cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
EMPATI
ISSN : 24068691     EISSN : 25810677     DOI : -
Core Subject : Social,
EMPATI - Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan jurnal ilmiah hasil penelitian di bidang Bimbingan dan Konseling, yang diterbitkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FIP Universitas PGRI Semarang. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun, dibulan April dan Oktober, untuk memasukkan artikel dapat dikirim melalui email empatibkupgris@gmail.com.
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
STUDI DESKRIPSI PEMAHAMAN SISWA TK-A TERHADAP MATERI EDUKASI SEKSUALITAS “AKU DAN KAMU”. Ellya Rakhmawati; Nanik Palupi Ariyanti; Tri Suyati
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 2 (2020): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v7i2.6639

Abstract

Abstrak. Anak usia dini sangat rentan menjadi korban kekerasan seksual. Oleh karena itu anak perlu memiliki pengetahuan, keterampilan dan kemampuan untuk melindungi diri dari ancaman kekerasan seksual. Edukasi seksualitas pada anak usia dini melalui program Aku dan Kamu merupakan salah satu prevensi kekerasan seksual yang diterapkan di PAUD – TK Taman Belia Candi semenjak 2016 yang dileburkan kedalam kurikulum dan pembiasaan sehari - hari. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan memberikan gambaran mengenai pemahaman siswa terhadap materi “Aku dan Kamu”. Partisipan melibatkan 5 siswa TK-A dengan criteria tingkat kehadiran dan kemampuan mengungkapkan gagasan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan memahami materi tentang tata cara ganti baju dan tempat berganti baju, serta paham mengenai cara menjaga tubuh. Kata kunci:    edukasi seksualitas, anak usia dini
KESULITAN BELAJAR MEMBACA (DYSLEXIA) DAN ALTERNATIF PENANGANANNYA Charity Wulandari Hasanah; Deasy Yunika Khairun; Meilla Dwi Nurmal
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2021): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v8i1.7580

Abstract

Abstrak.Kesulitan belajar sering dijumpai salah satunya yaitu kesulitan belajar membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesulitan belajar membaca (disleksia) pada siswa di SMP Negeri 4 Kota Serang, mengetahui faktor dominan penyebab kesulitan belajar membaca (disleksia), dan memberikan rujukan alternatif layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan oleh konselor atau guru BK. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dilakukan pada 4 orang informan. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi tak terstruktur dan melalui wawancara secara langsung, semi terstruktur, dan formal. Uji keabsahan data ditegakkan melalui metode triangulasi sumber data. Adapun, analisis data menggunakan teknik reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca (disleksia) di SMP Negeri 4 Kota Serang. Faktor dominan penyebab terjadinya kesulitan belajar membaca (disleksia) adalah faktor biologis dan faktor perilaku. Faktor biologis berkaitan dengan pengalaman akan masalah kesehatan yang dialami informan dan masalah kehamilan pada ibu informan. Faktor perilaku dikaitkan dengan adanya masalah terhadap lingkungan sosial dan stres sebagai implikasi dari kesulitan belajar yang dialami. Demikian, pendekatan Rational Emotive Behaviour Therapy (REBT) dan pemberian metode pembelajaran multi-sensory dapat dijadikan rujukan alternatif layanan bimbingan dan konseling.
PROFIL EFIKASI DIRI AKADEMIK SISWA SMK SERTA IMPLIKASI TERHADAP LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Farida Sofawanie Warda; Feida Noorlaila Istia’dah; Dewang Sulistiana
Empati-Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 7, No 2 (2020): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v7i2.6282

Abstract

Efikasi diri akademik merupakan sikap seseorang yang menunjukan bahwa dirinya mampu dalam melakukan tugas akademik yang ditandai dengan level kemampuan diri, mempelajari dan bertindak dalam berbagai bidang atau situasi, serta kekuatan diri untuk mencapai tujuan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran efikasi diri akademik pada siswa kelas X SMK AS-Saabiq Singaparna. Fenomena yang terjadi di SMK AS-Saabiq Singaparna terlihat dengan adanya sikap pesimis dan mudah menyerah pada kemampuan akademik, cenderung menghindari beberapa tugas dan pelajaran tertentu karena menilai dirinya tidak mampu menyelesaikannya, hal tersebut terlihat pada sikap siswa dalam menghadapi salahsatu acara pameran project internet of things (IOT) sebagai bentuk pengembangan kompetensi jurusan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu kelas X SMK AS-Saabiq Singaparna yang berjumlah 199 sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh yaitu dengan menjadikan anggota populasi sebagai sampel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa kelas X SMK AS-Saabiq memiliki kecenderungan yang berada pada kategori efikasi diri akademik sedang sebesar 67% (134 siswa) Artinya memiliki tingkat efikasi diri akademik yang sedang atau dapat dikatakan cukup memadai dalam ketercapaian aspek efikasi diri akademik namun tentu belum mencapai tahap optimal. Kekurangan dari penelitian ini sampel masih terbatas sehingga hanya mengetahui gambaran efikasi diri akademik siswa kelas X SMK AS-Saabiq, sehingga rancangan layanan bimbingan kelompok melalui assertive training yang dibuat hanya untuk kelas X.
KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENYUSUN MEDIA PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Setiawan, Agus; Lestari, Farikha Wahyu
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2021): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v8i1.9497

Abstract

Abstract. Media Guidance and Counseling is needed in the delivery of services. The goal is to make services effective and more meaningful. Therefore, students need to get provisions in making guidance and counseling media. This study aims to determine the ability of students in the development of counseling service media. The results of his research show that the ability to develop media mastered by students is in the development of graphic media because it is more easy than other. The most widely used graphic media creation application is Canva. It is still necessary to strengthen the development of audio and audiovisual media among students.Keywords: Media, Guidance and counseling services  Abstrak. Media Bimbingan dan Konseling dibutuhkan dalam pemberian layanan. Tujuannya adalah untuk membuat layanan menjadi efektif dan lebih bermakna. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mendapatkan bekal dalam pembuatan media bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam pengembangan media layanan BK. Hasil penelitiannya menunjukkan kemampuan pengembangan media yang dikuasai mahasiswa adalah dalam pengembangan media grafis dikarenakan proses produksinya lebih mudah. Aplikasi pembuatan media grafis yang banyak digunakan yaitu canva. Masih diperlukan adanya penguatan pengembangan media audio dan audiovisual di kalangan mahasiswa.
HUBUNGAN ANTARA SELF EFFICACY DAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN RESILIENSI SISWA SMK NEGERI 1 WONOSEGORO KABUPATEN BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Maharani, Putri Cecylia Dewi
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2021): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v8i2.7979

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena data awal yang terjadi di SMK Negeri 1 Wonosegoro yang menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat resiliensi dalam kategori sedang. Resiliensi dipengaruhi oleh faktor protektif yang berasal dari dalam maupun luar diri individu, faktor tersebut diantaranya adalah self efficacy dan dukungan sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui tingkat resiliensi, (2) mengetahui tingkat self efficacy, (3) mengetahui tingkat dukungan sosial, (4) mengetahui hubungan antara self efficacy dan resiliensi, (5) mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan resiliensi, (6) mengetahui hubungan antara self efficacy dan dukungan sosial dengan resiliensi siswa SMK Negeri 1 Wonosegoro Kabupaten Boyolali Tahun Pelajaran 2020/2021.Penelitian ini merupakan jenis penelitian ex post facto dengan desain penelitian kuantitatif korelasional. Sampel yang digunakan berjumlah 265 siswa dari 1.151 siswa dengan teknik pengambilan sampel propotionate stratified random sampling. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain skala resiliensi, skala self efficacy, dan skala dukungan sosial. Validitas instrumen penelitian menggunakan validitas konstruk dan diuji dengan rumus product moment. Sedangkan reliabilitas instrumen diuji dengan rumus cronbach alpha. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial dengan teknik analisis regresi ganda.Hasil analisis deskriptif kuantitatif menunjukkan bahwa tingkat resiliensi, self efficacy, dan dukungan sosial termasuk dalam kategori sedang. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self efficacy dan resiliensi (R=0,819, p=0,05) dan t=21,0101,969. Kemudian antara dukungan sosial dan resiliensi juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (R=0,435, p=0,05) dan t=4,7881,969. Begitu pula hubungan antara self efficacy dan dukungan sosial dengan resiliensi juga memiliki hubungan yang signifikan (R2=0,698,  p=0,05) dan F=302,598.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi self efficacy dan dukungan sosial, semakin tinggi pula resiliensi siswa. Oleh karena itu, guru BK diharapkan dapat memberikan pelayanan bimbingan dan konseling terkait resiliensi, self efficacy dan dukungan sosial untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan resiliensi. Dengan kemampuan tersebut, membantu siswa untuk beradaptasi secara positif dan bertahan dalam kesulitan, serta bangkit dari keterpurukan sehingga ia mampu menyelesaikan tugas perkembangan dan tugas akademiknya.
Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram serta pengaruhnya terhadap Subjective Well-being Indrawati, Rafika
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2021): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v8i2.8063

Abstract

This study aims to: (1) know the picture of the intensity of social media use Instagram, (2) know the picture of subjective well-being level, (3) know the effect of intensity of Instagram social media use on the intensity of social media use Instagram in students of Yayasan Kesatrian 67 Semarang. The approach in this study uses a quantitative approach with a correlational type. Data collection techniques in this study using psychology scale with instruments intensity scale use Instagram social media as 32 items and subjective well-being scale as many as 38 items. The population in this study was high school students of Yayasan Kesatrian 67 Semarang with a sample of 279 determined by proportionate stratified random sampling technique. Data analysis techniques using (1) descriptive quantitative analysis describe the intensity of social media use Instagram and subjective well-being, (2) hypothesis test with simple regression analysis to find out the effect of intensity of social media use Instagram on subjective well-being. The results showed that the intensity of social media use on Instagram affected subjective well-being.
PERILAKU ASERTIF DALAM MENOLAK AJAKAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DITINJAU DARI GENDER Astuti, Dwi
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2021): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v8i2.8015

Abstract

This study aims to describe the assertive behavior of male and female students' assertive behavior to reject the invitation to drugs abuse. The population used was the tenth and eleventh graders of Vocational School Student of Bandar Pacitan in the academic year of 2020/2021 with a population of 212 students and samples were taken using saturated sampling techniques. The data collection method used an assertive behavior questionnaire. The validity of the instrument used the product moment formula and its reliability used the Alpha formula. Data analysis used percentage descriptive and quantitative analysis using statistical formula t-test or independent samples t-test. The validity, reliability, and data analysis were assisted by the SPSS 21 for Windows program. The results of the analysis showed that assertive behavior to refuse the invitation to drug abuse by female students was higher with an average of 80.17% compared to male students who obtained an average of 72.68%. The conclusion of this study was that there was a significant difference in the assertive behavior of male and female students to reject the invitation to drugs abuse. Keywords: Assertive behavior; Drugs and Youth.
ANALISIS ASESSMEN KEBUTUHAN SISWA DALAM PENYUSUNAN PROGRAM BK DI SEKOLAH Nasution, Annisa Fitri
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2021): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v8i2.8524

Abstract

Analisis kebutuhan siswa adalah kegiatan untuk mengumpulkan informasi mengenai factor penghambat peserta didik mengembangakan potensinya secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan siswa dalam bidang pribadi, social, karir dan belajar dalam penyusunan program bimbingan dan konseling di SMK Negeri 1 Lubuk Pakam. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini sebanyak 30 orang siswa kelas X SMK Negeri 1 Lubuk Pakam. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah AUM UMUM. Sedangkan analisis data menggunakan aplikasi AKPD (analisis kebutuhan peserta didik). Hasil analisis kebutuhan peserta didik bidang pribadi 41,17%, bidang social 17,00%, bidang belajar 31,34% dan bidang karir 10,49%. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang belum memahami masalah karir siswa.  
REMAJA, BROKEN HOME, TERAPI KONSELING REALITA: SEBUAH PENDEKATAN PENYADARAN DIRI Nurcahya, Arum
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2021): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v8i2.8032

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang penulis temukan yakni anak remaja berinisial YA berlatar belakang broken home. Dari background tersebut YA melakukan perilaku kenakalan remaja. Melalui pemberian konseling realita diharapkan kenakalan remaja yang dilakukan oleh YA dapat diatasi. Tujuan dari praktek konseling ini adalah untuk mengetahui upaya dan keberhasilan dalam mengatasi kenakalan remaja broken home melalui konseling realita. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini hanya terdiri dari seorang remaja broken home dan melakukan perilaku kenakalan remaja. Metode pengumpulan data dengan melakukan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini bahwa YA mengalami perubahan sikap meski tidak terlihat secara signifikan seperti sudah dapat mengatur jadwal kegiatan sehingga YA dapat menyempatkan diri untuk belajar,menghilangkan kebiasaan membolos serta terlambat yang dulu sering YA lakukan, memakai seragam sesuai aturan sekolah dan mengurangi merokok. Kata kunci:  broken home, kenakanalan remaja, konseling realita
Analisis Pengukuran Regulasi Diri rizki, achmad
Jurnal Empati Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 2 (2021): Empati
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/empati.v8i2.8957

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui suatu validitas butir butir skala regulasi diri yang dikemukakan oleh Zimmerman. Terdapat tiga aspek dalam regulasi diri menurut Zimmerman yaitu metakognitif, motivasi, perilaku. Sampel penelitian ini berjumlah 34 responden mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya untuk pengambilan informasi menggunakan teknik penyebaran kuisioner melalui aplikasi whatsapp dan pengujian dari hasil responden menggunakan aplikasi SPSS. Dari hasil yang didapatkan terdapat 25 item yang valid dan nilai 0,950 dalam uji reliabilitas.Â