cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 166 Documents
PERENCANAAN BANGUNAN BAGI SADAP DI DAERAH IRIGASI WARIORI, KABUPATEN MANOKWARI Wahyu Sejati
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8634

Abstract

Permasalahan yang ada adalah bahwa Daerah Irigasi (DI) Wariori tidak mampu beroperasi secara baik, sehingga lahan-lahan pertanian yang sudah direncanakan, tidak dapat diairi dengan optimal dan menjadi lahan tidur. Beberapa bangunan irigasi seperti bangunan bagi dan sadap mengalami kerusakan ringan, sedang maupun rusak berat. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk melakukan perencanaan desain bangunan bagi  sadap di DI. Wariori khususnya di saluran primer. Perencanaan bangunan pada saluran primer terdapat 10 bangunan bagi sadap. Pengambilan data dilakukan secara primer dan sekunder dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan. Metode yang dipakai adalah perhitungan pintu sorong untuk desain bangunan bagi sadapnya. Hasil dari curah hujan rencana dengan kala ulang 100 tahun adalah 205.20 mm/hari. Sedangkan hasil perhitungan debit untuk mengairi areal seluas 3450 ha adalah 4,51 m3/detik. Pada bangunan bagi di ruas BMJ.1 memiliki lebar pintu rencana 1 meter, bangunan bagi BMJ.2 memiliki lebar pintu rencana 1,1 m , 0,3 m dan 0,7 m. Bangunan bagi sadap BMJ 4 memiliki lebar pintu rencana 0,6 m dan 1,1 m. Bangunan bagi sadap BMJ 6 memiliki lebar pintu rencana 0,8 m. Bangunan bagi sadap BMJ 8 memiliki lebar pintu rencana 1,25 m dan 0,5 m. Bangunan bagi sadap BMJ 10 memiliki lebar pintu rencana 0,4 m dan bangunan bagi sadap BMJ.11 memiliki lebar pintu rencana 0,6 m.
POTENSI LIMBAH B3 SPENT BLACHING EARTH SEBAGAI BAHAN BAKAR PADA INDUSTRI MINYAK GORENG PT. ABC Lailatus Siami; Dwi Indrawati; Tazkiaturrizki Tazkiaturrizki; Riana Ayu Kusuma Dewi; Anggi Dwiana
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8625

Abstract

SBE (spent bleaching earth) sebagai hasil samping dari pemakaian bleaching earth pada proses fraksinasi produksi minyak dan proses produksi SCD (semi continous deodorizer) sebagai residu sisa filtrasi. Kondisi eksisting pada industri X, sekitar 8.196,890ton/tahun LB3 SBE belum dimanfaatkan dan belum diolah yang dilakukan secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan potensi dari LB3 SBE sebagai campuran bahan bakar pada PT. ABC. Metode yang digunakan adalah dengan uji kualitas batu bara (bahan bakar eksisting) dan uji kulitas pada LB3 SBE dengan parameter logam berat, kadar air dan nilai kalor. Dari hasil penelitian didapatkan kualitas batu bara yang digunakan cukup bagus karena memiliki kandungan sulfur, volatile dan fix carbon yang rendah. Emisi cerobong masih memenuhi baku mutu sesuai Permen LH No. 07 Tahun 2007. Sedangkan pada TCLP (Toxicity Characteristic Leaching Procedure), didapatkan SBE masuk kategori 1 (bersifat berbahaya) sebagai LB3 karena nilai TCLP yang lebih banyak pada kategori A. Dari uji nilai kalor dan kadar air, SBE sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar karena memenuhi syarat minimal sebagai bahan bakar (11 MJ/kg atau setara dengan 2.627,305 Kkal/kg dan 2,5%). Potensi LB3 SBE untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar sangat tinggi, baik dari segi kuantitas maupun kualitas dihasilkan pada industri pengolahan kelapa sawit.
PEMBERIAN IZIN USAHA PERTAMBANGAN KHUSUS MINERAL LOGAM (EMAS) DI KABUPATEN NAGAN RAYA, PROVINSI ACEH Nadia Ayu Pratiwi; Elsi Kartika Sari
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7361

Abstract

Dalam melakukan kegiatan usaha pertambangan terdapat wewenang untuk mengatur, mengurus, dan mengawasi pengelolaan atau pengusahaan bahan galian (tambang) dengan adanya hak penguasaan negara yang mempunyai kewajiban untuk mempergunakannya sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat Indonesia dan penguasaan ini diselenggarakan oleh Pemerintah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  pemberian Izin Usaha Pertambangan di Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Aceh berdasarkan UU No. 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Metode yang digunakan adalah metode penelitian yuridis, menggunakan data sekunder, dianalisis secara kualitatif. Analisis   data   dalam   penelitian   ini   menggunakan   analisis   kualitatif. Analisis kualitatif yang  dilakukan  bertitik  tolak  dari  analisis empiris, yang  dalam  pendalamannya  dilengkapi  dengan  analisis  normatif. Pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) khususnya untuk batubara diperoleh dengan cara mengajukan permohonan wilayah, sebagaimana dimaksud pada Pasal 8 ayat (4) PP No. 23 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara. Dalam Pasal 23 PP No. 23 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara bahwa meliputi persyaratan: Administratif; Teknis, Lingkungan; dan Finansial. Selain itu juga berdasarkan Pasal 28 PP No. 23 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara bahwa dapat diberikan oleh: Menteri, untuk WIUP yang berada dalam lintas wilayah provinsi dan/ atau wilayah laut. Kesimpulan secara logika deduktif. Pemberian Izin Usaha Pertambangan di Kabupaten Nagan Raya, didasarkan Qanun Aceh Nomor 15 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara tepatnya pada Pasal 4 Ruang Lingkup Qanun dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pemerintahan yang bersifat Nasional di Aceh.
PENTINGNYA KESESUAIAN VISUAL KARAKTER TOKOH DALAM FILM ANIMASI “MY LITTLE PONY: THE MOVIE” Fachrina Adzani; Wegig Murwonugroho
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8630

Abstract

Film merupakan salah satu media yang menyediakan hiburan dalam bentuk elekktronik berupa audio visual, yang dapat menampilkan bunyi, kata-kata dan gambar. Film juga adalah sebuah medium untuk berkomunikasi yang dapat memberikan dampak kepada penontonnya. Film pada masa sekarang banyak berkembang dikarenakan teknologi yang semakin maju yang membuat dunia perfilman semakin maju dengan pesat. Film animasi “My little Pony: The Movie” adalah film animasi musikal yang diadaptasikan dari serial televisi animasi animasi My Little Pony yang diciptakan oleh Lauren Fraust. Film animasi “My Little Pony: The Movie” merupakan film yang disukai oleh anak-anak dan remaja karena menggunakan visual yang menarik dengan warna-warna yang disukai oleh anak-anak pada umumnya. Film ini mempunyai 6 karakter tokoh utama yaitu Twilight Sparkle, Pinkie Pie, Rainbow Dash, Rarity, Fluttershy dan Applejack, 6 karakter tokoh utama tersebut memiliki karakter dengan sifat-sifat yang berbeda satu sama lain. Film animasi My Little Pony menceritakan dunia fantasi tentang pertemanan 6 (enam karakter Tokoh). Tujuan penelitian adalah mencari konsep dibalik karakter visual setiap tokoh. Terlihat adanya masalah dimana visualiasi tidak identik dengan karakter yang diperankan. Metode penelitian yang digunakan semiotika F Sausure: sign = penanda & petanda.  Di dalam pembahasan objek terlihat tersturktur dalam beberapa pemvisualisasian yaitu: wajah, warna, bentuk mata, ekor dan pakaian. Tiap visualisasi memiliki makna sesuai dengan mitos fantasi. Diketemukan di dalam penelitian ini bahwa kesesuaian tokoh dengan karakter dikontruksi oleh ekspresi wajah, gerak kaki, sorotan mata, warna dan gaya berpakaian. Dari penelitian disimpulkan bahwa kesesuaian dalam pemvisualisasian menciptkan karakter yang membedakan antara tokoh satu dengan yang lainnya.
EVALUASI PERFORMA PEMBORAN TERHADAP INVISIBLE LOST TIME UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DAN EFISIENSI PADA SUMUR B DAN D PADA PEMBORAN SUMUR PANAS BUMI Fernandez Sabar; Sugiatmo Kasmungin
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7353

Abstract

Kegiatan pemboran saat ini dituntut untuk dapat menggunakan waktu efektif dan efisien untuk dapat mencapai target kedalaman dalam waktu yang cepat dikarenakan biaya operasional yang besar. Hal ini juga menjadi prioritas pada saat ini pada pemboran di Panas Bumi dimana performa dalam pemboran di panas bumi hanya selama ini hanya berupa hasil penentuan waktu produktif dan waktu tidak produktif. Peninjauan lebih jauh untuk dapat mengukur besaran performa belum pernah diukur di dalam evaluasi identifikasi yang diketahui sebagai ILT (Invisible Lost Time). Pada penelitian ini, waktu merupakan faktor terpenting dalam kinerja pemboran, untuk menuju efektif dan efisien menjadi kata kunci untuk mengukur kinerja pemboran dengan melakukan identifikasi KPI dari setiap aktivitas pemboran tersebut beserta target dimana masing-masing KPI. Perhitungan dilakukan pada 2 sumur panas bumi dengan evaluasi kembali kinerja selama waktu pemboran dimana waktu tidak produktif dengan waktu yang produktif memiliki waktu rata-rata sebesar 28 hari tanpa komplesi. Pembagian KPI (Key Performance Indicator) dibagi menjadi 2 aktivitas berupa Flat time dan Non Flat time yang menunjukkan perbandingan performa crew pada masing-masing trayek dimana crew siang memiliki performa yang lebih baik dari crew malam. Hasil pengukuran ILT (Invisible Lost Time) bila dibandingkan dengan sumur yang sedang dikerjakan tidak mencapai target dengan performa rata-rata sebesar 20% atau rata-rata 5 hari waktu pemboran terhadap 2 sumur. Dengan biaya operasi pemboran sebesar 1 milyar rupiah per hari menunjukkan potensi efisiensi sebesar 10 milyar untuk dua sumur.  
PERANCANGAN SIMULASI PROMODEL UNTUK PERBAIKAN TATA LETAK LANTAI PRODUKSI COLD FINISHED BAR PT. IRON WIRE WORKS INDONESIA Winnie Septiani; Dino Ardiansyah; Sucipto Adi Suwiryo
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8635

Abstract

PT Iron Wire Work Indonesia memiliki permasalahan pada  penempatan mesin produksi Cold Finished Bar yang tidak sesuai dengan urutan kedekatan dalam proses produksinya dan metode pemindahan yang tidak terencana. Hal ini berdampak pada  pola aliran produksi dan besarnya besarnya waktu perpindahan material. Penelitian ini bertujuan merancang model simulasi Promodel untuk evaluasi  perbaikan tata letak lantai produksi Cold Finished Bar. Perbaikan Tata letak lantai produksi dilakukan dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP).  Penelitian ini terdiri dari 4 tahapan utama  yaitu analisis sistem saat ini, merancang model simulasi, Promodel merancang perbaikan tata letak lantai produksidengan SLP, dan mengevaluasi perbaikan dengan Simulasi.  Hasil perbakan Tata Letak dengan SLP  menghasilkan dua alternatif iterasi blockplan dan tujuh skenario usulan perbaikan. Setiap usulan skenario perbaikan dievaluasi berdasarkan indikator waktu produksi.  Waktu produksi dalam penelitian ini didefinisikan sebagai waktu proses pembuatan Cold Finished Bar ditambah dengan waktu perpindahan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario keenam dengan perbaikan layout BlockPlan alternatif 2 ditambang dengan  satu unit shotblasting machine sebagai usulan terbaik dengan waktu produksi sebesar 273,4 jam dan persentase penurunan waktu proses produksi sebesar 25,71% dari model awal. Penurunan waktu produksi ini diharapkan dapat meningkatkan pencapaian target produksi perusahaan.
POTENSI BATUAN INDUK FORMASI TALANGAKAR DAN LEMAT PENGHASIL HIDROKARBON DI CEKUNGAN SUMATRA SELATAN Cahyaningratri P. Riyandhani
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8626

Abstract

Terdapat beberapa formasi pada Blok Western South Sumatra Extention, Zona Musi Platform, Cekungan Sumatra Selatan tetapi hanya Formasi Lemat dan Formasi Talangakar yang akan dianalisis. Dari kedua formasi ini memiliki lingkungan pengendapan mulai dari fluvial sampai laut dangkal. Untuk Formasi Lemat terendapkan di lingkungan fluviodeltaik dan merupakan serpih yang berguna sebagai batuan induk. Formasi Talangakar yang terdiri dari batupasir, serpih dan sisipan batulanau diendapkan pada lingkungan fluvial hingga deltaik dan berperan sebagai batuan induk. Hasil analisis dari geokimia organik sampelsampel batuan dari kedua formasi menunjukkan adanya potensi hidrokarbon yang baik dan dapat dipastikan Formasi Lemat dan Formasi Talangakar merupakan batuan induk potensial di Cekungan Sumatera Selatan.
COMPRESSIVE BEHAVIOUR OF TIN SLAG POLYMER CONCRETE CONFINED WITH CARBON FIBRE REINFORCED EPOXY Shukur Abu Hassan; Umar Abdul Hanan; Mohd Yazid Yahya; Mat Uzir Wahit
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7362

Abstract

Terak timah adalah hasil sampingan proses peleburan.Tujuan kajian ini adalah untuk mengkaji tingkah laku mampatan kolum konkrit polimer (PC) berisi terak timah yang dibalut dengan polimerdiperkuat fiber karbon (CFRP). Kajian ini dijalankan dengan tiga bilangan lapisan CFRP yang berlainan. Ciri-ciri mekanikal sampel seperti tekanan maksimum (maximum stress), ketegangan (strain) dan modulus keanjalan (elasticity modulus) ditentukan oleh ujian mampatan. Tekanan mampatan maksimummeningkat dengan ketara kepada 103% untuk PC yang tidak terkurung berbanding PC terkurung. Sementara itu untuk satu lapisan hingga dua lapisan hanya meningkat 14.9% dan kes yang sama untuk dua lapisan hingga tiga lapisan hanya mendapat peningkatan kira-kira 13.6%. Modulus mampatan meningkat kira-kira 26% hingga 39% untuk PC yang tidak terkurung berbanding satu lapisan PC terkurung. Modulus mampatan untuk PC yang satu lapisan, dua lapisan dan tiga lapisan hampir sama iaitu perbezaan tidak lebih daripada 10%. Nisbah pemanjangan bagi PC yang tidak terkurung berbanding dengan PC berkurung satu lapisan menunjukkan penurunan yang besar. Bilangan lapisan dua dan tiga menunjukkan penurunan nisbah kemuluran yang sedikit berbanding satu lapisan. Kekuatan satu-lapisan PC terkurung meningkat dengan ketara kira-kira 104.8% berbanding PC yang tidak terkurung. Sementara itu, untuk bilangan lapisan terkurung yang lebih dari satu hanya meningkat sedikit. Keberkesanan pengurungan meningkat sebanyak dua kali untuk satu lapisan PC terkurung berbanding PC yang tidak terkurung. Sementara itu, bilangan lapisan terkurung yang lebih dari satu, keberkesanan pengurungan hanya meningkat sedikit. Kesimpulannya, peningkatan jumlah lapisan terkurung lebih dari satu tidak memberikan perubahan yang signifikan terhadap sifat mekanik.Kata kunci: CFRP, konkrit polimer,  pengurungan, sanga timah
backcover Lembaga Penelitian
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8773

Abstract

PENGUJIAN SINGKRONISASI DAN EVALUASI PARAMETER KINERJA TURBIN UAP DARI PLTP SKALA KECIL 3 MW KAMOJANG Amiral Aziz; Cahyadi Cahyadi; Suyanto Suyanto
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7348

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan hasil analisa eksergi yang telah dilakukan pada Sistem Turbin Uap PLTP Skala Kecil 3 MW Kamojang. Analisis eksergi adalah alat untuk identifikasi jenis, lokasi dan besarnya kerugian termal. Identifikasi dan kualifikasi kerugian ini memungkinkan untuk evaluasi dan perbaikan desain sistem termal . Analisa ini dilakukan dengan menggunakan data-data operasi pada waktu pengujian sinkronisasi dan membandingkan parameter kinerja PLTP yang dihasilkan terhadap parameter desain PLTP 3 MW. Pengujian dilakukan dengan rolling turbin uap dari putaran paling rendah 500 rpm, dilakukan selama kurang lebih satu jam sekaligus untuk memanaskan turbin uap agar tercapai temperatur yang merata pada turbin uap (warming up), kemudian putaran turbin uap di naikan secara bertahap dengan menghindari titik-titik putaran kritis sesuai dengan hasil bump test. Pada saat pengujian,  tekanan kondensor pada saat Rolling jauh lebih tinggi dari nilai desain sebesar 0,16 barabsolut. sehingga Daya Real Generator tidak tercapai sesuai desain sebesar 3000 kW. Efisiensi isentropis turbin 67,88 % pada waktu Rolling tanggal 5 Mei 2019, 67,46 % pada waktu Rolling tanggal 25 Nov 2019 dan 72,5 % pada waktu desain. Efisiensi eksergi dari PLTP sebesar 33,19 % pada desain namun hanya 25,37 % pada waktu Rolling tanggal 5 Mei 2019 dan 23 % pada pada waktu Rolling tanggal 25 November 2019. Dari hasil pengujian Sinkronisasi 3 x 24 jam yang dilaksanakan pada bulan Mei 2019 dan pada bulan November 2019 dapat disimpulan bahwa Daya Real generator yang dihasilkan pada tanggal 5 Mei 2019 dan pada tanggal 25 Nov 2019 masing-masing 2138 kW dan 2003 kW.

Page 9 of 17 | Total Record : 166