cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Farmasi Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23017716     EISSN : 26224607     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Udayana merupakan jurnal elektronik yang dikelola oleh jurusan Farmasi FMIPA Udayana. Jurnal ini yang merupakan media publikasi penelitian dan review article pada semua aspek ilmu farmasi yang bersifat inovatif , kreatif, original dan didasarkan pada scientific. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini meliputi penemuan obat, sistem penghantaran obat serta pengembangan obat. Jurnal ini memuat bidang khusus di farmasi seperti kimia medisinal, farmakologi, farmakokinetika, farmakodinamika, analisis farmasi, sistem penghantaran obat, teknologi farmasi, bioteknolofi farmasi, obat herbal dan komponen aktif tanaman serta evaluasi klinik obat
Arjuna Subject : -
Articles 322 Documents
Skrining Potensi Andrografolid dari Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm F.) Ness.) sebagai Antikanker Payudara secara In Silico N. P. L. Laksmiani; M. I. Widiastari; K. R. Reynaldi
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 6 No. 1, Tahun 2017
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.585 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2017.v06.i01.p010

Abstract

Kandungan utama yang dimiliki oleh tanaman sambiloto (Andrographis paniculata (Burm. F.) Ness.) yaitu andrografolid merupakan senyawa golongan diterpen lakton yang diketahui memiliki berbagai aktivitas salah satunya sebagai antikanker. Salah satu penyebab terjadinya kanker payudara yaitu adanya ekspresi berlebih dari protein Human Epidermal Receptor-2 (HER-2) yang dapat menginduksi terjadinya dimerisasi dan autofosforilasi sehingga memicu terjadinya aktivasi Focal Adhesion Kinase (FAK) yang dapat mengakibatkan migrasi dan metastasis pada sel kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mekanisme penghambatan ekspresi berlebih dari protein HER-2 oleh senyawa andrografolid secara in silico dengan menggunakan molecular docking. Metode in silico seperti molecular docking dilakukan dengan melalui beberapa tahapan seperti validasi metode, optimasi struktur senyawa andrografolid 3D, docking antara senyawa andrografolid teroptimasi dengan protein HER-2 yang mengacu pada parameter energi ikatan dimana semakin rendah nilai energi ikatan maka semakin kuat dan stabil ikatan yang terjadi antara senyawa andrografolid dengan protein HER-2
Efektivitas Ondansetron dalam Menangani Mual dan Muntah Pasca Kemoterapi Metotreksat Dosis Tinggi Pada Pasien Anak dengan Leukemia Limfoblastik Akut di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Dewi, N.L.P.R.; Ariawati, K.; Niruri, R.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 2, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.306 KB)

Abstract

Metotreksat dosis tinggi merupakan salah satu obat yang digunakan untuk kemoterapi leukemia pada fase konsolidasi. Metotreksat dosis tinggi termasuk emetogenik kategori moderat yang dapat menyebabkan mual dan muntah akut. Ondansetron adalah salah satu obat golongan antagonis reseptor serotonin (5-HT3) danmerupakan obat premedikasi untuk mencegah kejadian mual dan muntah pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Namun di RSUP Sanglah ondansetron tidak digunakan sebagai obat premedikasi, melainkan digunakan sebagai pengobatan kepada pasien LLA anak yang mengalami mual dan muntah setelah menjalani kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan efek samping ondansetron dalam menangani mual dan muntah pada pasien LLA anak yang mendapatkan kemoterapi metotreksat dosis tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional cross-sectional. Pasien anak (0-12 tahun) dengan LLA mengalami mual dan muntah pasca kemoterapi dengan metotreksat dosis tinggi di RSUP Sanglah periode Januari 2012 – Mei 2014 dijadikan sampel dalam penelitian ini. Dari 25 pasien yang menjalani kemoterapi pada fase konsolidasi, diperoleh 6 pasien yang mengalami mual dan muntah setelah mendapatkan kemoterapi metotreksat dosis tinggi serta mendapatkan ondansetron. Keenam pasien tersebut mengalami complete control, 5 pasien mengalami complete control setelah pemberian ondansetron pertama dan 1 pasien mengalami complete control setelah pemberian ondansetron kedua. Selain itu tidak ada efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan ondansetron tersebut. Disimpulkan bahwa penggunaan ondansetron efektif dalam menangani mual dan muntah yang dialami oleh pasien LLA anak setelah mendapatkan kemoterapi metotreksat dosis tinggi.
Pemberian Ekstrak Etanol Spondias pinnata Terhadap Volume Organ Ginjal Mencit Jantan Ariantari, N. P.; Agastia, P. A. A.; Samiantara, I. K.; Dewi, I. A. M.; Kusuma, P. A. C.; Kardena, I M.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.958 KB)

Abstract

Kedondong hutan (Spondiaspinnata) suku Anacardiaceae, merupakan salah satu tanaman yang dimanfaatkan secara tradisional sebagai obat batuk. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ekstrak tanaman ini memiliki aktivitas antituberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun S. pinnata terhadap volume organ ginjal pada mencit jantan galur balb/c. Pada penelitian ini proses ektraksi dilakukan dengan metode ekstraksi bertingkat menggunakan metode maserasi yang dilanjutkan dengan digesti. Pengujian dilakukan pada 40ekor mencit jantan galur balb/c yang terbagi dalam 4 kelompok perlakuan. Kelompok I digunakan sebagai kelompok kontrol negatif yang diberikan suspensi CMC-Na 0,5%. Kelompok II, III dan IV akan digunakan sebagai kelompok perlakuan. Perolehan data volume organ ginjal kemudian dianalisis statistik dengan ANOVA-oneway. Hasil analisis statistik pada volume ginjal menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada volume organ ginjal mencit jantan antara kelompok control dengan kelompok perlakuan. Perubahan volume organ merupakan salah satu indicator makroskopis terhadap terjadinya perubahan pada sel-sel organ akibat paparan suatu bahan uji.
DESAIN PRIMER SECARA IN SILICO UNTUK AMPLIFIKASI FRAGMEN GEN rpoB Mycobacterium tuberculosis DENGAN POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) Pradnyaniti, D.G; Wirajana, I.N; Yowani, S.C
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 3, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.524 KB)

Abstract

Amplifikasi DNA Mycobacterium tuberculosis dari gen rpoB dilakukan dengan metode polymerase chain reaction (PCR). Amplifikasi DNA dengan PCR diperlukan sepasang primer (forward dan reverse) untuk membatasi daerah yang ingin diamplifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain sepasang primer agar dapat mengamplifikasi fragmen 0,5 kb gen rpoB M.tuberculosis. Desain primer dilakukan secara in silico dengan bantuan program clone manager suite 6 (University of Groningen). Template yang digunakan dalam mendesain primer adalah sekuen gen rpoB M. tuberculosis H37RV wild type, yang diperoleh dari database NCBI dengan kode genbank U12205.1. Penelitian ini telah berhasil memperoleh sekuen sepasang primer (forward dan reverse) dengan panjang masing-masing adalah 22 oligonukleotida. Primer ini dapat mengamplifikasi secara in silico fragmen 0,5 kb gen rpoB M. tuberculosis pada rentang daerah 990-1496 pb dengan panjang fragmen sebesar 507 pb.
Penggunaan Polivinill Pirolidon (PVP) Sebagai Bahan Pengikat Pada Formulasi Tablet Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Dede Jerry Sartika Putra
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 8, No. 1, Tahun 2019
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.917 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2019.v08.i01.p03

Abstract

Tablet adalah sediaan padat mengandung bahan obat dengan atau tanpa bahan pengisi. Granul dengan bahan pengikat PVP memiliki sifat alir yang baik, sudut diam yang minimum, menghasilkan fines lebih sedikit dan daya kompaktibilitasnya lebih baik. Variasi konsentrasi polivinil pirolidon (PVP) yang digunakan yaitu 1%, 3%, 5%. Pembuatan tablet menggunakan metode granulasi basah. Uji kelembapan menujukkan bahwa ketiga formula memenuhi persyaratan dengan rentang 2- 5%. Distribusi ukuran partikel ketiga formula baik karena keseragaman ukuran granul telah seragam. Uji laju alir menunjukkan bahwa ketiga formula memenuhi persyaratan yaitu >10 gram/detik. Uji sudut diam hanya dipenuhi oleh formula 1 yaitu kurang dari ?30o. Uji kompresibilitas granul memenuhi persyaratan yakni kurang dari 20%. Tablet yang dihasilkan berbentuk bundar cembung, bau aromatik, dan warna coklat kehitaman. Uji kerapuhan ketiga formula sudah memenuhi syarat yaitu dibawah 1%. Uji keseragaman bobot dalam sediaan tablet ketiga formula yang dibuat telah memenuhi syarat. Waktu hancur yang diperoleh tidak memenuhi persyaratan yaitu kurang dari 15 menit. Penggunaan bahan pengikat polivinil pirolidon (PVP) konsentrasi 1% menghasilkan granul pada konsentrasi tersebut telah menghasilkan granul yang terstandar dan memiliki waktu hancur paling kecil.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol 80% Daun Spondias pinnata Terhadap Volume Organ Ginjal Mencit Betina Ariantari, N.P.; Kardena, I. M.; Dewi, I.A.M.K.; Agastia, I.P.A.; Adiluhur, I.M.P.; Mahadewi, S.A.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 4, No. 2, Tahun 2015
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.741 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol 80% daun Spondias pinnata terhadap volume organ ginjal mencit betina galur balb/c. Pada penelitian ini mencit betina galur balc/c dibagi secara acak menjadi 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor. Kontrol negatif diberikan CMC-Na 0,5% dan kelompok perlakuan diberikan suspensi ekstrak dosis 0,2; 1; dan 2 g/kgBB per oral selama 31 hari. Pada hari ke-32 dilakukan eutanasi dengan eter secara inhalasi, kemudian organ ginjal diambil, dan diukur volumenya. Data volume organ ginjal mencit betina dianalisis statistik menggunakan aplikasi SPSS dengan uji ANOVA-one way. Hasil penelitian ini menunjukkan pemberian ekstrak etanol 80% daun S. pinnata dengan dosis 0,2; 1; dan 2 g/kgBB tidak memberikan pengaruh terhadap volume organ ginjal mencit betina.
PENGEMBANGAN STARTER DARI Lactobacillus spp. ISOLAT SUSU KUDA SUMBAWA UNTUK PEMBUATAN SUSU TERFERMENTASI I Gusti Ayu Kusuma Dewi; I Gusti Ngurah Agung Dewantara Putra; I Nengah Sujaya
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 2, No. 1, Tahun 2013
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.211 KB)

Abstract

Susu terfermentasi yang beredar di pasaran menggunakan bakteri probiotik yang bukan berasal dari strain lokal Indonesia. Beberapa strain yang diisolasi dari susu kuda sumbawa menunjukkan potensi untuk dikembangkan menjadi probiotik potensial. Namun, sebagian besar strain-strain belum diuji kemampuannya dalam proses karakterisasi susu untuk membuat susu terfermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi Lactobacillus spp. isolat susu kuda Sumbawa sebagai starter susu terfermentasi. Sebanyak 32 isolat Lactobacillus spp. isolat susu kuda Sumbawa yang berpotensi sebagai probiotik diseleksi kemampuannya untuk dikembangkan sebagai starter susu fermentasi yang didasarkan pada produksi massa sel, pH dan karakteristik organoleptik susu terfermentasi. Dari 32 isolat Lactobacillus spp. yang dipergunakan diperoleh 2 isolat potensial yaitu Lactobacillus sp. SMM37 dan Lactobacillus sp. SMM42. Kedua isolat ini dapat memproduksi massa sel yang cepat, menghasilkan susu terfermentasi dengan pH yang baik yaitu Lactobacillus sp. SMM37 sebesar 3,68 dan Lactobacillus sp. SMM42 sebesar 4,19, serta karakteristik organoleptik yang baik yang meliputi rasa, kekentalan (tekstur), ada tidaknya butiran (curd).
PENGGUNAAN ANTIKOAGULAN ORAL BARU PADA FIBRILASI ATRIUM Made Winda Krisnayanti
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 8, No. 1, Tahun 2019
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.961 KB) | DOI: 10.24843/JFU.2019.v08.i01.p01

Abstract

Fibrilasi atrium (FA) adalah salah satu jenis aritmia yang paling sering terjadi dan prevalensinya terus meningkat di dunia. Karakteristik FA berupa aktivasi elektrik atrium yang tidak teratur dan kontraksi atrium yang tidak terkoordinasi. Antikoagulan oral adalah agen antitrombotik unggul telah lama digunakan pada pasien dengan FA. Warfarin (antagonis vitamin K) adalah antikoagulan yang paling banyak digunakan untuk pencegahan stroke pada pasien dengan FA. Namun terdapat beberapa keterbatasan dalam penggunaan warfarin dan seiring dengan berkembangnya pengobatan FA, dikembangkan juga berbagai antikoagulan baru dari kelas yang berbeda dengan masing-masing keunggulan dan kerugiannya. Dabigatran, rivaroxaban, dan apixaban adalah contoh jenis antikoagulan baru yang memiliki beberapa perbedaan dalam tatalaksana FA.
IDENTIFIKASI SIMPLISIA KULIT BATANG CEMPAKA KUNING (Michelia champaca L.) SECARA MAKROSKOPIS DAN MIKROSKOPIS Partiwisari, N.P.E.; Astuti, K.W.; Ariantari, N.P.
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 3, No. 2, Tahun 2014
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.971 KB)

Abstract

Pengembangan obat tradisional yang semakin pesat memicu berbagai studi eksplorasi tanaman lokal yang digunakan dalam etnomedisin. Kulit batang cempaka kuning (Michelia champaca L.) merupakan tanaman tropis yang banyak digunakan dalam obat tradisional di Indonesia. Autentifikasi simplisia merupakan bagian penting dalam pengembangan obat tradisional, untuk memastikan kebenaran jenis simplisia yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi simplisia kulit batang cempaka kuning berdasarkan gambaran makroskopis dan mikroskopis simplisia. Pengamatan makroskopis dilakukan dengan mengamati organoleptis dan tekstur simplisia. Pengamatan mikroskopis dilakukan dengan membuat preparat penampang melintang simplisia kulit batang cempaka kuning segar dan preparat dari serbuk kering simplisia. Preparat selanjutnya diamati dibawah mikroskop cahaya dengan perbesaran 400x. Hasil pengamatan makroskopis kulit batang cempaka kuning terlihat kulit kayu berwarna coklat tua, berbau aromatis, berbentuk potong-potongan atau kepingan, berserat dan keras. Pada pengamatan mikroskopis penampang melintang kulit batang cempaka kuning teramati adanya sel batu tunggal dengan lumen yang lebar, jaringan gabus, idioblas, parenkim korteks dan jaringan floem. Gambaran mikroskopis serbuk simplisia kulit batang cempaka kuning menunjukkan adanya fragmen pengenal spesifik berupa kelompok sel batu dengan dinding sel yang tebal dan serabut yang panjang berupa garis memanjang dengan ujung tumpul. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk identifikasi awal simplisia kulit batang cempaka kuning.
PENGARUH RASIO AMILUM:AIR DAN SUHU PEMANASAN TERHADAP SIFAT FISIK AMILUM SINGKONG PREGELATIN YANG DITUJUKAN SEBAGAI EKSIPIEN TABLET Kadek Lenny Karisma Sari; I G.N. Jemmy Anton Prasetia; Cok. Istri Sri Arisanti
Jurnal Farmasi Udayana Vol. 1, No. 1, Tahun 2012
Publisher : Departement of Pharmacy, Faculty of Mathematics and Natural Science, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.806 KB)

Abstract

Cassava starch is the common type of starch with enormous application in pharmaceutical industries. However, cassava starch has poor compressibility and flowing hard. Therefore, it is need to be modified. One of starch modification methods is physical method like gelatinization because easier than the other method. A good pregelatin starch will be formed by the addition of water and use the proper temperature. This research aimed todetermine the effect ofratio starch:waterandheatingtemperature of cassavastarchtowardphysical characteristic ofpregelatinized cassavastarchintendedasa tabletexcipient. This research was conducted through several stage. First, the manufacture of pregalatinized cassava starch by using ratio starch:water that are 1:0,5 ; 1:0,75, 1:1 and heating temperature are 50°C ; 55°C ; 60°C. Furthermore, cassava starch and pregelatinized cassava starch preliminary tested. Starch which meets the standard then tested their physical properties including moisture testing, particle size distribution test, flow properties test dan compressibility test. Starch with physical properties that meet the requirements then compressed with direct compression method and tested. Testing includes weight uniformity, hardness, friability and disintegrant time. Data were analyzed with one-way ANOVA and LSD with 95% confidence level. The result indicated, the addition of water and heating temperature gives a significance influence (P<0,05) toward the flow characteristic and compressibility of pregelatinized cassava starch. Increasing the amount of water and heating temperature causes decreasing of compressibility. Decreasing of compressibility make flow properties is better. Based on physical properties of test criteria tablet, then selected ratio 1:1 (50°C) as selected formula for tablet excipient direct compression method.