cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2022)" : 10 Documents clear
PENERAPAN PENILAIAN BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) DALAM MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DI SMA NEGERI 5 PALEMBANG Rachmi Khusnul Khotimah; Made Sukaryawan; Diah Kartika Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis dan persepsi siswa terhadap penilaian berbasis HOTS di SMAN 5 Palembang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil  penelitian  menunjukkan  keterampilan  berpikir kritis  menurut Ennis (1995) diperoleh sebanyak 53,15% siswa berada pada kategori rendah dengan  nilai  50,57, kategori  sangat  tinggi  sebesar 3,13%  dengan  nilai  87,93, kategori tinggi 21,88% dengan nilai 74,62, kategori sedang 6,25% dengan nilai 64,65 dan kategori sangat rendah sebesar 15,63% dengan nilai rerata 36,55. Hasil penelitian keterampilan berpikir kritis siswa pada masing-masing indikator didapatkan indikator Basic Clarification dengan rerata 88 berada pada kategori sangat tinggi, indikator Basic Support memiliki rerata 71,71 dengan kategori tinggi, indikator Advanced Clarification dan indikator Inference dengan rerata 57,57 dan 47,86 dengan kategori rendah dan indikator  Strategies and Tactics dengan rerata 22,71 dengan kategori sangat rendah. Hasil penelitian diperkuat dengan persepsi siswa yang menunjukkan sebagian besar siswa dengan rerata 63% memiliki persepsi yang sangat positif terhadap proses pembelajaran di kelas. Hal ini juga diperkuat dari hasil wawancara dengan guru yang menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran di kelas telah mengaitkan materi yang dijelaskan dengan kehidupan sehari-hari.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA EVALUASI QUIZIZZ TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI MAN 2 SAMARINDA PADA MATERI LARUTAN ASAM DAN BASA Pintaka Kusumaningtyas; Rismawati Rismawati; Muflihah Muflihah
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.18791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media evaluasi quizizz terhadap hasil belajar siswa kelas XI MAN 2 Samarinda pada materi larutan asam dan basa. Jenis penelitian adalah eksperimen semu (quasi experiment design) dengan desain penelitian posttests only control design. Pengambilan sampel dilakukan dengan tenik cluster random sampling. Kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen yang menggunakan media quizizz dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol tanpa menggunakan media quizizz. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji F dan uji t independent sample T Tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen yaitu 79 lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 76. Hasil analisis uji normalitas, uji F dan uji t independent sample T Test setelah perlakuan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak terdapat pengaruh penggunaan media evaluasi quizizz terhadap hasil belajar siswa kelas XI MAN 2 Samarinda pada materi larutan asam dan basa.Kata kunci: Media Evaluasi, Hasil Belajar, Larutan Asam dan Basa
INSTRUMEN TES THREE TIER MULTIPLE CHOICE SEBAGAI DETEKSI MISKONSEPSI PADA MATERI ASAM BASA Rizka S Putri; pandu jati laksono
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19040

Abstract

Misconception is defined as a result of someone's mistake in understanding a concept. This research was conducted with the aim of proving students' misconceptions on acid-base material using a three-tier multiple choice test instrument, and determine the factors that influence the occurrence of misconceptions in students. The type of research.used is qualitative research with a descriptive approach. The research was carried out in high schools in Palembang for the academic year 2021/2022 with 35 people. Data collection used a misconception test instrument, teacher and student interviews. The results showed misconceptions on acid-base material with an overall average of 54.33%. The results expected that the three-level multiple choice test instrument can be used by teachers to identify misconceptions that occur in other students.
EFEKTIVITAS DAN VALIDITAS MODUL KIMIA PENDEKATAN STEM-PBL, TOPIK WIRAUSAHA TAHU K Anom W; Dikki Yananda; Tatang Suhery
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.18750

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran kimia pendekatan STEM—PBL,topik Penambahan Bubuk Kunyit Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tahu dan topik lainnya pada mata kuliah Kewirausahaan yang valid, praktis dan efektif. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (Analysis, desaign, Development, Implementation, Evaluation) dan dievaluasi dengan metode formatif Tessmer. Tahapan evaluasi formatif Tessmer dalam penelitian ini meliputi self evaluation, expert review, one-to-one, small group, dan field test. Hasil tahap expert review didapat skor rata-rata kevalidan sebesar 0.96 Skala Aiken dengan kategori tinggi. Untuk skor akhir kepraktisan didapatkan dari uji coba one-to-one sebesar 0.94 Skala Aiken (praktis) dan small group 0,95 Skala Aiken (praktis). Hasil uji field test sebagai uji efektivitas didapatkan Gain skor hitung 0,82 dengan kategori tinggi. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan telah memenuhi kriteria efektif, valid, dan praktis. Disarankan modul ini dapat dijadikan satu alternatif bahan ajar mata kuliah kewirausahan.
Pengembangan multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada materi hidrokarbon untuk siswa kelas XI SMA/ma Hestiana Nurhadi; Ali Amirul Mu’minin
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19051

Abstract

Media pembelajaran yang digunakan di dunia pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan komunikasi serba digital. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan multimedia interaktif berbasis mengartikulasikan alur cerita pada materi untuk siswa kelas XI SMA/MA. Jenis penelitian ini yaitu R&D dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu 20 siswa kelas XI IPA MA Bustanul Muta'allimin Blitar. Teknik pengambilan data dengan wawancara dan penyebaran angket. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil uji validasi produk oleh validator ahli materi menunjukkan skor persentase rata-rata 92,5%, oleh validator ahli media sebesar 81,0%, dan oleh guru kimia sebesar 96,0%. Hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan skor persentase rata-rata 80,0%. 
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI PADA MATERI TATANAMA SENYAWA DENGAN METODE CRI BAGI MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN KIMIA FTK UIN AR-RANIRY Hayatul Zakiyah; Fitriasari Fitriasari
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.18965

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara dan tes awal menunjukkan adanya miskonsepsi yang terjadi pada mahasiswa yakni pada materi tatanama senyawa. Mahasiswa mengalami kesulitan dalam memberikan tatanama senyawa anorganik karena banyaknya aturan yang harus di  perhatikan, serta kurangnya kemampuan dan intuisi mahasiswa yang salah dalam memahami tatanama senyawa juga menjadi penyebab timbulnya miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat miskonsepsi mahasiswa pada materi tatanama senyawa dengan metode Certainty of Response (CRI). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi tahap wawancara, persiapan dan pelaksanaan. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia angkatan 2019, 2020, dan 2021 yang masing-masing angkatan sejumlah 25 orang. Pengolahan data dilakukan dengan mengelompokkan mahasiswa ke dalam 4 kelompok dengan menggunakan tes diagnostik yang dilengkapi CRI, kemudian data diolah menggunakan teknik perhitungan persentase dan di kategorikan tingkat miskonsepsinya. Hasil penelitian pada mahasiswa angkatan 2019 diperoleh persentase rata-rata miskonsepsi tertinggi terjadi pada indikator soal persamaan reaksi yaitu sebesar 23,2% tergolong dalam kategori rendah. Persentase rata-rata miskonsepsi tertinggi pada angkatan 2020 terjadi pada indikator soal tatanama senyawa ion dan persamaan reaksi yaitu sebesar 36,8% dan 37,6% tergolong dalam kategori sedang. Persentase rata-rata miskonsepsi tertinggi pada angkatan 2021 terjadi pada indikator soal persamaan reaksi yaitu sebesar 20,8% tergolong dalam kategori rendah. Berdasarkan hasil analisis, penyebab miskonsepsi terjadi karena mahasiswa tidak memahami konsep dengan baik dan menghubungkan konsep dengan konsep yang lain, intuisi yang salah, tidak hafal dengan lambang atau unsur, dan tingkat keyakinan CRI yang dipilih terlalu tinggi pada jawaban yang salah sehingga menyebabkan miskonsepsi. Kata Kunci: Miskonsepsi; Certainty of Response(CRI); Tatanama Senyawa
DESAIN DAN UJI VALIDITAS LKPD BERBASIS KETERAMPILAN ARGUMENTASI DENGAN PENDEKATAN STEM PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA Alvindra Ramadhan; Farah Erika; Sri Lestari
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19080

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan argumentasi peserta didik di SMA Al-Khairiyah Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan LKPD berbasis keterampilan argumentasi dengan pendekatan STEM pada materi larutan penyangga dan menguji validitas LKPD yang dibuat. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 3-D (Define, Design, dan Develop) yang diadaptasi dari model 4-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan. Desain LKPD disusun dengan memuat indikator STEM (Science, Technology, Engineering, dan Math) disertai lembar jawaban yang merujuk pada indikator keterampilan argumentasi (data, warrant, dan claim). Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD berbasis STEM berbasis keterampilan argumentasi dengan pendekatan STEM pada materi larutan penyangga dinyatakan sangat valid oleh ahli materi, dan hasil validasi oleh ahli media memperoleh kategori sangat valid, serta hasil validasi oleh praktisi memperoleh kategori sangat valid. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis keterampilan argumentasi dengan pendekatan STEM dinyatakan valid sebagai media pembelajaran sehingga dapat dilanjutkan ke tahap uji coba kepada siswa untuk mengetahui efektivitas dan kepraktisan dari LKPD.
PENGEMBANGAN APLIKASI PLATFORM OPEN COURSE BERORIENTASI PjBL DAN CASE STUDY BERBASIS GAMIFIKASI Aulia Sanova; Afrida Afrida; Firdiawan Ekaputra
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle yang berorientasi pada model pembelajaran Case Study dan PjBL berbasis gamifikasi yang dikembangkan, (2) mengetahui kualitas aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle berorientasi model pembelajaran Case Study dan PjBL serta permainan yang telah di kembangkan.Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D yang terdiri dari tahap define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Instrumen yang digunakan adalah angket terbuka dan tertutup dengan menggunakan skala likert. Produk yang di kembangkan dinilai oleh ahli media, ahli materi, peer reviewer, dan diujicobakan dengan skala terbatas dan kecil. Sampel uji coba skala terbatas dan kecil merupakan mahasiswa program studi pendidikan kimia semester 3 Universitas Jambi.Hasil penelitian ini menunjukkan (1) aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle yang dikembangkan merupakan aplikasi manajemen media pembelejaran yang mengandung materi pembelajaran, tugas perkuliahan serta, permainan edukasi yang berorientasi pada model pembelajaran Case Study dan PjBL, (2) kualitas aplikasi platform e-learning open course LMS Moodle berdasarkan penilaian dari ahli media, ahli materi, peer reviewer, dan uji coba lapangan skala terbatas dan uji coba lapangan skala kecil termasuk kategori sangat baik.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Mata Kuliah Pengelolaan Laboratorium Kimia Rodi Edi; Maefa Eka Haryani; Eka Ad'hiyah
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa akan bahan ajar pada mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia. Penelitian ini merupakan penelitian survey, dimana partisipannya merupakan 41 mahasiswa program studi pendidikan kimia yang aktif mengikuti pembelajaran mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, dan hasilnya dianalisis dengan menghitung persentase jawaban dari masing-masing butir pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merasa tertarik pada mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia akan tetapi sulit memahami, sehingga mahasiswa merasa bosan dan tidak termotivasi. Mahasiswa mencari materi dari berbagai sumber di internet, dan merasa membutuhkan untuk dikembangkan bahan ajar untuk mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia dalam bentuk e-modul yang dilengkapi dengan video pembelajaran untuk semua topik mata kuliah pengelolaan laboratorium kimia.kata kunci : Analisis kebutuhan, bahan ajar
Pengembangan multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada materi hidrokarbon untuk siswa kelas XI SMA/Ma Hestiana Roazah; Ali Amirul Mu’minin
Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia: Kajian Hasil Penelitian Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Chemistry Education Study Program Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jppk.v9i2.19032

Abstract

AbstrakMedia pembelajaran yang digunakan di dunia pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan komunikasi yang serba digital. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada materi hidrokarbon untuk siswa kelas XI SMA/MA. Jenis penelitian ini yaitu R & D dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu 20 siswa kelas XI IPA MA Bustanul Muta’allimin Blitar. Teknik pengambilan data dengan wawancara dan penyebaran angket. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil uji validasi produk oleh validator ahli materi menunjukkan skor persentase rata-rata 92,5%, oleh validator ahli media sebesar 81,0%, dan oleh guru kimia sebesar 96,0%. Hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan skor persentase rata-rata 80,0%. Dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis articulate storyline pada materi hidrokarbon dinyatakan sangat valid dan baik untuk diterapkan pada siswa kelas XI SMA/MA. Kata kunci: Pengembangan, Multimedia Interaktif, Articulate Storyline, Hidrokarbon

Page 1 of 1 | Total Record : 10