JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika)
JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) is registered with p-ISSN 2502-7638 and e-ISSN 2502-8391 is a scientific journal of Mathematics Education Department Universitas PGRI Semarang which focuses on the delivery of information on mathematics education from elementary school to university high. JIPMat is published 2 times a year in April and October.
Articles
201 Documents
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN DI KELAS VII SMPN MODEL TERPADU MADANI
Ramlah Ramlah;
Sudarman Bennu;
Baharuddin Paloloang
JIPMat Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jipmat.v1i2.1245
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa di kelas VII SMPN Model Terpadu Madani dalam menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa yang diambil dari 25 siswa kelas VII Lamalonda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan-kesalahan siswa yaitu kesalahan konseptual dan kesalahan prosedural. Kesalahan konseptual yang dilakukan oleh siswa meliputi (1) kesalahan konsep yaitu kesalahan mengubah bentuk bilangan bulat menjadi pecahan dan kesalahan menjabarkan pecahan negatif; (2) kesalahan fakta yaitu kesalahan tidak menuliskan tanda negatif pada hasil pengurangan yang seharusnya bernilai nagatif dan kesalahan penulisan operasi hitung dan (3) kesalahan prinsip yaitu kesalahan menentukan pecahan senilai dan kesalahan menjumlah atau mengurangkan bilangan bulat dengan pecahan. Sedangkan kesalahan prosedural yang dilakukan oleh siswa meliputi (1) kesalahan operasi hitung; (2) kesalahan menyederhanakan pecahan; (3) kesalahan prosedur tidak lengkap dan (4) kesalahan mengerjakan sembarang.
DUKUNGAN KEMAMPUAN INTUITIF DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA
Muhammad Istiqlal
JIPMat Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jipmat.v4i2.3982
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemungkinan hubungan antara kemampuan intuitif dengan kemampuan pemecahan masalah matematika. Penelitian ini akan menguraikan dukungan kemampuan intuitif terhadap pemecahan masalah matematika. Peneliti terlebih dahulu mendiagnosis kemampuan intuitif responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan kemampuan intuitif tinggi membutuhkan waktu yang relatif singkat dalam menyelesaikan masalah matematika dibandingkan dengan responden dengan kemampuan intuitif sedang dan rendah. Waktu rata-rata yang dibutuhkan responden dengan kemampuan intuitif tinggi adalah 16 menit setiap soal. Namun, tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap hasil penyelesaian masalah. Ketiga kategori memberikan hasil yang mirip dan masuk dalam kategori sangat baik. Kemampuan intuitif memberikan dukungan cukup besar pada aspek efisiensi waktu kinerja responden dalam menyelesaikan masalah matematika. Kemampuan intuitif memberikan bantuan kepada responden untuk mempercepat penyelesaian masalah matematika. Akan tetapi, kemampuan intuitif tidak memberikan dukungan secara nyata terhadap efektivitas responden dalam menyelesaikan masalah matematika. Kemampuan intuitif ini akan semakin bermakna apabila responden dihadapkan pada masalah yang relatif banyak dengan waktu penyelesaian yang terbatas.
PROFIL KOMUNIKASI MATEMATIKA TERTULIS SISWA MA DALAM PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN JENIS KELAMIN DAN KEMAMPUAN MATEMATIKA
Arezqi Tunggal Asmana;
Abdur Rohim
JIPMat Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jipmat.v4i2.4245
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil komunikasi matematika tertulis siswa MA dalam pemecahan masalah berdasarkan jenis kelamin dan kemampuan matematika. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa kelas XI MIPA MAN 1 Lamongan yang terdiri dari satu siswa laki-laki dan perempuan berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan keakuratan dan kelancaran komunikasi matematika tertulis siswa laki-laki dan perempuan berkemampuan matematika tinggi adalah akurat dan lancar. Kelengkapan komunikasi matematika tertulis siswa perempuan berkemampuan matematika tinggi adalah lengkap sedangkan siswa laki-laki hanya tidak lengkap untuk menggunakan aturan. Keakuratan komunikasi matematika tertulis siswa laki-laki berkemampuan matematika sedang adalah akurat untuk menuliskan hal-hal yang diketahui dan ditanya serta membuatkan kesimpulan sedangkan siswa perempuan adalah akurat untuk menuliskan hal-hal yang diketahui dan ditanya serta membuatkan gambar/sketsa. Kelengkapan komunikasi matematika tertulis siswa laki-laki dan perempuan berkemampuan matematika sedang adalah hanya lengkap untuk menuliskan hal-hal yang diketahui dan ditanya. Kelancaran komunikasi matematika tertulis siswa laki-laki dan perempuan berkemampuan matematika sedang adalah lancar. Keakuratan dan kelengkapan komunikasi matematika tertulis siswa laki-laki dan perempuan berkemampuan matematika rendah adalah hanya akurat dan lengkap untuk menuliskan hal-hal yang diketahui dan ditanya. Kelancaran komunikasi matematika tertulis siswa laki-laki dan perempuan berkemampuan matematika rendah adalah tidak lancar.
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ALJABAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK MODEL PACE PADA MATA KULIAH STRUKTUR ALJABAR
Jajo Firman Raharjo
JIPMat Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jipmat.v1i2.1240
Pembelajaran merupakan faktor yang esensial dalam mencapai tujuan pendidikan. Sudah seharusnya merupakan proses yang mengantisipasi dan pengupayaan perbaikan mutu di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendekatan saintifik dengan model Project, Activity, Cooperative and Exercise (PACE) yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir matematis dan kemandirian belajar mahasiswa pada mata kuliah struktur aljabar. Selain itu, juga untuk mengetahui pengaruh keaktifan dan kemandirian belajar mahasiswa terhadap kemampuan berpikir aljabar dengan pendekatan saintifik model PACE.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen berbentuk pre-experimental design dengan one group pretest-postest.Instrumen dalam penelitian ini berupa tes yang digunakan untuk mengukur keefektifan pendekatan saintifik model PACE untuk mengembangkan kemampuan berpikir aljabar dan kemandirian belajar matematis pada mata kuliah struktur aljabar. Disamping itu juga diberikan lembar pengamatan keaktivan dan kemandirian belajar mahasiswa. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Ketuntasan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik model PACE dalam mengembangkan kemampuan berpikir aljabar dan kemandirian belajar mahasiswa pada mata kuliah struktur aljabar, 2) Pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik model PACE efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir aljabar dan kemandirian belajar mahasiswa pada mata kuliah struktur aljabar dan 3) keaktifan, kemandirian belajar mahasiswa berpengaruh terhadap kemampuan berpikir aljabar mahasiswa pada pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik model PACE mata kuliah struktur aljabar.
PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA
Dedek Kustiawati
JIPMat Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jipmat.v1i2.1237
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematik siswa pada pembelajaran geometri yang menggunakan software geogebra dengan siswa pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMAN 7 Bendhil Jakarta Pusat Tahun Ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen. Subyek penelitian ini adalah 68 siswa untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling pada siswa kelas XII. Pengumpulan data diberikan setelah perlakuan diperoleh dari nilai tes kemampuan komunikasi matematik siswa pada materi geometri bangun datar dan bangun tiga dimensi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajarkan dengan berbantuan software geogebra lebih baik dari pada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil tes kemampuan kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar pada pembelajaran geometri dengan berbantuan software geogebra adalah sebesar dan 69,74 nilai rata-rata hasil tes kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan media pembelajaran konvensional adalah sebesar 61,91. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung ≥ ttabel (2,46 ≥ 2,00). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa pembelajaran matematika pada geometri bangun datar dan tiga dimensi berbantuan software geogebra berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan kemampuan komunikasi matematik siswa dibandingkan yang menggunakan media pembelajaran konvensional.
ANALISIS KESULITAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF
Rasiman Rasiman;
Fitri Asmarani
JIPMat Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jipmat.v1i2.1246
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dialami oleh siswa Field Independent dan siswa Field Dependentsertamemberikan solusi bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan wawancara Pada metode tes, subjek penelitian sebanyak 4 orang siswa, yang terdiri atas 2 orang siswa Field Independent, dan 2 orang siswa Field Dependentdiberi 3 masalah matematkadan selanjutnya dilakukan wawancara terkait kesulitan yang dialami dalam menyelesaikan masalah matematika tersebut. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi data. Berdasarkan analisis hasil penelitian diketahui bahwa siswa Field Independentcenderung memiliki kesulitan dalam menentukan strategi dan melakukan prosedur matematika. Sedangkan siswa Field Dependent cenderung memiliki kesulitan dalam memahami masalah, menerjemahkan masalah ke dalam model matematika, dan menentukan strategi, serta melakukan prosedur matematika.Solusi yang ditawarkan oleh peneliti untuk siswa Field Independent adalah perlu diberikan kebebasan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Sedangkan siswa Field Dependentyaitu perlu diberikan petunjuk atau bimbingan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI MODEL RECIPROCAL TEACHING PADA MATERI KUBUS DAN BALOK
Nelu Meisye Rakhmahwati;
Paridjo Paridjo;
Rizqi Amaliyakh Sholikhakh
JIPMat Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jipmat.v4i2.4238
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis tulis peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada materi kubus dan balok. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII G SMP Negeri 1 Brebes Tahun pelajaran 2018/ 2019. Pengambilan subjek menggunakan purposive sampling dari nilai tes kemampuan komunikasi matematis sebanyak 6 subjek yaitu masing-masing 2 subjek dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi, 2 subjek dengan kemampuan komunikasi matematis sedang, dan 2 subjek dengan kemampuan komunikasi matematis rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kemampuan komunikasi matematis tulis untuk subjek dengan kemampuan komunikasi matematis tinggi mencapai lima indikator kemampuan komunikasi matematis , subjek dengan kemampuan komunikasi matematis sedang mencapai tiga indikator kemampuan komunikasi matematis dan subjek dengan kemampuan komunikasi matematis rendah mencapai dua indikator kemampuan komunikasi matematis.
PROFIL KONEKSI MATEMATIS SISWA PEREMPUAN SMA DENGAN KEMAMPUAN MATEMATIKA TINGGI DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA
Muhammad Romli
JIPMat Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jipmat.v1i2.1241
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil koneksi matematis siswi SMA dalam menyelesaian masalah matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif yang mengungkap makna dibalik gejala-gejala yang terjadi pada subjek penelitian. Subjek penelitian ini adalah seorang siswi SMA kelas XI berkemampuan tinggi. Metode pengumpulan data penelitian adalah wawancara mendalam dan analisis tugas yang didasarkan pada tugas penyelesaian masalah matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil koneksi matematis siswi ditinjau berdasarkan langkah penyelesaian masalah Polya yaitu memahami masalah, membuat rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali jawaban. Pertama, profil koneksi matematis siswi dalam memahami masalah. Kedua, profil koneksi matematis siswa dalam membuat rencana penyelesaian masalah. Ketiga, profil koneksi matematis siswa dalam melaksanakan rencana penyelesaian. Keempat, profil koneksi matematis siswa dalam memeriksa kembali jawabannya dengan memeriksa kembali rumus-rumus yang digunakan, langkah-langkah yang sudah dikerjakan.
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA ANTARA MODEL NHT DENGAN MAKE A MATCH
Arin Baroroh Barid;
Ari Indriani;
Novi Mayasari
JIPMat Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jipmat.v4i2.3898
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan make a match pada materi segiempat kelas VII MTs Al-Ma’ruf Kartayuda Kedungtuban Blora tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian komparasi dan eksperimen semu (Quasi-Experimental) dengan desain penelitian yang digunakan The Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII berjumlah 96 siswa, sedangkan sampelnya siswa kelas VII B berjumlah 32 siswa dan VII C berjumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode wawancara, metode dokumentasi, dan metode tes. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis uji prasyarat yaitu uji normalitas dan homogenitas, uji keseimbangan, serta uji hipotesis dengan rumus t-test (Separated Varians). Hasil penelitian ini adalah ada perbedaan prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan Make A Match pada materi segiempat kelas VII MTs Al-Ma’ruf Kartayuda Kedungtuban Blora tahun pelajaran 2018/2019. Kata kunci:Prestasi Belajar; NHT; Make a Match
BERFIKIR REFLEKTIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Anies Fuady
JIPMat Vol 1, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jipmat.v1i2.1236
Berfikir reflektif dapat terjadi ketika siswa mengalami kebingungan, hambatan atau keraguan dalam menyelesaikan masalah matematika yang dihadapinya. Pada dasarnya berpikir reflektif merupakan sebuah kemampuan siswa dalam menyeleksi pengetahuan yang telah dimiliki dan tersimpan dalam memorinya untuk menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi untuk mencapai tujuan-tujuannya. Oleh karena itu untuk menyelesaikan masalah dalam matematika siswa memerlukan kemampuan berfikir reflektif. Siswa yang berfikir reflektif lebih mungkin melakukan tugas-tugas seperti mengingat informasi yang terstruktur, membaca dengan memahami dan menginterpretasikan teks, memecahkan masalah dan membuat keputusan