alami dan amilum singkong fully pregelatinized. Uji spesifikasi amilum meliputi uji identifikasi, organoleptik, mikroskopik, ukuran partikel, kadar air, kelarutan dan pH. Hasil uji spesifikasi menunjukkan amilum singkong alami dan amilum singkong fully pregelatinizedsesuai dengan standar Handbook of Pharmaceutical Excipient.Variasi suhu pemanasan pembuatan amilum singkong fully pregelatinized tidak berpengaruh terhadap identifikasi, organoleptis dan kelarutan dalam air, namun berpengaruh terhadap mikroskopik, kadar air, pH danmeningkatkan ukuran partikel secara signifkan (p<0,05)
INVENTARISASI TANAMAN OBAT DALAM USADA UPAS DALAM BENTUK BUKU ELEKTRONIK Dewi, A.A.A.P.K.; Warditiani, N.K.; Leliqia, N.P.E.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 3, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.74 KB)

Abstract

Usada Upas merupakan salah satu pengobatan tradisional di Bali. Pembuatan buku elektronik Usada Upas bertujuan untuk mengetahui profil data pengobatan Usada Upas, inventarisasi tanaman obat, dan persentase kesesuaian efek farmakologi terhadap efek empiris dari tanaman obat dalam Usada Upas. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Inventarisasi tanaman obat dalam Usada Upas dilakukan melalui pengumpulan informasi dari buku-buku, jurnal-jurnal ilmiah yang terindeks dalam Scopus, situs resmi yang dikelola oleh pemerintah dan situs pendidikan. Buku elektronik dibuat dengan format CHM (Compiled HTML File). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 151 tanaman dalam Usada Upas, sebanyak 125 tanaman sudah diketahui nama ilmiahnya (82,78%), 74 efek empiris ditujukan untuk penyakit upas di dalam tubuh (98,67%), dan 65 cara penggunaan tanaman obat ditujukan untuk di luar tubuh (50,39%). Inventarisasi tanaman dilakukan pada 14 tanaman dengan menambahkan informasi nama Indonesia, nama daerah, nama Usada, nama ilmiah, taksonomi, deskripsi, kandungan kimia, kegunaan, cara penggunaan, efek farmakologi, efek tidak diinginkan, toksisitas, dan gambar yang berkaitan dengan tanaman obat. Dari 14 tanaman obat yang diinventarisasi, hanya 4 tanaman yang menunjukkan kesesuaian efek farmakologi di atas 50%.
Cover and Table of Content Jurnal Farmasi Udayana
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 7, No. 1, Tahun 2018
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.644 KB)

Abstract

PENGARUH WAKTU SENTRIFUGASI KRIM SANTAN TERHADAP KUALITAS VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Susanti, N. M. P.; Widjaja, I N. K; Dewi, N. M. A. P.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 1, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.455 KB)

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan minyak yang diperoleh dari daging kelapa tua yang memiliki bau khas kelapa segar, tidak tengik ; rasa normal khas minyak kelapa dan tidak berwarna atau kuning pucat; mengandung kadar air maks 0,2% dan kandungan asam lemak bebas maks 0,2%. Adanya kandungan air dalam minyak dapat mengakibatkan terjadinya reaksi hidrolisis lemak menjadi asam lemak bebas dan gliserol yang mengakibatkan bau tengik pada VCO. Untuk mencegah terjadinya rekasi hidrolisis minyak, menggunaan air dalam pembuatan VCO diminimalkan dengan memisahkan bagian skim dan krim santan dengan sentrifugasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu sentrifugasi krim santan terhadap kualitas VCO.VCO dibuat dengan metode enzimatis.menggunakan enzim bromelain sari buah nanas. Santan dibagi menjadi 3 kelompok waktu sentrifugasi (kelompok 0 menit, kelompok 10 menit, kelompok 20 menit). Dari hasil penelitian diketahui bahwa perbedaan lama waktu sentrifugasi menghasilkan kadar air krim santan yang bervariasi. Ketiga kelompok krim tersebut menghasilkan VCO dengan kualitas yang tidak berbeda dengan Kandungan asam lemak bebas Free Fatty Acid (FFA) di bawah 2 % yaitu 0,073% hingga 0,147%.
UJI AKTIVITAS ANTIDEMENTIA MINUMAN GAMBIR DAN MINUMAN GAMBIR KOMBUCHA LOKAL BALI SECARA IN VIVO Moeliono A.P.; Maryadhi N.M.D.D.; Cahyadi M.F.; Irmayanti N.M.F.; Leliqia N.P.E.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.186 KB)

Abstract

Dementia dapat disebabkan oleh kerusakan oksidatif, dimana antioksidan dapat memperbaiki kerusakan tersebut. Secara in vitro, minuman gambir kombucha lokal Bali memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan minuman gambir (Rupadani, 2013). Penelitian secara in vivo telah dilakukan pada mencit galur Balb/c yang bertujuan untuk menguji aktivitas antidementia minuman gambir dan minuman gambir kombucha lokal Bali. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan uji aktivitas antidementia minuman gambir dan minuman gambir kombucha lokal Bali pada dosis 200mg/kgBB dengan metode induksi ECS sebesar 50 mA selama 20 detik lalu dilakukan pengukuran waktu tempuh hewan uji 45 menit setelah induksi. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji Mann-Whitney dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minuman gambir dan minuman kombucha lokal Bali memiliki potensi aktivitas antidementia pada dosis 200mg/kgBB. Minuman gambir lebih efisien digunakan sebagai antidementia.
Penetapan Kadar Flavonoid Total Pada Beberapa Bagian Tanaman Kepel (Stelecocharpus burahol Hook F. & Th) Trie Yuni Elfasyari
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 8, No. 2, Tahun 2019
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.946 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2019.v08.i02.p08

Abstract

Kepel, Stelecocharpus burahol Hook F. & Th are originally grows in Indonesia. This plant is usually found in the Palace at Java island. Kepel has its own phylosophical meaning for the Palace, and the fruit is useful to maintain the beauty of princes of the Palace, the leaves are also nutritious to decrease cholesterol level. Efficacy of kepel is due to its contain active substance suchs us flavonoids, saponins, tannins, alkaloids, and steroids. There are currently no detailed data about levels of flavonoids in S. burahol. It is needs to be researched for determination of total flavonoid content ethanolic extract in different parts (young leaves, old leaves and seeds ) of S. burahol. Each part of plant were extracted by soxhlet using 96% ethanol as the solvent. Preliminary tests was conducted using cellulose plates as stationary phase and the mobile phase of n-butanol-acetic acid-aquadest (4:1:5, upper phase). Total flavonoid content was determined by visible spectrophotometric using alluminium chloride as chelating agent. The result of ANOVA analysis obtained showed that the total flavonoid content in ethanolic extracts leaves (young and old) and seeds, respectively (3.32±0.12); (4.82±0.08), and (0.25±0.01)%. The 96% ethanol of old leaves extract of S. burahol showed the highest of total flavonoid content as 4.82±0.08%.