cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
ISSN : 20862407     EISSN : 2549886X     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika (JP2F), with a registered number ISSN 2086-2407 (Print), ISSN 2549-886X (online) is a scientific journal published by the Physics Education Study Program Universitas PGRI Semarang. The purpose of the publication of this journal is to disseminate conceptual thoughts or ideas and learning Physics research results that have been achieved, both at school and in college.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Penerapan Model Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) untuk Meningkatkan Aktifitas Belajar Peserta Didik Kelas X-MIA EI 2 SMAN 6 Yogyakarta Abdul Wakhid Mustofa
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran CTL (Contextual teaching and learning) seberapa besar peningkatan aktivitas melalui penerapan model pembelajaran CTL pada materi pokok dinamika gerak lurus. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian yang diambil adalah peserta didik kelas X MIA EI 2 SMA Negeri 6 Yogyakarta yang berjumlah 32 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran CTL sudah sesuai sintaks yang diacu yaitu meliputi Tahap 1: Invitasi (Mengemukakan pengetahuan awal), Tahap 2: Eksplorasi (Menyelidiki dan menemukan konsep, melalui pengumpulan data), Tahap 3: Penjelasan dan solusi (Memberikan penjelasan dan solusi berdasarkan hasil observasi), Tahap 4: Pengambilan data (Membuat keputusan berdasarkan pengetahuan, informasi, dan keterampilan). Pada siklus I untuk nilai 3 dan 4, didapatkan persentase 17%, sedangkan pada siklus II untuk nilai 3 dan 4, didapatkan persentase 33%. Peningkatan aktivitas peserta didik sebesar 16%. Nilai gain skore 0,44 dengan interprestasi keaktifan peserta didik “sedang”. Untuk aktivitas peserta didik pada siklus I dan II mencapai 56 % dan 75%. Hasil pada siklus II yaitu 75 % menunjukkan bahwa aktivitas peserta didik telah mampu mencapai kategori baik.Kata kunci: Model pembelajaran CTL (Contextual teaching and learning), aktivitas peserta didik, tes evaluasi.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Mobile dengan Pendekatan Kontekstual pada Materi Gaya Muhamad Zulham; Dwi Sulisworo
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan multimedia interaktif berbasis mobile menurut validasi ahli media, ahli materi dan uji coba terbatas. Model penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Instrumen penelitian mengggunakan lembar validasi dengan sumber data dari ahli materi, ahli media dan hasil uji coba terbatas kepada siswa.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan media ditinjau menurut validasi ahli materi sebesar 82,50% termasuk dalam kategori baik, ahli media 83,60% termasuk dalam kategori baik, dan uji coba terbatas kepasa siswa 83,63% termasuk dalam kategori sangat baik.Kata kunci: Multimedia Interaktif, Kontekstual,Mobile, Gaya
Model Pengelolaan Pembelajaran POMER untuk Mengembangkan Bodily Kinesthetic dan Interpersonal Skill Peserta Didik Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Duwi Nuvitalia; Masrikan Masrikan; Sutardi Sutardi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 7, No 2 (2016): SEPTEMBER 2016
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v7i2.1303

Abstract

Tantangan zaman membawa pergeseran paradigma pendidikan. Tantangan tersebut menjadi latar belakang utama pergeseran kompetensi peserta didik di sekolah. Pembentukan pribadi yang cerdas, mandiri, bermartabat, dan memiliki kesiapan untuk melakukan kerja menjadi capaian utama pembelajaran. Oleh karena itu, inovasi pengelolaan pembelajaran diperlukan dalam mencapai tujuan tersebut. Pengembangan bodily kinesthetic dan interpersonal skill peserta didik dikemas melalui pengelolaan pembelajaran sains (khususnya IPA dan Fisika) dengan model POMER (Planning, Organizing, Maximizing The Potential, Evaluating, Reflecting). Model ini dibangun dan dikembangkan dalam penelitian Research and Development. Hasil validasi ahli menunjukkan model POMER layak digunakan sebagai model pengelolaan pembelajaran sains dengan tingkat kelayakan 83,33%. Hal ini berarti pengelolaan pembelajaran sains dapat ditingkatkan untuk memaksimalkan potensi peserta didik. Model POMER lebih meningkatkan pengembangan potensi kinestetik dan interaktif peserta didik. Potensi kinestetik dapat dikembangkan dalam bodily kinaesthetic skill dan interaktif dapat dikembangkan melalui interpersonal skill. Penelitian direkomendasikan pada guru IPA dan guru Fisika dalam mengemas pembelajaran POMER untuk memaksimalkan potensi peserta didik melalui pengembangan bodily kinesthetic dan interpersonal skill.Kata kunci: Model Pengelolaan Pembelajaran, POMER, bodily kinesthetic dan interpersonal skill
PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI INKUIRI TERBIMBING DENGAN METODE EKSPERIMEN DAN DEMONSTRASI DITINJAU DARI AKTIVITAS DAN PERHATIAN MAHASISWA1) Jeffry Handhika
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 1 (2010): APRIL 2010
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v1i1.104

Abstract

The objective of the research are to know : (1) the effect of guided inquiryphysics learning using eksperiment and demonstration method to theconcept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamic electricity, (2) the effect of high, medium andlow activity in physics learning to the concept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamicelectricity, (3) the effect of high, medium and low physics learning collagestudent attention in physics learning to the concept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamicelectricity, (4) interaction in physics learning between learning method andactivity to the concept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamic electricity, (5) interaction inphysics learning between learning method and physics learning collegestudent attention to the concept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamic electricity; (6)interaction in physics learning between activity and physics learning collagestudent attention to the concept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamic electricity, (7)interaction in physics learning between learning method, activity and physicslearning collage student attention to the concept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamicelectricity. The research is using experiment method. The technique ofanalyzing data is ANAVA three ways different cell. Based on the result of theresearch are concluded : (1) there is an effect of guided inquiry physicslearning using eksperiment and demonstration method to the concept?óÔé¼Ôäósmastery in dynamic electricity, (2) there is an effect of high, medium and lowactivity in physics learning to the concept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamic electricity,(3) there is an effect of high, medium and low physics learning collagestudent attention in physics learning to the concept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamicelectricity, (4) there is no interaction in physics learning between learningmethod and activity to the concept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamic electricity, (5) thereis no interaction in physics learning between learning method and physicslearning second collage student attention to the concept?óÔé¼Ôäós mastery indynamic electricity; (6) there is no interaction in physics learning betweenactivity and physics learning collage student attention to the concept?óÔé¼Ôäósmastery in dynamic electricity, (7) there is no interaction in physics learningbetween learning method, activity and physics learning collage studentattention to the concept?óÔé¼Ôäós mastery in dynamic electricity.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA BERPERSPEKTIF CRC (CHILDREN RIGHTS CONVENTION) DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Zulfikar Dwi Yuliana
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 2 (2010): SEPTEMBER 2010
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v1i2/septembe.120

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan minat padapembelajaran fisika. Penelitian ini dilaksanakan dengan duasiklus yang berulang yang tiap siklusnya terdiri dariperencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Padasiklus I minat siswa yang diukur dengan angket model ACRS(disadur dari Keller : 1987) mencapai kategori cukup denganjumlah skor rata-rata kelas sebanyak 3,436 dan meningkatpada siklus II menjadi 4.4375 yang termasuk dalam kategoribaik. Aktifitas siswa naik dari rata-rata kelas 55% (cukup)menjadi 76% (baik). Sedangkan hasil belajar siswa naik dari67 (melampaui sktandar minimum ketuntasan belajar)menjadi 74 (diatas standar minimum ketuntasan belajar)Peningkatan berbagai fariabel minat ini terjadi karenaadanya pembelajaran yang lebih bersifat humanistik dengansenantiasa mengaitkan materi kedalam fenomena kehidupansehari-hari yang dekat dengan siswa. Hal ini juga ditunjangdengan adanya media belajar yang lebih feriatif sepertiadanya demonstrasi, praktikum sederhana, visualisasi denganmacromedia flash, dan sebagainya sehingga minat belajarsiswa meningkat. Pembelajaran fisika berperspektif CRC(Children Rights Convention) dengan menggunakanpendekatan kontekstual berhasil meningkatkan minat belajarfisika pada siswa kelas X-6 SMA N 11 Semarang.Kata kunci: minat, pembelajaran fisika berperspektif CRC,pendekatan kontekstual
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERBANTUAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN MINAT DAN MOTIVASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Pebli Vidia Kurniawan
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 2 (2012): SEPTEMBER 2012
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v3i2/SEPTEMBE.345

Abstract

ABSTRAK ?é?á Penelitian ini bertujuan?é?á untuk menegtahui keefektifan metode demonstrasi berbantuan alat peraga dalam upaya peningkatan minat dan motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran fisika pokok bahasan kalor. Penelitian dilaksanakan di SMA Teuku Umar Semarang, mulai dari 15 Mei sampai 21 Mei 2012. Subjek penelitian adalah kelas X-2, dengan jumlah siswa 33 orang. Penelitian dilakukan dengan dua siklus. Siklus pertama untuk materi ajar perpindahan kalor secara konduksi, dan siklus kedua untuk materi perpindahan kalor secara konveksi. Pada siklus I berdasarkan hasil observasi minat belajar siswa mendapatkan prosentase ketuntasan 80% dan untuk motivasi 80% yang masih dibawah indikator keberhasilan yaitu 85%. Untuk latihan soal siswa sebenarnya sudah cukup bagus yaitu 70, namun masih terdapat 9 siswa yang mendapat nilai dibawah standart yang telah ditentukan atau KKM. Pada siklus II berdasarkan observasi minat belajar siswa mendapatkan prosentase ketuntasan 87% dan untuk motivasi 87% yang sudah di atas indikator keberhasilan yaitu 85%. Peningkatan ini juga dapat dilihat dari latihan soal siswa, dimana pada latihan soal kali ini tidak ada satupun siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM yaitu dengan?é?á nilai?é?á rata-rata kelas 77. Kata kunci:minat, motivasi, metode demonstrasi, dan alat peraga
PENGARUH PENGGUNAKAN LEMBAR KERJA DENGAN PENDEKATAN INDUKTIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Tri Joko Kurniawan; Joko Siswanto
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 3, No 1 (2012): APRIL 2012
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v3i1/april.390

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untukmengetahui apakah penggunaan lembar kerja dengan pendekataninduktif memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuanberpikir kritis dan kreatif siswa dari pada penggunaan lembar kerjayang biasa dipakai di sekolah dalam pembelajaran fisika pokokbahasan gelombang elektromagnetik. Sampel dari penelitian iniadalah kelas X-F yang berjumlah 36 siswa, dan X-G yang berjumlah36 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwapembelajaran dengan penggunaan lembar kerja dengan pendekataninduktif memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap kemampuanberpikir kritis dan kreatif siswa dari pada penggunaan lembar kerjayang biasa dipakai di sekolah dalam pembelajaran fisika.Kata kunci : lembar kerja, pendekatan induktif, berbikir kritis,berpikir kreatif
Visualisasi Termal Permukaan Tangan Manusia sebagai Alternatif Bahan Ajar Fisika Medis Risti Suryantari; Flaviana Flaviana
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 8, No 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v8i1.1396

Abstract

Salah satu kemampuan dasar yang harus dikuasai di bidang fisika medis adalah topik fisika termal. Dalam bidang medis dikenal metode termografi, yaitu salah satu metode diagnosa penyakit yang didasarkan pada perbedaan temperatur antar jaringan tubuh manusia dalam bentuk citra. Perkembangan teknik termografi selain dengan menggunakan kamera termal, adalah dengan menggunakan lembaran Thermochromic Liquid Crystal (TLC). TLC memiliki respon terhadap perubahan temperatur permukaan yang ditunjukkan dengan perubahan warna sehingga TLC dapat digunakan untuk memvisualisasikan permukaan tangan manusia berdasarkan distribusi temperatur pada setiap bagian permukaan tangan. Hasil visualisasi ini dapat menjadi contoh konkret bahwa temperatur permukaan tubuh manusia tidaklah merata, serta bagaimana temperatur permukaan tangan berubah akibat faktor eksternal seperti temperatur ruang. Secara kuantitatif perbedaan temperatur permukaan tangan dapat ditunjukkan dengan parameter nilai hue dari citra HSV dengan menerapkan teknik pengolahan citra, dimana nilai mean hue meningkat seiring dengan meningkatnya temperatur.  Selain itu diperoleh pula nilai temperatur rata-rata permukaan tangan subyek dalam kondisi sehat, pada temperatur ruang 18°C, yang berada dalam ruangan selama 10 menit, adalah pada rentang 25°C - 28°C. Hasil ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar dalam bidang fisika medis, khusunya yang berhubungan dengan fisika termal.
Penerapan LKS Berbasis Inkuiri Terbimbing Pada Materi Listrik Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IX SMPN 22 Kota Jambi Chuznul Chotimah; Menza Hendri; Dian Pertiwi Rasmi
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 9, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v9i1.2315

Abstract

This study purpose to find out the student learning outcomes of cognitive aspects by applying guided inquiry based LKS with the help of PhET Interactive Simulations better than the conventional LKS used by schools on the subject of static electricity and dynamic electricity. This research is a quantitative research with Quasy Experimental design and the design of non-equivalent control group design. The population in this study is the students of class IX SMPN 22 Kota Jambi consisting of 5 classes. The sample used in this research is class IX C and as experimental class and class IX D as control class. The experimental class is taught by using guided inquiry LKS and control classes taught with the school's conventional LKS. Research instruments are objective questions that have been tested. This study collected data using multiple choice questions that have been tested in IXA SMPN 16 Muaro Jambi class. The results showed that the average value of the experimental class is 32.62 and the control class is 31.18. obtained the results of research that the value of t is greater than the value ttable with a significance of 0.05. Based on research that has been done tcount equal to 1.71. while the ttable is 1.67. because tcount obtained 1.71 ≥ 1.67 then H0 rejected. This shows that there are differences in cognitive learning outcomes of students using instructional based LSM inquiry with the help of PhET Interactive Simulations and LKS conventional schools.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FISIKA TEKNOLOGI MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DI KELAS XI-AV SEMESTER GENAP SMK FUTUHIYYAH MRANGGEN DEMAK Ahmad Junaedi; Choirul Huda
Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Vol 1, No 2 (2010): SEPTEMBER 2010
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp2f.v1i2/septembe.115

Abstract

Keberhasilan belajar siswa pada mata pelajaran Fisika teknologicukup rendah, padahal Fisika Teknologi merupakan salah satu matapelajaran yang dijadikan Ujian Sekolah di tingkat SekolahKejuruan. Untuk mensiasati hal tersebut, dikembangkan modelpembelajaran kooperatif Team Assisted Individualization yangdimaksudkan untuk meningkatkan minat belajar siswa sehinggadapat mendongkrak prestasi belajar siswa. Tujuan penelitian iniuntuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran fisikateknologi menggunakan model kooperatif Team AssistedIndividualization pada siswa kelas XI-AV SMK FutuhiyyahMranggen Demak semester genap 2007/2008. Metode Pengumpulandata yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitiantindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjekpenelitian terdiri dari 40 siswa kelas XI-AV SMK FutuhiyyahMranggen pada semester genap tahun 2007/2008. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penggunaan model kooperatif tipe TAI dapatmeningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut dapat dilihat denganadanya peningkatan rata-rata Fisika teknologi dalam ranah kognitifsiswa. Hasil belajar siswa berturut-turut mengalami peningkatandari siklus 1 sampai siklus 2.

Page 7 of 39 | Total Record : 386