cover
Contact Name
Rike Penta Sitio
Contact Email
rikepenta@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
rikepenta@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Management and Business Review
ISSN : 18298176     EISSN : 25030736     DOI : -
Journal of Management and Business Review (JMBR) is a source of scientific information for academia, research institution, government agencies, and industries. We publish research paper on management and business strategy as well as related topics.
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
PERAN HUBUNGAN INTERAKTIF TERHADAP PERTUMBUHAN INDUSTRI E-COMMERCE DAN EVOLUSI INDUSTRI JEJARING SOCIAL MEDIA Hilarius Bambang Winarko
Journal of Management and Business Review Vol 8, No 2 (2011)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v8i2.84

Abstract

Dewasa ini penggunaan social media menunjukkan tren yang semakin meningkat dalam skala global. Dengan peningkatan yang pesat tersebut, penggunaan situs-situs internet dalam jejaring social media seperti misalnya Blog, Facebook, Youtube,Twitter, dsb. memiliki dampak yang berarti terhadap tahap pengembangan suatu bisnis pada umumnya dan membentuk pola baru perdagangan elektronik dunia maya (E-commerce) di masa yang akan datang. Tulisan ini merupakan sumbangan tinjauan pemikiran dari sudut pandang bisnis yang mungkin dapat dimanfaatkan untuk keperluan riset manajemen lebih lanjut terhadap aspek hubungan interaktif dalam penggunaan jejaring social media, berkaitan dengan peranannya sebagai salah satu faktor pendorong pertumbuhan industri E-commerce dalam skala global, serta peranannya dalam evolusi industri jejaring social media.
STRATEGI BISNIS HOTEL DAN RESORT BERKONSEP MONGOLIAN-APACHE EXPERIENCE DI BOGOR 2018-2021 Rofi, M Akhsanur; Santoso, Johannes C
Journal of Management and Business Review Vol 15, No 1 (2018)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v15i1.116

Abstract

Kota Bogor sebagai penyangga selatan Jakarta tumbuh sebagai pusat wisata dan ekonomi kreatif dengan kontribusi sektor 20% PAD. Bersaing dengan ± 212 hotel di wilayah Bogor, Hotel dan Resort ME (HRME) menawarkan konsep ala Mongolian-Apache di kaki Gunung Salak untuk wisatawan kelas menengah-atas. Namun selama 5 tahun pertama, tingkat okupansi rata-rata hanya 37,2% dan profitabilitas hanya 7,9% dari pendapatan, sementara kondisi persaingan eksternal semakin tinggi. Perubahan strategi perlu diupayakan untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki HRME. Pendekatan RBV dan Value Chain disusun hingga terbentuk BSC 2018-2019. Wawancara dengan pemilik dan manajemen HRME dilaksanakan dengan dukungan data sekunder dari tahun 2011-2017 serta observasi lapangan. Diyakini, pengembangan kualitas modal insani untuk mendukung produk/jasa dan produk/jasa baru serta promosi efektif yang intensif dalam mendukung penetrasi pasar menjadi kunci perbaikan tingkat okupansi hingga 45% dan profitabilitas hingga 15%.
APAKAH SIKAP MAMPU MEMODERASI HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN DAN KINERJA MANAJEMEN RISKO? Moelyono, Yosia; Valerian, Vincent; Kountur, Ph.d, Ronny
Journal of Management and Business Review Vol 16, No 2 (2019)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v16i2.167

Abstract

The purpose of this study is to know whether management attitudes can moderate the relationship between management support and risk management performance. Respondents from 112 companies were taken.  They were the top rank risk management personal in those companies.  Questionnaire was designed in collecting the data.  The validity and reliability of the questionnaire has been tested.  Multiple regression analysis techniques were used to test the null hypothesis that attitude is the moderating variable between management support and risk management performance.  The null hypothesis was accepted indicating that attitude toward risk management was not a moderating variable in the relationship between management support and risk management performance.  However further analysis with the use of path analysis found that management support instead was the mediating variable between attitudes and performance of risk management. Therefore, when top management has positive attitude toward risk management will increase the risk management performance of the organization.
MENCARI GAYA KEPEMIMPINAN YANG TEPAT UNTUK INDONESIA: PERSPEKTIF BUDAYA NASIONAL, KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN KEPEMIMPINAN PATERNALISTIK Irawanto, Dodi Wirawan
Journal of Management and Business Review Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v13i2.25

Abstract

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa meneropong budaya organisasi melalui Budaya Nasional (Globe studies) dapat memberikan dampak pada penerapan gaya kepemimpinan yang tepat dalam menuju efektivitas organisasi. Kepemimpinan transformasional sangat diharapkan dapat membawa organisasi untuk dapat mencapai performa yang unggul, sementara kepemimpinan dengan nilai lokal sedikit mendapatkan perhatian dari para peneliti kepemimpinan di Indonesia. Dengan mengurai dampak dari budaya nasional, artikel ini mencoba untuk menarik benang merah diantara dua model kepemimpinan, yakni kepemimpinan transformasional yang sangat berorientasikan nilai-nilia individualistik dan kepemimpinan paternalistik dengan penitikberatan pada nilia-nilai perilaku kolektivis; mana gaya kepemimpinan yang tepat untuk Indonesia
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PURCHASE INTENTION PRODUK PENCAHAR DI JAKARTA Christina, Angelina; Kurnia, Pepey Riawati
Journal of Management and Business Review Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v12i1.46

Abstract

Konstipasi ditandai dengan buang air besar (BAB) kurang dari 3x dalam 1 minggu (Roberts, Miliikan, Galanko, Martin, & Sandler, 2003). Menurut dr. H Chudahman Manan, SpPD-KGEH, Ketua Pengurus Besar Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia, angka kejadian konstipasi di Indonesia terus meningkat (PBGI, 2010). Untuk mengatasi konstipasi dapat menggunakan produk pencahar (Lamas, 2011), yang sudah menjadi obat over the counter (OTC) dan suplement sehari-hari (Dharmananda, Tanpa tahun). Berdasarkan Euromonitor, market size pencahar di Indonesia sebesar Rp 233.2 milyar tahun 2013, terus meningkat double digit dalam 5 tahun terakhir. Pada OTC, faktor pendorong sales ialah purchase intention (Huber, Dippold, & Forsthofer, 2012). Dengan diprediksinya terus bertambah jumlah penderita konstipasi dan terus meningkatnya market size dari industri pencahar, sehingga penting untuk diketahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi purchase intention produk pencahar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis pengaruh persepsi kualitas, persepsi harga, dan promosi terhadap persepsi nilai produk pencahar di Jakarta; serta pengaruh faktor persepsi nilai, kemasan, ketersediaan, dan keamanan terhadap purchase intention produk pencahar di Jakarta. Sebanyak 100 kuesioner disebar kepada responden yang dipilih secara purposive sampling dengan kriteria bertempat tinggal di Jakarta, berusia 20 tahun ke atas, menderita konstipasi dengan frekuensi BAB kurang dari 3x dalam 1 minggu, serta pernah membeli dan mengonsumsi produk pencahar dalam enam bulan terakhir. Metode analisis yang digunakan ialah teknik regresi linier berganda, uji t, uji F, koefisien determinan dan korelasi menggunakan software SPSS 15.0 for Windows Evaluation. Hasil uji t menunjukkan secara parsial persepsi kualitas, persepsi harga, dan promosi mempengaruhi persepsi nilai produk pencahar secara positif dan signifikan pada taraf nyata 5%. Hasil uji F menunjukkan persepsi kualitas, persepsi harga, dan promosi secara bersama-sama mempengaruhi persepsi nilai produk pencahar dengan R2 sebesar 57.8%. Sementara itu, hasil uji t juga menunjukkan secara parsial persepsi nilai, ketersediaan, dan keamanan mempengaruhi purchase intention produk pencahar secara positif dan signifikan pada taraf nyata 5%, sedangkan kemasan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Berdasarkan uji F, persepsi nilai, kemasan, keamanan, dan ketersediaan secara bersama-sama mempengaruhi purchase intention produk pencahar di Jakarta dengan R2 sebesar 63.5%.
RANCANGAN STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK TOKO HOTEI PUSAT GROSIR METRO TANAH ABANG Sopamena, Carlos Francois
Journal of Management and Business Review Vol 10, No 2 (2013)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v10i2.63

Abstract

Hotei adalah toko busana yang didirikan pada Maret 2012. Kegiatan operasional yang dilakukan Toko Hotei adalah memproduksi busana jadi dengan brand sendiri serta menjual produk tersebut ke penjual eceran ataupun konsumen akhir langsung. Untuk dapat mempertahankan eksistensi di dalam persaingan bisnis diperlukan strategi bisnis jangka panjang agar dapat mengantisipasi segala macam kemungkinan yang ada di masa yang akan datang. Strategi bisnis jangka panjang ini mengarah kepada pengembangan produk (product development). Di dalam melakukan analisis strategi pengembangan bisnis Toko Hotei menggunkana beberapa analisis antara lain : analisis eksternal, analisis internal, matriks EFE, matriks IFE, matrik IE, Key Success Factors (KSF), QSPM. Hasil matriks EFE Tko Hotei adalah 2,925 dan hasil matriks IFE adalah 2.82, hal ini memposisikan matriks IE berada pada kuadran V. Pilihan strategi yang ada adalah pengembangan produk dan penetrasi pasar. Berdasarkan matriks QSPM pilihan strategi yang paling cocok dikembangkan Toko Hotei adalah strategi pengembangan produk dengan nama strategi “Woman On Top”.
MEMBANGUN LEARNING ORGANIZATION DI SAMUDERA INDONESIA GROUP (SIG) Offia, Anglena Dhonna; Molina, Yanet
Journal of Management and Business Review Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v9i1.79

Abstract

Ruang lingkup Learning Organization (LO) adalah pembelajaran individual, tim, hingga organisasi dimana individu memiliki kesadaran untuk belajar, individu dalam tim pun aktif melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pembelajaran, dan organisasi sebagai fasilitator dan senantiasa mendukung kegiatan tersebut. Penelitian tesis ini menganalisa sejauhmana LO di SIG dengan pemaparan berdasarkan 5 (lima) sub sistem, dinamika pembelajaran, pemberdayaan manusia, pengelolaan pengetahuan, teknologi, dan organisasi. Metode wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) digunakan sebagai metodologi untuk melakukan analisis dan dasar pembuatan implementasi membangun LO. Berdasarkan hasil wawancara, FGD, dan observasi aktivitas pembelajaran ini belum berjalan dengan baik, karena arus informasi dan kegiatan pembelajaran belum merata di setiap level dan bisnis unit atau anak perusahaan.
PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE (GCG) PADA NONGOVERNMENTAL ORGANIZATIONS (NGO) Mawarto, Mawarto
Journal of Management and Business Review Vol 14, No 2 (2017)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v14i2.98

Abstract

ABSTRAK: Setiap Organisasi yang berorientasi laba maupun non laba dituntut dapat menerapkan Tata Kelola Perusahaan sebagai bentuk akuntabilitas organisasi terhadap para pemangku kepentingan, Penerapan prinsip akuntabilitas dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menjadi penting karena, LSM adalah lembaga yang bekerja untuk masyarakat dan berdasarkan pada kepercayaan. Secara konsep Tata Kelola Perusahaan meliputi aspek keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian dan kesetaraan namun dalam penelitian ini dibatasi pada aspek akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa Migrant Institutetelah melaksanakan akuntabilitas sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat dengan indikator memiliki struktur organisasi, pembagian tugas pada tingkatan manajemen, persyaratan dan masa jabatan, proses pengambilan keputusan serta dokumentasi notulen rapat, Direktur Eksekutif dan Anggota Eksekutif tidak boleh merangkap jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal lain yang diperlukan Organ Pendukung pelaksanaan tata kelola perusahaan, seperti Internal Auditor, komite kebijakan resiko.Any profit-oriented and non-profit oriented organization is required to implement Corporate Governance as a form of organizational accountability to all stakeholders. Implementation of accountability principles in Non-Governmental Organizations (NGOs) is important because, NGOs are institutions that work for the community and based on trust. The concept of Corporate Governance includes aspects of openness, accountability, responsibility, independence and equity, but in this study is limited to aspects of accountability. The results of the research show that Migrant Institutehas implemented accountability as Non-Governmental Organization with indicators of organizational structure, division of tasks at management level, requirements and tenure, decision process and documentation of meeting minutes, Executive Director and Executive Member may not concurrently serve as Civil Apparatus State (CAS). Other things that are needed by the Supporting Organizations of corporate governance, such as the Internal Auditor, the risk policy committee.
PENGARUH PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN, KEADILAN, DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT GENERASI MILLENNIAL DI KOTA JAKARTA Taufiq, Trengginas Wirabakti; Savitri, Lusi; Idawati, Dwi; Chandra, Julianita Kurniasari
Journal of Management and Business Review Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v16i1.147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan dan  pengembangan, keadilan, dan kepemimpinan terhadap  employee engagement generasi millennial di kota Jakarta. Keadilan dalam penelitian ini dibagi menjadi 2, yaitu keadilan distributif dan keadilan prosedural. Sedangkan kepemimpinan dibagi menjadi kepemimpinan transaksional dan kepemimpinan transformasional. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis hasil kuesioner dari 391 orang karyawan generasi millennial di kota Jakarta yang disebar dengan teknik purposive sampling. Peneltian ini menggunakan SPSS 21 sebagai alat untuk melakukan analisis regresi linear berganda. Penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan, pelatihan dan pengembangan, keadilan, dan kepemimpinan mempengaruhi employee engagement sebesar 49,2%. Sedangkan secara parsial, pelatihan dan pengembangan berpengaruh positif sebesar 0,465; keadilan distributif berpengaruh positif sebesar 0,177; keadilan prosedural berpengaruh positif sebesar 0,192; kepemimpinan transformasional berpengaruh positif sebesar 0,095; lalu kepemimpinan transaksional tidak mempengaruhi employee engagement generasi millennial di kota Jakarta. Dari semua variabel yang diuji, pelatihan dan pengembangan menjadi variabel berpengaruh paling signifikan terhadap employee engagement generasi millennial di kota Jakarta. Penelitian dapat memberikan masukan kepada manajer untuk dapat membuat strategi agar dapat meningkatkan employee engagement. Selain itu, saran untuk penelitian selanjutnya juga dibahas dalam penelitian ini. The purpose of this research is to understand the impact of training and development, justice, and leadership on employee engagement in millennials of Jakarta. Justice in this research is divided into distributive justice and procedural justice. Meanwhile, leadership is divided into transactional leadership and transformational leadership. This research is analyzing the questionnaire’s result of 391 millennials employee in Jakarta using purposive sampling technique. SPSS 21 is used for statistical analysis including regression.In this research, training and development, justice, and leadership, simultaneously, effecting employee engagement as much as 49.2%. Partially, training and development have 0.465 positive effect, distributive justice have 0.177 positive effect, procedural justice have 0.192 positive effect, transformational leadership have 0.095 positive effect, and transactional does not have effect on employee engagement in millennials in Jakarta. From all of the variables, training and development have the most impact on employee engagement in millennials in Jakarta. This research also provided insight for managers, so that they can formulate strategies to increase employee engagement. Suggestions for further research also discussed in this research.
SAYUR SOP.COM : UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEMASARAN Lusianti, Dina; Nindyasari, Ratih
Journal of Management and Business Review Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Research Center and Case Clearing House PPM School of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34149/jmbr.v17i2.178

Abstract

The digitalisation era cannot be denied anymore. Technological progress with all its rapid development is a momentum to be able to take advantage of the use of technology to improve a better quality of life. The company can be said to have a good quality of life if the company has an increasing performance from time to time. As one of the main characteristics, marketing performance is the main focus. Therefore in order to improve marketing performance it is deemed necessary to synergize between conventional marketing and digitalization. Various opportunities can arise because of the synergy between conventional marketing and digitalization. Along with this to continue to innovate to do the best things to improve marketing performance through the E-Personal shopper approach. This research delves deeper into the use of E-Personal shopper into improving the performance of vegetable vendors who currently use conventional methods when conducting marketing.

Page 8 of 22 | Total Record : 217