cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH
Published by Universitas Trisakti
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 166 Documents
ANALISIS YURIDIS PENYELESAIAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) MACET UNTUK USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK, SENTRA KREDIT KECIL PECENONGAN Jihan Noor Fakhira; Sri Bakti Yunari
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8628

Abstract

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan kredit/pembiayaan yang khusus diberikan pada pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam bentuk modal kerja dan investasi yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup dengan didukung fasilitas penjaminan oleh pemerintah. Maka permasalahannya adalah bagaimana pelaksanaan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kecil pada sentra kredit kecil pecenongan pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan bagaimana upaya penyelesaian Kredit Usaha Rakyat (KUR) macet pada sentra kredit kecil pecenongan pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Penulisan ini sebagai hasil dari penelitian yang menggunakan metode penelitian hukum Normatif, serta sifat penelitian Preskriptif dengan menggunakan bahan hukum sekunder. Pengolahan bahan hukum dilakukan secara kualitatif, sedangkan pengambilan kesimpulan dilakukan dengan menggunakan logika deduktif. Hasil penelitian menunjukan terjadinya kredit macet diakibatkan tidak terpenuhinya prinsip 5C. Penyelesaian terhadap KUR Kecil macet pada umumnya diselesaikan melalui eksekusi terhadap agunan tambahan yang diberikan oleh debitur atau dengan pengajuan klaim kepada Lembaga Penjamin Kredit.
PERANCANGAN ALAT PENUKAR KALOR UNTUK PEMBANGKIT SISTEM ORC M. Zainu Azkiya; Eka Maulana
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7364

Abstract

Konsumsi energi listrik nasional yang terus meningkat merupakan tantangan bagi warga negara Indonesia untuk dapat menemukan atau memberikan ide gagasan yang dapat dilakukannya penghematan sumber energi listrik. Dengan adanya energi biomassa, banyak variabel-variabel yang dapat dimanfaatkan munculnya sistem penghasil energi listrik salah satunya ialah sistem Organic Rankine Cycles (ORC). Tujuan dari penelitian ini untuk rancangan alat penukar kalor yang terdapat dalam sistem ORC menggunakan refrigerant, memanfaatkan gas buang dari proses pirolisis yang merupakan salah satu proses biomassa dan merencanakan kontruksi alat penukar kalor yang berada dalam siklus ORC dengan jenis Shell and Tube. Alat penukar kalor yang direncanakan berjenis evaporator. Perencanaan ini menghitung perpindahan kalor dan kontruksi alat penukar kalor tipe Shell and Tube.  Sistem ORC ini merupakan sebuah kesamaan pada sistem siklus rankine, yang membedakannya ialah jika siklus rankine menggunakan fluida kerjanya adalah air, ORC menggunakan fluida kerja refrigerant. Refrigerant dipanaskan sehingga menjadi uap yang akan memutar turbin. Ukuran utama yang didapatkan dari hasil perhitungan alat penukar kalor yaitu diameter dalam Shell 488,95 mm (19,25 in), dan panjang 143657,6 mm"> . Fluida yang mengalir pada Shell adalah gas buang, dan fluida yang mengalir pada Tube adalah refrigerant jenis R-134a, material 304 Stainless Steel dengan jumlah 73 Tube, tebal Tube 18 BWG, diameter luar Tube 1431,75 mm"> . Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa system OCR dapat ditukar dengan jenis sheel dan tube dengan spesifikasi diameter dalam Shell 19,25 in , menggunakan jumlah 73 tube, dengan  tebal 18 BWG, berbahan 304 Stainless Steel, fluida yang mengalir adalah R 134a.
PENGUJIAN INKUBATOR BAYI MENGGUNAKAN 2 BUAH LAMPU PIJAR BERKAPASITAS 25 WATT PADA 11 SUHU RUANGAN YANG BERBEDA Chalilullah Rangkuti; Rosyida Permatasari
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7350

Abstract

Bayi baru lahir memerlukan perhatian khusus pada proses persalinan, sehingga hal ini berpengaruh pada kesehatan bayi itu sendiri. Begitu pula dengan bayi lahir prematur mempunyai tingkat sensitivitas yang tinggi terhadap ruangan sekitarnya. Suhu sekitar bayi dikondisikan sesuai dengan kebutuhan bayi agar bayi mampu beradaptasi dan tidak rentan terhadap penyakit, sehingga hal tersebut diperlukan alat inkubator yang membantu menormalkan suhu disekitar tubuh bayi. Inkubator bayi dibuat dengan bahan material acrylic pada ketebalan 3 mm. Suhu didalam ruang inkubator harus disesuaikan dengan kebutuhan bayi prematur yaitu antara 32℃-37℃. Oleh karena itu dibutuhkan alat mikrokontroler BR6 dan sensor termokopel untuk mengatur dan mengetahui suhu yang ada didalam ruang inkubator. Lampu pijar digunakan sebagai pemanas ruang inkubator. Baterai digunakan untuk alat penyimpanan sumber listrik. Pengujian ini dilakukan dengan cara pengamatan dan analisis data suhu yang dapat dicapai dalam waktu tertentu pada inkubator. Didapatkan hasil bahwa suhu inkubator sebesar 32.℃ menggunakan 2 buah lampu pijar berkapasitas 25 Watt yang dapat dicapai dalam waktu 9 menit pada suhu ruang 29.6℃.
PEMILIHAN LOKASI USAHA DANI’S AUTO MENGGUNAKAN METODE PAIRWISE COMPARISON DAN COMPARATIVE PREFERENCE INDEX (CPI) Minda Khairunnisa; Winnie Septiani
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8633

Abstract

Dani’s Auto merupakan usaha jual beli mobil bekas yang saat ini masih menggunakan rumah pribadi sebagai tempat usaha. Pemilik berencana ingin mengembangkan usahanya dengan cara membuka lokasi usaha baru yang dapat membantu perkembangan usahanya. Penenlitian ini bertujuan untuk menganalisis keputusan pemilihan lokasi baru Dani’s Auto, dengan alternatif lokasi yaitu Lot Showroom Mangga Dua, Lot Showroom Kelapa Gading, Ruko di Klender, dan Ruko di Rawamangun. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan berdasarkan 10 kriteria diantaranya pasar, biaya, infrastuktur, dan lingkungan. Evaluasi pemilihan  lokasi dilakukan dengan menggunakan metode Comparative Prefrence Index (CPI). Tingkat kepentingan setiap kriteria dihitungan dengan menggunakan Pairwise Comparison. Penilaian dilakukan oleh pemilik usaha Dani’s Auto. Pembobotan kriteria menggunakan pairwise comparison diperoleh 3 kriteria dengan prioritas terbesar yaitu kapasitas mobil, jumlah kompetitor, dan biaya sewa. Hasil perhitungan CPI yaitu diperolehnya lokasi Ruko di Rawamangun sebagai alternatif terbaik dengan nilai akhir sebesar 83,1518.
STUDI PENDAHULUAN PENGGUNAAN VOLUME OF INTEREST (VOI) DALAM MENGANALISIS BIODISTRIBUSI SENYAWA PENGONTRAS GD-DTPA-FOLAT DIBANDINGKAN DENGAN GD-DTPA PADA HEPAR DAN GINJAL TIKUS MENGGUNAKAN MRI Mulia Rahmansyah; Iyus Maolana Yusuf; Harry Galuh Nugraha; Ristaniah D. Soetikno
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8624

Abstract

Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan modalitas pencitraan diagnostik yang sebagian besar menggunakan senyawa pengontras. Konsentrasi senyawa pengontras dapat diukur secara tidak langsung dari peningkatan instensitas sinyal yang merupakan bagian dari analisis tekstural ditampilkan dengan Region of Interest (ROI) ataupun Volume of Interest (VOI). Dua organ eliminasi dalam biodistribusi obat dalam tubuh yaitu hepar dan ginjal. VOI merupakan penilaian yang mencakup kuantifikasi tekstur seluruh jaringan, sehingga VOI dapat menilai biodistribusi pada hepar dan ginjal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis VOI senyawa pengontras Gd-DTPA-Folat dan Gd-DTPA dan membandingkannya dengan ROI dan target to background ratio. Studi pendahuluan yang merupakan penelitian observasional analitik menggunakan data prospektif. Analisis statistik menggunakan tes Mann-Whitney untuk membandingkan perbedaan intensitas sinyal senyawa pengontras Gd-DTPA-Folat dan Gd-DTPA pada konsentrasi 112 mg/0,5 ml dengan waktu pindai yang berbeda. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok yang masing-masing terdiri dari 3 ekor tikus putih. Variabel independen adalah jenis kontras dan waktu pindai, variabel dependen adalah nilai ROI, target to background ratio, dan VOI. Variabel perancu dipengaruhi oleh perbedaan tempat dan ukuran. Bias dikurangi dengan pengukuran minimal 3 kali dengan ukuran 20 mm2. VOI digunakan sebagai modifikasi efek. Nilai rerata VOI Gd-DTPA-Folat dan Gd-DTPA memiliki nilai yang hampir sama pada hepar dan ginjal pada waktu yang berbeda serta menunjukkan waktu yang optimal pada 1 jam pertama. VOI memiliki keunggulan dalam menilai biodistribusi senyawa pengontras pada organ hepar dan ginjal dibandingkan dengan ROI dan target to background ratio.
KOMPOSIT SANDWICH HYBRID KOMBINASI SERAT TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN SERAT KACA DENGAN MATRIX POLYURETHANE Moch. Razan Dwi A; Djoko W. Karmiadji; Eko Prasetyo
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7360

Abstract

Komposit Sandwich Hybrid kombinasi antara serat tandan kosong kelapa sawit dan serat kaca dengan matrix polyurethane adalah sebuah trobosan baru sebagai bahan pengganti yang mampu menyerap suara dan penyerap panas dengan ramah lingkungan. Kemampuan penyerapan suara dan penyerapan panas sangat di perhitungkan. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan hasil dari pengaruh penambahan fraksi serat pada penyerapan suara dan penyerapan panas. Metode pegujian mengacu pada standar ASTM C177-13. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui nila koefisien perpindahan panas secata konduksi, dengan cara mengetahui seberapa besar konduktivitas thermal dari suatu material. ASTM C 177-13 merupakan metode yang pengujiannya menetapkan syarat desain yang diperlukan dalam membuat dan mengoperasikan guarded hot-plate Pada penyerapan panas penambahan fraksi membuat menurunnya nilai Konduktifitas thermal karena bertambah padatnya strukur pada inti atau core yang diisi dengan serat tandan kosong kelapa sawit. Nilai Konduktifitas yang baik terdapat pada fraksi 20% dikarenakan jumlah serat yang sedikit maka mampu terjadinya perpindahan panas. Perbandingan dari penelitian yang sudah pernah dilakukan menghasilkan nilai koefisien konduktifitas termal pada penelitian ini lebih besar dikarenakan bertambahnya nilai fraksi yang digunakan atau semakin banyak serat yang digunakan semakin rapat dan mempersulit penyebaran suhu.  Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada komposit sandwich hybrid serat tandan kosong kelapa sawit dan serat kaca dengan matrix polyurethane ini akan semakin menurun konduktivitasnya jika penambahan serat tandan kosong kelapa sawit.
cover 6-1 Lembaga Penelitian
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8639

Abstract

ASPEK IMUNOLOGI AIR SUSU IBU DAN COVID-19 Tubagus Ferdi Fadilah; Dewi Setiawati
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8629

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ASI terhadap kekebalian bayi dalammasa pandemic Covid-19. Air susu ibu (ASI) merupakan cairan terbaik bagi seorang bayi untuk melindungi bayi dari berbagai penyakit infeksi. Zat kekebalan dalam ASI diantaranya secretory-IgA (sIgA), Lactobacillus bifidus, laktoperoksidase, lisozim, dan lekosit akan menurunkan risiko infeksi pada saluran pencernaan, saluran pernafasan, telinga, diabetes mellitus, dan penyakit alergi. Bayi dengan ASI eksklusif ternyata akan lebih sehat dan lebih jarang sakit dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan ASI. Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) telah memunculkan kekhawatiran tentang apakah ibu yang menderita COVID-19 dapat menularkan SARS-CoV-2 ke bayi atau anak mereka saat menyusui. Organisasi Kesehatan. Ibu harus mendapatkan konsultasi, informasi, dan edukasi bahwa manfaat menyusui secara substansial melebihi potensi risiko penularan. Adanya IgA dalam ASI adalah salah satu cara di mana menyusui melindungi bayi dari infeksi dan kematian. Semua ibu yang pulih dari COVID-19 memiliki antibodi untuk COVID-19 dalam ASI mereka. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ASI dapat memberikan perlindungan kepada bayi terhadap penyakit infeksi, alergi dan penyakit metabolik melalui berbagai komponen zat kekebalan yang dikandungnya. Jika ibu menyusui dengan terduga infeksi, tidak memberikan ASI akan mengurangi mutrisi dan bayi kehilangan manfaat kekebalan dari ASI tersebut. Air susu ibu mengandung kadar antibodi tipe sekretori tinggi (sIgA), menyusui dari ibu yang pulih dari COVID-19 dapat menurunkan kekebalan ini kepada bay
DAMPAK DARI TINGKAT KESIBUKAN ORGAN CORPORATE GOVERNANCE DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP PERFORMA PERUSAHAAN DENGAN MANAJEMEN LABA SEBAGAI VARIABEL MODERASI Fernaldi Priyana; Harti Budi Yanti
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari kesibukan organ corporate governance dan corporate social responsibility pada performa perusahaan pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan menggunakan analisis regresi berganda dan sampel dari 86 perusahaan pada periode penelitian tahun 2017 dan 2018 hasil penelitian menunjukan bahwa kesibukan dari komisaris independen, corporate social responsibility, dan CSR yang di moderasi oleh manajemen laba tidak berpengaruh signifikan terhadap performa perusahaan. Sementara itu kesibukan direktur independen, kesibukan komite audit, dan kesibukan sekretaris perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap performa perusahaan.
PENGARUH WAKTU TAHAN PADA PROSES ARTIFICIAL AGING TERHADAP MIKROSTRUKTUR PADUAN Al-Sn-Cu. Dody Prayitno; Fitri Azhary Apriandini
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v5i2.7352

Abstract

Aluminium dengan paduan timah diaplikasikan sebagai material bushing atau lebih dikenal sebagai bantalan. Penambahan tembaga (Cu) menambah kekerasan paduan Al-Sn. Penambahan proses Artificial aging pada paduan Al-10Sn-10Cu menambahkan kekerasan paduan tersebut. Perubahan mikrostruktur akibat proses artificial aging belum di teliti. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh waktu tahan pada proses artificial aging terhadap mikrostruktur Al-10Sn-10Cu. Paduan Al-10sn-10cu di panaskan pada 500 oC selama satu jam kemudian di kuens. Paduan selanjutnya di panaskan kembali pada 190 oC dengan waktu panahanan (waktu penuaan) bervariasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan waktu penuaan memperbesar fasa a tetapi memperkecil ukuran fasa Sn

Page 8 of 17 | Total Record : 166