cover
Contact Name
Aryanti Dwi Untari
Contact Email
aryanti.dwi@untirta.ac.id
Phone
+6285975089427
Journal Mail Official
aryanti.dwi@untirta.ac.id
Editorial Address
JURUSAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Jl. Ciwaru Raya No. 15 Cipocok Jaya, Serang, 42117
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Untirta Civic Education Journal
ISSN : 25416693     EISSN : 25810391     DOI : -
Untirta Civic Education Journal (UCEJ) is a peer-reviewed scientific journal that publishes different kinds of scientific articles based on the research article, review article, and book review. All topics that we received were only articles relating to Social Science, Pancasila, Citizenship Education, Law, Morals, Sociology, and Public Policy. For the research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches and can be made in a variety of research designs, such as experiments, case studies, grounded theory, phenomenology, etc. This journal was published in 2016 in the print and online publication twice a year every April and December, and published by Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. All the articles published in this journal have a unique DOI Number.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2020)" : 7 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ISU KONTROVERSIAL TERHADAP PEMBENTUKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Sulkipani Sulkipani; Edwin Nurdiansyah; Mariyani Mariyani
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v5i2.10512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran isu kontroversial dalam membentuk keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Adapun metode penelitian ialah Quasi Experimental Design dengan bentuk desain Nonequivalent Control Group Design. Dengan istilah kelas kontrol dan kelas eksperimen. Yang menjadi sampel pada penelitian ini ialah mahasiswa pendidikan sejarah dan pendidikan Bahasa sastra semester 1  yang mengambil mata kuliah PKn. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah tes dan observasi. Adapun hasil penelitian ini diperoleh disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran kebijakan isu kontroversial terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah PKn. Hasil pretest dan postets mahasiswa yang menunjukkan pada kelas eksperimen diperoleh nilai rerata pretest sebesar 52,58 dan kelas kontrol 51,91. Sedangkan rerata hasil postest pada kelas eksperimen ialah 84,35 dan rerata hasil postets pada kelas kontrol ialah 81,28. Uraian data menunjukkan bahwa rerata kelas eksperimen lebih besar dari rerata kelas kontrol pada saat posttest. Untuk uji hipotesis di dapatkan pula hasil yang menujukkan pengaruh signifikan model pembelajaran kebijakan isu kontroversial terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah PKn. Dengan diperkuat hasil uji Wilcoxon diketahui Asymp. Sig. (2-tailed) bernilai 0,000. Karena nilai 0,000 lebih kecil dari <0,05
ANALISIS KEBUTUHAN BUKU AJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Camelia Camelia; Kurnisar Kurnisar; Aulia Novemy SBK Lestari
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v5i2.10507

Abstract

Peran strategis buku ajar merupakan dasar pengembangan produk buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan. Analisis kebutuhan dilakukan dengan metode penelitian kualitatif yaitu menyebarkan angket terkait kebutuhan mahasiswa terhadap buku ajar. Berdasarkan sebaran angket diperoleh informasi bahwa sebanyak 77,1% mahasiswa tidak memiliki buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan; sebanyak 91,6% mahasiswa menyatakan bahwa dengan menyajikan permasalahan dalam materi Pendidikan Kewarganegaraan, akan mempermudah Anda memahami materi dan sebanyak 94% mahasiswa berpendapat perlu dikembangkan buku ajar berbasis masalah. Berdasarkan olahan data tersebut, maka akan dikembangkan buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan berbasis masalah
INOVASI DAN IMPLEMENTASI BAHAN AJAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL PIKUKUH BADUY UNTUK MENGEMBANGKAN NILAI KEWARGANEGARAAN (CIVIC VALUE) Ikman Nur Rahman; Ujang Jamaludin; Ratna Sari Dewi
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v5i2.10513

Abstract

 Perilaku individu dan sosial digerakkan oleh kekuatan dari dalam yang didasarkan pada nilai-nilai ajaran agama yang menginternalisasi sebelumnya. Tradisi masyarakat adat Baduy diwarnai oleh agama yang dianutnya agama Sunda Wiwitan, melahirkan ajaran tersendiri yang disebut pikukuh. Pikukuh tersebut disampaikan secara turun temurun secara lisan menjadi aturan adat mutlak yang harus ditaati. Pelanggaran terhadap aturan adat mutlak tersebut memunculkan konsekuensi yang harus di terima oleh komunitas masyarakat adat Baduy. Berbagai makna filosofis hidup (kedamaian, kejujuran, kesederhanaan, kasih sayang) dijadikan landasan hidup masyarakat Baduy, mereka akan selalu menjaga dan mengamalkan pikukuh tersebut sampai kapanpun. Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui kevalidan perangkat pembelajaran yang dikembangkan; (2) untuk mengetahui kepraktisan perangkat pembelajaran yang dikembangkan; dan (3) untuk mengetahui keefektifan bahan ajar yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Langkah-langkah pada penelitian pengembangan ini ada 4 (empat) tahapan yaitu Analysis, Desain, Development, Implementation, dan Evaluation. Dalam penelitian ini akan dikembangkan perangkat pembelajaran yang terkait yang berupa Rancangan Pembelajaran Semester (RPS) dan modul Pikukuh Baduy
STUDI ANALISIS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS PRAKTIK KEWARGANEGARAAN DIGITAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS LITERASI DIGITAL WARGA NEGARA DI PROVINSI BANTEN Damanhuri Damanhuri; Ronni Juwandi
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v5i2.10509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan tinggi, terutama yang berkaitan dengan inovasi pembelajaran digital yang dilakukan terhadap mahasiswa selama proses pembelajaran,  kendala yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Praktek pembelajaran digital ini merupakan studi analisis yang digunakan dalam mengukur efektifiktas dan hasil yang terihat dalam peningkatan kualitas literasi digital warga negara dalam memanfaatkan akses media online dalam proses pembelajaran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakakukan dengan cara wawancara, observasi, dan studi literatur. Analisis data menggunkan Model Interaktif dari Miles dan Huberman. Pemeriksaan dan pengecekan keabsahan data menggunakan Uji Kredibilitas dengan teknik triangulasi. Berdasarkan data lapangan dapat disimpulkan bahwa hasil pembelajaran menggunakan Learning Management System(LMS) ditemukan ada peningkatan pemahaman materi dan konten pembelajaran dalam rangka meningkatkan kualitas literasi digital mahasiswa terutama dalam mengakses sumber referensi dalam pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan
PERAN PEREMPUAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETAHANAN EKONOMI KELUARGA PADA KONDISI PANDEMI COVID-19 Stevany Afrizal; Wika Hardika Legiani; Rahmawati Rahmawati
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v5i2.10510

Abstract

Saat ini negara kita sedang dilanda pandemic Covid-19 yang telah menyebar sangat cepat membuat perempuan kembali berada pada tingkat kesadaran tertingginya untuk selalu berjuang menyelamatkan keluarga dan bangsanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran penting perempuan yang dapat dilakukan dalam ketahanan ekonomi keluarga untuk menghadapi situasi dan kondisi akibat terdampak Covid 19. Penelitian yang dilakukan yaitu menggunakan pendekatan kualitatif. Karena penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, maka dalam pengumpulan datanya melakukan observasi, wawancara, studi dokumentasi dan study literature atau studi kepustakaan. Proses analisis data yang peneliti gunakan yaitu analisis kualitatif dan menggunakan metode deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penting perempuan yang dapat dilakukan dalam ketahanan ekonomi keluarga dalam menghadapi pandemi covid 19 adalah pencari nafkah tambahan dalam ekonomi keluarga, pengelola keuangan dalam rumah tangga, peran baru ibu di era new normal seperti  mengajarkan prilaku hidup sehat, menjadi guru pribadi bagi anak-anaknya, melakukan kegiatan bertanam di pekarangan rumah. Dan juga hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga sangat berpengaruh terhadap ibu bekerja di masa pandemi covid 19.
DISPARITAS KEWENANGAN LEMBAGA PENEGAK HUKUM DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI Qotrun Nida; Yulianah Yulianah; Asep Hasan Sofwan
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v5i2.10511

Abstract

Munculnya KPK yang oleh Undang-Undang ditempatkan sebagai lembaga negara extra power menimbulkan kecemburuan di lembaga penegak hukum yang lebih dulu berperan dalam sistem pidana Indonesia (Indonesian Criminal Justice System), dan  akan berpengaruh pada proses deligitimisasi institusi penegak hukum. Hal ini didasarkan kepada, pertama KPK sebagai institusi terobosan (breaking through) terhadap kemandegan kredibilitas penegak hukum di Indonesia, yang sampai hari ini tidak dibatasi pemberlakuannya. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis tertarik untuk meneliti Bagaimana kewenangan lembaga penegak hukum di tahap penyidikan dan penuntutan dalam tindak pidana korupsi serta bagaimana membangun keterpaduan penegak hukum dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di masa yang akan datang. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pendekatan normatif empiris. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Disparitas kewenangan ketiga lembaga penegak hukum dapat dilihat dalam Undang-Undang tentang KPK dimana KPK dalam melakukan penyidikan tindak pidana korupsi dapat melakukan penyadapan dan perekaman pembicaraan, dapat mengambil alih penyidikan atau penuntutan,  melakukan supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. 2) Disparitas kewenangan dalam hal penuntutan dilihat dalam kewenangan KPK yaitu dapat melakukan penyidikan tanpa memerlukan izin khusus sebagaimana lazimnya yang berlaku. Dalam rangka supervisi, KPK berwenang mengambil alih penyidikan dan penuntutan melibatkan aparat penegak hukum, penyelenggara negara, dan orang lain yang ada kaitannya dengan tindak pidana korupsi yang dilakukana aparat penegak hukum atau penyelenggara negara. Juga untuk perkara-perkara korupsi yang mendapat perhatian dan meresahkan masyarakat dan/atau menyangkut kerugian Negara paling sedikit Rp. 1 Milyar
PERAN BAZNAS PROVINSI BANTEN DALAM PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN MASYARAKAT PRASEJAHTERA MELALUI PROGRAM BANTEN CERDAS Ahmad Bukhori; Denny Soetrisna Adisendjaja; Ria Yuni Lestari
UNTIRTA CIVIC EDUCATION JOURNAL Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/ucej.v5i2.10506

Abstract

Penelitian ini membahas tentang 1) peran BAZNAS Prov. Banten pemenuhan hak pendidikan masyarakat prasejahtera melalui program banten cerdas, 2) kegiatan yang dilakukan dalam program Banten Cerdas yang dilaksanakan BAZNAS Prov.Banten dalam pemenuhan hak pendidikan masyarakat prasejahtera di Provinsi Banten, dan 3) faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan program Banten Cerdas. Metodologi penelitian yang digunakan ialah menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara, dokumentasi, dan observasi, Sedangkan teknik pemeriksaan data yang digunakan ialah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran BAZNAS Prov. Banten dalam pemenuhan hak pendidikan melalui program banten cerdas dapat dilihat dari beberapa aspek meliputi pembiayaan bantuan pendidikan, pembinaan kompetensi diri, peran serta warga negara dalam pembiayaan pendidikan, hingga upaya untuk mencegah terputusnya hak pendidikan masyarakat prasejahtera. Selain itu juga untPenelitian ini membahas tentang 1) peran BAZNAS Prov. Banten pemenuhan hak pendidikan masyarakat prasejahtera melalui program banten cerdas, 2) kegiatan yang dilakukan dalam program Banten Cerdas yang dilaksanakan BAZNAS Prov.Banten dalam pemenuhan hak pendidikan masyarakat prasejahtera di Provinsi Banten, dan 3) faktor pendorong dan penghambat pelaksanaan program Banten Cerdas. Metodologi penelitian yang digunakan ialah menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif. Adapun Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara, dokumentasi, dan observasi, Sedangkan teknik pemeriksaan data yang digunakan ialah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran BAZNAS Prov. Banten dalam pemenuhan hak pendidikan melalui program banten cerdas dapat dilihat dari beberapa aspek meliputi pembiayaan bantuan pendidikan, pembinaan kompetensi diri, peran serta warga negara dalam pembiayaan pendidikan, hingga upaya untuk mencegah terputusnya hak pendidikan masyarakat prasejahtera. Selain itu juga untuk mengetahui kegiatan pembinaan anak asuh BAZNAS Banten, Satu Keluarga Satu Sarjana, rumah pintar BAZNAS Banten serta faktor pendorong dan penghambat dalam menjalankan programuk mengetahui kegiatan pembinaan anak asuh BAZNAS Banten, Satu Keluarga Satu Sarjana, rumah pintar BAZNAS Banten serta faktor pendorong dan penghambat dalam menjalankan programPenelitian ini membahas tentang 1) peran BAZNAS Prov. Banten pemenuhan hakpendidikan masyarakat prasejahtera melalui program banten cerdas, 2) kegiatan yangdilakukan dalam program Banten Cerdas yang dilaksanakan BAZNAS Prov.Banten dalampemenuhan hak pendidikan masyarakat prasejahtera di Provinsi Banten, dan 3) faktorpendorong dan penghambat pelaksanaan program Banten Cerdas. Metodologi penelitianyang digunakan ialah menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan metode yangdigunakan ialah metode kualitatif deskriptif. Adapun Teknik pengumpulan data yangdigunakan ialah wawancara, dokumentasi, dan observasi, Sedangkan teknik pemeriksaandata yang digunakan ialah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian inimenunjukan bahwa peran BAZNAS Prov. Banten dalam pemenuhan hak pendidikan melaluiprogram banten cerdas dapat dilihat dari beberapa aspek meliputi pembiayaan bantuanpendidikan, pembinaan kompetensi diri, peran serta warga negara dalam pembiayaanpendidikan, hingga upaya untuk mencegah terputusnya hak pendidikan masyarakatprasejahtera. Selain itu juga untuk mengetahui kegiatan pembinaan anak asuh BAZNASBanten, Satu Keluarga Satu Sarjana, rumah pintar BAZNAS Banten serta faktor pendorongdan penghambat dalam menjalankan program

Page 1 of 1 | Total Record : 7