cover
Contact Name
Ferly Amri
Contact Email
ferlyamri@unsri.ac.id
Phone
+6285664661664
Journal Mail Official
ferlyamri@unsri.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Palembang - Prabumulih KM.32 Kampus Universitas Sriwijaya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Sriwijaya
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
JPSriwijaya
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 2621525X     EISSN : 26140144     DOI : 10.37061
Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini mempublikasikan semua hasil kegiatan pengabdian dosen Universitas Sriwijaya di masyarakat yang dituangkan dalam bentuk jurnal. Pada awalnya Jurnal Pengabdian Sriwijaya ini terbit 2 kali dalam setahun, namun karena besarnya animo penulis untuk mempublikasikan tulisannya di Jurnal Pengabdian Sriwijaya, maka dilakukan peningkatan terbitan Jurnal Pengabdian Sriwijaya menjadi 4 kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret, Juni, September dan Desember. Ruang lingkup jurnal mencakup bidang-bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 240 Documents
MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN TELUR ASIN RENDAH SODIUM UNTUK MENIGKATKAN PENDAPATAN PETERNAK ITIK PEGAGAN DI DESA 1 KOTA DARO II KECAMATAN RANTAU PANJANG KABUPATEN OGAN ILIR Meisji Liana Sari
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v3i2.2393

Abstract

Desa Kota Daro II  merupakan daerah yang potensi untuk budidaya ternak itik,  hal ini memungkinan produk yang dihasilkan dari budidaya tersebut yaitu berupa telur juga bisa meningkat. Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memilik rasa yang lezat,  mudah dicerna, dan bergizi tinggi. Selain itu telur mudah diperoleh dan harganya murah. Tujuan dari kegiatan pengbdian ini  untuk meningkatkan gizi dan ekonomi masyarakat melalui peningkatan minat konsumsi telur asin rendah sodium. Dalam kegiatan ini metode yang digunakan  adalah sosialiasasi dan penyuluhan, pelatihan  dan demontrasi pembuatan telur asin  dan pembinaan. Penyuluhan ini cukup berhasil,  walaupun  dari jumlah beserta hanya 15 orang akan tetapi jumlah pertanyaan yang muncul selama diskusi cukup banyak.  Pada peserta sangat antusius  dengan penyuluhan  yang dilakukan oleh tim pengabdian. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah telur asin sangat potensial dikembangkan untuk meningkatkan kebutuhan gizi dan ekonomi masyarakat Desa Kota Daro II.
PENGUKURAN PENERIMAAN PETANI TERHADAP TEKNOLOGI WEB MENGGUNAKAN METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Candra Dewi; Rekyan Regasari Mardi Putri
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v6i1.1955

Abstract

Website merapakan media yang saat ini banyak digunakan untuk mempromosikan usaha. Akan tetapi penggunaan website sebagai media promosi belum banyak dilakukan oleh petani dan kelompok usaha kecil karena sebagian besar dari mereka berpendidikan rendah dan tidak mengenal penggunaan website. Akan tetapi memperkenalkan teknologi ini kepada petani dan kelompok usaha kecil perlu untuk dilakukan. Dalam kegiatan ini dikembangkan media promosi tanaman sayur berbasis web bagi Kelompok Rumah Pangan Lestari (KRPL) Dewi Sri, Sumbergempol, Tulungagung. Website dikembangkan dengan tampilan yang sederhana dan dapat diakses menggunakan telepon genggam. Selanjutnya dilakukan pelatihan penggunaan media ini kepada anggota kelompok. Berdasarkan kuisioner yang dilakukan, kemudian dilakukan analisa  menggunakan Technology Acceptance Model (TAM). Dari hasil analisa dapat diketahui bahwa kelompok dapat menerima penggunaan teknologi ini dengan cukup mudah sehingga diharapkan dapat secara kontinyu memanfaatkan media ini untuk kegiatan promosi dan pemasaran produk.
INTRODUKSI TEKNOLOGI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN PERMEN JELLY ASAM JAWA Parwiyanti .
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v7i1.7537

Abstract

Pohon asam jawa merupakan pohon penghijauan di lingkungan Pondok Pesantren Raudhatul Ulum (PPRU) Sakatiga kecamatan Indralaya kabupaten Ogan Ilir. Pohon ini menghasilkan buah asam jawa yang belum diolah sehingga belum mempunyai nilai ekonomis. Buah asam jawa mengandung zat fitokimia seperti flavonoid, tanin, glikosida dan saponim yang berfungsi sebagai antioksidan. Aktivitas antioksidan yang terdapat pada asam jawa menjadi salah satu alasan buah asam jawa dimanfaatkan sebagai minuman atau makanan fungsional. Olahan buah asam jawa yang prospektif dikembangkan adalah minuman sari buah dan permen jelly asam jawa. Program pengabdian ini dilakukan melalui tiga tahapan pemecahan masalah yaitu: (1) sosialisasi program, (2) pemaparan materi dan demonstrasi serta (3) evaluasi dan pendampingan usaha. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa guru SMP IT PPRU menguasahi dan mampu mengajarkan serta mengaplikasikan teknologi pengolahan sari buah dan permen jelly sebagai sarana pembelajaran kewirausahaan. Ada 2 kelompok siswi SMP IT yang telah mengaplikasikan teknologi pembuatan sari buah dan permen jelly.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN DESAIN BANGUNAN MENERAPKAN KRITERIA GREEN BUILDING Betty Susanti
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v7i3.10314

Abstract

Pekerjaan konstruksi memiliki dampak yang signifikan terhadap aspek lingkungan. Dibutuhkan upaya untuk meminimalkan dampak negatif dari pekerjaan konstruksi terhadap penurunan kondisi lingkungan secara global. Salah satu upaya adalah dengan menerapkan desain bangunan yang memenuhi kriteria green building. Konsep green building bertujuan untuk mengurangi atau menghilangkan dampak negatif serta memberikan dampak positif bagi iklim dan lingkungan, baik dalam fase desain, konstruksi, maupun operasional bangunan. Hingga saat ini, pelaksanaan pekerjaan konstruksi bangunan pada umumnya masih belum sepenuhnya menerapkan konsep green building, karena pemilik proyek, perencana, dan pelaksana konstruksi masih belum memahami konsep green building secara komprehensif, sehingga upaya mencapai pembangunan bangunan ramah lingkungan sulit untuk dicapai. Mengingat pekerjaan konstruksi bangunan gedung dan fasilitas infrastruktur yang terus meningkat secara global, maka penyuluhan dan sosialisasi mengenai konsep green building kepada pihak-pihak yang terlibat di dalam proyek konstruksi sangat dibutuhkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman developer, konsultan, dan kontraktor terhadap konsep desain bangunan yang menerapkan kriteria green building. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi dan pendampingan penyusunan desain bangunan. Melalui kegiatan ini, terdapat peningkatan pemahaman dari perwakilan developer, konsultan, dan kontraktor terhadap konsep green building. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi positif terhadap praktek konstruksi berkelanjutan
UTILIZATION OF HOUSEHOLD ORGANIC WASTES FOR COMPOSTING IN SUBURB TAMALANREA JAYA CITY OF MAKASSAR1 Ifayanti Ridwan
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v2i2.1671

Abstract

City waste management is facing a challenge related to limiting spaces for waste disposal in the location of Final Waste Disposal (FWD). Land filling of organic waste in the FWD can be reduced by empowering households to manage organic waste such as food residues. One alternative for household organic waste management is to use it as raw material for composting. The purpose of this community service activities are 1) to increase public knowledge in waste management, 2) provide knowledge to the community about how to compost from organic waste and 3) increasing the availability of compost and composter in the neighborhood residential community. The method used in this program of science and technology for the society was workshop with a participatory learning includes sorting of household waste into organic and inorganic waste categories and Takakura composting method. In addition an evaluation of the program in the target communities was carried out. Participants of the training consisted of 20 units of community household representatives residing in the suburb of Tamalanrea Jaya, district Tamalanrea, Makassar city. From the activity, it can be concluded that there is a large potential in the utilization of organic waste from the household waste based on the simplicity of techniques and materials that easily be available at any time. Some factors to consider in making compost is the condition of the raw material and the process of composting.
PEMBINAAN KETERAMPILAN PENGGUNAAN SOFTWARE MATLAB DALAM MENDUKUNG PEMBELAJARAN MATEMATIKA KREATIF BAGI GURU-GURU SMA DI INDRALAYA Sisca Octarina
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v5i2.5670

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang ditemui di semua tingkat pendidikan wajib. Ilmu pasti yang tanpa mengharuskan para siswa untuk menghafal teori dan definisi serta sejarah yang panjang. Di sisi lain, pelajaran ini pun dibenci dan ditakuti oleh kebanyakan siswa. Cara penyampaian materi yang monoton, guru yang kurang aktif, bahan pelajaran yang tidak memadai, alat peraga yang kurang dan faktor lainnya dapat menjadi penyebab ketidaktertarikan terhadap Matematika. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan memberikan pelatihan visual penunjang pembelajaran. Matematika mempunyai banyak materi diantaranya Matriks, Fungsi dan Grafiknya. Materi-materi ini dapat dibuat dengan sangat menarik melalui bantuan software Matlab. Siswa dapat mencari nilai perhitungan operasi matriks berupa penjumlahan, pengurangan, perkalian, perpangkatan, invers, determinan dan serangkaian operasi lainnya menggunakan bantuan software ini. Fungsi yang selama ini penggambaran grafiknya dilakukan secara manual, juga dapat digambarkan baik secara 2 dimensi maupun 3 dimensi menggunakan software Matlab. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mengenalkan software Matlab sebagai pendukung pembelajaran Matematika bagi guru-guru SMA di Indralaya. Manfaat dari kegiatan pendampingan ini adalah adanya peningkatan prestasi dan pengetahuan guru-guru SMA di Indralaya tentang pemahaman matriks, fungsi dan Matlab. Manfaat yang diperoleh bagi Perguruan Tinggi adalah meningkatkan peran serta dan kepedulian terhadap masyarakat khususnya di daerah terpencil dalam hal ilmu pengetahuan.
SOSIALISASI TENTANG PERAN MASYARAKAT DALAM ISU-ISU HUBUNGAN LUAR NEGERI DI KAMPUNG WARNA-WARNI KECAMATAN LUBUK LINGGAU BARAT II, KOTA LUBUK LINGGAU, SUMATERA SELATAN Azhar .
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 6, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v6i3.7013

Abstract

Era globalisasi membuat konektivitas masyarakat semakin meningkat, batasan-batasan komunikasi dan mobilisasi sudah semakin memudar. Hal ini kemudian berimbas pada pola hubungan luar negeri yang berjalan semakin kompleks. Karena sekat yang sudah semakin hilang tersebut, aktor yang terlibat tidak lagi terpusat pada pemerintah, melainkan sudah meluas ke seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, hari ini mendesak bagi para stakeholders untuk sama-sama menyiapkan diri, terutama masyarakat di daerah tingkat II yang barangkali tidak begitu familiar dengan hubungan luar negeri. Setidaknya ada tiga hal penting yang perlu diketahui oleh masyarakat luas, yaitu: bagaimana masyarakat mengambil peran dalam diplomasi, lalu bagaimana regulasi perlindungan yang didapat oleh WNI yang tinggal di luar negeri, dan terakhir bagaimana status hukum Warga Negara Asing yang datang ke Indonesia.
PROMOSI PENGELOLAAN SAMPAH B3 RUMAH TANGGA DI DESA TANJUNG SETEKO KECAMATAN INDRALAYA OGAN ILIR Imelda Gernauli Purba
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v7i2.9770

Abstract

Desa Tanjung Seteko khususnya Dusun sawit terletak di daerah pertanian, yang mana sebagaian besar penduduknya mengandalkan pertaniaan sebagai mata pencaharian utama. Kegiatan pertanian banyak berhubungan dengan penggunaan bahan kimia berupa pupuk kimia dan pestisida. Kondisi ini menyebabkan masyarakat berisiko untuk kontak dengan bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan, salah satunya melalui pencemaran sampah kemasan bahan berbahaya dan atau beracun.  Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah B3 rumah tangga. Sasaran umum kegiatan adalah seluruh masyarakat yang ada di Desa Ibul Besar I, sedangkan sasaran khususnya adalah masyarakat yang dewasa di Desa Tanjung Seteko yang berjumlah 30 orang. Metode kegiatan penyuluhan dengan metode ceramah dan Tanya jawab dan diskusi interaktif dengan  masyarakat,. Pre test dan post test dilakukan untuk mengukur ada tidaknya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah B3 rumah tangga. Hasil kegiatan penyuluhan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah B3 rumah tangga. Pengetahuan yang baik tentang pengelolaan sampah B3 rumah tangga. dalam menumbuhkan perilaku yang baik dalam melakukan pengelolaan sampah B3 rumah tangga. Tingkat pengetahuan masyarakat yang rendah tentang pengelolaan sampah B3 rumah tangga menyebabkan perilaku yang buruk dalam penanganan sampah B3 rumah tangga . Hal ini dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.Kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tanjung Seteko mengenai pengelolaan sampah bahan berbahaya dan atau beracun (B3), dampak buruk sampah B3, paradigma pengelolaan sampah B3 dengan prinsip reduce, reuse, recycle, recovery, dan cara pembuangan sampah bahan berbahaya dan atau beracun.  Sebaiknya Dinas kesehatan melalui unit pelaksana teknis puskesmas melakukan pembinaan secara berkelanjutan mengenai pengelolaan sampah B3 rumah tangga  terhadap masyarakat Desa Tanjung Seteko. Perlu adanya dukungan dari pemerintah Ogan Ilir secara material maupun moril terhadap penyelenggaraan pembinaan pengelolaan sampah B3 rumah tangga  terhadap masyarakat Desa Tanjung Seteko.
PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI INTRODUKSI TEKNOLOGI PEMBUATAN DAN APLIKASI PESTISIDA NABATI PADA DEMPLOT SAYURAN ORGANIK DI KELURAHAN TALANG KERAMAT KABUPATEN BANYUASIN Muhammad Yazid
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v1i2.1550

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk 1. Membuat petak percontohan berupa demplot sayuran organik sebagai media penyuluhan pembangunan. 2. Mengajarkan dan melatih para petani dalam membuat teknologi pestisida nabati. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Talang Keramat Kabupaten Banyuasin. Pertanian organik merupakan bagian dari pertanian alami yang dalam pelaksanaannya menghindarkan bahan kimia dan pupuk yang bersifat meracuni lingkungan. Hal ini bertujuan untuk memperoleh kondisi lingkungan yang sehat, menghasilkan produksi tanaman yang berkelanjutan dengan cara memperbaiki kesuburan tanah melalui penggunaan sumberdaya alami seperti Mikro Organisme Lokal (MOL) dan pupuk kandang. Oleh karena itulah, pertanian organik sering didefinisikan dengan gerakan pertanian yang kembali ke alam (Harjono, 2000). Adapun cara pembuatan pestisida nabati terdiri dari: 1) Siapkan bahan : Daun Pepaya/ Daun Mindi/ Daun Sirsak sebanyak 1 kg, 2) Semua bahan digiling halus atau di blender, 3) Lalu bahan yang sudah digiling dilakukan penyaringan dan diambil airnya, 4) Kemudian masukkan bubuk deterjen sebanyak 30 gram, 5) Masukkan air 10 liter dan lalu diaduk sampai merata, 6) Kemudian air yang sudah diaduk merata tadi direndam/dibiarkan selama satu malam, 7) Baru besoknya pestisida nabati bisa digunakan.
SOSIALISASI KONSEP PENGEMBANGAN PARIWISATA INTERNASIONAL PADA GENERASI MILENIAL KABUPATEN BANGKA SELATAN, PROVINSI BANGKA BELITUNG Gunawan Lestari Elake
Jurnal Pengabdian Sriwijaya Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37061/jps.v8i2.12428

Abstract

Provinsi Bangka Belitung memiliki memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Pengembangan pariwisata sedapat mungkin melibatkan berbagai pihak yang berkepentingan, termasuk generasi muda. Generasi muda atau generasi milenial merupakan aktor potensial dalam pengembangan pariwisata sebab telah terbiasa dalam pergaulan internasional terutama media sosial. Dalam rangka penguatan peran pemuda dalam pariwisata internasional, tim dosen Program Studi melaksanakan kegiatan sosialisasi konsep pengembangan pariwisata pada generasi milineal Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung. Kegiatan ini mendapatkan respon yang sangat positif, dan mampu mengisi ‘ruang kosong’ pemahaman konseptual dan isu-isu pariwisata internasional kontemporer bagi generasi milenial setempat.

Page 5 of 24 | Total Record : 240