E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Jurnal E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat), dengan nomor ISSN 2087-3565 (cetak) dan ISSN 2528-5041 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Jurnal E-Dimas merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal E-Dimas menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar Universitas PGRI Semarang dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS"
:
19 Documents
clear
Diversifikasi Olahan Ikan Bandeng oleh UKM Primadona dalam Program Pengabdian IbPE 2016-2018
Sugito Sugito;
Alan Prahutama;
Tarno Tarno;
Abdul Hoyyi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i1.3556
Ikan bandeng merupakan bahan makanan yang tinggi akan protein, vitamin dan mineral. Salah satu cara untuk meningkatkan pemasaran adalah mix marketing, salah satunya adalah mix marketing produk. Mix marketing produk yang dapat dilakukan adalah dengan diversifikasi produk. Olahan ikan bandeng yang terkenal adalah di kabupaten Pati. UKM Primadona merupakan UKM yang bergerak pada olahan ikan bandeng dan merupakan salah satu UKM binaan dari Universitas Diponegoro dalam program pengabdian Ipteks bagi Produk Ekspor (IbPE) 2016-2018. Dalam binaan tersebut, yang menjadi salah satu program adalah diversifikasi produk UKM Diversifikasi produk yang dilakukan oleh UKM Primadona atas binaan tim pengabdi adalah keripik kulit dan abon duri ikan bandeng. Kulit ikan bandeng merupakan hasil filet dari daging ikan bandeng. Kulit ikan bandeng dicampur dengan tepung beras, tepung tapiokan dan rempah-rempah lainnya untuk diolah menjadi keripik kulit yang renyah. Tekstur keripik kulit ikan bandeng adalah renyah, mempunyai pola sisik ikan. Kandungan protein, vitamin dan mineral keripik kulit ikan bandeng juga cukup tinggi. Untuk abon duri ikan bandeng sangat berkhasiat karena kandungan kalsiumnya cukup tinggi.
Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Kampung Sayang Ibu Anak melalui Duta Asi Eksklusif dan Kesehatan Reproduksi Perempuan
Ana Zumrotun Nisak;
Subiwati Subiwati;
Muhammad Abdur Rozaq;
Noor Azizah;
Atun Wigati
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i1.2821
Upaya peningkatan kualitas ibu dan bayi merupakan tanggung jawab bersama. Keterlibatan dan dukungan peran serta keluarga dan masyarakat dibutuhkan untuk mensukseskan gerakan sayang ibu dan bayi. Angka cakupan 40% ASI eksklusif belum memenuhi target di desa Garung Lor dari target 80%. Pengetahuan tentang ASI Eksklusif, cara menyimpan, memerah dan menyajikan sangat perlu sebagai informasi dimasyarakat. Sehingga pada mitra 1 kegiatan mitra masyarakat untuk mewujudkan kampung sayang bayi. Duta ASI Eksklusif dengan lintas generasi melibatkan bapak, ibu dan remaja sehingga program ini dapat berkelanjutan. Kanker serviks dan kanker payudara sebagai pembunuh nomor satu pada perempuan, sehingga deteksi dini perlu dilakukan secara continue sehingga pemantauan terhadap kanker pada perempuan perlu dilakukan. Kejadian di desa payaman terjadi 60% mengalami keputihan patologis yang merupakan salah satu tanda dari kanker serviks dan belum pernah dilakukan screening. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengaplikasikan Program Kemitraan Masyarakat melalui pelatihan Duta ASI Eksklusif dan Duta Kesehatan Reproduksi Perempuan, pembuatan media promosi kesehatan tentang ASI Eksklusif, kanker servik dan kanker payudara yang lebih mudah dipahami dan menarik. Hasil yang diperoleh Setelah dilakukan kegiatan ini terdapat 15 orang duta ASI Eksklusif dan 15 Duta Kesehatan Reproduksi Perempuan terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran bagi perempuan untuk memberikan makanan terbaik buat bayi yaitu ASI Eksklusif 6 bulan dan meningkatkan kesadaran perempuan untuk mendeteksi secara dini kanker serviks dan kanker payudara. Program kemitraan masyarakat ini sangat bermanfaat untuk peningkatan kesehatan perempuan dan bayi
IbM Teknologi Biofilter dan Bioaktif untuk Polikultur Mina-Bawang Intensif di Lahan Kristis Air Kabupaten Brebes, Jawa Tengah
Suyono Suyono;
Ninik Umi Hartanti;
Narto Narto
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i1.2152
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas penting dan cukup dominan di Kabupaten Brebes. Kebutuhan nasional terhadap bawang merah sejumlah 750.000 ton/tahun dan pada tahun 2019 kebutuhan tersebut diprediksi mencapai 1.060.400 ton. Kebutuhan ekspor bawang merah mencapai 2.500 ton/tahun dan baru terpenuhi 1.500 ton/tahun. Produktivitas rata-rata bawang merah nasional hanya sekitar 9,24 ton/ha, jauh dibawah potensi produksi yang berada diatas 20 ton/ha. Produktivitas bawang merah di Kabupaten Brebes saat ini hanya berkisar 80,00 - 137,72 kuintal/ha karena masih mengalami banyak kendala baik dari aspek penguasaan teknologi yang efektif namun ramah lingkungan, manajemen maupun modal. Kegiatan IbM ini dilaksanakan pada bulan April – Nopember 2017 dan bermitra kerja dengan Mitra IbM-1 dan Mitra IbM-2 di Desa Banjarsari, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Tujuan dari kegiatan IbM adalah meningkatkan kemampuan mitra IbM dalam mengelola usaha budidaya mina-bawang baik dalam aspek teknologi budidaya maupun manajemen dalam rangka menguatkan aspek kewirausahaan dan kemandirian mitra untuk meningkatkan kesejahteraan. Target dari kegiatan IbM ini adalah: 1) Mitra mampu menerapkan teknologi biofilter-bioactive system di lahan yang memiliki keterbatasan ketersediaan air untuk menghasilkan produk bawang merah yang terbebas dari bahan kimia sehingga dapat meningkatkan kualitas produk sekaligus menekan biaya produksi; 2) Mitra mampu mengelola usahanya dengan lebih efisien. Teknologi biofilter, pupuk serta pembasmi hama dari bahan organik pada kegiatan IbM memungkinkan budidaya bawang dapat dilaksanakan 4 kali sedangkan sebelum kegiatan IbM hanya dapat dilakukan 3 kali karena kendala keterbatasan air. Selisih keuntungan Mitra IbM-1 dan IbM-2 setelah diadakannya IbM dengan sebelum ada kegiatan IbM masing-masing sebesar Rp. 122.974.928/hektar/tahun (meningkat 43,47%) dan Rp. 106.715.928/hektar/tahun (37,16%).
Kajian Ulang Pemahaman Konsep Integral-Turunan Pasca Ujian Akhir Semester
Dessy Agustina Sari;
Azafilmi Hakiim;
Vita Efelina
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i1.2050
Matematika I dan II merupakan mata kuliah dasar di semester satu dan dua yang menjadi tumpuan Matematika Lanjutan (Probabilitas dan Statistik, Matematika Teknik I, dan Matematika Teknik II). Salah satu kompetensi akhir mahasiswa tingkat satu adalah pemahaman konsep Turunan dan Integral. Kesulitan pemahaman pada ilmu dasar menjadi titik kebingungan mahasiswa di semester selanjutnya. Selain itu, variasi lulusan peserta didik menjadi beban bagi dosen dalam menyampaikan materi karena beberapa hal dasar harus disampaikan kembali di kelas seperti aturan cosinus, integral-turunannya, dan bentuk lainnya. Kajian ulang integral-turunan bagi mahasiswa program studi Teknik Elektro Angkatan 2016 bertujuan menanamkan ulang prinsip dasar dari konsep integral-turunan terhadap soal-soal Ujian Akhir Semester melalui pemaparan secara bertahap. Metode yang digunakan tim pengabdian adalah workshop (pendidikan berkelanjutan) yang melibatkan 3 orang dosen (pengajaran dan diskusi). Persoalan yang belum sempat diselesaikan menjadi tugas selama liburan. Pengajar memberikan jawaban akhir dari setiap persoalan sehingga mahasiswa menjadi termotivasi untuk mengerjakan kembali. Trik yang diberikan para pengajar adalah apabila soal sebelumnya telah selesai, silakan dikerjakan kembali dengan menutup jawaban yang kami berikan. Kegiatan mandiri dapat dilakukan di rumah dengan bantuan internet, buku bacaan sebelum perkuliahan baru dimulai
Pengembangan Kemampuan Sumber Daya Manusia melalui Pelatihan Komputer Microsoft Office Excel untuk Meningkatkan Kinerja Perangkat Desa Mranggen
Asih Niati;
Anitiyo Soelistiyono;
Teguh Ariefiantoro
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i1.3557
Dalam menghadapi era globalisasi yang berkembang pesat saat ini khususnya perkembangan Iptek yang semakin maju, maka sangat diperlukan suatu kemampuan (skill) yang memadai guna mendukung kinerja perangkat desa yang ada di Desa Mranggen. Hal ini dikarenakan didalam aktivitas pelayanan kepada masyarakatnya, para perangkat desa Mranggen masih belum memanfaatkan potensi yang dimiliki secara maksimal dalam mengoperasionalkan program Microsoft Office. Kondisi ini tentunya berdampak terhadap kurang maksimalnya kinerja perangkat desa di dalam melayani masyarakat. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan dan meningkatkan serta memaksimalkan potensi sumber daya manusia tentang cara mengoperasionalkan komputer pada program Microsoft Office Excel pada perangkat Desa Mranggen, sehingga dapat lebih baik lagi dalam melayani kebutuhan masyarakat desa. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah metode pelatihan, praktek serta tanya jawab. Sedangkan khalayak sasaran adalah warga desa khususnya perangkat desa Mranggen yang ingin memaksimalkan potensi yang ada dengan cara mengoperasionalkan komputer dengan lebih baik. Dengan diadakannya Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat melalui pelatihan dalam mengoperasionalkan komputer khususnya perangkat desa Mranggen maka dapat menambah wawasan dan pengetahuan serta meningkatkan kinerja perangkat desa secara lebih maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat sesuai yang di inginkan pemerintah.
IbM Kelompok Usaha Wanita Budidaya Kelinci Pedaging di Desa Wargasaluyu Kabupaten Bandung Barat
Deden Syarifudin;
Supratignyo Aji;
Reza Martani Surdia
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i1.2663
Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan pelatihan dan meningkatkan semangat berwirausaha budidaya kelinci bagi masyarakat prasejahtera melalui pembentukan kelompok usaha wanita. Kegiatan memberdayakan potensi masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berwirausaha mitra melalui peningkatan usaha ekonomi produktif budidaya kelinci pedaging dan pengolahan daging kelinci. Metoda yang digunakan adalah pelatihan, metoda ini dianggap paling evektif bagi mitra karena selain melakukan edukasi budidaya dan pengolahan juga dilaksanakan praktik dan pendampingan. Hasil kegiatan di respon cukup baik karena usaha budidaya tidak asing bagi mitra hanya memerlukan perubahan dari pola tradisional ke pola intensif yang lebih terukur. Adanya peningkatan pengetahuan berternak kelinci, pemeliharaan fisik kelinci dan pembuatan pakan kelinci dengan formulasi complete feed, formulasi ini tidak diputuskan karena sumber bahan baku pakan di Wargasaluyu cukup tersedia baik berupa limbah terpakai maupun sumber makanan hijauan. Pada tahap pengolahan daging kelinci masyarakat memahami dan bisa melakukan pengolahan menjadi abon, nuget, dan bakso kelinci. Selanjutnya peningkatan pengetahuan mitra dalam melakukan pembukuan dalam usaha mereka. Berdasarkan kegiatan ini disimpulkan bahwa meskipun masyarakat dianggap sulit berubah kaum wanita untuk memiliki peran dalam mengatasi ekonomi keluarga, jika menggunakan pola pelatihan yang meliputi edukasi, praktik, pendampingan dan motivasi dapat menerima transfer ilmu dengan baik tergerak untuk maju dengan pola intensif.
Penyusunan Skenario Pembelajaran Inovatif sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Matematika bagi Guru di SD 4 Karangbener Kudus
Himmatul Ulya;
Ratri Rahayu
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i1.2134
Permasalahan mitra guru di SD 4 Karangbener Kudus adalah kurangnya pengetahuan guru mengenai model-model pembelajaran matematika inovatif untuk menyusun skenario pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Ada pula guru yang sudah mempunyai sedikit pengetahuan mengenai pembelajaran inovatif, tetapi masih terkendala dalam implementasinya. Guru-guru di SD 4 Karangbener Kudus membutuhkan pengetahuan tentang inovasi pembelajaran matematika SD yang berorientasi pada implementasi skenario pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan pengetahuan kepada guru SD 4 Karangbener Kudus mengenai model-model pembelajaran inovatif untuk menyusun dan mengimplementasikan penyusunan skenario pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu dengan cara memberikan pelatihan interaktif dan pendampingan. Hal ini menimbulkan interaksi dua arah sehingga guru SD 4 Karangbener Kudus memiliki kesempatan untuk saling bertukar ide, pikiran, pendapat, dan pengalamannya. Pelaksanaan pendampingan penyusunan skenario pembelajaran inovatif sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran matematika bagi guru SD 4 Karangbener Kudus berlangsung dalam beberapa tahapan, antara lain: perencanaan, pelaksanaan, follow up, pemaparan dan diskusi, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah guru di SD 4 Karangbener Kudus mampu merencanakan, menyusun, dan memaparkan skenario pembelajaran matematika inovatif dan menyenangkan.
Workshop tentang Master of Ceremony (MC) bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FIP Universitas Timor
Imanuel Kamlasi;
Martinus Lafu Salu
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i1.3134
Program workshop tentang Master of Ceremony (MC) diluncurkan melalui pengabdian pada masyarakat ini hadir untuk melatih mahasiswa tampil sebagi MC. Metode pelaksanaan pengabdian adalah metode sosialisasi, metode seleksi, metode cermah, metode pelatihan (workshop), dan metode bimbingan. Lokasi Pengabdian kepada Masyarakat di Laboratorium Bahasa Inggris Universitas Timor Jl. Km 9 Kel. Sasi, Kec. Kota Kefamenanu Kab. Timor Tengah Utara. Alat-alat yang digunakan adalah Mic, Speaker dan LCD. Peserta Workshop adalah 40 mahasiswa Program studi pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Timor yang lulus seleksi. Kegiatan cermah dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut pada tanggal 6-7 Juli 2018. Pada tahap ini; pemateri memberikan materi, penjelasan secara rinci bagi semua peserta workshop. Materi-materi workshop tentang Master of Ceremonony (MC) berupa: Pengantar Public Speaking, Keterampilan Berkomunikasi, Dasar-dasar MC, Persiapan pada saat sebelum dan Saat ber-MC, Teknik Mengelola Vokal dan Tahapan dalam MC. Metode latihan dan bimbingan dilakukan selama 2 bulan pada setiap hari Jumat dan Sabtu untuk menuntun dan melatih peserta workshop sehingga mereka tampil percaya diri sebagai MC yang handal dan profesional. Pada tahap ini; peserta dibimbing secara mandiri untuk berlatih menjadi Master of Ceremony (MC). Para peserta sangat antusias dan senang dengan adanya kegiatan pelatihan Master of Ceremony (MC).
Pembentukan Kader KRR pada Siswa SMK
Nilatul Izah;
Evi Zulfiana;
Meyliya Qudriani
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 1 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i1.3558
Anak dan remaja sangat menghargai pertemanan, jalinan komunikasi dengan teman sebaya lebih baik jika dibanding dengan orangtua. Sehubungan dengan hal tersebut maka diperlukan suatu program yang mendukung tingkat perkembangan masa remaja salah satunya dengan Pembentukan Kader Kesehatan Remaja yang melibatkan sekolah. Hasil pengabdian pada masyarakat dalam bentuk Ipteks bagi Masyarakat (IbM) yang telah dilaksanakan yaitu: (1) terdapat peningkatan pengetahuan siswa tentang kesehatan reproduksi remaja serta siswa telah memiliki bekal ketrampilan dalam memberikan informasi kesehatan kepada orang lain; (2) siswa siap untuk ikut membina teman-temannya dan berperan sebagai promotor dan motivator dalam menjalankan usaha kesehatan terhadap diri masing-masing; serta (3) siswa bersedia membantu guru, keluarga dan masyarakat di sekolah dan di luar sekolah yang membutuhkan pelayanan kesehatan.