cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-Jurnal Medika Udayana
Published by Universitas Udayana
ISSN : 23031395     EISSN : 25978012     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana menerima naskah dari mahasiswa PSPD FK UNUD, baik berupa karangan asli atau laporan penelitian, ikhtisar pustaka, laporan kasus, maupun surat-surat untuk redaksi. Naskah yang dikirimkan untuk majalah ilmiah E-Jurnal Medika Udayana adalah naskah belum pernah atau tidak akan dikirim ke majalah lain. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 1,956 Documents
EARLY IDENTIFICATION AND BASIC LIFE SUPPORT FOR PNEUMOTHORAX I Wayan Ade Punarbawa; Putu Pramana Suarjaya
E-Jurnal Medika Udayana vol 2 no5(2013):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.793 KB)

Abstract

Chest injury is one injury that often occurs and need immediate and precise handling that prevent people from death. Chest trauma 1/4 of the trauma that caused the death and 1/3 of those deaths occur in hospitals. One chest injury that often we get to the health center is pneumothorax. WHO declared in 2020 the level of morbidity and mortality from chest injuries will increase, to become the second leading cause of death in the world. From this data that need to know the signs and symptoms of peneumotoraks, identify the signs and symptoms so we can provide basic life support to the patient before the patient was referred to a medical center nearby so as to reduce the morbidity and mortality in patients with pneumothorax.
SURGICAL CLOSURE PADA DEFEK SEKAT ATRIUM USIA DEWASA: SEBUAH LAPORAN KASUS Pande Ayu Naya Kasih Permatananda
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 6 (2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.921 KB)

Abstract

Defek Sekat Atrium merupakan penyakit jantung kongenital yang sering ditemukan pada usia dewasa, namun insidennya secara pasti sukar ditentukan karena penyakitini cenderung tidak bergejala dan sukar ditemukan dengan pemeriksaan fisik standar.Pada kasus ini dilaporkan seorang wanita berusia 27 tahun dengan diagnosis defeksekat atrium tipe II dengan ukuran defek sebesar 36,5 mm pada echocardiografi. Padapasien ini dilakukan surgical closure untuk menutup defek pada atrium danmencegah komplikasi jangka panjang. Tindakan ini diawali dengan sternotomy dandilakukan cardiopulmonary baypass di mana jantung diistirahatkan denganmenggunakan larutan cardioplegic dan defek kemudian ditutup secara langsungdengan penjahitan tipe continuos. Selama masa perawatan post operasi,hemodinamik pasien dinyatakan stabil, tidak ditemukan tanda aritmia maupunkebocoran, luka operasi pun terawat dengan baik.
COMPLICATIONS NASOGASTRIC TUBE INSERTION AND TREATMENT Dwi Kresnawati
E-Jurnal Medika Udayana vol 2 no 12 (2013):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.794 KB)

Abstract

Insertion of a nasogastric tube (NGT) is an invasive procedure that is often done by increasing medical emergency. There are two indications of this procedure,the indications are for diagnostic and therapeutic interest mainly to access and evaluate the nutritional content of the stomach for patients with suspected gastrointestinal bleeding. Although nasogastric tube insertion simpler, easier and safer than with a pipe orogastrik, but complications can occur during installation such as malposition of NGT, epistaxis, mucosal trauma, aspiration pneumonia, hypoxemia and pneumothorak. So the importance of knowledge, skills, and how treatment for complications arising prevents one way to ensure the proper placement of NGT.
GAMBARAN PENDAPATAN ORANG TUA PERBULAN, JENIS MAKANAN CEPAT SAJI DAN FREKUENSI MAKAN PER HARI DENGAN PREVALENSI OBESITAS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 2014 Gede Agung Widya Iswara; Made Ratna Saraswati
E-Jurnal Medika Udayana vol 4 no 3 (2015):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.701 KB)

Abstract

Obesitas merupakan suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebihan yang disebabkan oleh berbagai faktor, prevalensi kejadian obesitas diindonesia terjadi peningkatan dari tahun ke tahun, dengan pada tahun 2013 berdasarkan riskesdas terdapat 15,4% penduduk mengalami obesitas dan provinsi bali termasuk dalam 16 provinsi yang memiliki prevalensi diatas rata-rata nasional. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif cross-sectional, dengan total sampel 127 yang merupakan mahasiswa program studi pendidikan dokter universitas udayana. Data penelitian didapatkan melalui pengisian kuisioner mandiri oleh responden dan pengukuran langsung berat badan, tinggi badan, lingkar perut dan lingkar panggul. Hasil yang didapatkan yaitu dari karakteristik responden, mayoritas responden wanita (73,2%) dan mayoritas berumur 20 tahun (70,9%). Berdasarkan status gizi didapatkan mayoritas memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) tidak obesitas (68,5%) dan obesitas umum (31,5%), mayoritas responden memiliki kategori Waist Circumference (WC) normal (87,1%) dan yang memiliki kategori beresiko 12,9%. Sedangkan kategori Waist to Hip (WHR) Ratio beresiko perempuan lebih dominan yaitu 3%. Mayoritas responden yang memiliki kategori IMT obesitas umum, kategori WC obesitas sentral dan kategori WHR beresiko, memiliki pendapatan orang tua per bulan >2,5 juta. Seluruh responden baik yang memiliki status gizi normal dan obesitas atau beresiko mengkonsumsi makanan cepat saji minimal 1 kali per minggu serta memiliki frekuensi makan utama perhari yaitu ?3 kali perhari.  
PREVALENSI DAN GAMBARAN GANGGUAN TIDUR BERDASARKAN KARAKTERISTIK MAHASISWA SEMESTER I PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA TAHUN 2015 Ni Made Widi Widi Mas Gunanthi; Ni Ketut Sri Diniari
E-Jurnal Medika Udayana Vol 5 No 4 (2016): E-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.744 KB)

Abstract

THE PREVALENCE AND DESCRIPTON OF SLEEPING DISTURBANCE BASED ON CHARACTERISTIC OF THE MEDICAL STUDENT ON THE FIRST SEMESTER AT UDAYANA UNIVERSITY 2015 Background: Sleep disorder is a regular problem suffered by students, especially medical student. There is no research regarding sleep disorder in Medical Student in Udayana University in the beginning of the lectures. Method: This research used descriptive quantitative cross sectional method. The Questioners used in this research consist of the respondent characteristic questioner and sleep disorder questioner St. Mary’s Hospital (SMH) which has been adopted. Result and Discussion: The result of the research found 32 respondent have sleep disorder (45,7%), the inclination of sleep disorder based on the characteristic respondent found that the 20 years old students have 100% sleep disorder, female students (66,7%), renting room students (52,3%) and the students who join the organization activity (47,5%). From 32 students who have sleep disorder, there are 31,2 % wake up once to twice when they are sleeping. There 34% of them sleep for 5 hours. There 56,2 % of the student have insomnia from medium level to high level. There are 50% of them still feel sleepy after waking up. Conclusion: The number of sleep disorder in the respondent shows that less amount than other research had been done however the amount still higher on the average population both teenager and adult. Sleep deprivation affected their academic perfomance.
TINGKAT STRES SISWA MENJELANG UJIAN AKHIR SEMESTER DI SMAN 4 DENPASAR Made Shanty Wardana; I Made Krisna Dinata
E-Jurnal Medika Udayana Vol 5 No 9 (2016): E-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.277 KB)

Abstract

Stres merupakan respon psikologis terhadap berbagai stressor yang dapat terjadi pada setiap individu termasuk siswa SMA. Kelas X mulai menghadapi berbagai stressor di sekolah, sebagai contoh Ujian Akhir Semester (UAS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan stres siswa menjelang UAS di SMAN 4 Denpasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional study dengan sampel siswa kelas X. Penelitian ini dilakukan dalam dua periode; 1) H- 1 bulan UAS, 2) H-3 hari UAS. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42). Uji Wilcoxon digunakan untuk mengetahui peningkatan stres siswa dalam dua periode. Hasil penelitian secara deskriptif mendapatkan adanya peningkatan stres ringan dan sedang pada siswa. Namun hasil uji analisis 44 sampel menunjukkan p value = 0.316, artinya bahwa tidak ada peningkatan stres yang signifikan (p>0.05). Dapat disimpulkan bahwa pada kelas X di SMAN 4 Denpasar tidak ada peningkatan stres siswa yang bermakna menjelang UAS.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU ANTENATAL CARE IBU HAMIL TERHADAP KEHAMILAN DENGAN RISIKO DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS I NEGARA KABUPATEN JEMBRANA TAHUN 2016 Dwi Puji Tiarah Astuti; Komang Ayu Kartika Sari
E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 6 (2017): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.477 KB)

Abstract

Pada Puskesmas I Negara, Bali, hasil pencatatan angka ibu hamil dengan kehamilan berisiko bulan Januari - Oktober 2016 yaitu 183 (43%), diperkirakan menjadi penyebab meningkatnya angka kematian ibu (AKI) yang mencapai 145,7/100.000 kelahiran hidup. Melalui studi pendahuluan, didapatkan bahwa pengetahuan ibu hamil masih rendah meskipun pemeriksaan kehamilan telah dilakukan rutin. Hal ini melatarbelakangi untuk dilakukan penelitian mengenai tingkat pengetahuan dan perilaku ANC ibu hamil terhadap kehamilan dengan risiko di wilayah kerja UPT puskesmas 1 Negara, kabupaten Jembrana. Design penelitian adalah deskriptif cross sectional. Pemilihan sampel menggunakan metode accidental sampling. Analisis statistik menggunakan software komputer. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang terpilih dan bersedia menjadi responden di wilayah kerja UPT puskesmas 1 Negara, kabupaten Jembrana. Jumlah sampel sebanyak 80. Karakteristik responden berdasarkan usia terbanyak adalah kelompok usia 20-35 tahun yaitu 58 orang; kelompok pendidikan sebagian besar tingkat pendidikan rendah yaitu 47 orang; jenis pekerjaan; sebagian besar tidak bekerja atau ibu rumah tangga yaitu 51 orang; kelompok sosial ekonomi lebih banyak berpenghasilan di bawah UMK yaitu 42 orang. Sebanyak 48 responden berpengetahuan baik dan 32 berpengetahuan kurang. Tingkat pengetahuan dan perilaku ANC di wilayah kerja UPT Puskesmas I Negara memiliki gambaran karakteristik bervariasi untuk setiap variabel yang diteliti. Hasil penelitian diharapkan dapat dipakai sebagai dasar penelitian lebih lanjut mengenai kehamilan dengan risiko.
Karakteristik pasien gout arthritis di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar periode 2014-2015 Bagus Rhama; Gede Kambayana
E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 2 (2018): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.029 KB)

Abstract

Gout Arthritis is defined as one of a metabolic disorder called hyperuricaemia, where at any given moment to be blood consist some uric acid in the high levels. Associated with the presence of monosodium urate in leukocytes, usually found in the synovial joint fluid, monosodium urate crystals in the tissues (tophus), interstitial renal disease, gout and nephrolithiasis. Using a cross sectional design of Study for Gout Arthritis patients at General Hospital Sanglah period 2014-2015 which aims to find out the number of patient characteristics are gender, age, level of uric acid (hyperuricaemia Status), and the status of tophus. Gout Arthritis is obtained in 20 patients who were in Sanglah General Hospital, Denpasar. Of the 20 patients, the study sample obtained a total of 11 samples, 9 patients including exclusion criteria. Obtained a mean age of 57.18 + 2:27 years. Gout Arthritis patients male sex more that 10 (90.9%) than women 1 (9.1%). Comparison men: women is 10: 1. Age samples were in the range 42-65 years figures. A total of 4 samples (36.36%) stage Chronic Gout Arthritis and 7 other samples (63.63%) stage of Acute Gout Arthritis. Keywords: tophus, gout, metatarsalpalangeal
PERSEPSI BODY IMAGE BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA PELAJAR SMA NEGERI 1 GIANYAR Ni Made Dian Pradnyani Putri; Luh Seri Ani
E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 11 (2018): vol 7 no11 2018 E-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.823 KB)

Abstract

Masa remaja dianggap sebagai periode gizi yang penting dalam kehidupan. Peningkatan populasi remaja menjadi alasan perlunya kelompok umur ini menjadi perhatian, karena akan diikuti dengan peningkatan permasalahan gizi, seiring dengan meningkatnya perhatian terhadap penampilan fisiknya. Permasalahan gizi dapat terjadi salah satunya pada pelajar SMAN 1 Gianyar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi body image dengan status gizi pelajar SMA Negeri 1 Gianyar. Penelitian analitik observasional cross-sectional, dilaksanakan bulan Agustus 2017 di SMAN 1 Gianyar. Sebanyak 95 orang pelajar SMA dipilih sebagai sampel dengan teknik simple random sampling. Data persepsi body image diperoleh dengan angket body shape questionnaires, data asupan gizi dengan semiquantitatif food frequency questionnaires, status gizi dengan pengukuran antropometri. Analisis data menggunakan kai kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan hubungan bermakna antara persepsi body image dengan status gizi (P=0,002), asupan energi (P=0,003), asupan protein (P=0,004), asupan lemak (P=0,037), dan asupan karbohidrat (P<0,001). Dapat disimpulkan bahwa persepsi remaja dapat menimbulkan masalah gizi pada remaja. Kata Kunci: Persepsi, body image, status gizi, asupan gizi, cross-sectional
PENGARUH RIWAYAT KELUARGA TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA DEWASA MUDA KETURUNAN PERTAMA DARI PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI DENPASAR SELATAN Diah Pradnya Paramita; A.A Wiradewi Lestari
E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 1 (2019): Vol 8 No 1 (2019): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.276 KB)

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kompleks yang diperkirakan akan menjadi penyebab kematian urutan ketujuh di dunia dan kini prevalensnya semakin bertambah dengan onset penderita yang semakin dini. Penderita DM tipe 2 akan mewariskan mutasi genetik sel beta pankreas terhadap keturunannya yang menyebabkan gangguan sekresi dan kinerja insulin dalam meregulasi glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor riwayat keluarga menderita DM tipe 2 terhadap kadar glukosa darah pada dewasa muda keturunan pertama pasien DM tipe 2 di Denpasar Selatan. Penelitian dilakukan di Puskesmas II Denpasar Selatan dengan desain cross-sectional, dan teknik consecutive sampling. Total responden adalah 58 orang yang terdiri dari sampel kasus dan kontrol. Kasus merupakan dewasa muda keturunan pertama dari penderita DM tipe 2, sedangkan kontrol adalah dewasa tanpa riwayat keluarga menderita DM tipe 2. Analisis dilakukan dengan membandingkan kadar rerata glukosa darah puasa kasus dan kontrol.DM tipe 2 lebih banyak diderita oleh Ayah dari kelompok kasus dan dominan terjadi pada usia > 45 tahun. Perbedaan rerata kadar glukosa antara kasus dan kontrol (102,41 mg/dL dan 87,93 mg/dL) dinyatakan bermakna secara statistik (p<0,05). Hasil menunjukkan bahwa riwayat keluarga memberikan risiko enam kali lebih besar kepada keturunannya untuk menderita DM tipe 2 (OR=6,27, IK 95%=1,95-20,21). Riwayat keluarga DM tipe 2 berpengaruh terhadap kenaikan kadar glukosa darah puasa dari keturunan pertama penderita DM tipe 2. Kata kunci: Diabetes Mellitus tipe 2, riwayat keluarga Diabetes Mellitus tipe 2, kadar glukosa darah

Page 73 of 196 | Total Record : 1956


Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13 No 07 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 9 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 8 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 6 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 5 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 4 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 3 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 2 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 13 No 1 (2024): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 12 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 11 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 10 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 9 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 8 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 7 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 6 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 5 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 4 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 3 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 2 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 12 No 1 (2023): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): Vol 11 No 06(2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 12 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 11 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 10 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 9 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 8 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 7 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 6 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 5 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 4 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 3 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 2 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 11 No 1 (2022): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 12 (2021): Vol 10 No 12(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 11 (2021): Vol 10 No 11(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 10 (2021): Vol 10 No 10(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 9 (2021): Vol 10 No 09(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 8 (2021): Vol 10 No 08(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 7 (2021): Vol 10 No 07(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 6 (2021): Vol 10 No 06(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 5 (2021): Vol 10 No 05(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 4 (2021): Vol 10 No 04(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 3 (2021): Vol 10 No 03(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 2 (2021): Vol 10 No 02(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 1 (2021): Vol 10 No 01(2021): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 12 (2020): Vol 9 No 12(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 11 (2020): Vol 9 No 11(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 10 (2020): Vol 9 No 10(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 9 (2020): Vol 9 No 09(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 8 (2020): Vol 9 No 08(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 7 (2020): Vol 9 No 07(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 6 (2020): Vol 9 No 06(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 5 (2020): Vol 9 No 05(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 4 (2020): Vol 9 No 04(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 3 (2020): Vol 9 No 03(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 2 (2020): Vol 9 No 02(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 1 (2020): Vol 9 No 01(2020): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): Vol 8 No 5 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): Vol 8 No 4 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 12 (2019): Vol 8 No 12 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 11 (2019): Vol 8 No 11 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 10 (2019): Vol 8 No 10 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 9 (2019): Vol 8 No 9 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 8 (2019): Vol 8 No 8 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 7 (2019): Vol 8 No 7 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 6 (2019): Vol 8 No 6 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 3 (2019): Vol 8 No 3 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 2 (2019): Vol 8 No 2 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 1 (2019): Vol 8 No 1 (2019): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 12 (2018): Vol 7 No 12 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 11 (2018): vol 7 no11 2018 E-jurnal medika udayana Vol 7 No 10 (2018): Vol 7 No 10 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 9 (2018): Vol 7 No 9 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 8 (2018): Vol 7 No 8 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 7 (2018): Vol 7 No 7 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 6 (2018): Vol 7 No 6 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 5 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 4 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 3 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 2 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 1 (2018): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 12 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 11 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 10 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 9 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 8 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 7 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 6 (2017): E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 5 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 4 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 3 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 2 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 6 No 1 (2017): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 12 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5, No 11 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 10 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 9 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 8 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 7 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 6 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 5 (2016): E-jurnal medika udayana Vol 5 No 4 (2016): E-jurnal medika udayana vol 5 no 3(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 2(2016):e-jurnal medika udayana vol 5 no 1(2016):e-jurnal medika udayana vol 4 no 12(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 11(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 10(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 9(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 8(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 7(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 6(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 5(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 4(2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 3 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 2 (2015):e-jurnal medika udayana vol 4 no 1 (2015):e-jurnal medika udayana vol 3 no 12(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 11(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 10(2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 9 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 8 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 7 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 6 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 5 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 4 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 3 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 2 (2014):e-jurnal medika udayana vol 3 no 1 (2014):e-jurnal medika udayana vol 2 no 12 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 11 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 10 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 9 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 8 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no 7 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no6(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no5(2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no4 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no3 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no2 (2013):e-jurnal medika udayana vol 2 no1 (2013):e-jurnal medika udayana Vol 1 No 1 (2012): e-jurnal Medika Udayana More Issue