cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-Jurnal Medika Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031395     EISSN : 25978012     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah atau tidak akan dikirim ke majalah lain. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 1,956 Documents
MENGANALISIS PENGARUH NIAT, PERSEPSI CONTROL PERILAKU DAN MEDIA INFORMASI, TERHADAP KONSUMSI PORNOGRAFI DALAM MENCEGAH PERILAKU SEK BERISIKO PADA SISWA LEMBAGA PRAKTEK KERJA PARIWISATA X DI KOTA SINGARAJA Devi Juliyantini, Ni Komang; Ani, Luh Seri; Sutarsa, I Nyoman
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 6 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i06.P13

Abstract

Perilaku seksual berisiko pada remaja merupakan salah satu dampak negatif dari konsumsi pornografi. Sementara itu, pengaruh faktor perilaku seperti niat, persepsi kontrol perilaku dan media informasi terhadap konsumsi pornografi pada remaja masih bervariasi. Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh faktor niat, persepsi control perilaku dan media informasi terhadap konsumsi pornografi dalam mencegah perilaku seks berisiko pada remaja. Studi cross-sectional dilakukan pada siswa LPK Pariwisata di Kota Singaraja. Sebanyak 188 siswa berpartisipasi dalam penelitian ini yang dipilih dengan metode total sampling. Data dikumpulkan dengan metode angket. Semua siswa yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi diminta untuk mengisi form persetujuan menjadi responden, sebelum mengisi lembar kuisioner penelitian. Perilaku konsumsi pornografi diukur dengan pertanyaan tentang pengalaman responden dalam mendengar atau melihat atau membaca atau menonton tentang pornografi. Data hasil penelitian dianalisis secara univariat, bivariat dan multivariat. Uji regresi logistic dilakukan untuk menguji factor-faktor yang berpengaruh terhadap konsumsi pornografi pada remaja. Proporsi remaja yang pernah mengkonsumi pornografi sebesar 60.1%. konsumsi pornografi pada remaja dipengaruhi oleh niat, persepsi kontrol perilaku, akses media informasi. Beberapa factor lain juga dijumpai berpengaruh terhadap konsumsi pornografi pada remaja seperti norma subyektif , sikap, teman sebaya, dan pola asuh orang tua. Akses media informasi memiliki pengaruh yang dominan dibandingkan dengan factor lainnya. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang peranan niat, persepsi control perilaku dan akses media informasi konsumsi pornografi. Oleh karena itu disarankan untuk melibatkan orangtua dalam pendidikan dan pengawasan penggunaan internet dalam mengakses pornografi untuk mencegah perilaku sek berisiko pada remaja.
PERBANDINGAN DWI-ADC VALUE MRI 3.0 TESLA BERDASARKAN TIPE HISTOPATOLOGI PADA PENDERITA KANKER SERVIKS UTERI PRETERAPI Memah, Maya Fane; Muis, Mirna; Zainuddinn, Andi Alfian; Bachtiar, Nur Amelia
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 11 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i11.P04

Abstract

Kanker serviks menjadi kanker terbanyak keempat pada wanita di seluruh dunia. Saat ini, Magnetic Resonance Imaging (MRI) sudah banyak digunakan untuk pemeriksaan kanker serviks. Salah satu sekuens modalitas MRI yang berperan dalam penilaian tumor adalah gambaran Diffusion Weighted Image (DWI) dan Apparent Diffusion Coefficient (ADC), yang dapat memberikan data yang meyakinkan untuk diagnosis kanker serviks dan pemilihan strategi terapi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan DWI-ADC value MRI 3.0 Tesla berdasarkan tipe histopatologi kanker serviks uteri preterapi. Penelitian ini dilaksanakan di Departemen Radiologi RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar dari Januari tahun 2021 sampai Desember tahun 2022. Penelitian ini adalah penelitian retrospektif dengan menggunakan seluruh data yang tersimpan pada workstation MRI. Analisis data statistik berupa analisis unvariat dan analisis bivariat dengan pengujian t independent dan analisis ROC. Sampel penelitian yang masuk kriteria inklusi sebanyak 31 sampel. Berdasarkan hasil uji t independent, terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada DWI-ADC value berdasarkan tipe histopatologi kanker serviks squamous cell carcinoma (SCC) dan adenocarcinoma (p < 0.001). Rerata DWI-ADC value pada tipe histopatologi kanker serviks adenocarcinoma lebih tinggi (1.104 ± 0.213 x 10-3 mm2/detik) dibandingkan dengan squamous cell carcinoma (0.669 ± 0.117 x 10-3 mm2/detik). Sebagai kesimpulan, terdapat perbedaan bermakna secara statistik pada DWI-ADC value berdasarkan tipe histopatologi kanker serviks. Nilai DWI-ADC pada tipe histopatologi adenocarcinoma lebih tinggi dibandingkan dengan SCC. Kata kunci : MRI; DWI ADC Value; kanker serviks uteri; SCC; Adenocarcinoma
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN SELURUH PENGURUS BEM DAN IKM ITEKES BALI TERHADAP PENGGUNAAN TERAPI AKUPUNTUR PADA DYSMENORRHEA Darmawati, I Dewa Ayu Agra; Sagitarini, Putu Noviana; Ratna Darmayanti, Putu Ayu
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 1 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i01.P10

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Dismenore adalah rasa sakit pada bagian bawah perut ketika mengalami siklus menstruasi. Nyeri biasanya berlangsung sebelum, selama, bahkan hingga berakhirnya siklus menstruasi. Dismenore sering kali disertai dengan gejala mual, muntah, diare, migren, dan pusing. Pengetahuan yang adekuat tentang penanganan nyeri haid atau dysmenorrhea pada mahasiswa kesehatan sangat penting untuk membantu meningkatkan health education pada teman, keluarga dan masyarakat yang memiliki keluhan dysmenorrhea yang mereka temui. Pengetahuan yang adekuat dapat menstimulus terbentuknya sikap dan motivasi yang baik dalam menerapkan tindakan yang efektif untuk meningkatkan derajat hidup sehat. Akupuntur merupakan salah satu terapi nonfarmakologi yang dapat digunakan sebagai terapi pada dysmenorrhea. Tujuan: Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pengurus BEM dan IKM Prodi di ITEKES Bali terhadap penggunaa terapi akupuntur pada dysmenorrhea. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional untuk mengukur adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan pengetahuan seluruh pengurus BEM dan IKM di ITEKES Bali terhadap penggunaa terapi akupuntur pada dysmenorrhea. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa yang menjadi penguruh organisasi BEM dan IKM Prodi di ITEKES Bali. Pengambilan sampel secara purposive sampling dengan instrument penelitian berupa kuesioner. Hasil Penelitian: Dari hasil analisa data diperoleh pengetahuan badan organisasi mahasiswa ITEKES Bali berada pada tingkat pengetahuan baik yaitu sebanyak 93.8 % dari 65 responden. Sedangkan 6,2% dari 65 responden berada pada tingkat pengetahuan cukup. Simpulan: Gambaran tingkat pengetahuan organisasi mahasiswa ITEKES Bali berada dalam kategori baik. Kata Kunci: Tingkat pengetahuan, akupuntur, terapi komplementare dan alternative
HUBUNGAN DISMENORE PRIMER DENGAN AKTIVITAS AKADEMIK DAN NON AKADEMIK PADA MAHASISWI JENJANG SARJANA KEDOKTERAN ANGKATAN TAHUN 2019-2021 Pradnyandari, A. A. Ayu Vidya; Wardana, I Nyoman Gede; Widianti, I Gusti Ayu; Muliani, Muliani
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 4 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i04.P18

Abstract

Dismenore primer adalah masalah yang sering ditemukan ketika seseorang mengalami menstruasi. Dismenore primer menjadi salah satu kondisi yang dapat berpengaruh terhadap pelaksanaan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dismenore primer serta hubungan antara dismenore primer dengan aktivitas akademik dan non akademik pada mahasiswi jenjang Sarjana Kedokteran angkatan tahun 2019-2021. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional analitik. Sebanyak 228 mahasiswi sebagai subjek penelitian diambil melalui teknik purposive sampling kemudian dilakukan pengambilan data dalam bentuk survei dengan penyebaran kuesioner secara online. Variabel dependen pada penelitian ini adalah dismenore primer, sedangkan variabel independennya adalah aktivitas akademik dan non akademik. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square dengan signifikansi ?=0,05. Hasil penelitian pada variabel aktivitas akademik maupun non akademik, didapatkan nilai p=0,001 dan p=0,004 yang menandakan bahwa terdapat hubungan antara dismenore primer dengan aktivitas akademik dan non akademik pada mahasiswi jenjang Sarjana Kedokteran angkatan tahun 2019-2021. Prevalensi dismenore primer paling banyak ditemukan pada angkatan 2020 yakni sebanyak 46,1%. Tidak didapatkan hubungan antara dismenore primer dengan usia menarche, indeks massa tubuh, riwayat keluarga, durasi menstruasi serta aktivitas fisik. Namun, dismenore primer berpengaruh terhadap aktivitas akademik dan non akademik mereka.
Gambaran Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali Kabupaten Bangli Anugrah Pradita, Sang Kompiang Irpan; Kusuma Wardani, Ida Aju; Sri Wahyuni, Anak Ayu; Jaya Lesmana, Cokorda Bagus
E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 11 (2023): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2023.V12.i11.P14

Abstract

Schizophrenia is a psychotic disorder characterized by disturbances that occur in the mind that cause disharmony thought processes, divided soul, erroneous and inappropriate perception attention, and impaired motor activity that shows behavioral changes. Schizophrenia is divided into two groups, namely positive and negative symptoms. Positive symptoms present delusions and hallucinations, while negative symptoms present withdrawn behavior and self-isolation. This study aims to determine the preference for taking medication in patients. This research is qualitative descriptive study. The population is respondents from patients family who responsible to answer questions submitted. Samples taken with purposive sampling technique in inpatient room Nakula and Kunthi Bali Province Mental Hospital with total 10 patients who were the looked for patients in charge. Data collection was carried out by in depth interviews according to inclusion and exclusion criterion, direct interviews with patient’s family members were carried out with a questionnaire guideline. From the results of the study, it’s found that the level of family knowledge was still low about schizophrenia which caused patients not complete take the medication. This is because too many drugs are consumed, the relationship between health professionals and the health system is poor, also relationship between the care giver and the patient is bad, the culture that’s internalized by the family causes differences in perception, and low adherence to medication rules. From the results of the study, it can be said that medication adherence in patients is still low due to the level of family knowledge about schizophrenia.
OVERVIEW OF STUDENT SPECIALIZATION FACULTY OF MEDICINE, UDAYANA UNIVERSITY CLASS OF 2020-2021 Dewi, Ni Wayan Jemma Tristiana; Putra Manuaba, Ida Bagus Amertha; Sundariyati, I Gusti Ayu Harry; Darmayani, I Gusti Ayu Sri
E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 8 (2024): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2024.V13.i08.P15

Abstract

Medical Education is someone who studies a particular field of science or field of medical science in charge of developing, transforming, and disseminating technology in the field of medicine through research, education, and community service based on their expertise and education. The choice of a doctor's career is influenced by many factors that influence each other. The goal of this study is to find out the description of specialization and to discover the factors that influence the selection of specialization areas for students of the Faculty of Medicine, Udayana University, Class of 2020-2021. This study used an observational descriptive method with a cross-sectional approach research design with 85 respondents. Data collection using questionnaires and data analysis using Statistical Product and Service Solution (SPSS). Of the 85 respondents, 95.3% of respondents chose a clinician career and 4.7% of respondents chose a non-clinician career. Most of them chose clinician careers, namely other specialists 48.3%, followed by basic specialists 43.5% and support specialists 3.5%. The career that is most in demand by students of the Medical Education Study Program (PSPD) of the Faculty of Medicine, Udayana University batch 2020-2021 is the career of clinicians, especially as other specialists. There was no significant relationship between parents' socioeconomic status, parental education, region of origin, and final Cumulative Achievement Index (GPA) and students' career interests, but career selection motivation was a related factor. Key words: Clinical career, non-clinical career, specialization.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 07 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 9 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 8 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 6 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 4 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 3 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 2 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 1 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 12 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 11 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 10 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 6 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 2 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 1 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): Vol 11 No 06(2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 12 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 11 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 10 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 9 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 8 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 7 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 5 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 4 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 3 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 2 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 1 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 12 (2021): Vol 10 No 12(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 11 (2021): Vol 10 No 11(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 10 (2021): Vol 10 No 10(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 9 (2021): Vol 10 No 09(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 8 (2021): Vol 10 No 08(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 7 (2021): Vol 10 No 07(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 6 (2021): Vol 10 No 06(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 5 (2021): Vol 10 No 05(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 4 (2021): Vol 10 No 04(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 3 (2021): Vol 10 No 03(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 2 (2021): Vol 10 No 02(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 1 (2021): Vol 10 No 01(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 12 (2020): Vol 9 No 12(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 11 (2020): Vol 9 No 11(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 10 (2020): Vol 9 No 10(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 9 (2020): Vol 9 No 09(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 7 (2020): Vol 9 No 07(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 6 (2020): Vol 9 No 06(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 5 (2020): Vol 9 No 05(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 4 (2020): Vol 9 No 04(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 3 (2020): Vol 9 No 03(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 2 (2020): Vol 9 No 02(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 1 (2020): Vol 9 No 01(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 12 (2019): Vol 8 No 12 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 11 (2019): Vol 8 No 11 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 10 (2019): Vol 8 No 10 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 9 (2019): Vol 8 No 9 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 8 (2019): Vol 8 No 8 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 7 (2019): Vol 8 No 7 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 6 (2019): Vol 8 No 6 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 3 (2019): Vol 8 No 3 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 2 (2019): Vol 8 No 2 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 1 (2019): Vol 8 No 1 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 12 (2018): Vol 7 No 12 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 11 (2018): vol 7 no11 2018 E-jurnal medika udayana Vol 7 No 10 (2018): Vol 7 No 10 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 9 (2018): Vol 7 No 9 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 8 (2018): Vol 7 No 8 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 7 (2018): Vol 7 No 7 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 6 (2018): Vol 7 No 6 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 5 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 4 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 3 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 2 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 1 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 12 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 11 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 10 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 9 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 8 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 7 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 6 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 5 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 4 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 3 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 2 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 1 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 12 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 11 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 10 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 9 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 8 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 7 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 6 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 5 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 4 (2016): E-jurnal medika udayana vol 5 no 3(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 2(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 1(2016):e-jurnal medika udayana vol 4 no 12(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 11(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 10(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 9(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 8(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 7(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 6(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 5(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 4(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 3 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 2 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 1 (2015):e-jurnal medika udayana vol 3 no 12(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 11(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 10(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 9 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 8 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 7 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 6 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 5 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 4 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 3 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 2 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 1 (2014):e-jurnal medika udayana vol 2 no 12 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 11 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 10 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 9 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 8 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 7 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no6(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no5(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no4 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no3 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no2 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no1 (2013):e-jurnal medika udayana Vol 1 No 1 (2012): e-jurnal Medika Udayana More Issue