E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Jurnal E-Dimas (Educations-Pengabdian kepada Masyarakat), dengan nomor ISSN 2087-3565 (cetak) dan ISSN 2528-5041 (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas PGRI Semarang. Jurnal E-Dimas merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, pemasaran, keamanan pangan lokal, Teknologi Tepat Guna (TTG), desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal E-Dimas menerbitkan jurnal dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan September. Kontributor dalam jurnal ini merupakan staf pengajar Universitas PGRI Semarang dan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS"
:
20 Documents
clear
PKM Kelompok Guru di SDN 01 Setu Pagi, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung Jakarta Timur
Selli Mariko;
Aulia Ar Rakhman Awaludin;
Iim Mar'fuah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3919
Seorang guru memiliki kewajiban untuk menularkan ilmu kepada peserta didiknya. Selain itu guru harus memiliki data terkait dengan peserta didiknya. Akan tetapi dalam melaksanakan kewajibannya ada beberapa permasalahan yang dihadapi guru di SDN 01 Setu, diantaranya: 1. Guru dituntut membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Silabus terlebih dahulu sebelum melakukan pembelajaran. 2. Guru harus melakukan penilaian terhadap peserta didik, sehingga guru wajib menguasai management dan pengelolaan database. 3. Setiap peserta didik memiliki karakteristik yang berbeda dalam belajar, oleh karena itu guru dituntut mampu untuk mengembangkan media yang tepat untuk supaya peserta didik mudah memahaminya. Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini, Tim PKM memberikan salah satu solusi untuk membantu permasalahan Mitra yaitu Guru di SDN 01 Setu. Di mana solusi merupakan tujuan utama dari kegiatan PKM. Solusi tersebut adalah memberikan pelatihan Microsoft Excel untuk meningkatkan kemampuan dan kecakapan Guru dalam melakukan pengelolaan database. Kegiatan PKM ini memang lebih difokuskan pada permasalahan ke dua. Hal ini dikarenakan untuk permasalahan lainnya akan diselesaikan/ diberikan solusinya pada kegiatan PKM selanjutnya.
Konstruksi Tes High Order Thinking Skills (HOTS) bagi Guru-Guru Matematika SMP di Manggarai Timur
Silfanus Jelatu;
Kanisius Mandur;
Alberta Parinters Makur;
Fransiskus Nendi;
Bedilius Gunur
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3070
Kegiatan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan soal HOTS dalam seiap proses evaluasi pembelajaran. Pengembangan tentang HOTS saat ini menjadi pusat perhatian pendidikan dan pada bagian tertentu, kurikulum untuk matematika sekolah menengah telah bergeser pada pengembangan berpikir HOTS. Kegiatan ini dilakukan kepada guru-guru matematika SMP di kabupaten Manggarai Timur. Tujuannya adalah agar mereka dapat memahami apa itu HOTS serta bagaimana menyusun soal HOTS. Metode pelaksanaan program adalah melakukan pelatihan berupa pengenalan HOTS, cara menyusun soal HOTS, dan menelaah soal-soal yang dihasilkan oleh para guru. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan lima dosen yang berasal dari program studi pendidikan matematika STKIP Santu Paulus. Hasil dari penelaan soal menunjukkan bahwa semua peserta memahami apa itu HOTS dan berhasil menyusun soal HOTS sesuai dengan prosesur penyusunan soal HOTS. Selain itu, berdasarkan hasil wawancara semua peserta menyatakan menyukai kegiatan pelatihan yang dibawakan oleh tim. Salah satu rekomendasi dan komitmen bersama dari kepala sekolah dan para guru setelah kegiatan ini adalah mewajibkan menyusun soal HOTS pada setiap proses evaluasi pembelajaran.
Program Diversifikasi dan Uji Organoleptik Produk Olahan Daging dan Telur Itik Cihateup di Dusun Cihateup Kabupaten Tasikmalaya
Andri Kusmayadi;
Ristina Siti Sundari
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3313
Itik Cihateup merupakan komoditas unggas lokal Jawa Barat yang proses domestikasinya berasal dari Dusun Cihateup di daerah Kabupaten Tasikmalaya. Itik Cihateup banyak ditemukan di daerah asalnya yang dibudidayakan sebagai penghasil daging dan telur yang dibutuhkan masyarakat sebagai salah satu sumber protein hewani. Konsumen daging dan telur itik tidak sebanyak konsumen daging dan telur ayam dikarenakan karakteristik produk yang berbeda. Melalui pengolahan produk daging dan telur itik sebagaimana pengolahan pada produk ayam perlu dikembangkan agar konsumen produk itik meningkat. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan dan daya kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal desa (itik Cihateup) melalui penerapan teknologi tepat guna. Adapun tujuan khusus kegiatan ini yaitu untuk menghasilkan produk olahan daging dan telur itik yang berkualitas. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara berkesinambungan selama 1 Tahun mulai Januari sampai Desember 2018. Metode pengabdian kepada masyarakat yang diterapkan yaitu penyuluhan, pelatihan dan pendampingan pada kelompok ternak Megar Bebek Cihateup di Dusun Cihateup Desa Sukanagalih Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Produk yang dihasilkan selanjutnya dilakukan uji organoleptik oleh panelis terpilih untuk menguji kualitas produk dari segi rasa, warna, aroma, tekstur dan tingkat penerimaan.
Pendidikan Kesehatan Pengelolaan Sampah Sejak Usia Dini di SDN 015 Samarinda Ulu
Hansen Hansen;
Ratna Yuliawati
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3316
Pengelolaan sampah yang baik harus melibatkan partisipasi dari masyarakat untuk itu perlu pengenalan sejak dini dalam pengelolaan sampah sehingga pada saat dewasa sudah memahami manfaat dari pengelolaan sampah secara baik dan benar. Pengelolaan sampah mempunyai maksud untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumber daya. Dari sudut pandang kesehatan lingkungan, pengelolaan sampah dipandang baik jika sampah tersebut tidak menjadi media berkembang biaknya bibit penyakit serta sampah tersebut tidak menjadi medium perantara menyebarluasnya suatu penyakit. Syarat lainnya yang harus dipenuhi, yaitu tidak mencemari udara, air dan tanah, tidak menimbulkan bau (tidak mengganggu nilai estetis), tidak menimbulkan kebakaran dan yang lainnya. Dari hal tersebut maka diperlukan pemahaman yang berkelanjutan dalam pendidikan kesehatan tentang pengelolaan sampah sejak dini. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pengelolaan sampah sejak usia dini. Kegiatan yang dilakukan adalah 1) melakukan diskusi dengan guru untuk menggali informasi mengenai pengelolaan sampah yang sudah ada apakah sudah terpisah atau belum, 2) masalah apa yang dihadapi dalam mengelola sampah. Berdasarkan hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan maka disimpulkan beberapa hal: 1) Pengelolaan sampah dikelola oleh seorang petugas kebersihan, 2) Tempat sampah masih bercampur antara sampah organik dan sampah anorganik, 3) Siswa/siswi SDN 015 Samarinda Ulu berpotensi untuk merubah perilaku mereka untuk membuang sampah sesuai dengan tempat dan jenis sampahnya, 4) Penyuluhan dan pendampingan pada saat proses kegiatan berjalan dengan lancar dan antusiasme dari siswa siswinya sangat tinggi. 5) sudah di tempatkan tempat sampah yang terpisah.
Meningkat Motivasi Guru dengan Metode Hypnoteaching
Abdul Karim;
Arfatin Nurrahmah;
Indra Martha Rusmana
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3001
Tujuan dari kegiatan pelatihan metode Hypnoteaching untuk meningkatkan motivasi guru ini dimaksudkan untuk mempersiapkan dan sebagai penyegaran bagi guru dalam kegiatan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, edukatif dan menyenangkan di lingkungan Yayasan La Royba Kota Serang. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih kurangnya variasi dalam kegiatan belajar dan mengajar dikelas. Dari hasil diskusi melalui pimpinan SDIT, SMPIT dan Pondok Pesantren La Royba terdapat beberapa kesulitan yang dihadapi oleh guru dalam menyiapkan materi pembejaran dikelas seperti kurangnya waktu persiapan yang dimiliki guru sehingga berdampak terhadap materi yang dikemas menjadi tidak menarik. Selain itu, guru dirasa kurang tepat dalam pemilihan metode, pendekatan pembelajaran dan media pembelajaran yang kurang efektif. Berkenaan dengan masalah tersebut maka perlu adanya suatu sosialisasi dan pelatihan mengenai metode pembelajaran Hypnoteaching untuk memberikan gambaran dan memotivasi guru dalam menciptakan produk metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Penerapan pembelajaran dengan metode Hypnoteaching diharapkan dapat menciptakan menciptakan kondisi pembelaharan yang menarik minat dan motivasi peserta didik untuk belajar.
Peningkatan Kompetensi Profesionalisme Guru Melalui Pelatihan Financial Literacy bagi Guru-Guru Ekonomi di Kabupaten Lombok Timur
Musdholifah Musdholifah;
Ulil Hartono;
Andre Dwijanto Witjaksono
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3382
Pendidikan di Indonesia harus diakui masih jauh berada di bawah rata-rata negara berkembang lain jika dilihat dari sisi kualitas. salah satu penyebabnya, menurut UNESCO adalah faktor tenaga pendidik atau guru. profesinalisme guru hendaknya juga didukung oleh memadainya sarana dan prasana. namun, kondisi ideal tersebut tidak selalu dinikmati oleh tenanga pendidik khususnya guru yang berada jauh dari perkotaan. Selama kemampuan profesionalisme guru belum tercapai secara ideal maka guru seharusnya mendapatkan pelatihan guna memperkaya pengetahuannya. Salah satu materi penting dalam mata pelajaran ekonomi di tingkat SMA adalah materi tentang pasar uang dan pasar modal. Perubahan-perubahan dalam pasar modal begitu cepat, seringkali tidak bisa diikuti dengan baik oleh para guru khususnya yang berada jauh dari perkotaan. Oleh karena itu disusun guna menjembatani kebutuhan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan kelompok masyarakat non produktif yaitu guru-guru ekonomi. Metode pelaksanaan pelatihan menggunakan teknik ceramah dan diskusi. Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi. Tahap pertama tentang pemahaman financial literacy. Tahap kedua yaitu sosialisasi tentang pasar modal dan industri keuangan. Target yang ingin dicapai adalah diperolehnya pengetahuan dan pemahaman guru-guru ekonomi tentang financial literacy. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru-guru terkait literasi keuangan dan lembaga keuangan serta pasar modal yang ditunjukkan dengan meningkatnya nilai tes yang diperoleh sebelum dan sesudah mendapatkan pelatihan. Selain itu dari kegiatan ini guru merasa mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat yang selama ini tidak dapat mereka peroleh dari literatur.
Digitalisasi Madrasah di Era Revolusi Industri 4.0: Refleksi Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kabupaten Ponorogo
Edi Irawan
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3229
Hadirnya revolusi industri 4.0 harus disikapi dan dipersiapkan dengan sangat baik, termasuk halnya oleh madrasah. Peluang yang ada justru harus dijadikan pelecut semangat untuk berbenah dan berinovasi agar madrasah semakin maju dan berkembang. Kenyataan yang ada, jangankan untuk menghadapi revolusi industri 4.0, keberadaan website sebagai sarana informasi resmi saja belum ada. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupaya memberikan solusi bagi madrasah swasta di Kabupaten Ponorogo yang belum memiliki website. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan participatory action research. Secara teknis, dilakukan melalui lima tahapan pengabdian berbasis kompetisi yang meliputi persiapan, pelatihan, pendampingan, kompetisi, dan apresiasi. Hasil nyata kegiatan pengabdian ini adalah keberadaan website resmi madrasah dampingan. Seluruh website tersebut selanjutnya dilakukan kompetisi antar madrasah dampingan dengan beberapa kategori perlombaan. Madrasah dengan website terbaik pada masing-masing kategori diumumkan dan diberikan apresiasi pada kegiatan abdimas award. Indikator lain keberhasilan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah hasil umpan balik dari Kepala Madrasah dampingan. Sebanyak 94% madrasah menyatakan bahwa secara umum pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terlaksana dengan sangat baik.
Peningkatan Sumber Daya Manusia pada Koperasi FPM Jateng Sejahtera untuk Pengelolaan Sistem Informasi Manajemen
Febrian Wahyu Christanto;
Aria Hendrawan;
Agusta Praba Ristadi Pinem
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3391
Kebutuhan akan kecepatan pengolahan data dan informasi sekarang ini menjadi hal yang viral dan sangat penting untuk mendukung pekerjaan manusia di segala bidang. Banyak sekali bidang pekerjaan sekarang ini sudah mulai meninggalkan pekerjaan yang dilakukan secara manual oleh manusia dan beralih ke sistem komputerisasi untuk mendapatkan hasil keluaran yang lebih baik. Sistem komputerisasi sangat dibutuhkan di dunia perbankan dan koperasi simpan pinjam sekarang ini karena jumlah transaksi perbankan saat ini dalam sehari dapat mencapai ratusan bahkan ribuan transaksi. Koperasi FPM Jateng Sejahtera baru saja membangun sistem komputerisasi bertajuk sistem informasi manajemen untuk pengajuan kredit pinjaman anggota. Diharapkan dari sistem ini dapat memangkas waktu pegajuan kredit pinjaman dari semula 2 minggu menjadi hanya 3 hari. Tetapi masalah yang timbul adalah anggota koperasi belum terbiasa menggunakan sistem ini sehingga membuat frekuensi pengajuan kredit pinjaman menjadi turun. Maka diperlukan pelatihan untuk peningkatan penggunaan sistem informasi manajemen pengajuan kredit pinjaman yang akan diakomodasi dengan program Pengabdian kepada Masyarakat ini melalui metode praktikum. Diharapkan dari kegiatan ini, sistem informasi manajemen Koperasi FPM Jateng Sejahtera dapat digunakan dengan baik oleh anggota untuk menambah modal usaha.
Pelatihan Pemanfaatan Maple pada Materi Fungsi Untuk Siswa SMA
Trija Fayeldi;
Vivi Suwanti
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3324
Salah satu permasalahan dalam pembelajaran matematika yang selalu dialami oleh sekolah, termasuk pula di Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Puntir dan Madrasah Aliyah Miftahul Ulum Ngembal adalah tidak adanya media pembelajaran berbantuan komputer bagi peserta didik. Padahal, media pembelajaran berbantuan komputer ini sangat menunjang penjelasan materi, seperti materi fungsi. Akibat dari ketiadaan media pembelajaran ini, tingkat pemahaman peserta didik menjadi tidak optimal. Untuk itu, perlu kiranya dilakukan suatu pelatihan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam memahami perangkat lunak matematika, dalam hal ini adalah Maple. Target khusus dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menggunakan perangkat lunak Maple agar dapat menghasilkan media pembelajaran berbantuan komputer. Metode yang digunakan untuk alih teknologi antara lain melalui diskusi awal yang dilanjutkan dengan pelatihan perangkat lunak Maple. Kemudian, kegiatan ini diakhiri dengan pembuatan produk media pembelajaran dengan menggunakan Maple. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman siswa dalam menggunakan perangkat lunak Maple untuk diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar mereka.
Aplikasi Teknologi Ulir Filter (TUF) dengan Media Geomembrane sebagai Upaya Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Produksi Garam di Kabupaten Pati Jawa Tengah
Hasbi Yasin;
Sugito Sugito;
Moch. Abdul Mukid;
Alan Prahutama
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.3015
Kebutuhan akan garam semakin meningkat, baik kebutuhan garam rumah tangga apalagi kebutuhan terhadap garam industri. Kabupaten Pati sebagai salah satu pusat produksi garam di Jawa Tengah diharapkan mampu untuk memenuhi permintaan garam yang semakin meningkat. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan peningkatan kualitas dan kuantitas garam melalui teknologi yang tepat, murah, dan mudah diaplikasikan oleh para petani garam. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah produksi garam dengan sistem Teknolgi Ulir Filter (TUF) dengan media Geomembrane. Metode ini mampu meningkatkan efisiensi waktu produksi dan juga mampu meningkatkan kualitas garam yang dihasilkan. Oleh karena itu, Tim Pengabdian PKUM Undip bekerja sama dengan Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) Karya Makmur dan KUGAR Garam Mulya dalam upaya meningkatkan produksi kuantitas dan kualitas garam di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk perbaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang teknik produksi garam dan pemberian bantuan alat produksi untuk meningkatkan kapsitas produksi dan kualitas garam yang dihasilkan. Hasil kegiatan ini mampu meningkatkan produksi garam mencapai 30-40% dengan kualitas garam yang lebih baik (Kualitas K1/Garam Super).