cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jendela Olahraga
ISSN : 25279580     EISSN : 25797662     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Jendela Olahraga merupakan terbitan ilmiah berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga. Juurnal Jendela Olahraga diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah dalam bidang pendidikan jasmani dan olahraga kepada para praktisi pendidikan, praktisi olahraga dan masyarakat. Journal Jendela Olahraga Upgris dipublikasikan oleh Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Universitas PGRI Semarang yang diterbitkan 2 kali dalam satu tahun (bulan Januari dan Juli).
Arjuna Subject : -
Articles 170 Documents
PROFIL KONDISI FISIK SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI KABUPATEN PEMALANG Donny Anhar Fahmi; Bertika Kusuma Prastiwi; maftukin hudah; galih dwi pradipta
Jendela Olahraga Vol 2, No 1 (2017): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v2i1.1294

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Untuk mengetahui profil kondisi fisik siswa sekolah dasardan manfaat profil kondisi fisik untuk pencabangan olahraga.Metode yang digunakan dalam penelitian iniadalah metode penelitian deskriptif kuantitatif.Penelitian ini dilaksanakan di kecamatan comal kabupatenPemalang pada siswa kelas atas sekolah dasar (4, 5, 6) atau berusia 9-12 tahun di KabupatenPemalang.Jumlah sampel 74 siswa yang terdiri 14 sekolah yang merupakan perwakilan tiap kecamatan.Berdasarkan hasil penelian di atas, diperoleh bahwa profil kondisi fisik siswa Sekolah Dasar kelas atasdengan hasil Baik sekali (BS) sebesar 10,80%, Baik (B) 40,50%, Sedang (S) 40,50%, Kurang (K) 8,10%,dan Kurang Sekali (KS) 0,00%. Dari hasil analisis yang didapat kondisi fisik siswa SD kelas atas adalahbaik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi fisik siswa profil kondisi fisik siswa Sekolah Dasarkelas atas dengan hasil Baik sekali dan profil kondisi fisik siswa Sekolah Dasar kelas atas berkaitandengan pengelompokan kecabangan di cabang atletik dan sepak bola.Kata kunci : profil kondisi fisik, pemanduan bakat
KEPRIBADIAN ATLET DAN NON ATLET Setiyawan Setiyawan
Jendela Olahraga Vol 2, No 1 (2017): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v2i1.1289

Abstract

Kepribadian merupakan suatu organisasi psikodinamik yang unik dalam proses penyesuaian diriindividu dengan lingkungan. Secara khusus faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya kepribadianada dua yaitu faktor genetik dan faktor lingkungan. Olahraga sebagai sarana pembentuk kepribadianjuga sebagai sarana untuk mengetahui karakteristik kepribadian memiliki satu ilmu pendukung yangdapat digunakan sebagai cara mengetahui kepribadian seseorang. Psikologi olahraga merupakan ilmuyang mempelajari perilaku manusia dalam hubungan dengan lingkungannya, mulai dari perilakusederhana sampai kompleks yang berhubungan dengan olahraga. Salah satu pembentuk kepribadianyang berasal dari luar adalah faktor lingkungan dan interaksi individu dengan lingkungan. Atlet sebagaisalah satu komponen pelaku olahraga tentu memiliki kepribadian yang berbeda dengan individu yangkurang berkecimpung dalam lingkungan olahraga (non atlet). Perbedaan ini tentu menjadi menarik ketikaolahraga yang dianggap sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas manusia justru pada akhirakhirini dipertanyakan tentang manfaat dari segi psikologis.Kata kunci: kepribadian, olahraga, atlet
ANALISIS PERKEMBANGAN OLAHRAGA FUTSAL DI KOTA SEMARANG Agus Wiyanto; NurAzis Rohmansyah; Utvi Hinda Zhannisa
Jendela Olahraga Vol 1, No 1 Juli (2016): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v1i1 Juli.1103

Abstract

Penelitian ini bertujuan memaknai suatu fenomena di balik berkembangnya olahraga futsalyang ada di Kota Semarang. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif denganmeneliti dan menemukan informasi sebanyak-banyaknya dari fenomena yang ada di lapangan.Informan dalam penelitian ini adalah para pemilik ataupun pengelola dan penyewa (pemainatau pengunjung) lapangan-lapangan futsal yang ada di Kota Semarang, dan diberi namasamaran. Sedangkan semua informan diambil secara purposive . Data penelitian ini di ambildengan wawancara secara mendalam dengan pemilik, pengelola maupun pemain. Validasi datamenggunakan perpanjangan pengamatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa olahraga futsal yang berkembang tidak bisadilepaskan dari Industri, futsal dapat berkembang dan dikenal luas oleh mastyarakat karena parapengusaha yang telah menyediakan sarana dan prasarana futsal. Futsal yang berkembangmemang tidak lepas dari unsur bisnis karena para pemilik sebagian besar adalah seorangpengusaha. Sebagian besar lapangan-lapangan futsal mengunakan standar minimum nasionalbahkan ada yang mengunakan ukuran yang tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan olehFIFA. Tetapi disamping hal yang bernada negatif juga banyak sekali hal positif, denganberkembangnya futsal, olahraga ini bisa lebih digemari oleh masyarakat luas dan fenomena inibisa dijadikan refleksi bagi orang-orang olahraga untuk bisa menangkap fenomena tersebutsebagai sebuah peluang kerja.Kata Kunci: Futsal, Perkembangan, Masyarakat
RESPECT FOR THE RULES DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA Husnul Hadi
Jendela Olahraga Vol 1, No 1 Juli (2016): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v1i1 Juli.1098

Abstract

AbstrakSepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat berkembang pesat di dunia.Sepak bola melalui induk organisasi tertingginya yaitu FIFA telah mengatur aturan-aturan yang berlakudalam permainan sepak bola. Aturan-aturan itu harus dijalankan oleh semua elemen yang terlibatdidalamnya. Respek dalam peraturan permainan sepak bola, sangat ditekankan kepada para pemaindan ofisial tim. Para pemain dan ofisial tim yang respek terhadap aturan, akan mampu bermaindengan baik sehingga menjunjung tinggi fair play dan sportifitas dalam permainan. Sepak bola akanmenjadi suatu permainan yang disenangi dan dinikmati semua orang jika respek terhadap aturandilakukan oleh para pemain. Respek akan bernilai positif terhadap semua kalangan, tidak hanyaantara wasit dengan pemain, tetapi sesama pemain baik pemain lawan maupun tuan rumah.Seringkali sepak bola dinodai oleh tindakan-tindakan yang tidak bertanggung jawab, yang dapatmengikis sikap respek itu, mulai dari pemain yang bentrok antar pemain, pemain memukul wasit,ofisial tim yang bertindak anarkis, sporter dan penonton yang bikin ricuh, sampai kepada sepak bolagajah yang diperagakan. Pendidikan jasmani melalui berbagai macam permainan mengajarkan siswauntuk dapat memiliki sikap respek. Respek tidak hanya dalam melakukan permainan saja, tetapi dapatdiaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun lingkunganmasyarakat.Kata kunci : respek, permainan sepak bola
PENGARUH PENERAPAN METODE HYPNOTEACHING TERHADAP KEMAMPUAN RENANG GAYA DADA MAHASISWA SEMESTER 3 PJKR UPGRIS 2016/2017 Maftukin hudah
Jendela Olahraga Vol 2, No 1 (2017): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v2i1.1295

Abstract

Dalam pembelajaran renang pendekatan yang digunakan tidak hanya mengenai penguasaanketerampilan dasar gerak gaya dalam renang, namun juga mengupas tataran pengetahuan, pemahamansecara teoritis dan filosofis.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penerapan metodehypnoteaching terhadap kemampuan renang gaya dada pada mahasiswa. Metode penelitian yangdigunakan adalah metode eksperimen dengan design posttest only control design group. Pengambilansampel dengan teknik purposive sampling sehingga di peroleh kelas PJKR 3 G sebagai kelaseksperimen yang akan diajarkan dengan PJKR 3 H yang akan diajarkan dengan model ekspositori. Darihasil penelitian yang sudah dilaksanakan pada kelas eksperimen sebanyak 4 orang atau 14,2%mendapat kategori sangat baik, sebanyak 29 orang atau 78,5% mendapat kategori baik, sebanyak 2orang atau 7,14% mendapat kategori cukup dan nilai rata-rata siswa dengan menggunakan modelpembelajaran Hypnoteaching adalah 80,34%. Kemudian pada kelas kontrol yang mendapat nilai sangatbaik sebanyak 2 orang atau 7,14%, baik sebanyak 11 orang atau 39,28%, dan cukup sebanyak 15 orangatau 53,57% dan nilai rata-rata siswa dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori adalah68,39. Sedangkan dilihat dari lembar observasi penerapan metode Hypnoteaching minat mahasiswasebelum diterapkan metode Hypnoteaching sebesar 63 % dan motivasi sebessar 69% sedangkanangket setelah dilaksanakan metode Hypnoteaching sebesar 84 % dan motivasi sebesar 75%.Kata Kunci: metode Hypnoteaching,renang gaya dada
HUBUNGAN LENGKUNG TELAPAK KAKI DENGAN KELINCAHAN sahri sahri; sugiarto sugiarto; viki widiantoro
Jendela Olahraga Vol 2, No 1 (2017): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v2i1.1290

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan lengkung telapak kaki dengan kelincahan padaSiswa SD Negeri Duren 1 Bandungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif denganpendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini meliputi siswa kelas 1, 2, dan 3 SD Negeri Duren 1Bandungan yang berjumlah 42 orang berjenis kelamin laki-laki. Teknik sampling yang digunakan adalahtotal sampling. Variabel penelitian yaitu lengkung telapak kaki dan kelincahan. Instrumen yang digunakanuntuk mengukur lengkung telapak kaki adalah footprint angle dengan pegograf dari Clark. Sedangkanuntuk mengukur kelincahan menggunakan tes lari bolak-balik berjarak 10 meter. Analisis datamenggunakan analisis korelasi spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebesar 52,4% siswa memilikilengkung telapak kaki datar (flat foot) dan 47,6% memiliki lengkung telapak kaki normal. Siswa dengankelincahan baik dan sedang masing-masing sebesar 33,3%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-valuesebesar 0,025 (α=< 0.05) dengan nilai koefisien korelasi Spearman (rs) sebesar +0,345. Simpulanpenelitian ini yaitu terdapat hubungan lengkung telapak kaki (arcus pedis) dengan kelincahan.Kata Kunci: Lengkung Telapak Kaki, Kelincahan Gerak
PERBANDINGAN PEMBELAJARAN PENJAS DENGAN MODEL PERMAINAN SEPAKBOLA “STOP PASSING, EKO’S, GAWANG TIANG TUNGGAL”TERHADAP ASPEK PSIKOMOTOR SISWA SD KELAS V” pandu Kresnapati
Jendela Olahraga Vol 2, No 1 (2017): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v2i1.1285

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan yang signifikan terhadappsikomotor siswa antara yang menggunakan model permainan sepakbola Stop Passing, yangmenggunakan model permainan sepakbola Eko’s dan yang menggunakan model permainan sepakbolaTiang tunggal pada siswa kelas V sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metodepenelitian eksperimen One Group Posttest Design. Pengambilan sampel menggunakan teknik totalsampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa tesketerampilan sepakbola dan analisis data menggunakan uji anova satu jalur. Hasil penelitianmenunjukan bahwa dari hasil akhir psikomotor siswa setelah diberikan perlakuan berupa modelpermainan sepakbola Stop Passing, model permainan sepakbola Eko’s, dan model permainansepakbola Tiang tunggal berada pada tingkat kategori cukup dengan rata-rata skor 50.00. Dari hasilperhitungan uji anova, nilai F hitung sebesar 0,260 yang lebih besar dari taraf signifikansi 5% (>0,05)berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil psikomotor siswa antara yangmenggunakan model permainan sepakbola Eko’s, yang menggunakan model permainan sepakbola StopPassing dan yang menggunakan model permainan sepakbola Tiang tunggal.Kata kunci: Perbandingan, Model, Stop Passing, Eko’s Tiang Tunggal, Psikomotor
DOPING DALAM OLAHRAGA Ibnu Fatkhu Royana
Jendela Olahraga Vol 1, No 1 Juli (2016): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v1i1 Juli.1099

Abstract

Olahraga merupakan faktor penting dalam upaya pemeliharaan kesehatan manusia. Seiringperkembangan zaman, olahraga tidak hanya sebagai sarana untuk pemeliharaan kesehatanmanusia tetapi juga sebagai ajang kompetisi yang dapat mengharumkan nama bangsa dannegara.Orientasi untuk memperoleh kemenangan tidak mudah bagi seorang. Tantangan tersebutmendorong munculnya keinginan untuk memenangkan pertandingan secara instan, antara lainadanya isu tentang penggunaan doping. Penggunaan doping dalam aktivitas olahraga prestasimenjadi salah satu isu yang sedang hangat dibahas pada saat ini, karena menimbulkankontroversi.Doping adalah penggunaan oleh peserta lomba, berupa bahan yang asing bagi organismemelalui jalan apa saja atau bahan fisiologis dalam jumlah yang abnormal atau diberikan melaluijalan yang abnormal, dengan tujuan meningatkan prestasi. Kesimpulan dari hasil penelitian iniadalah penggunaan doping lebih berasal dari aspek individu sendiri, tanpa adanya kesadarandari individu pelaku olahraga. Penggunaan doping dapat memberikan efek negatif bagipenggunanya dan dapat menciderai fair play dalam olahraga. Jadi hendaknya para pesertalomba mengurangi atau memerangi penggunaan doping. Dalam proses mengurangi danmemerang penggunaan doping dalam olahraga maka dibentuk WADA (World Anti DopingAgency) dan LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia). Proses mengurangi pengguna dopingdapat dengan menanamkan nilai etika dalam olahraga dan tidak selalu menuntut kemenanganmenjadi hal yang utama.Kata kunci : Efek, Doping, Olahraga
PERAN PERCEPTUAL MOTORIC TERHADAP PERKEMBANGAN GERAK ANAK Asep Ardiyanto
Jendela Olahraga Vol 1, No 1 Juli (2016): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v1i1 Juli.1094

Abstract

Gerak merupakan elemen penting dalam kehidupan manusia. Hampir semuaaktivitas yang dilakukan manusia melibatkan unsur gerak. Bersama dimensi geraknya,manusia mencoba merajut kehidupan yang berguna dan bermakna dalam berbagai peranyang majemuk dan beragam. Sangat banyak aktivitas manusia yang melibatkan dimensimotorik, salah satu diantaranya yaitu perseptual motorik. Perseptual motorik adalahkemampuan menginterprestasi stimulus yang diterima oleh organ indera. Kemampuanperseptual berguna untuk memahami segala sesuatu yang ada di sekitar, sehinggaseseorang mampu berbuat atau melakukan tindakan tertentu sesuai dengan situasi yangdihadapi. Upaya mengembangkan perseptual motorik sebenarnya baik dilakukan melaluipendidikan jasmani, terutama bagi siswa sekolah. Pengembangan perseptual motorikdapat dilakukan melalui latihan bentuk gerakan-gerakan yang mengarah padakemampuan untuk memahami tubuh, memahami arah, memahami ruang, dan memahamitempo. Aktivitas-aktivitas tersebut dapat disusun dan dikemas dalam bentukpermainan/bermain, karena aktivitasnya menyenangkan, terutama bagi anak yang masihsekolah.Kata Kunci: perceptual motoric, perkembangan gerak
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA DI SEKOLAH SEPAKBOLA INDONESIA MUDA (IM) MALANG yulianto dwi saputro
Jendela Olahraga Vol 2, No 1 (2017): jendela olahraga
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jo.v2i1.1291

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model latihan shooting dalam permainan sepakbola diSekolah Sepakbola Indonesia Muda (IM) Malang. Prosedur pengembangannya adalah sebagai berikut:(1) Penentuan ide-ide, (2) Penulisan naskah media (produk), (3) Evaluasi Produk, (4) Revisi Produk I, (5)Produksi prototipe, (6) Uji coba prototipe, dengan mengujicobakan hasil revisi produk I, (7) Revisi ProdukII, (8) Reproduksi, penyempurnaan produk untuk menuju produk akhir. Subyek uji coba terdiri dari (1)Tinjauan ahli, terdiri dari 2 orang ahli yaitu ahli di bidang kepelatihan dan pelatih sepakbola, (2) Uji cobakelompok kecil adalah menggunakan 10 orang pemain yang diambil secara random sampling, dan (3) Ujicoba kelompok besar. Penelitian menghasilkan buku panduan model latihan shooting yang berisikan 10model yaitu : (1) shooting dengan kombinasi lari sprint, (2) shooting dengan kombinasi keeping bola (3)shooting dengan kombinasi teknik passing, (4) shooting dengan dribbling bola, (5) shooting dengankombinasi dribbling, passing dan keeping bola, (6) shooting dengan kombinasi gerakan tanpa bola, (7) lshooting dengan kombinasi passing dan penempatan pemain bertahan 1, (8) shooting dengan kombinasipassing dan penempatan pemain bertahan 2, (9) shooting dengan kombinasi passing dan penempatanpemain bertahan 3, (10) shooting dengan kombinasi membuka ruang tembak.Kata kunci: pengembangan, model latihan, shooting dalam permainan sepakbola

Page 3 of 17 | Total Record : 170