cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2017)" : 10 Documents clear
PENGEMBANGAN MODUL INTERAKTIF BERBASIS KOMPUTER MATERI REDOKS DI KELAS X Nia Oktaria; Fakhili Gulo; H. Hartono
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8208

Abstract

Pengembangan Modul Interaktif Berbasis Komputer Materi Redoks di Kelas X. Pengembangan modul interaktif berbasis komputer materi redoks telah dilakukan dan diterapkan di Kelas X.F SMAN 1 Tanjung Batu. Penelitian ini dilakukan dengan model pengembangan ADDIE dan Tessmer Evaluation. Kevalidan modul interaktif ini dinilai oleh tiga pakar yakni ahli materi, ahli desain, dan ahli pedagogik. Kevalidan materi memiliki rata-rata skor sebesar 3,48 dengan kategori valid, kevalidan desain memilik rata-rata skor sebesar 3,00 dengan kategori valid, dan kevalidan pedagogik memilik rata-rata skor sebesar 3,30 dengan kategori valid. Kepraktisan modul interaktif dilhat dari data angket one to one dan small group dengan rata-rata skor angket kepraktisan sebesar 3,40 dengan kategori praktis. Berdasarkan test hasil belajar, nilai n-gain yang didapatkan dari hasil pretest dan posttest adalah sebesar 0,44 dengan kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa modul interaktif ini tergolong efektif untuk digunakan dalam pembelajaran kimia materi redoks.
TABEL SISTEM PERIODIK UNSUR:EVOLUSI ATAU REVOLUSI Sofia Sofia
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8201

Abstract

Tabel Sistem Periodik Unsur: Evolusi atau Revolusi. Perkembangan sistem periodik unsur dari lavoiser sampai sistem periodik modern apakah terjadi secara evolusi atau revolusi  menjadi tujuan penulisan artikel ini. Para ahli mempelajari dasar-dasar dari pengelompokanunsur, setiap temuan baru dapat menggabungkan hasil temuannya dan memperbaiki dan menyempurnakan  tabelsistem periodikyang sebelumnya sehingga terjadi evolusi tabel sistem periodik unsur. Paradigma pengelompokan berdasarkan kemiripan sifat dan kenaikan masa atom menjadi normal sains hingga ditemukannya beberapa anomali. Anomali ini memunculkan krisis dan muncul paradigma baru dengan ditemukan sinar X oleh Moseley dan nomor atom oleh Ruterford sehingga terjadi revolusi tabelsistem periodik unsuryang disusun berdasarkan kenaikan Nomor atom bukan masa atom. Penemuan bilangan kuantum, pengelompokan unsur dalam tabel sistem periodik berdasarkan kemiripan sifat, nomor atom dan bilangan kuantum.Perkembangan sistem periodikunsur  selama lebih dari dua abad terjadi secara evolusi  dalam hal penyusunannya dan revolusi dalam hal dasar  pengelompokan tabel sistem periodikunsur dari masa atom ke nomor atom.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TS-TS) DI KELAS XI SMA TRI DHARMA PALEMBANG Yanti Irma Purnamasari; M. Hadeli L.; Sofia Sofia
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8210

Abstract

Peningkatan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TS-TS) di Kelas XI SMA Tri Dharma Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia dengan menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TS-TS) di kelas XI IPA ICT SMA Tri Dharma Palembang . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas, dilakukan dalam tiga siklus pada siklus I terdiri dua kali pertemuan, siklus II terdiri dari dua kali pertemuan, dan siklus III terdiri dari dua kali pertemuan Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes akhir siklus. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui keaktifan siswa dan tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Rata-rata keaktifan siswa dalam kelompok pada siklus I 59,79%, pada siklus II 67,07 % dan pada siklus III 73,17 %. Rata-rata nilai hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) yaitu 52,16 dengan persentase ketuntasan 31,58 % , rata-rata tes siklus I (T1) adalah 61,76 dengan persentase ketuntasan 52,94 %, nilai rata-rata pada siklus II (T2) adalah 71,79 dengan persentase ketuntasan 71,43 % dan nilai rata-rata pada siklus III (T3) adalah 80,31  dengan persentase ketuntasan 87,5 Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapkan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TS-TS) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kimia siswa.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA BERBASIS KOMPUTER TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI MINYAK BUMI DI KELAS X SMA N 1 INDRALAYA. Silvia Septhiani; Jejem Mujamil S; A. Rachman Ibrahim
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8204

Abstract

Pengaruh Penggunaan Multimedia Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Kimia Pada Materi Minyak Bumi di Kelas X SMA N 1 Indralaya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dengan menggunakan multimedia berbasis computer dan tidak menggunakan multimedia pada materi minyak bumi.Program multimedia yang digunakan adalah makromedia flash 8. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu. Teknik pengumpulan data dengan tes. Hasil tes nilai rata-rata kelompok kontrol 69,01 dan kelompok eksperimen 78,99. Untuk rata-rata ketuntasan siswa kelas control adalah 66% , sedangkan ketuntasan untuk kelas eksperimen adalah diatas 85%.  Hasil analisa data tes menunjukan bahwa pada taraf signifikan 5%t t hitung> t tabel, yakni 2,83> 2,00 yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara kelas control dan kelas eksperimen.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR TEMAN SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP KIMIA SISWA KELAS X SMA NEGERI 9 PALEMBANG Sinta Yuslina; Andi Suharman; Bety Lesmini
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8211

Abstract

Penerapan Model Pembelajaran Tutor Teman Sebaya Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Kimia Siswa Kelas X SMA Negeri 9 Palembang.Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa kelas X MIA 4 SMA Negeri 9 Palembang dengan menerapkan model pembelajaran tutor teman sebaya. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, catatan tindakan, dokumentasi dan tes pemahaman konsep siswa yang dilaksanakan setiap awal dan akhir pertemuan,. Pemahaman konsep kimia siswa pada siklus I (T1) 0,51172 (kategori sedang), pada siklus II (T2) pemahaman konsep kimia siswa meningkat menjadi 0,71882 (kategori tinggi), dan pada siklus III (T3) meningkat kembali menjadi 0,80953 (kategori tinggi). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tutor teman sebaya dapat meningkatkan pemahaman konsep kimia siswa kelas X MIA 4 SMA Negeri 9 Palembang.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI SISTEM KOLOID MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 TANJUNG RAJA Andika Marta; Fuad Abd. Rachman; K. Anom W.
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8195

Abstract

Peningkatan Hasil Belajar Kimia pada Materi Sistem Koloid Melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tanjung Raja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 1 Tanjung Raja melalui penerapan model pembelajaran Berbasis Proyek. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 1 Tanjung Raja TA 2013/2014.Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus.  Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata skor hasil belajar kimia siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) sebesar 67,06 dengan ketuntasan sebesar 30,30% meningkat pada siklus 1 (T1) sebesar 75,79 dengan ketuntasan belajar sebesar 72,72%. Pada siklus 2 (T2­) rata-rata skor hasil belajar kimia siswa meningkat menjadi 81,81 dengan ketuntasan belajar sebesar 87,87%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Berbasis Proyek dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan menjadikan kelas lebih kondusif dikarenakan siswa sangat aktif, sehingga disarankan bagi guru untuk menggunakan model pembelajaran Berbasis Proyek sebagai salah satu model pembelajaran pilihan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Bagi peneliti laindapat menjadi referensi untuk penelitian serupa ataupun bagi penelitian lanjutan.
IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN GUIDED NOTE TAKING (GNT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 11 PALEMBANG Miranti Dwi Anggraini; Iceng Hidayat; Rodi Edi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8205

Abstract

Implementasi Strategi Pembelajaran Guided Note Taking (GNT) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 11 Palembang.Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa upaya guru menerapkan strategi pembelajaran Guided Note Taking (GNT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 11 Palembang. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan sebanyak tiga siklus terdiri dari masing-masing dua pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar siswa. Rata-rata keaktifan siswa dalam kelompok pada siklus I sebesar 48,19%  siklus II sebesar 58,61% dan pada siklus III sebesar 68,17%. Rata-rata skor hasil belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) sebesar 58,84 dengan ketuntasan sebesar 46,34%. Rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus I (T1) sebesar 68,25 dengan ketuntasan sebesar 34,14 %. Pada siklus II (T2)  sebesar 73,17 dengan ketuntasan sebesar 46,34 %. Pada siklus III (T3) sebesar 80,00 dengan ketuntasan sebesar 70,73% Hasil penelitian membuktikan bahwa strategi pembelajaran Guided Note Taking (GNT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa di setiap siklusnya. Disarankan bagi guru yang mengalami permasalahan yang sama untuk menerapkan strategi pembelajaran Guided Note Taking (GNT)  agar hasil belajar siswa meningkat.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA KELAS X SMA NEGERI 13 PALEMBANG Risa Wardani; S. Sanjaya; D. Desi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8197

Abstract

Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) Terhadap Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas X SMA Negeri 13 Palembang.Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) terhadap hasil belajar kimia siswa kelas X SMA Negeri 13 Palembang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu. Sampel yang digunakan siswa kelas kelas X MIA 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 7 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) memiliki pengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa kelas X SMA Negeri 13 Palembang..Hasil analisis uji hipotesis menggunakan uji t dengan program SPSS 18. Diperoleh nilai t hitung sebesar 2,278 t tabel sebesar 1,991, dengan  = 0,05. Disarankan bagi guru, agar dapat memilih model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS).
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KIMIA MATERI STOIKIOMETRI KELAS X BERBASIS MASALAH DI SMA N 3 PALEMBANG Henny Listriani; Tatang Suhery; Effendi Nawawi
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8207

Abstract

Pengembangan Bahan Ajar Kimia Materi Stoikiometri Kelas X Berbasis Masalah di SMA N 3 Palembang.Pengembangan Bahan Ajar kimia Materi Stoikiometri Kelas X Berbasis Masalah di SMA N 3 Palembang telah diujicobakan di kelas X Mia 2 SMA N 3 Palembang. Bahan Ajar yang Valid, Praktis dan Efektif menggunakan model pengembangan Rowntree dan evaluasi formatif Tessmer. Tahap Expert Review diperoleh rata-rata skor 4,16. Tahap one-to-one dan small group diperoleh skor 4,51. Dan berdasarkan tes hasil belajar siswa yaitu kelas ujicoba dan kelas biasa, nilai pretest kelas uji coba  22,14.  nilai pretest kelas biasa 21,85 sedangkan nilai post test kelas uji coba yaitu 91, 14. dan nilai post test kelas biasa 79,42. Data tersebut menunjukkan hasil belajar siswa yang menggunakan Bahan Ajar Kimia Materi Stoikiometri Kelas X Berbasis Masalah lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang tidak menggunakan Bahan ajar Kimia Materi Stoikiometri Kelas X Berbasis Masalah. dari data diatas dapat disimpulkan bahwa Bahan ajar kimia Materi Stoikiometri Kelas X Berbasis Masalah dinyatakan Valid, Praktis dan Efektif. Saran peneliti bagi guru untuk dapat mengembangkan dan menggunakan  bahan ajar kimia Materi Stoikiometri Kelas X Berbasis Masalah.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) PADA MATA PELAJARAN KIMIA KELAS X MIA 2 SMA NEGERI 5 PALEMBANG Dita Tria Putri; Made Sukaryawan; Bety Lesmini
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v4i1.8200

Abstract

Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) pada Mata Pelajaran Kimia Kelas X MIA 2 SMA Negeri 5 Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa kelas X MIA 2 SMA Negeri 5 Palembang dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi / evaluasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar pada tiap akhir siklus. Rata – rata nilai belajar siswa sebelum dilakukan tindakan (T0) sebesar 62,09 dengan ketuntasan hasil belajar sebesar 41,93%. Pada siklus I (T1) ketuntasan hasil belajar siswa meningkat menjadi 72,41% dengan rata – rata nilai sebesar 74,48. Hal ini disebabkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD melibatkan peserta didik untuk mampu bekerja sama dan berpikir secara mandiri. Pada siklus II (T2) rata – rata nilai menjadi 81,33 dengan hasil belajar 90%. Peningkatan ini terjadi karena siswa aktif dalam bertanya, diskusi kelompok, dan menjawab pertanyaan yang diberikan. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada mata pelajaran kimia, maka dapat disimpulkan bahwa T2>T1 > T0.

Page 1 of 1 | Total Record : 10