cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
BIOMA
ISSN : 20865481     EISSN : 25499890     DOI : 10.26877
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1: April 2022" : 10 Documents clear
Analisis kualitas telur asin di Pasar Pa'baeng-baeng berdasarkan nutrisi dan bakteri pencemar Hasria Alang; Muh Yunus; Ahmad Hasyim
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v11i1.9819

Abstract

ABSTRAKTelur asin adalah salah satu pangan yang mengandung berbagai nutrisi, namun mudah terkontaminasi oleh bakteri. Hal ini dikarenakan nutrisi dalam telur dimanfaatkan oleh mikroba untuk pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah telur asin yang dijual di Pasar Pa’baeng-baeng Makassar masih layak dikonsumsi atau tidak berdasarkan analisa nutrisi dan kandungan bakteri pencemarnya. Pengambilan sampel dilakukan pada dua pedagang di Pasar Pa’baeng-baeng, yaitu pedagang yang menjual di tempat yang terbuka dan tidak bersih, serta pedagang yang menjual di tempat yang tertutup dan bersih. Metode penelitian secara kualitatif kemudian hasilnya dibandingkan dengan SNI. Analisis kandungan nutrisi menggunakan metode Kjehdal, gravimetri dan ekstraksi pelarut sedangkan penentuan angka lempeng total bakteri menggunakan Standard Plate Count. Deteksi Staphylococcus aureus, Salmonella sp., dan Escherichia coli menggunakan medium spesifik MSA, SSA dan EMBA dengan melihat perubahan warna yang terbentuk sebagai indikator. Hasil analisa kandungan nutrisi diperoleh kadar air 62,06 %, kadar abu 6,40 %, protein 16, 34%, serat kasar 0,000 %, karbohidrat 0,88 %  dan lemak 14,33 %. Hasil ALT telur asin dari tempat  tertutup < 1 CFU/g dan tempat terbuka yaitu 6,8 x 103 CFU/g serta tidak mengandung Staphylococcus aureus, Salmonella sp., dan Escherichia coli. Telur asin di Pasar Pa’baeng-baeng Makassar sesuai dengan SNI dan layak dikonsumsi. Kata kunci: Pasar Pa'baeng-baeng; standard plate count; telur asin  ABSTRACTQuality analysis of salted egg from the Pa'Baeng-baeng market based on nutritional contents and contaminants. Salted eggs are one of the foods that contain various nutrients, but they are easily contaminated by microbes. This is because the nutrients contained in the egg are utilized by microbes for their growth. This study aims to determine whether salted eggs sold in Pa'baeng-baeng market are still suitable for consumption or not based on nutritional analysis and the content of microbial pollutants. Sampling was carried out on two traders in Pa'baeng-baeng market, traders who sold in open and unclean places, and traders who sold in closed and clean places. This was a qualitative research and the results were compared with SNI. Analysis of nutrient content using the Kjehdal method, gravimetry and solvent extraction. Determination of total plate count of microbes use standard plate count method. Detection of Staphylococcus aureus, Salmonella sp., and Escherichia coli using specific medium MSA, SSA and EMBA by observing the color change formed as an indicator. The results of the analysis of nutrient content obtained water content of 62.06%, ash content of 6.40%, protein 16, 34%, crude fiber 0.000%, carbohydrates 0.88% and fat 14.33%. The results of ALT salted eggs from closed < 1 CFU/g and open places were 6.8 x 103 CFU/g and did not contain Staphylococcus aureus, Salmonella sp., and Escherichia coli. Salted eggs at Pa'baeng-baeng market are in accordance with SNI and are suitable for consumption. Keywords: Pa’baeng-baeng market; salted egg; standard plate count
Performa bioflok pada sistem bioflok-akuaponik ramah lingkungan Endah Rita Sulistya Dewi; Maria Ulfah
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v11i2.10989

Abstract

ABSTRAKBakteri membentuk bioflok, menghasilkan protein mikroba dan memungkinkan untuk mendaur ulang protein pakan yang tidak terpakai. Flok terdiri atas organisme seperti bakteri, plankton, jamur, alga, dan partikel tersuspensi yang mempengaruhi struktur dan nutrisinya. Pembentukan bioflok bertujuan untuk meningkatkan pemanfaatan nutrien, menghindari stres lingkungan dan predasi. Akuaponik merupakan kombinasi sistem akuakultur dan hidroponik yang saling menguntungkan untuk mengatasi masalah kualitas air di lingkungan akuakultur. Sistem bioflok yang digabungkan dengan sistem akuaponik dapat mengurangi pergantian air dalam sistem budidaya sehingga lebih ramah lingkungan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui performa bioflok pada sistem bioflok akuaponik ramah lingkungan.  Penelitian ini menggunakan tiga perlakuan yaitu P1 (tanpa probiotik/netral), P2 (probiotik EM4) dan P3 (probiotik Sukses Tani). Pengembangan sistem bioflok akuaponik menggunakan model RnD Borg dan Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai nutrisi bioflok bervariasi dengan nilai protein P0 6,19 %;  P1 2,59%; dan P2 3,46%. Nilai lemak pada masing-masing kelompok perlakuan adalah P0 0,2%; P1 0,97%; danP2 0,43%. Untuk nilai karbohidrat pada masing-masing perlakuan adalah P0 1,46%;  P1 1,98%; dan P2 1,93%. Hasil pengukuran kualitas air dinyatakan layak untuk pengembangan sistem bioflok akuaponik sesuai SNI 7550:2009. Hasil uji homogenitas varians menunjukkan ketiga perlakuan bersifat homogen dan hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa Fhitung>Ftabel 5% (4,07) dan >Ftabel 1% (7,59). Hal tersebut menunjukkan bahwa pemberian probiotik komersil dapat meningkatkan performa bioflok terutama kualitas air pada sistem bioflok akuaponik ramah lingkungan. Kata kunci: akuaponik; bioflok; performa; ramah lingkungan  ABSTRACTBiofloc performance on environmentally friendly biofloc-aquaponic system. Bacteria form biofloc, produce microbial protein and make it possible to recycle unused feed protein. The floc consists of organisms such as bacteria, plankton, fungi, algae, and suspended particles that affect the structure and nutrients of biofloc. The formation of biofloc aims to increase nutrient utilization, avoid environmental stress, and predation. Aquaponics is a mutually beneficial combination of aquaculture and hydroponic systems to solve water quality problems in aquaculture environments. Biofloc combined with aquaponics systems can reduce water turnover in cultivation so this technology is claimed as environmentally friendly. The purpose of this study was to determine the biofloc performance of environmentally friendly aquaponic-biofloc systems. This research used three groups, P1(without probiotic/neutral), P2 (probiotic EM4) and P3 (probiotic Sukses Tani). The development of the aquaponic-biofloc system using the Borg and Gall RnD models. The results showed that the nutritional values of biofloc were varied with protein are P0 6,19%; P1 2,59%; and P2 3.46%. For fat, there also differences among groups, for P0 0,2%; P1 0,97%; and P2 0;43%. For carbohydrates were P0 1,46;, P1 1,98%; and P2 1.93%. The results of the water quality measurement are declared feasible to development of environmentally friendly aquaponic-biofloc system suitable with SNI 7550:2009. The results of the homogeneity varians test showed that the three treatments are homogen and analysis of variance showed that Fcount > Ftable 5% (4,07) and > Ftable 1% (7,59). It is showed that both commercial probiotic improve performance of biofloc in environmentally friendly aquaponic  biofloc systems, especially for water quality.  Keywords: aquaponics; biofloc; environmentally friendly; performance
Hubungan kemampuan awal, pemahaman konsep, dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran daring di SMAN Sumatera Selatan Nur Rahmadani; Sri Wardhani; Astrid Sri Wahyuni Sumah
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v11i1.8425

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kemampuan awal, pemahaman konsep dan hasil belajar siswa kelas XI dalam pembelajaran daring di SMAN Sumatera Selatan. Penelitian deskriptif kuantitatif ini menggunakan uji Pearson product moment. Subjek penelitian yang digunakan berjumlah 74 orang siswa diseluruh kelas XI Science. Instrumen penelitian yang digunakan berupa wawancara dan lembar tes. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan awal terhadap hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 0,884 > 0,05 (2) terdapat hubungan yang signifikan antara pemahaman konsep terhadap hasil belajar siswa dengan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 dan koefisien korelasi sebesar 0,648 > 0,05 (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan awal dan pemahaman konsep secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Kata kunci: hasil belajar; kemampuan awal; dan pemahaman konsep ABSTRACTRelationship analysis of prior knowledge, concept understanding, and the result of student study in online learning at SMAN South SumateraThis study aims to analyze the relationship between prior knowledge, concept understanding and the result of student study grade of XI in online learning at SMAN South Sumatera. This quantitative descriptive research uses the Pearson product moment test. The sample used amounted to 74 students throughout grade of XI science. The research instrument used in the form of interviews and test sheets. Data were analyzed using normality test and correlation test. The results showed (1) there was a significant relationship between prior knowledge to the result of student study with a significant value of 0.000 < 0.05 and a correlation coefficient of 0.884 > 0.05 (2) there was a significant relationship between conceptual understanding and the result of student study with a significant value of 0.000 < 0.05 and a correlation coefficient of 0.648 > 0.05 (3) There is a significant relationship between prior knowledge and understanding of concepts together on the result of student study with a significance value of 0.000 < 0.05. Keywords: the result of student study; prior knowledge, and concept understanding
BioDigital human: Media pembelajaran di era new normal Melania Iko Permatasari; Intan Pratiwi; Raja Angraini Ahza Sazwita; Much Fuad Saifuddin
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v11i1.9723

Abstract

ABSTRAKMedia digital 3D berperan penting sebagai sarana bagi siswa untuk membangun pengetahuan pada pembelajaran jarak jauh. BioDigital Human merupakan aplikasi yang telah ada sejak lama, namun belum banyak digunakan oleh guru di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap platform BioDigital Human dalam pembelajaran biologi pokok bahasan anatomi tubuh manusia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Instrumen penelitian berupa angket persepsi terhadap BioDigital Human yang terdiri dari 5 aspek yaitu aspek ketertarikan, aspek rasa senang, aspek motivasi, aspek pemahaman dan aspek keinginan. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian diambil secara acak yang diperoleh dari 100 siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Parakan. Hasil penelitian diperoleh pada aspek ketertarikan rerata respon sebesar 77%, aspek rasa senang sebesar 74%, aspek motivasi sebesar 75%, aspek pemahaman sebesar 79%, aspek keinginan sebesar 77%. Rerata respon siswa dari keseluruhan aspek terhadap platform BioDigital Human termasuk dalam kategori kuat. Rata-rata siswa tertarik, senang, dan semangat belajar. Kendala yang ditemukan dalam penggunaan BioDigital Human bagi siswa terdapat beberapa materi berbayar sehingga tidak dapat diakses dan materi disajikan dalam bahasa Inggris. Siswa mempunyai keinginan guru menggunakan BioDigital Human. Platform BioDigital Human memudahkan siswa memahami konsep abstrak dalam pembelajaran biologi. Kata Kunci: BioDigital Human; media pembelajaran; persepsi  ABSTRACTBioDigital Human: Learning media in the new normal era. Three dimensional (3D) digital media plays a vital role in building the knowledge of students. BioDigital Human is an application that has been around for a long time but has not been widely used by teachers in Indonesia. This study aims to determine students' perceptions of the BioDigital Human platform in learning biology on human anatomy. The research method uses descriptive quantitative with a survey approach. The research instrument is a perceptual questionnaire on BioDigital Human consisting of 5 aspects, aspects of interest, aspects of pleasure, aspects of motivation, aspects of understanding, and aspects of desire. The data analysis technique used was descriptive quantitative analysis.  The research sample was taken randomly from 100 students of class XI MIPA SMA Negeri 1 Parakan. The BioDigital Human platform perception obtained in the aspect of interest was 77 %, aspect of pleasure was 74 %, aspect of motivation was 75 %, aspect of understanding was 79 %, aspect of desire was 77 %.  The average student response from all aspects to BioDigital Human are in strong category. On average, students are interested, happy, and eager to learn. Students have the teacher's desire to use BioDigital Human. The BioDigital Human platform makes it easy for students to understand abstract concepts in biology learning. Problems found in using BioDigital Human for students are that some paid materials are not accessible, and the material is presented in English Keywords: emotional intelligence; learning outcomes; naturalist intelligence
Pengaruh media pocket book terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep Protista Purwati Kuswarini Suprapto; Selawati Hidayat; Vita Meylani
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v11i1.8695

Abstract

ABSTRAKMedia pembelajaran merupakan salah satu komponen proses pembelajaran yang memiliki peran penting dalam mencapai hasil belajar. Media pembelajaran telah banyak dikembangkan baik dalam berbagai bentuk diantaranya pocket book. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pocket book terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep protista kelas X MIPA SMA Negeri 6 Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 sampai dengan bulan November 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X MIPA SMA Negeri 6 Kota Tasikmalaya sebanyak 7 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan peserta didik kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol, yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari satu instrumen yang sudah tervalidasi yaitu tes hasil belajar berupa soal pilihan majemuk sebanyak 33 soal. Teknik pengolahan dan analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel (5.50 > 1.96). Selain itu, N-gain hasil belajar kelas eksperimen lebih besar dibandingkan dengan kelas kontrol (0.77 > 0.66). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media pocket book terhadap hasil belajar peserta didik pada konsep protista di kelas X MIPA SMA Negeri 6 Kota Tasikmalaya tahun ajaran 2019/2020. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki kontribusi terhadap perkembangan media pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar. Kata kunci: hasil belajar; Protista; pocket book ABSTRACTThe effect of pocket book media on students' learning outcomes on the concept of Protist. Learning media is one component of the learning process that has an important role in achieving learning outcomes. Learning media has been developed in various forms, including pocket books. This study aims to determine the effect of pocket book media on student learning outcomes on the concept of protist class X MIPA SMA Negeri 6 Tasikmalaya City. This research was conducted from August 2019 to November 2019. The research method used was true experimental. The population in this study was the entire class X MIPA SMA Negeri 6 Tasikmalaya as many as 7 classes. The sample in this study was class X MIPA 1 as the experimental class and students in class X MIPA 3 as the control class, which were taken using cluster random sampling technique. The research instrument used consisted of one instrument that had been validated, namely the learning outcome test in the form of 33 multiple-choice questions. The data processing and analysis technique used is the t test. The results of data analysis showed that the tcount value was greater than the ttable value (5.50 > 1.96). In addition, the N-gain of experimental class learning outcomes is greater than that of the control class (0.77 > 0.66). So it can be concluded that there is an effect of pocket book media on student learning outcomes on the concept of protists in class X MIPA SMA Negeri 6 Tasikmalaya City in the 2019 academic year 2019/2020.  Keywords: learning outcomes; Protists; pocket book
Efektivitas E-LKPD berbasis quick response code dengan model eksperiential jelajah alam sekitar (EJAS) di era pandemi Covid-19 Muhammad Taukhid
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v11i1.9593

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid-19 memberi dampak pada semua bidang termasuk dunia pendidikan. Seorang pendidik diharuskan  memanfaatkan berbagai media pembelajaran daring untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh pada masa pandemi Covid-19. Penelitian bertujuan untuk menganalisis efektivitas Elektronik-Lembar Kerja Peserta Didik berbasis Quick Response Code (E-LKPD_QRC) dengan model Eksperiential Jelajah Alam Sekitar (EJAS) untuk meningkatkan pemahaman konsep materi Plantae di era Pandemi Covid-19. Pemahaman konsep dalam penelitian mengacu pada 7 indikator: (1) menafsirkan (intepreting); memberikan contoh (exemplifying); (3) mengklasifikasikan (classifying); (4) meringkas (summarizing); (5) menyimpulkan (inferring); (6) membandingkan (comparing); (7) menjelaskan (explaining).  Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif pre-eksperimen dengan desain one group pretest posttest. Pengambilan sampel dengan purposive sampling sebanyak 108 peserta didik kelas X MIPA SMAN 1 Sirampog Kabupaten Brebes. Hasil pretest dan posttest dianalisis secara deskriptrif kuantitatif menggunakan ketuntasan KKM, Uji Wilcoxon, dan Uji N- gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan KKM peserta didik tinggi, terdapat perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah pembelajaran Plantae menggunakan E-LKPD_QRC dengan model EJAS dari hasil Uji Wilcoxon dan N gain kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa E-LKPD_QRC dengan model EJAS efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada materi Plantae Kata kunci: Covid-19; Plantae; media pembelajaran daring  ABSTRACTEfectiveness of E-LKPD based Quick  Response  Code with the experiential  model of exploring around nature in the  era of the Covid-19 pandemic. The Covid-19 pandemic has had an impact on the world of education. An educator is required to use various online learning media to carry out distance learning during the Covid-19 pandemic. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of E-LKPD_QRC with the EJAS model to improve understanding of Plantae material concepts in the Covid-19 pandemic era. Understanding the concept in this study refers to 7 indicators including (1)  interpreting;  exemplifying; (3) classifying); (4) summarizing; (5) inferring ; (6) comparing; (7) xplaining. This type of research is a quantitative pre-experimental study with a one group pretest posttest design. Sampling was carried out using purposive sampling technique with a total sample of 108 students of grade X MIPA SMA Negeri 1 Sirampog, Brebes Regency. Data were collected through tests, in the form of pretest and posttest results which were analyzed descriptively quantitatively using minimum completeness criteria, Wilcoxon test, and N gain test. The results showed the minimum completeness criteria of students was high, there was a difference in average before and after learning plantae using E-LKPD_QRC with  EJAS model from the Wilcoxon test results, and N gain was in the medium category. Based on this study, it was known that E-LKPD_QRC with  EJAS model is effective for improving students' understanding of concepts in Plantae material. Keywords: Covid-19; Plantae; online learning media
Korelasi antara kecerdasan naturalis dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar peserta didik Enung Nurwulan; Diana Hernawati; Romy Faisal Mustofa
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v11i1.7844

Abstract

ABSTRAKHasil belajar dicapai dengan baik ketika proses pembelajaran ditunjang oleh aspek penting seperti kecerdasan naturalis dan kecerdasan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan naturalis dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar biologi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional dengan populasi seluruh kelas XI MIPA SMA Negeri Tasikmalaya sejumlah 6 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 309 orang. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 68 orang. Instrumen menggunakan angket untuk kecerdasan naturalis dan kecerdasan emosional. Data hasil belajar diambil dari skor PAS pada mata pelajaran biologi. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan linearitas sebagai uji prasyarat analisis, dan uji regresi korelasi multivariat untuk uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis diperoleh adanya korelasi yang kuat antara kecerdasan naturalis dan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar biologi siswa dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,601. Oleh karena itu, diketahui bahwa kecerdasan naturalis dan kecerdasan emosional menjadi bagian penting untuk dilatihkan pada setiap proses pembelajaran. Kata Kunci: hasil belajar; kecerdasan emosional; kecerdasan naturalis  ABSTRACTCorrelation between naturalist intelligence and emotinal intelligence on student learning outcomes. Learning outcomes are achieved when the learning process is supported by important aspects such as naturalist intelligence and emotional intelligence. Therefore, the purpose of this study is to find out the relationship between naturalist intelligence and emotional intelligence to the results of students' biological learning.  This research used correlation method with the population of the entire class XI MIPA Tasikmalaya State High School a number of 6 classes with a total of 309 students. The samples were selected by purposive sampling techniques numbering 68 people. The instruments used are questionnaires for naturalist intelligence and emotional intelligence. While the data of learning results are taken from PAS scores in biology subjects. Data analysis techniques use normality and linearity tests as prerequisite analysis tests, and multivariate correlation regression tests for hypothesis tests. Based on the results of data analysis and hypothesis testing it was known that there is a strong correlation between naturalist intelligence and emotional intelligence to the results of student biology study with a correlation coefficient value (R) of 0.601. Therefore naturalist intelligence and emotional intelligence become an important part to be trained in every learning process. Keywords : emotional intelligence; learning outcomes; naturalist intelligence
Penerapan pembelajaran diferensiasi kolaboratif dengan melibatkan orang tua dan masyarakat untuk mewujudkan student's well-being di masa pandemi Ajib Setiyo
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v11i1.9797

Abstract

ABSTRAKPermasalahan pembelajaran jarak jauh SMA N 1 Mejobo Kudus di masa pandemi yaitu kerja sama dalam kelompok belajar rendah, hasil belajar rendah, manajemen kelas dan partisipasi  orang tua dalam pembelajaran kurang optimal. Kondisi ini berdampak pada capaian hasil belajar dan sikap perilaku belajar peserta didik setelah pembelajaran.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berdiferensiasi kolaboratif untuk meningkatkan well being peserta didik melibatkan orang tua dan masyarakat di masa pandemi. Penelitian bersifat kualitatif  deskriptif di kelas XI MIPA 1 SMA N 1 Mejobo dengan pengumpulan, reduksi, dan penyajian data melalui wawancara dan observasi. Pembelajaran diferensiasi kolaboratif dapat meningkatkan hasil belajar meliputi peningkatan aktivitas pembelajaran (90%). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai keaktifan peserta didik pada mata pelajaran kimia adalah 82 sedangkan untuk mata pelajaran geografi sebesar 85. Nilai proyek mata pelajaran kimia 84 dan mata pelajaran geografi 83.  Kehadiran orang tua dalam memotivasi belajar peserta didik termasuk kategori sedang (43%) dan sangat tinggi (78%). Pembelajaran sangat menyenangkan (95%) dan melatih mandiri untuk tidak bergantung pada orang lain (95%). Sikap well being peserta didik terendah pada pemahaman kekuatan dan kelemahan diri (74%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penelitian lanjutan terkait efektivitas pembelajaran diferensiasi bagi peserta didik yang memiliki hambatan fisik dan non fisik perlu dilakukan.  Kata kunci: diferensiasi; kolaboratif; well being AbstractApplication of collaborative differentiation learning by involving parents to create students well being during pandemic. The problems of online learning at SMA N 1 Mejobo Kudus during pandemic were the lack of collaboration in study groups, learning outcomes, class management, and lack of parent's participation. This condition has an impact on the achievement of learning outcomes and attitudes of student's learning behaviour after learning. The purpose of the research is to analize the application of collaborative differentiation learning to improve the student's well-being with parents and community participations during the pandemic. This is a descriptive qualitative research in XI MIPA 1 SMA N 1 Mejobo with data collection, reduction, and presentation through interviews and observations. Collaborative differentiation learning can improve learning outcomes including the improvement of learning activities (90%). The average value of student activity in chemistry is 82 while in geography is 85. The chemistry project score is 84 and geography is 83. The presence of parents in motivate the learning activities are is in moderate (43%) and very high category (78%). Learning is very fun (95%) and self-training not depend on others (95%). The lowest well-being attitude is in understanding the student's stregths and weaknesses (74%) Research on the effectiveness of differentiation learning for students who have physical and non-physical barriers needs to be done.Keywords: collaborative; differentiation; well being 
Kuat medan listrik AC dalam menghambat pertumbuhan koloni Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Emilia Devi Dwi Rianti; Putu Oky Ari Tania; Agusniar Furkani Listyawati
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v11i1.9561

Abstract

ABSTRAKStaphylococcus aureus adalah bakteri Gram positif yang merupakan  patogen penyebab peningkatan jumlah penyakit dan kematian setiap tahun. Bakteri ini berkolonisasi di hidung dan kulit manusia sehingga menyebabkan berbagai penyakit. Resistensi bakteri patogen terhadap antibiotik merupakan satu permasalahan besar yang membutuhkan strategi khusus dalam penanganannya. Salah satunya dengan penggunaan medan listrik AC digital sebagai pengendali pertumbuhan bakteri patogen S. aureus dan E. coli. Penelitian merupakan penelitian eksperimental dengan biakan bakteri S. aureus dan E. coli yang masing-masing dibagi menjadi 4 kelompok yaitu K0, K1, K2 dan K3 berdasarkan variasi kuat medan listrik AC yaitu 200 V/m, 400 V/m dan 600 V/m dengan waktu paparan 5 menit. Data diambil berupa jumlah koloni bakteri. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kuat medan listrik terhadap pertumbuhan bakteri S. aureus dan E. coli. Semakin besar kuat medan magnet, maka pertumbuhan kedua bakteri semakin terhambat ditandai dengan kecilnya jumlah koloni yang hidup. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,001 dengan uji ANOVA pada E. coli dan p < 0,001 menggunakan uji Kruskal-Wallis pada S. aureus. Kata Kunci: Escherichia coli; jumlah koloni; medan listrik AC; Staphylococcus                        aureus  ABSTRACTStrength of AC electricity for inhibiting of  Staphylococcus aureus and Escherichia coli colony growth. Staphylococcus aureus is a gram-positive bacteria as human pathogen, causing an increase in the number of diseases and deaths every year. The bacteria growing in the nose and skin of humans and can cause some illnesses. Resistance of pathogenic bacteria to antibiotics is one of the biggest problems and the typhical strategies are necessary, such as the use of AC electricity to inhibit the growth of S. aureus and E. coli. This research was an experimental study with S. aureus and E. coli bacteria is divided into 4 groups, each, there are K0, K1, K2 and K3 based on variations in the AC electric field, 200 V/m, 400 V/m and 600 V/m for 5 minutes. The study showed that there is effect of AC electricity to S. aureus and E. coli growth. The stronger AC electricity, the growth of those two bacteria is more inhibited. It is marked with smaller viable colony. Statistical test results obtained p value < 0.001 with ANOVA test on Escherichia coli and p < 0.001 using Kruskal-Wallis test on Staphylococcus aureus. Keywords : AC electricity; colony number; Escherichia coli; Staphylococcus aureus
Aktivitas antibakteri metabolit sekunder isolat bakteri endofit kunyit (Curcuma longa L.) terhadap Propionibacterium acnes Patrio Victorianus Baraga; Mahyarudin Mahyarudin; Ambar Rialita
Bioma : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 1: April 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/bioma.v11i1.10558

Abstract

ABSTRAKPropionibacterium acnes merupakan penyebab utama terjadinya acne vulgaris. Pengobatan tanda, gejala, dan kekambuhan acne vulgaris cukup sulit dikarenakan P. acnes yang resisten dengan antibakteri seperti golongan linkosamida. Kunyit (Curcuma longa L.) mempunyai senyawa aktif kurkumin yang merupakan polifenol alami dengan sifat antibakteri terhadap P. acnes. Bakteri endofit yang diisolasi dari suatu tanaman dapat menghasilkan metabolit sekunder yang sama dengan tanaman aslinya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri metabolit sekunder endofit kunyit terhadap P. acnes. Penelitian bersifat deskriptif yaitu isolat bakteri endofit kunyit diujikan dengan metode difusi cakram terhadap P. acnes. Isolat yang paling berpotensi memiliki aktivitas antibakteri diidentifikasi berdasarkan karakterisasi morfologi koloni, morfologi sel, biokimia dan dilakukan uji senyawa metabolit sekunder dengan menggunakan metode Ciulei. Sebanyak 12 dari 17 isolat memiliki aktivitas terhadap P. acnes dengan diameter zona hambat terbedar yaitu 21,2 mm dengan kode isolat H5. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa H5 memiliki kemiripan dengan genus Bacillus. Hasil uji metabolit menunjukkan bahwa senyawa antibakteri yang dihasilkan isolat H5 yaitu saponin, terpenoid dan flavanoid. Bakteri endofit tanaman kunyit memiliki potensi sebagai antibakteri terhadap bakteri P. acnes. Kata kunci: antibakteri; bakteri endofit; Curcuma longa L.; Propionibacterium acnes.  ABSTRACTAntibacterial activity of secondary metabolites of endophytic bacterial isolated from tumeric (Curcuma longa L.) against Propionibacterium acnes. Propionibacterium acnes is the main cause of acne vulgaris. Treatment to control the signs, symptoms, and recurrence of acne vulgaris is not easy due to its resistance to antibacterials such as linkosamide group. Turmeric (C. longa L.) has an active compound, curcumin, the main natural polyphenol which has antibacterial properties against P. acnes. Endophytic bacteria isolated from plant can produce same secondary metabolites with the host plant. The study aimed to determine the antibacterial activity of turmeric bacterial endophytes secondary metabolites against P. acnes. The research was descriptive research where endophytic bacterial isolates of turmeric were tested by disk diffusion method against P. acnes. The most potential isolates with antibacterial activity was identified based on the characterization of colony morphology, cell morphology, biochemical tests and a secondary metabolic compound test used Ciulei method. A total of 12 from 17 isolates had activity against P. acnes with the biggest inhibition zone is 21.2 mm with code H5. The identification results showed that H5 had similarities with the genus Bacillus. Metabolite test showed that the antibacterial compounds produced by H5 were saponins, terpenoids and flavonoids. The endophytic bacteria of turmeric plant has potential as an antibacterial against P. acnes. Keywords: antibacterial; endophytic bacteria; Curcuma longa L.;  P. acnes.

Page 1 of 1 | Total Record : 10