cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
ISSN : 20862407     EISSN : 2549886X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika (JP2F), with a registered number ISSN 2086-2407 (Print), ISSN 2549-886X (online) is a scientific journal published by the Physics Education Study Program Universitas PGRI Semarang. The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and learning Physics research results that have been achieved, both at school and in college.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP OPTIK MELALUI TEKNIK INKUIRI TERBIMBING PESERTA DIDIK KELAS VIII SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2011/2012 Umrotun, Umrotun
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1/april (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menentukan besaranpeningkatan pemahaman konsep optik dengan menggunakan teknikinkuiri terbimbing dan memaparkan perubahan perilaku belajarpeserta didik kelas VIII tahun ajaran 2011/2012. Pelaksanaanpenelitian dilaksanakan di SMP Negeri 3 Mranggen Demak, subyekpenelitian terdiri dari 23 siswa. Penelitian yang dilakukan adalahpenelitian tindakan kela. Pada saat pembelajaran pada siklus Ipemahaman konsep optik pada materi pemantulan cahaya siswa yangmencapai tuntas belajar sebesar 69,56 % yang belum tuntas sebesar30,44 %, pemahaman konsep pada siklus I berkatagori cukup dengannilai rata-rata kelas 77. Perubahan perilaku belajar siswa rata-ratamasih kurang karena di bawah kriteria minimal 75 %. Hasilpenelitian pada siklus II pemahaman konsep optik materi pembiasancahaya mengalami peningkatan dengan ketuntasan belajar siswasebesar 91,30 % sedang yang belum tuntas 8,70 %. Pemahamankonsep pada siklus II rata-rata baik dengan nilai rata-rata kelas 86.Hasil penelitian pada siklus II terjadi peningkatan perubahan belajarsiswa sebesar 1,91 %. Dari perolehan perhitugan gain dapatdisimpulkan bahwa pembelajaran dengan teknik inkuiri terbimbingefektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, siswa lebih aktif, danketerampilan berpikir juga meningkat.Kata kunci: peningkatan kemampuan, optik, Inkuiri terbimbing
PENGARUH PENGGUNAKAN LEMBAR KERJA DENGAN PENDEKATAN INDUKTIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Kurniawan, Tri Joko; Siswanto, Joko
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1/april (2012): JP2F
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untukmengetahui apakah penggunaan lembar kerja dengan pendekataninduktif memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuanberpikir kritis dan kreatif siswa dari pada penggunaan lembar kerjayang biasa dipakai di sekolah dalam pembelajaran fisika pokokbahasan gelombang elektromagnetik. Sampel dari penelitian iniadalah kelas X-F yang berjumlah 36 siswa, dan X-G yang berjumlah36 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwapembelajaran dengan penggunaan lembar kerja dengan pendekataninduktif memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuanberpikir kritis dan kreatif siswa dari pada penggunaan lembar kerjayang biasa dipakai di sekolah dalam pembelajaran fisika.Kata kunci : lembar kerja, pendekatan induktif, berbikir kritis,berpikir kreatif
PENGEMBANGAN PERANGKAT PRAKTIKUM RANGKAIAN LISTRIK SERI-PARALEL BERBASIS MASALAH DAN BERORIENTASI PADA PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF Siswanto, Joko
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 4, No 1 April (2013): jp2f
Publisher : Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan umtuk mengembangkan perangkat praktikum rangkaian listrik seri-paralel berbasis masalah dan berorientasi pada peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa. Penilitian ini diharapkan memberikan manfaat:  1) dapat dijadikan acuan dalamrangka mengembangkan perangkat praktikum fisika; 2) memberikan pemahaman tentang pentingnya kemmampuan berpikir kritis dan kreatif dalam belajar fisika; dan 3) dapata memberikan acuan dalam pelaksanaan praktikum berbasis masalah yang berorientasi pada peningkatan kemampuan berfikir kritis dan kreatif mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitianpengembangan. Yang dikembangkan dalam penelitian ini adalahperangkat praktikum yang terdiri desai praktikum, petunjuk praktikum, peralatan praktikum. Berdasarkan ahli menyatakan bahwa perangkat yang telah dikembangkan memiliki criteria yang baik dengan persentase 73.92 dan 78.27 uji coba menunjukan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa. Namaun berdasarkan uji gain ternormalilsasi tingkat pengruhnya masih dalam kategori rendah yaitu 0.1458 untuk berpikir kritis dan 0.1465 untuk kemampuan berpikir kreatif.
Keefektifan Model Pembelajaran PjBL (Project Based Learning) terhadap Kemampuan Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Nur Khoiri; Anni Marinia; Wawan Kurniawan
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1309

Abstract

Telah dilakukan Penelitian untuk mengetahui pengaruh model PjBL (Project Based Learning) terhadap kemampuan kreativitas dan hasil belajar siswa kelas XI. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment dalam bentuk Pretest-Posttest Kelompok Kontrol Subjek Random. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Gubug. Sampel penelitian dipilih secara random. Didapatkan kelas XI IPA 6 sebagai kelas Eksperimen dan XI IPA 5 sebagai kelas Kontrol. Teknik pengumpulan data berupa metode tes, observasi, dan dokumentasi. Pada uji normalitas dan homohenitas diperoleh pada kelas eksperimen dan kontrol, populasi normal dan homogen. Pada uji t hasil belajar siswa diperoleh thitung> ttabel, sehingga disimpulkan model pembelajaran PjBL efektif terhadap hasil belajar siswa. Sedangkan uji gain diperoleh kesimpulan yaitu ada perbedaan antar model PjBL dengan konvensional dengan kategori sedang. Pada uji persen diperoleh %eks > %kon pada kreativitas siswa. Dari hasil analisis ini dapat disimpulkan bahwa model PjBL efektif terhadap kreativitas dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : PjBL (Project Based Learning), kreativitas, hasil belajar
Penerapan Metode Demonstrasi pada materi Asam Basa Garam untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Subrata Subrata
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1304

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan metode demonstrasi dan diskusi - informasi pada materiAsam Basa dan Garam. Penelitian dilaksanakan di kelas VII B SMP Negeri 15 Semarang pada semester genap tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan menerapkan metode demonstrasi disertai diskusi-informasi sesuai dengan perencanaan. Berdasarkan hasil analisisdengan menggunakan angket, observasi, wawancara dan tes maka diperoleh peningkatan hasil belajar yang signifikan.Peningkatan aktivitas siswa dapat dilihat berdasarkan penilaian diri dan pengamat pada siklus I dan siklus II yaitu dari 87,3% menjadi 96,3%.Sedangkan peningkatan ketuntasan belajar klasikal pada siklus I dan II yaitu dari 59,4% menjadi 87,5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pambelajaran dan hasil belajar siswa.Kata kunci: Metode Demonstras, Aktivitas Siswa, Hasil belajar.
Perbandingan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Rahma Diani; Antomi Saregar; Ayu Ifana
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan model pembelajaran problem based learning dan inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi listrik dinamis. Penelitian ini adalah penelitian quasi experimental dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Data yang diperoleh berupa data hasil kemampuan berpikir kritis. Instrumen yang digunakan berupa instrumen tes kemampuan berpikir kritis. Uji hipotesis dari uji-t sampel berkorelasi menghasilkan nilai thitung sebesar 2,03 dan ttabel sebesar 1,99 dengan keputusan uji thitung > ttabel atau 2,03 > 1,99 maka H0 ditolak sehingga terdapat perbedaan antara model problem based learning dan model inkuiri terbimbing terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X SMA Negei 8 Bandar Lampung. Perbedaan tersebut dilihat dari nilai rata-rata keseluruhan dari indikator berpikir kritis yang berasal dari nilai rata-rata setiap indikator kemampuan berpikir kritis dari kedua model pembelajaran yaitu nilai rata-rata keseluruhan model problem based learning sebesar 75 dan nilai rata-rata model inkuiri terbimbing sebesar 71. Berdasarkan perbedaan nilai tersebut dapat dinyatakan bahwa model problem based learning lebih baik daripada model inkuiri terbimbing.Kata kunci: Inkuiri Terbimbing, Kemampuan Berpikir Kritis, Problem Based Learning
Instrumen Penilaian Keterampilan Kerja Ilmiah pada Pembelajaran Fisika Berbasis Inquiry Dayu Ariani; Ernawati Saptaningrum; Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1305

Abstract

Penilaian dalam proses pembelajaran adalah komponen yang sangat penting untuk mengukur pencapaian hasil belajar siswa, sebagai contoh yaitu penilaian keterampilan kerja ilmiah. Maka dari itu perlu dikembangkan suatu instrumen penilaian untuk mengukur keterampilan kerja ilmiah siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh kevalidan instrumen penilaian keterampilan kerja ilmiah pada pembelajaran fisika berbasis inquiry. Instrumen tersebut berisi kisi-kisi penilaian, lembar penilaian keterampilan kerja ilmiah, rubrik penilaian, pedoman pemberian skor, lembar penilaian diri serta rekapitulasi nilai keterampilan kerja ilmiah yang telah divalidasi oleh para ahli dan diujicoba. Penelitian ini menggunakan metode R&D dan hasil uji ahli menunjukkan kriteria sangat valid dengan perolehan persentase rata-rata kedua ahli sebesar 87,29%. Instrumen diujicobakan pada 34 siswa SMA kelas XI dan dilakukan oleh 1 orang guru fisika. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa persentase produk yang dikembangkan berdasarkan respon penilaian guru sebesar 97,83% dengan kriteria sangat valid. Hal ini didukung pula dengan keberhasilan pembelajaran yang mencapai persentase 94,44% pada pertemuan pertama, kemudian pada pertemuan kedua sebesar 88,00%. Hasil penelitian tersebut memberikan informasi bahwa instrumen penilaian keterampilan kerja ilmiah yang dikembangkan sudah sangat valid untuk diterapkan dalam pembelajaran fisika yang berbasis inquiry sebagai alat evaluasi pembelajaran bagi guru fisika SMA.Kata kunci: Kerja Ilmiah, Model Pembelajaran Inquiry, Penilaian Keterampilan.
Pengembangan Media Pembelajaran Moodle Setiyorini Setiyorini; Siti Patonah; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk Moodle pada materi suhu dan kalor. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (RnD). Pengujian menggunakan angket untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran. Angket diberikan kepada ahli, praktisi dan responden. Hasil angket ahli media dan ahli materi diperoleh rata-rata persentase 84,5% dengan kategori sangat layak. Hasil angket praktisi diperoleh persentase 93% dengan kategori sangat layak. Hasil angket yang diberikan pada responden diperoleh persentase 85,27 %. Sehingga dapat disimpulkan berdasarkan hasil penilaian angket ahli, praktisi dan responden diperoleh skor rata-rata 86,8175% dengan kategori “sangat layak”. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran dalam bentukMoodle layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Moodle, Suhu dan Kalor
Peningkatan Nilai Karakter dan Hasil Belajar Fisika pada Materi Gerak Harmonik Sederhana dengan Model Project Based Learning berbasis Multimedia Usrotun Marichah
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1306

Abstract

Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah proses pembelajaran dan seberapa banyak peningkatan nilai karakter dan hasil belajar fisika melalui model project based learning berbasis multi media. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus, siklus 1 terdapat 4 pertemuan dan siklus 2 terdapat 3 pertemuan. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Kedungwuni semester 1 tahun pelajaran 2016/2017. Terjadi peningkatan rata-rata nilai ulangan harian dari 65,18 menjadi 84,27 dan ketuntasan klasikal dari 30% menjadi 94,59%, diiringi dengan peningkatan nilai karakter peserta didik.Kata kunci: nilai karakter, hasil belajar, model project based learning dan multi media.
Kepraktisan Model Pembelajaran Investigation Based Multiple Representation (IBMR) dalam Pembelajaran Fisika Joko Siswanto; Endang Susantini; Budi Jatmiko
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1307

Abstract

This paper presents practicality learning model of IBMR. Its own syntax orientation, investigation, multi representation, aplication, and evaluation. The learning conducted on the fundamental of physics class. At the time of the learning takes place, observations practicality every phase of the learning model IBMR. The results showed that the learning model IBMR has excellent practicality. It shows that every phase of IBMR learning model can be practically implemented

Page 6 of 39 | Total Record : 386