cover
Contact Name
Melly Ariska
Contact Email
mellyariska@fkip.unsri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jipf@fkip.unsri.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 23557109     EISSN : 26570971     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika (JIPF) is a peer-reviewed journal that is managed by Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sriwijaya and published by Program Sarjana Pendidikan Fisika, FKIP, Universitas Sriwijaya. JIPF is published periodically (twice a year) in Mei and November.
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN METAKOGNISI SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING Rudi Aswadi; Noor Fadiawati; Abdurrahman Abdurrahman
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 1 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v5i1.5458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan metakognisi siswa SMA kelas X pada pembelajaran fisika. Materi fisika yang diajarkan adalah pokok bahasan tentang gerak harmonik sederhana dengan menggunakan lembar kerja siswa (LKS).  Penelitian ini termasuk dalam penelitian quasy experimental, dengan desain the matching-only pretest-posttest control group.  Penelitian ini melibatkan 72 siswa SMA kelas 10 di Provinsi Lampung.  Seluruh siswa yang terlibat dibagi dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kedua kelas diberikan pembelajaran fisika menggunakan LKS, kelas eksperimen menggunakan LKS berbasis inkuiri, sedangkan kelas kontrol menggunakan LKS produk dari suatu penerbit.  Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melakukan pretes dan postes kemampuan metakognisi dengan menggunakan instrumen soal.  Setelah nilai dihasilkan, maka dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, uji kesamaan dua rata-rata pretes, uji perbedaan rata-rata postes, perhitungan n-gain, dan effect size. Hasilnya menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan metakognisi kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.  Hal ini ditunjukkan oleh: (1) Hasil postes kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, rata-rata kemampuan metakognisi kedua kelas adalah 75,56 dan 50,23; (2) Uji beda dua rata-rata skor postes menunjukkan perbedaan yang sangat signifikan dengan p-value 0,000; (3) Rata-rata n-gain dari kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol, n-gain dari kedua kelas adalah 0,69 dan 0,37; dan (4) Perhitungan effect size adalah 0,90 masuk dalam kategori large.  Berdasarkan perhitungan ini, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran fisika menggunakan LKS berbasis inkuiri terbimbing pada materi gerak harmonik sederhana, efektif meningkatkan kemampuan metakognisi siswa.
EFEKTIVITAS BAHAN AJAR FISIKA BERBASIS SCIENTIFIC MATERI TERMODINAMIKA Ariani, Tri
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 6, No 1 (2019): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas XI di SMA Negeri 6 Model Lubuklinggau Tahun Pelajaran  2018/2019 setelah menggunakan bahan ajar Fisika berbasis scientific materi termodinamika dan untuk mengetahui respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan pendekatan scientific materi termodinamika siswa kelas XI di SMA Negeri 6 Model Lubuklinggau Tahun Pelajaran 2018/2019. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI dan subjek penelitian ini terdiri dari 27 siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 6 Model Lubuklinggau. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, angket, tes, dan observasi. Persentase keseluruhan komponen bahan ajar adalah 84,81% (sangat baik). Persentase respon siswa terhadap bahan ajar berbasis scientific yaitu 82,55% (sangat baik). Selain itu dari hasil tes ulangan harian memiliki persentase keefektifan 88,89% (sangat baik) siswa yang memperoleh nilai di atas 70 dari 10 butir soal tes. Nilai t­hitung > ttabel dengan nilai thitung = 6,86 dan ttabel = 1,706. Hasil presentase rata-rata siswa dalam ranah afektif sebesar 89,35% (sangat baik) dan hasil presentase rata-rata siswa dalam ranah psikomotor sebesar 91,67% (sangat baik). Persentase respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan pendekatan scientific yaitu 94,4% (sangat baik). Sehingga penggunaan bahan ajar berbasis scientific dapat dikatakan valid, praktis dan efektif.
KESULITAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN PERMASALAHAN GRAFIK KINEMATIKA Andika Nugraha; Darsikin Darsikin; S. Saehana
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 4, No 1 (2017): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v4i1.4294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menyelidiki kesulitan siswa dalam grafik kinematika. Metode dari penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Penelitian ini diadakan untuk siswa sekolah menengah atas (73 orang). Data yang diambil menggunakan uji pemahaman grafik kinematika (TUG-K) dan wawancara. Berdasarkan analisis penelitian bisa disimpulkan bahwan banyak siswa kesulitan untuk menyelesaikan permasalaan grafik kinematika karena kemampuan matematikan yang rendah.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR UNTUK MATA KULIAH MEKANIKA LANJUTAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA PALEMBANG Lefudin Lefudin
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 1 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v5i1.5776

Abstract

Tujuan penelitian ini mengembangkan buku ajar Mekanika Lanjutan yang valid, praktikal, dan efektif untuk mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas PGRI Palembang. Metode penelitian ini menggunakan Pendekatan Penelitian Pengembangan (Development Research) modifikasi model pengembangan ADDIE dan model pengembangan Tessmer. Penelitian ini terdiri dari empat tahap yaitu: tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Kegiatan pada tahap analisis kebutuhan meliputi analisis materi, analisis buku-buku teks mekanika lanjutan, meninjau literatur tentang pembelajaran buku ajar, wawancara dengan teman sejawat dalam hal ini wawancara dengan dosen penanggung jawab mata kuliah, dan mempelajari karakteristik mahasiswa. Berdasarkan analisis kebutuhan diperoleh prototipe buku ajar Mekanika Lanjutan yang selanjutnya dikonsultasikan pada pakar. Prototipe ini selanjutnya divalidasi oleh pakar yang terdiri dari pakar konstruk dan isi dua dari Universitas Sriwijaya Palembang dan Universitas PGRI Palembang. Kegiatan pada tahap praktikalitas diujicobakan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Universitas PGRI Palembang semester enam. Efektivitas diperoleh adalah hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) buku ajar Mekanika Lanjutan yang dirancang sudah valid; 2) Penggunaan buku ajar Mekanika Lanjutan sudah paraktis, dan 3) Buku ajar Mekanika Lanjutan yang dirancang sudah efektif hal ini tampak pada hasil belajar mahasiswa yang tinggi setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan buku ajar mekanika lanjutan yang dikembangkan.
PROFIL PEMBELAJARAN TERPADU PADA MATA PELAJARAN IPA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Soesy Sri Wulandari; Prabowo Prabowo; imam supardi
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 1 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v5i1.5745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPA di sekolah menengah pertama yaitu bagaimana membuat proses perencanaan pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPA di sekolah menengah pertama.Data yang terkumpul dideskripsikan dan dianalisis setelah diadakan reduksi dan diperiksa keabsahannya dengan menggunakan trianggulasi metode. Hasil analisis deskriptif tersebut diperoleh temuan-temuan atas jawaban-jawaban pertanyaan-pertanyaan penelitian dan selanjutnya dikemukakan suatu kesimpulan dari hasil penelitian. Hasil penelitian ditemukan guru yang belum mengintegrasikan pembelajaran secara terpadu yang menyangkut aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Berdasarkan temuan tersebut , maka dapat disimpulkan bahwa profil pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPA di sekolah menengah pertama belum sesuai dengan karakteristik pembelajaran  terpadu.Penyebab utama kondisi tersebut adalah guru belum memahami karakteristik pembelajaran terpadu pada mata pelajaran IPA.
ANALISIS MISKONSEPSI SUHU DAN KALOR PADA SISWA SMA NEGERI 3 TANJUNG RAJA Juwita Febrianti; Hamdi Akhsan; Muhammad Muslim
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 6, No 1 (2019): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v6i1.7819

Abstract

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KINEMATICS APPLICATION (KA) PADA PLATFORM ANDROID Jayus Riyadi Solikhin; Murni Murni
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 4, No 2 (2017): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v4i2.5158

Abstract

Abstrak: Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah aplikasi Kinematics Application (KA). Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model penelitian yang digunakan pada penelitian pengembangan ini adalah Small Scale Research and Development (R&D) dari Borg dan Gall dengan membatasi penelitian sampai tahap uji coba awal. Penelitian ini dilaksanakan di 2 SMA di Kabupaten Tangerang yang menjadi sekolah mitra STKIP Surya dalam kegiatan PPL.  Teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar angket validasi ahli dan angket respon guru dan siswa menggunakan skala likert. Teknik analisis data digunakan untuk menguji kelayakan produk. Hasil akhir bahan ajar yang dikembangkan yaitu bahan ajar Kinematics Application (KA) pada Platform Android. Hasil analisis data diperoleh penilaian oleh ahli media dan ahli materi berada pada kategori Sangat Layak. Sedangkan untuk tanggapan siswa mengenai aplikasi memiliki interpretasi Baik dan untuk tanggapan oleh guru mengenai aplikasi memiliki interpretasiSangat Baik. 
ANALISIS LITERASI DIGITAL SISWA MELALUI PENERAPAN E-LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY Pratama, Wahyu Aji; Hartini, Sri; Misbah, Misbah
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 6, No 1 (2019): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan literasi digital peserta didik yang sangat kurang, sedangkan peserta didik memiliki fasilitas penunjang literasi digital namun tidak digunakan dalam menunjang literasi digital. Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan tujuan menganalisis kemampuan literasi digital melaui penerapan e-learning berbasis schoology. Penelitian ini merupakan analisis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIPA 1 SMAN 6 Banjarmasin berjumlah 32 orang. Instrumen yang digunakan melalui angket literasi digital. Hasil penelitian menunjukkan literasi digital diperoleh skor 43,93 berkategori kurang. Disimpulkan bahwa penerapan e-learning berbasis schoology pada materi impuls dan momentum dapat melatihkan literasi digital namun keterlatihan literasi digital masih belum optimal.
PENYELESAIAN PERSAMAAN KONDUKSI PANAS DIMENSI TIGA PADA KOORDINAT KARTESIUS saparini saparini
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 4, No 1 (2017): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v4i1.4262

Abstract

Abstrak : Penulisan artikelini bertujuan untuk : (1) membentuk persamaan konduksi panas dimensi tiga dalam keadaan steady. (2) menentukan penyelesaian persamaan konduksi panas dimensi tiga dalam keadaan steady yang memenuhi syarat batas tertentu.Konduksi didefinisikan sebagai proses mengalirnya panas dari daerah yang bersuhu lebih tinggi ke daerah yang bersuhu lebih rendah di dalam satu medium (padat, cair, atau gas) atau antara medium-medium yang berlainan yang bersinggungan secara langsung, dalam hal ini medium yang akan dibahas adalah batangan dimensi tiga. Aliran panas pada batangan dibatasi oleh bidang-bidang yang merupakan bagian muka atau sisi dari batangan tersebut.Persamaan konduksi panas dimensi tiga merupakan persamaan diferensial seperti ditunjukkan persamaan diferensial berikut dengan  merupakan difusivitas (daya serap) panas.Penyelesaian umum persamaan konduksi panas dimensi tiga dapat ditulis sebagai . Dengan koefisien fourier, .
Karakteristik Tes Keterampilan Berpikir Kritis Berdasarkan Teori Respon Butir Nenden Annisa Rosidah; Taufiq Ramlan Ramalis; Iyon Suyana
JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA Vol 5, No 1 (2018): JURNAL INOVASI DAN PEMBELAJARAN FISIKA
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jipf.v5i1.4552

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui konstruksi tes keterampilan berpikir kritis dan karakteristiknya berdasarkan teori respon butir. Tes disusun berdasarkan konsep dasar suhu dan kalor berupa 8 butir tes uraian open-ended yang mengacu pada 3 dari 6 aspek keterampilan berpikir kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah  metode campuran (mixed methods) dengan desain concurrent embedded dengan metode kuantitatif sebagai metode primer. Analisis data dalam penelitian ini didasarkan pada respons 108 siswa yang telah mendapatkan pembelajaran tentang suhu dan kalor kelas X SMA di Tasikmalaya dan Bandung. Hasil analisis dari kurva karakteristik tes menunjukkan bahwa indeks kesukaran () terentang antara -1,49 sampai 1,34 dengan indeks kesukaran yang berbeda pada tiap kategorinya. Perpotongan antara total fungsi informasi dan SEM (Standard error measurement) berada  pada rentang -1,70 sampai 1,20.  Hal ini berarti, keseluruhan tes ini dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa dari tingkat  kemampuan rendah (di bawah rata-rata) sampai kemampuan tinggi (di atas rata-rata).

Page 11 of 23 | Total Record : 224


Filter by Year

2014 2023