cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
ISSN : 20862407     EISSN : 2549886X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika (JP2F), with a registered number ISSN 2086-2407 (Print), ISSN 2549-886X (online) is a scientific journal published by the Physics Education Study Program Universitas PGRI Semarang. The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and learning Physics research results that have been achieved, both at school and in college.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
RANCANG BANGUN ALAT UKUR JARAK MEMANFAATKAN MODULASI GELOMBANG BUNYI Nuryanto, Nuryanto; kurniawan, Wawan
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2/SEPTEMBER (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Alat ukur jarak pada dasarnya adalah alat untuk mengetahui berapa jarak atau berapa panjang jarak atau benda.Modulasi gelombang adalah penggabungan dua sinyal gelombang menjadi satu. Penelitian bertujuan untuk membuat gelombang AFG 1 dan 2 yang termodulasi, menentukan receiver dari gelombang bunyi, dan mengetahui hubungan antara jarak dan tegangan dengan gelombang yang termodulasi. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pengembangan Fisika IKIP PGRI Semarang dari bulan Januari sampai Juni 2012 dengan membuat rangkaian receiver dan trasmiter (modulasi AFG 1 dan 2). Analisa dan interpretasi data dilakukan dengan analisis regresi dan ralat pengamatan. Hasil pengujian sensor ultrsonik dengan AFG 1 sebesar 40 KHz dan AFG 2 sebesar165 Hz dengan penguatan 50 kali. Pengjian secara pantulan dengan hasil linieritas tertinggi pada jarak 140 cm adalah Y = -0,0197 X + 3,97143. Karakteristik linieritas alat sebsar 99,92% dengan kesalahan standar estimasi sebesar 2,49%. Kesimpulannya ialah, rancang bangun alat ukur jarak ini dapat mengukur jarak dengan memanfaatkan modulasi gelombang ultrasonik dengan melakukan perbandingan antara tegangan dan jarak dengan hasil linier yang dibatasi pada jarak 140 cm. Kata kunci: alat ukur jarak, modulasi gelombang, sensor ultrasonik, tegangan dan jarak.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAMENGGUNAKAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBINGSISWA KELAS VIII SMP AL – ISHLAH TAHUN AJARAN 2011 / 2012 Prayitno, Nugroho Adi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2/SEPTEMBER (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Berdasarkan pengamatan, sebagian besar siswa kelas VIII  mendapatkan nilai IPA di bawah KKM (70). Setelah diadakan identifikasi masalah maka alternative solusi yang dianggap tepat adalah mempelajari IPA secara kelompok yang heterogen dan tidak terpaku oleh guru  sebagaimana yang dilakukan dalam pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Penelitian ini mencoba memecahkan masalah tersebut melalui penelitian tindakan kelas dengan pendekatan inkuiri terbimbing untuk siswa kelas VIII  SMP Al Ishlah Semarang. Peningkatan hasil belajar siklus I dan siklus II dapat dilihat dengan meningkatnya hasil prosentase keaktifan siswa dari 62,038 menjadi 76,25%, meningkatnya hasil prosentase kerjasama siswa dari 52,46% menjadi 72,66%, meningkatnya nilai rata-rata siswa dari 69,05 menjadi 76,00 meningkatnya ketuntasan klasikal dari 55% menjadi 85 %, daan juga meningkatnya hasil kinerja guru dari 70,83% menjadi 81,25%.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kompetensi dasar IPA siswa. Temuan penelitian ini dapat menjadi masukan guna meningkatkan mutu proses belajar mengajar IPA di sekolah menengah pertama.   Kata kunci :inkuiri terbimbing, hasil belajar.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA sohibi, Muh; siswanto, joko
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2/SEPTEMBER (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine whether the use of problem-based learning model provides a better effect than on guided inquiry and expository on critical and creative thinking skills of students in SMA N 1 Comal Pemalang 2012/2013. The experiment was conducted from 31 July 2012 until 10 August 2012. The study population was all class X which amounts to 9 classes. Samples taken are three classes, namely X-5 as the control group, a class X-6 as the experimental group 1 and Class X-7 as the experimental group 2. The final analysis using t-test (right side), for students critical skills: the first experimental class and control: tcount> ttable = 4.64> 2.00, the experimental class 2 and control: tcount> ttable = 2.37 > 2.00 and the class experiment 1 and experiment 2: tcount> ttable = 2.68> 1.99. For the critical skills of students in the experimental class 1 and control: tcount> ttable = 4.41> 2.00, the experimental class 2 and control: tcount> ttable = 5.29> 2.00 and the class experiment 1 and experiment 2 : tcount> ttable = 2.27> 1.99. From these results it can be concluded that the experimental class one that uses problem based learning give influence better than both the other classes using guided inquiry and expository on the ability of students to think critically and creatively. Keywords: problem-based learning, guided inquiry, critical thinking and creative students.
EKSPERIMEN GERAK JATUH BEBAS BERBASIS PEREKAMAN VIDEO DI MA WAHID HASYIM ristanto, sigti
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1/april (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

dilakukan eksperimen gerak jatuh bebas di Madrasah AliyahWahid Hasyim. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas XIMadrasah Aliyah Wahid Hasyim Yogyakarta. Besaran-besaran yangdicari dalam eksperimen gerak jatuh bebas ini adalah perubahanposisi, perubahan kecepatan, dan percepatan benda. Selain itu, kesansiswa setelah melakukan eksperimen ini juga di observasi. Datamentah yang diperoleh berupa file video dalam format Avi. Datatersebut kemudian diolah menggunakan software video trackersehingga didapat tabel hubungan posisi, kecepatan dan percepatanbenda terhadap waktu. Dari tabel tersebut dihasilkan grafik posisi,grafik kecepatan dan besar percepatan. Grafik posisi terhadap waktutelah menunjukkan bentuk parabola dan Grafik kecepatan terhadapwaktu telah membentuk pola linear sebagaimana karakteristik darigerak parabola. Sedangkan percepatan rata-rata diperoleh a=12m/s2, masih belum presisi dengan yang seharusnya, yaitu berkisar 8m/s hingga 10 m/s. Dari angket yang diberikan pada siswa diperolehhasil 93% siswa merasa senang dan tertarik dengan eksperimengerak jatuh bebas berbasis perekaman video. Sedangkan mengenaiproses pengolahan data, terdapat 66% siswa menyatakanmudah.Siswa yang ingin menerapkan metode ini untuk eksperimenlainnya ada 88%.Kata kunci: gerak jatuh bebas,video tracker, perekam video
IMPLEMENTASI MACROMEDIA FLASH DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA Lasmiyatun, Lasmiyatun; Saptaningrum, Ernawati
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1/april (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dari penelitian tindakan kelas ini adalah Bagaimanapeningkatan hasil belajar siswa menggunakan Macromedia Flashdengan model pembelajaran Think-Pair-Share di kelas VIII B SMP N2 Ampel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuipeningkatan hasil belajar siswa menggunakan Macromedia Flashdengan model pembelajaran Think-Pair-Share kelas VIII B SMP N 2Ampel. Melalui penelitian tindakan kelas (PTK) masalah ini dicobauntuk diselesaikan dengan memanfaatkan multimedia MacromediaFlash ke dalam pembelajaran dengan model Kooperatif tipe ThinkPair Share. Data diperoleh melalui observasi dengan melakukanpengamatan langsung selama proses kegiatan belajar mengajarberlangsung dan pemberian tes uji kompetensi. Kemudian dianalisissecara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwaaktifitas siswa dalam berkelompok, mengerjakan tugas-tugas, berfikirbersama dan berani mengeluarkan pendapat. Hasil belajar siswameningkat dan respon terhadap pembelajaran yang dilaksanakanmenyenangkan. Dengan demikian dari pelaksanaan penelitiantindakan kelas menerapkan Macromedia Flash dengan modelpembelajaran Kooperatif tipe Think Pair Share siklus I dan siklus II,disimpulkan bahwa dapat meningkatkan hasil belajar fisika di SMPNegeri 2 Ampel dalam kegiatan pembelajaran khususnya matapelajaran fisika pada pokok bahasan cahaya.Kata kunci: Hasil belajar, Macromedia Flash, Think Pair Share
PENERAPAN MODEL STAD TERMODIFIKASI PADA MATA KULIAH FISIKA LINGKUNGAN DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Nuroso, Harto; Nuvitalia, Duwi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1/april (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah sebagai berikut; 1) mengetahuiperbedaan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah fisikalingkungan dengan model STAD yang dimodifikasi unsur metakognitifdan model konvensional; 2) mengetahui perbedaan hasil belajarmahasiswa yang memiliki tingkat kemampuan berpikir kritis (TKBK)sangat tinggi, TKBK tinggi, sedang dan rendah pada mata kuliahfisika lingkungan; 3) mengetahui pengaruh interaksi antara modelpembelajaran dan TKBK mahasiswa terhadap hasil belajar.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu (quasiexperimentalresearch). Populasi untuk penelitian ini adalahmahasiswa semester satu pendidikan fisika IKP PGRI Semarang yangterdiri dari kelas PGMIPA BI dan kelas reguler. Adapun sampelnyadiambil dua kelas dari populasi tersebut. Secara acak terpilih kelasPGMIPA BI sebagai kelas eksperimen dan kelas 1B sebagai kelaskontrol. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapatpengaruh yang signifikan antara model STAD termodifikasi danpembelajaran model konvesional terhadap hasil belajar. Selain itu,terdapat perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang memilikiTKBK sangat tinggi, TKBK tinggi,TKBK sedang dan TKBK rendahserta tidak terdapat interaksi yang signifikan antara penerapan modelpembelajaran dan kategori TKBK mahasiswa.Kata kunci : termodifikasi, metakognitif, kemampuan berpikir kritis
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN IM3 DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERFIKIR SISWA Rofiah H, Nasrul; Handhika, Jeffry
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1/april (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) Perbedaan penggunaan mediapembelajaran IM3 berbasis flash dan media MS. Power Pointterhadap prestasi belajar IPA-Fisika, (2) Perbedaan Kemampuanabstrak tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar IPA-Fisika, (3)Interaksi media pembelajaran, Kemampuan berfikir, terhadapprestasi belajar IPA-Fisika. Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat perbedaan penggunaan media pembelajaran IM3 berbasisflash dan media MS. Power Point terhadap prestasi belajar IPAFisika(p-value = 0,026), Siswa yang diajar menggunakan media IM3berbasis flash memberikan rata-rata prestasi lebih baik (80,63)dibandingkan dengan siswa yang diajar menggunakan power point(76,18). terdapat perbedaan antara Kemampuan Berfikir Abstrak dankonkrit terhadap prestasi belajar IPA-Fisika, p-value = (0,00). Siswadengan Kemampuan Abstrak mengasilkan rata-rata prestasi lebihbaik (82,31) daripada siswa dengan Kemampuan konkrit (rata-rataprestasi = 75,75). Terdapat interaksi Kemampuan Berfikir denganmedia pembelajaran terhadap prestasi belajar IPA-Fisika (p-value =0,001).Kata Kunci: Media Pembelajaran IM3, Kemampuan Berfikir Siswa
EFEKTIVITAS METODE KOOPERATIF TIPE GI DAN STAD DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL Praptiwi, Praptiwi; Handhika, Jeffry
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1/april (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan penggunaanmetode pembelajaran kooperatif tipe GI dan STAD terhadap prestasibelajar fisika. 2) Perbedaan kemampuan awal tinggi dan kemampuanawal rendah terhadap prestasi belajar fisika. 3) Interaksi antarametode pembelajaran dan kemampuan awal siswa terhadap prestasibelajar fisika. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dalampenelitian ini adalah semua siswa SMPN 1 Barat. Sebagai sampeldiambil dua kelas sebanyak 68 siswa yang kemudian dijadikan kelaseksperimen I dan kelas eksperimen II. Kelas VIIIB sebanyak 34 siswasebagai kelas eksperimen I diberikan pendekatan menggunakanmetode pembelajaran kooperatif tipe GI sedangkan kelas VIIIDsebanyak 34 siswa sebagai kelas eksperimen II diberikan pendekatanmenggunakan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD denganteknik pengambilan sampel cluster random sampling. Teknik analisisdata yang digunakan adalah analisis variansi (anova) dua jalan.Hasilpenelitian dengan α = 5% dapat disimpulkan bahwa: (1) Metodekooperatif tipe GI lebih baik daripada metode kooperatif tipe STADdengan Fhitung = 92,77. (2) Siswa dengan kemampuan awal tinggimempunyai prestasi belajar fisika yang lebih baik dibandingkandengan siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah dengan Fhitung = 4,199. (3) Ada interaksi antara metode pembelajaran dankemampuan awal siswa terhadap prestasi belajar fisika (F hitung =5,16), metode GI dan STAD cenderung berinteraksi pada kemampuanawal rendah.Kata kunci : Metode GI, STAD, Kemampuan Awal, Prestasi Belajar
PENGGUNAAN METODE KOOPERATIF TIPE TGT DILENGKAPI MODUL DAN LKS DITINJAU DARI AKTIVITAS SISWA Ningtiyas, Pitriya; Siswaya, Heri
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1/april (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan modelpembelajaran Team Games Tournament dengan menggunakan moduldan Team Games Tournament dengan menggunakan LKS terhadapprestasi belajar siswa. 2) Perbedaan pengaruh aktivitas tinggi danrendah terhadap prestasi belajar siswa. 3) Interaksi modelpembelajaran Team Games Tournament dengan menggunakan moduldan Team Games Tournament dengan menggunakan LKS terhadapprestasi belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah semuasiswa SMPN 2 Maospati. Sebagai sampel diambil dua kelas sebanyak64 siswa. Hasil penelitian dengan α = 5% dapat disimpulkan bahwa:(1) Fhitung = 8, 269 > Ftabel = 4,00 sehingga ditolak yangberarti terdapat perbedaan TGT mengunakan Modul dan TGTmenggunakan LKS terhadap prestasi belajar fisika. (2) F hitung = 86,806 > F tabel = 4,00 sehingga ditolak yang berarti terdapatperbedaan aktivitas tinggi dan aktivitas rendah terhadap prestasibelajar fisika. (3) F hitung = 15, 799 < F tabel = 4,00 sehinggaditolak yang berarti ada interaksi antara media pembelajaran danaktivitas siswa terhadap prestasi belajar fisika.Kata kunci : Modul, LKS, aktivitas belajar, prestasi belajar
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN SUHU DAN KALOR DENGAN STRATEGI GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN CD INTERAKTIF KELAS X Sutriyono, Sutriyono
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1/april (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mencapai efektifitas pembelajaran yangditunjukkan oleh: 1) tuntas pada variabrel keaktifan, keterampilanproses, dan prestasi belajar peserta didik. 2) berpengaruh positifnyavariabel keaktifan dan keterampilan proses terhadap prestasi belajar.3) prestasi belajar peserta didik kelas eksperimen lebih baik dari padaprestasi belajar kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan: (1)Prestasi belajar kelompok eksperimen mencapai ketuntasan dengannilai rata-rata 73,84 (nilai KKM = 68). (2) Nilai keaktifan danketerampilan peserta didik telah mencapai ketuntasan (nilai KKM =75), dengan nilai rata-rata 81,62 untuk keaktifan dan 81,56 untukketerampilan proses. (3) Keaktifan dan ketrampilan peserta didikberpengaruh positif terhadap hasil belajar. Keterampilan prosesberpengaruh 13,7% terhadap prestasi belajar, keaktifan peserta didikberpengaruh 20,9% terhadap prestasi belajar. (4) Prestasi belajarkelompok eksperimen (dengan nilai rata-rata = 73,84) lebih baikdibandingkan dengan prestasi belajar kelompok kontrol (dengan nilairata-rata = 60,00).Kata kunci: Group Investigation, CD Interaktif, Prestasi Belajar

Page 5 of 39 | Total Record : 386