cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Farmasi Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23017716     EISSN : 26224607     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Udayana merupakan jurnal elektronik yang dikelola oleh jurusan Farmasi FMIPA Udayana. Jurnal ini yang merupakan media publikasi penelitian dan review article pada semua aspek ilmu farmasi yang bersifat inovatif , kreatif, original dan didasarkan pada scientific. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini meliputi penemuan obat, sistem penghantaran obat serta pengembangan obat. Jurnal ini memuat bidang khusus di farmasi seperti kimia medisinal, farmakologi, farmakokinetika, farmakodinamika, analisis farmasi, sistem penghantaran obat, teknologi farmasi, bioteknolofi farmasi, obat herbal dan komponen aktif tanaman serta evaluasi klinik obat
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
RENDEMEN VCO (Virgin Coconut Oil) YANG DIPEROLEH DENGAN PENAMBAHAN ENZIM PAPAIN DAN BROMEALIN Widjaja I N.K.; Warditiani N.K.; Susanti, N.M.P.; Larasanty L.P.F.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.253 KB)

Abstract

VCO merupakan minyak kelapa murni yang dapat dibuat secara enzimatis dengan penambahan enzim protease yaitu enzim papain dan enzim bromealin. Kedua enzim tersebut mampu memecah protein yang terkandung pada krim santan kelapa sehingga akan terbentuk lapisan minyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rendemen VCO yang dihasilkan dengan penambahan enzim papain dan bromealin, serta kualitas VCO berdasarkan nilai kadar air dan bilangan peroksida. Hasil menunjukkan bahwa rendemen VCO yang diperoleh dengan penambahan enzim papain lebih banyak yaitu 12,02% sedangakan dengan penamabhan enzim bromealin sebanyak 10,27%. Untuk kualitas VCO yang dihasilkan sudah memenuhi syarat SNI. Nilai kadar air VCO yang ditambah enzim papain dan bromealin sebesar 0%. Bilangan peroksida dari VCO yang ditambah enzim papain adalah 0,443 mg ek/kg dan bilangan peroksida VCO yang dibuat dengan menambahkan enzim bromealin 1,068 mg ek/kg.
PROFIL FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL 70% HERBA CENTELLA ASIATICA DENGAN TLC-DENSITOMETRI Astiti, I.A.G.; Swastini, D.A; Wirasuta, I.M.A.G.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 3, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penentuan profil fitokimia ekstrak etanol 70% herba Centella asiatica dengan Thin Layer Chromatography (TLC)-Densitometri. Uji profilling fitokimia ekstrak etanol 70% herba Centella asiatica dilakukan berdasarkan metode standar oleh Reich and Blatter (2004). Identifikasi berdasarkan warna bercak dengan pereaksi pendeteksi menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% herba Centella asiatica mengandung senyawa flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid. Profil TLC-Densitometri ditampilkan secara naratif berupa nilai Rf, kromatogram, dan spektrum tiap golongan senyawa. Identifikasi flavonoid dengan pereaksi geser NaOMe menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% herba Centella asiatica dari daerah Tabanan Bali diduga mengandung flavonoid golongan flavon atau flavonol.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol 70% Daun Binahong (Anredera scandens (L.) Moq.) terhadap Makroskopik dan Biokimia Ginjal Mencit Jantan Galur Balb/C P.O Samirana; D.A. Swastini; N. W. Satriani
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 6 No. 2, Tahun 2017
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.977 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2017.v06.i02.p06

Abstract

Anredera scandens (L.) Moq. atau binahong merupakan tanaman yang bagian daunnya telah terbukti secara ilmiah memiliki aktivitas sebagai antitukak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh ekstrak etanol 70% daun A. scandens (L.) Moq. terhadap makroskopik ginjal dilihat dari parameter berat dan volume, serta biokimia ginjal ginjal dilihat dari parameter kadar BUN dan kreatinin darah. Simplisia dan ekstrak uji terlebih dahulu diukur kadar airnya. Uji pengaruh ekstrak etanol 70% daun A. scandens (L.) Moq. pada ginjal dilakukan pada mencit jantan galur Balb/C secara peroral sekali sehari selama 30 hari. Pengukuran berat dan volume ginjal, kadar BUN dan kreatinin dilakukan pada akhir penelitian. Data parametrik dianalisis dengan ANOVA-one way, dan data nonparametrik dianalisis dengan Kruskall-Wallis dan uji Mann-Whitney. Pengukuran kadar air simplisia dan ekstrak uji menunjukkan hasil yang memenuhi standar Farmakope Herbal Indonesia. Pemberian ekstrak etanol 70% daun A. scandens (L.) Moq. selama 30 hari, secara statistik tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap makroskopik ginjal yang dilihat dari parameter berat dan volume ginjal serta biokimia ginjal dilihat dari kadar BUN dan kreatinin.
Pengaruh Kombinasi Asam Oleat dan Minyak Atsiri Bunga Kamboja Cendana (Plumeria alba) sebagai Permeation Enhancer terhadap Karakter Fisik dan Pelepasan Ketoprofen dari Matriks Patch Transdermal E.I. Setyawan,; N.A. Triani,; D.K. Budiputra,
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 1, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.812 KB)

Abstract

Ketoprofen adalah obat antiinflamasi non-steroid yang dapat menimbulkan iritasi pada saluran gastrointestinal, sehingga diperlukan jalur pemberian alternatif yaitu dengan patch transdermal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi asam oleat dengan minyak atsiri bunga kamboja cendana (Plumeria alba) sebagai permeation enhancer terhadap karakter fisik dan pelepasan ketoprofen dari matriks patch transdermal. Penelitian ini dilakukan dengan menguji delapan formula yang diperoleh dari software Design Expert versi 7 menggunakan simplex lattice design dengan perbandingan asam oleat:minyak atsiri bunga kamboja cendana sebesar 0:1; 0:1; 0,75:0,25; 0,5:0,5; 1:0; 1:0; 0,25:0,75 dan 0,5:0,5. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian karakter fisik (bobot, ketebalan, susut pengeringan, ketahanan lipatan) dan efisiensi disolusi. Data yang dihasilkan dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA two-way dengan taraf kepercayaan 95%. Formula optimal ditentukan oleh software Design Expert versi 7. Penentuan profil dan fluks ketoprofen dianalisis menggunakan Solver. Hasil uji yang diperoleh dari kedelapan formula untuk bobot, ketebalan, susut pengeringan dan efisiensi disolusi adalah berbeda signifikan secara statistik (p<0,05), namun tidak berbeda signifikan pada uji ketahanan lipatan matriks patch (p>0,05). Formula optimal yang diperoleh yaitu perbandingan komposisi asam oleat:minyak atsiri bunga kamboja cendana sebesar 0:1 dengan bobot sebesar 1,729 gram, tebal 0,414 mm, persentase susut pengeringan sebesar 7,88% dan nilai efisiensi disolusi sebesar 81,18% selama 300 menit. Mekanisme pelepasan ketoprofen dari matriks patch mengikuti kinetika Kosmeyer Peppas dengan nilai R2 sebesar 0,97. Nilai konstanta kecepatan disolusi (k) yang diperoleh adalah sebesar 2,24 mg/jam.cm2 dengan nilai eksponensial difusi (n) sebesar 0,21.
KAJIAN INTERAKSI OBAT PADA PENGOBATAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS HIPERTENSI DI RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2007 A. A. Ngurah Putra Riana Prasetya; A. A. Raka Karsana; Dewa Ayu Swastini
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 1, No. 1, Tahun 2012
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.609 KB)

Abstract

A research which observing drug interaction in chronic kidney diseasse hypertension compliance patients in RSUP Sanglah Denpasar has been carried out. This research was carried to find out the number of drug interactions in  chronic kidney diseasse hypertension compliance patients therapy. This research was run descriptively and retrospectively. The studies were done by observing  the adverse effect that may raised from the drug interaction which was used. Furthermore, the research also covered about the management to overcome the problem that raised from each interactions. There are about 20 patients which has been confirmed passed the inclusions and exclusions criteria. The observations which were held literaturely based on Lexi Comp was resulting 16 drug interactions. There was no drug interaction with A and X risk factor found. While, drug interactions of B and C risk factor occurred 37,5% with 6 spesific drug interactions for each. Four drug interactions occurred in D risk factor category, it is about 25%. The studies which were held literaturely  based on Drug.com showed 26 spesific interactios with 7 minor interactions, 18 moderate interactions and 1 major interaction, which in percentage about 26,92%, 69,23% and 3,85% respectively.
UJI KOMPATIBILITAS KARAGINAN DARI Eucheuma cottonii DAN Eucheuma spinosum DENGAN AGAR KOMERSIAL SEBAGAI PEMADAT (SOLIDIFIER) MEDIA PENUMBUH MIKROBA N. P. L. Laksmiani; K.R Suciptha; I N.K. Widjaja; Yan Ramona
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 5, No. 1, Tahun 2016
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.992 KB)

Abstract

Penelitian mengenai uji kompatibilitas karaginan diekstrak dari Eucheuma cottonii dan Eucheuma spinosum dengan agar-agar komersial telah dilakukan di Laboratorium Terpadu Biosains dan Bioteknologi, Universitas Udayana. Karaginan dari dua rumput laut diekstraksi dengan alkali berair (pH 8,5) di 80o-85oC selama 4 jam. Beberapa parameter, seperti tes kekakuan, elastisitas dan kemampuan media tumbuh mikroba (E. coli, Staphylococcus aureus, Vibrio Colera Dan Rhizopus sp.) dari karaginan rumput laut diuji dan dibandingkan dengan agar-agar komersial. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua parameter yang diuji untuk karaginan yang diekstrak dari Eucheuma cottonii kompatibel dengan agar komersial (P <0,05), meskipun biaya untuk memproduksi 1 L media adalah dua kali lebih mahal daripada agar komersial. Sementara itu,karaginan yang diekstraksi dari Eucheuma spinosum tidak dapat digunakan sebagai solidifier karena gel yang terbentuk lemah.
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL 90% DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr.) Susanti, N.M.P; Budiman, I.N.A; Warditiani, N.K.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 1, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.986 KB)

Abstract

Ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) telah terbukti memiliki berbagai macam aktivitas farmakologi. Kandungan kimia yang terkandung dalam daun katuk yang berperan dalam memberikan aktivitas farmakologi tersebut. Skrining fitokimia bertujuan memberikan gambaran tentang golongan senyawa yang terkandung dalam tanaman yang sedang diteliti. Ekstrak daun katuk diperoleh dengan cara maserasi selama 5 hari menggunakan pelarut etanol 90%, lalu di remaserasi dan saring untuk memperoleh ekstrak cair. Selanjutnya dipekatkan menggunakan rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak kental. Skrining fitokimia yang dilakukan terhadap ekstrak etanol 90% katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) meliputi pemeriksaan alkaloid, steroid/triterpenoid, saponin, tanin, polifenol, glikosida dan flavonoid. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol 90% daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) positif mengandung senyawa golongan alkaloid, triterpenoid, saponin, tanin, polifenol, glikosida dan flavonoid.
SKRINING FITOKIMIA EKSTRAK METANOL DAUN GAHARU (Gyrinops versteegii (Gilg) Domke) Yanti, I G. A. A. D.; Swastini, D.A.; Kardena, I M.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 4, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.172 KB)

Abstract

Ekstrak daun gaharu (Gyrinops versteegii (Gilg) Domke) diketahui memiliki aktivitas antioksidan tinggi. Pada penelitian ini dilakukan skrining fitokimia terhadap ekstrak daun gaharu hasil maserasi dengan metanol, yang bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa yang terkandung dalam ekstrak tersebut. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun gaharu (Gyrinops versteegii (Gilg) Domke) mengandung senyawa golongan flavonoid, tanin dan polifenol, serta glikosida dan triterpenoid.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Kedondong Hutan Terhadap Volume Organ Hati Mencit Betina Karso, F. P.; Putra, I. G. N. R.; Ariantari, N. P.; Samirana, P. O.; Mahadewi, S. A.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.968 KB)

Abstract

Kedondong hutan (Spondias pinnata) adalah tanaman dari famili Anacardiaceae dan digunakan untuk pengobatan batuk kronis oleh masyarakat Bali. Ekstrak daun Kedondong hutan memiliki aktivitas antituberkulosis jenis resistensi ganda. Penelitian dilakukan agar didapat data tentang pengaruh volume hati mencit betina yang dipapar dengan ekstrak daun Kedondong hutan. Dua puluh ekor mencit betina dari galur balb/c dikelompokan menjadi 4 kelompok. Secara oral kelompok kontrol negatif diberikan CMC-Na 0,5%, kelompok perlakuan I, II, III diberikan ekstrak daun Kedondong hutan masing-masing sebanyak 0,2 g/kg BB, 1 g/kg BB, dan 2 g/kg BB. Setelah diberi perlakuan selama 31 hari, hati mencit tersebut diambil untuk pemeriksaan volume hati mencit. Data volume hati mencit pada setiap kelompok kemudian dianlisis secara statistik dengan ANOVA-one way. Analisis data volume hati mencit menunjukan tidak ada perbedaan secara signifikan volume hati yang dimiliki oleh setiap kelompok perlakuan. Perubahan volume hati merupakan indikator makroskopis yang digunakan untuk mengetahui keamanan zat paparan.
AKSEPTABILITAS PELAYANAN RESIDENSIAL KEFARMASIAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II TANPA KOMPLIKASI Icwari N.P.W.P; Wirasuta I.M.A.G; Susanti N.M.P
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 2, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.398 KB)

Abstract

Sebanyak 68 pasien diabetes melitus (DM) tipe 2 tanpa komplikasi yang dikumpulkan dari RSUD Wangaya pada bulan November-Desember 2012, ditawarkan pelayanan residensial kefarmasian (PRK). Pelayanan berupa konseling mengenai kepatuhan penggunaan obat dan diet pada pasien. Hanya 13 pasien yang bersedia untuk mengikuti pelayanan residensial kefarmasian. Terdapat 76,9% pasien laki-laki dan 23,1% perempuan, dengan rentang usia pasien 40-65 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh PRK pada kepatuhan pengobatan dan diet pasien Pelayanan residensial kefarmasian mampu meningkatkan kepatuhan penggunaan obat pasien dan diet pada pada pasien. Hal ini tentunya akan menunjang keberhasilan terapi pasien.