cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 327 Documents
HUBUNGAN PERAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM SEKOLAH DENGAN PROFESIONALIME GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KABUPATEN JEPARA Agus Triyono; Nurkolis Nurkolis; Rasiman Rasiman
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 1 (2017): APRIL
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i1.1989

Abstract

Tujuan penelitian ini: 1) mengetahui ada hubungan yang signifikan antara Peran Kepala Sekolah dengan profesionalitas guru di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Jepara, 2) mengetahui ada hubungan yang signifikan antara iklim sekolah dengan profesionalitas guru di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Jepara, 3) mengetahui ada hubungan yang signifikan secara bersama – sama antara peran kepala sekolah dan iklim sekolah dengan profesionalitas guru pada Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Jepara.Popu;lasi penelitian adalah 220 guru Sekolah Dasar Negeri yang tersebar di Kecamatan Jepara Kabupaten Jepara . Sampel sebanyak 146 guru ditetapkan dengan rumus Slovin dan dipilih dengan teknik proporsional random sampling. Uji validitas, reliabilitas data, dan uji regersi menguunakan SPSS.Hasil penelitian ini adalah: 1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara peran kepala sekolah dengan profesionalisme guru dengan konstribusi sebesar 51%, 2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara iklim sekolah dengan profesionalisme guru dengan konstribusi  sebesar  56,9%, 3) terdapat hubungan positif dan signifikan secara bersama-sama antara peran kepala sekolah dengan profesionalisme guru sebesar 63,2%.Berdasarkan hasil uji hipotesis dan analisis data, disimpulkan bahwa peran kepala sekolah dan iklim sekolah secara parsial maupun bersama-sama terdapat hubungan secara positif dan signifikan dengan profesionalitas guru.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH DAN KOMPENSASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU SMA NEGERI DI KABUPATEN JEPARA Puguh Wibowo; Yovitha Yuliejantiningsih; Akmal Akmal
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 3 (2017): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i3.2006

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) berapa besar pengaruh budaya organisasi sekolah terhadap produktivitas kerja guru?, (2) berapa besar pengaruh kompensasi  terhadap produktivitas kerja guru?, dan (3) berapa besar pengaruh budaya organisasi sekolah dan kompensasi secara bersama-sama  terhadap produktivitas kerja guru?.            Tujuan penelitian yaitu:  (1) mengetahui pengaruh budaya organisasi sekolah terhadap produktivitas kerja guru, (2) mengetahui pengaruh kompensasi terhadap produktivitas kerja guru, (3) mengetahui pengaruh budaya organisasi sekolah dan kompensasi secara bersama-sama  terhadap produktivitas kerja guru ?            Populasi dalam penelitian ini adalah guru PNS di SMA Negeri sub rayon 04 dan 05 Kabupaten Jepara sejumlah 108 guru, diperoleh sampel sebanyak 78 guru dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis  deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis yang meliputi regresi linier menggunakan program SPPS for Windows relase 17.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji prasarat dari data penelitian diperoleh data berdistribusi normal, homogenitas, linieritas dan multikolinier. Dari uji hipotesis, ditemukan: (1) pengaruh positif budaya organisasi sekolah terhadap produktivitas kerja guru yang dinyatakan dengan persamaan Y = 26,361 + 0,886 X1, dengan kekuatan korelasi 0,752 dengan kontribusi sebesar 56,6%. Terdapat (2) pengaruh positif kompensasi terhadap produktivitas kerja guru yang dinyatakan dengan persamaan Y = 46,637 + 0,732 X2, dengan kekuatan korelasi 0,627 dengan kontribusi sebesar 39,4%. Terdapat (3) pengaruh positif produktivitas kerja guru dan kompesasi secara bersama-sama  yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 11,583 + 0,688X1 + 0,383X2, dengan kekuatan korelasi 0,804 dengan kontribusi sebesar 64,6%.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH, PENGALAMAN KERJA, DAN KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN, MOTIVASI KERJA, DAN KINERJA KEPALA SMA SE EKS KARESIDENAN SEMARANG Sudharto PPs Universitas Negeri Semarang
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 1, No 1 (2012): April
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v1i1.211

Abstract

Abstract: Principles in the school-based management model absolutely play a central position with a wide, autonomous authority and a complex role. This research is aimed to know the direct and indirect influences of school organization cultures, work experiences, compensation towards principles, performance through work satisfaction and work motivation. This is a quantitative research of a path analysis model with ex post facto data conducted to 206 principles of Senior High School (SMA) through out Semarang and surrounding districts. The research results show that school organization cultures give the biggest contribution compared with another variables examined. The next sequences are: work satisfaction, motivation, compensation, work experience. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi sekolah, pengalaman kerja, kompensasi terhadap kinerja kepala sekolah baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui kepuasan kerja dan motivasi kerja). Subjek penelitian adalah 206 orang kepala SMA se eks Karesidenan Semarang. Penelitian ini menggunakan rancangan korelasional kausal. Pengumpulan data menggunakan angket. Data hasil penelitian dianalisis dengan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan budaya organisasi sekolah pengaruhnya sangat dominan terhadap kinerja kepala sekolah jika dibanding dengan variabel lainnya yang diteliti. Urutan selanjutnya adalah kepuasan kerja, motivasi kerja, kompensasi, dan pengalaman kerja. Keywords: school organization, culture, work experiences, compensation, work satisfaction, motivation and performance.
PENGARUH SIKAP GURU TERHADAP PEKERJAAN DAN PENGALAMAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU OLAHRAGA SMPN SE-KABUPATEN JEPARA Sugiarta PPs MP IKIP PGRI Semarang
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v1i3.398

Abstract

Abstract.The problem of professional teacher competence is the problem that needs to pay attention continuously for education world. The high and low of the professional teacher competence is influenced by some factors. It is supposed the teacher attitude to the job and the experiences to follow the education and trainning influence to the professional teacher competence in general and especially for sport teacher of yunior high school in Jepara regency. This is a quantitative research. The population of this research is all sport teacher of yunior high school in Jepara regency that has 58 sport teachers spread at 39 high school in Jepara regency. The sample of this research is using saturated sampling namely all the population were becomesample in the research. The research result shows that the teacher attitude to the job has possitive influence to the professional teacher competence by contribution of 61,30 % and it is also known that education and trainning experience has possitive influence to the professional teacher competence by contribution of 59,60 %. Furthermore the teacher attitude to the job and education and trainning experience collectively has possitive influence to the professional teacher competence by contribution of 75, 40 %. Based on the finding result, it is adviced that the teacher attitude to the job must always be efforted possitively and the teacher should always effort to increase the knowledge and the skill, By this way the teachers ability and the quality education will be existed.Abstrak.Masalah kompetensi profesional guru adalah masalah yang menjadi perhatian bagi dunia pendidikan. Tinggi rendahnya kompetensi profesional guru dipengaruhi oleh banyak faktor. Diduga faktor sikap guru pada pekerjaan dan pengalaman mengikuti pendidikan dan pelatihan berpengaruh terhadap kompetensi profesional guru secara umum, khususnya guru olahraga SMPN Se- Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitianini adalah seluruh guru olahraga SMPN Se- Kabupaten Jepara yang berjumlah 58 orang guru yang tersebar di 39 SMP Negeri di Kabupaten Jepara. Sampel dalam penelitian ini adalah sampling jenuh yaitu seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; pertama sikap guru pada pekerjaan berpengaruh positif terhadap kompetensi profesional guru dengan kontribusi sebesar 61,30 %; kedua pengalaman pendidikan dan pelatihan berpengaruh positif terhadapkompetensi profesional guru dengan kontribusi sebesar 59,60 %; ketiga sikap guru pada pekerjaan, pengalaman pendidikan dan pelatihan secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kompetensi profesional guru dengan kontribusi sebesar 75,40 %. Berdasarkan hasil temuan tersebut disarankan: sikap guru pada pekerjaan harus selalu diupayakan secara positif oleh guru, selain itu hendaknya guru selalumengupayakan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan, dengan cara demikian kemampuan guru akan meningkat dan pendidikan yang berkualitas akan terwujud.Kata-kata Kunci: sikap guru, pendidikan dan pelatihan, kompetensi pofesional guru.
PENGARUH BUDAYA SEKOLAH DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP MUTU SEKOLAH DASAR NEGERI DI UPTD PENDIDIKAN KECAMATAN KABUPATEN BREBES Akhmad Kharis; Sudharto Sudharto; Yovitha yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 5, No 1 (2016): APRIL
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v5i1.1926

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui pengaruh budaya sekolah terhadap mutu sekolah; (2) mengetahui pengaruh motivasi berprestasi guru terhadap mutu sekolah; dan (3) mengetahui pengaruh budaya sekolah dan motivasi berprestasi guru secara bersama-sama terhadap mutu sekolah pada SD Negeri di lingkungan Sekolah Binaan V UPTD Pendidikan Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto rancangan koresaional. Populasi penelitian adalah guru pada SD Negeri di lingkungan Sekolah Binaan V UPTD Pendidikan Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes yang berjumlah 95 orang. Sampel penelitian sebanyak 70 responden. Teknik sampling menggunakan proporsional random sampling. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji validitas reliabilitas, uji asumsi klasik (uji normalitas data, uji homogenitas, uji linieritas dan uji multikolinearitas), dan uji regresi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan budaya sekolah terhadap mutu sekolah sebesar 33,1%; (2) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi berprestasi guru terhadap mutu sekolah sebesar 35%; dan (3) terdapat pengaruh yang signifikan budaya sekolah dan motivasi berprestasi guru secara bersama-sama terhadap mutu sekolah 50,1%. Saran: hendaknya kepala sekolah memberikan teladan yang baik kepada semua warga sekolah, memberikan sangsi kepada warga sekolah yang melanggar aturan yang ada di sekolah dan memberikan reward kepada warga sekolah yang dapat memberikan teladan bagi warga sekolah lain. Guru hendaknya dapat menciptakan budaya sekolah yang baik, memiliki motivasi berprestasi yang tinggi untuk berpacu meningkatkan mutu sekolah. 
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP MUTU SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN JEPARA Sulastri Sulastri; Nurkolis Nurkolis; Rasiman Rasiman
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 5, No 3 (2016): DESEMBER
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v5i3.1984

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap mutu sekolah dasar (2)  untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi kerja guru terhadap mutu sekolah dasar (3) untuk mengetahui seberapa besar pengaruh secara bersama-sama kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru terhadap mutu sekolah dasar di Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara.Populasi penelitian ini guru SD Negeri di Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara yang berjumlah 301 orang. Sampel sebanyak 75 orang dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Analisis data deskriptif, uji prasyarat dan uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier sederhana dan regresi ganda menggunakan program SPSS for Window Release 16.Hasil penelitian untuk variabel kepemimpinan kepala sekolah diperoleh: rata-rata = 109,93, untuk  variabel motivasi kerja guru diperoleh: rata-rata = 113,83, sedangkan untuk variabel mutu sekolah diperoleh: rata-rata = 116,75. Untuk uji hipotesis diperoleh: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dengan persamaanY = 40,406 + 0,694 X1, kekuatan korelasi sebesar 0,872 dengan kontribusi sebesar 0,761 atau 76,1%, (2) terdapat pengaruh  positif dan signifikan motivasi kerja guru terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dengan persamaan Y = 52,072+ 0,568 X2 kekuatan korelasi sebesar 0,723 dengan kontribusi sebesar 0,523 atau 52,3%, dan (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja guru secara bersama-sama terhadap mutu sekolah yang dinyatakan dengan persamaan Y= 27,777 + 0,544 X1 + 0,257 X2, kekuatan korelasi sebesar 0,912 dengan kontribusi sebesar 0,832 atau 83,2%.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DI SMK NEGERI 2 SLAWI KABUPATEN TEGAL Feronika Mariya Berti K; Sunandar Sunandar; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 6, No 2 (2017): AGUSTUS
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v6i2.2000

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan perencanaan, pengaturan, pengadaan, optimalisasi penggunaan dan penghapusan sarana dan prasarana di SMK Negeri 2 Slawi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus.Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan sarana prasarana dilakukan berdasarkan analisa kebutuhan masing-masing unit/kompetensi yang diajukan oleh tiap-tiap kompetensi atau koordinator tiap mata pelajaran dengan skala prioritas,  pengadaan sarana dan prasarana dilakukan dengan cara membeli, bantuan, membuat sendiri dan meminjam, pengaturan sarana dan prasarana diawal inventarisasi kemudian dilakukan penyimpanan sesuai dengan spesifikasi barang, sedangkan pemeliharaan dilakukan teknisi dan guru, siswa juga dilibatkan dalam praktek kegiatan belajar mengajar yang tidak terjadwal, penggunaan sarana dan prasarana disesuaikan kebutuhan, mengikuti tata tertib yang telah dibuat dan penggunaan bersama antar kompetensi keahlian, penggunaan sarana dan prasarana tidak terbatas juga melibatkan masyarakat setempat dan penghapusan sarana dan prasarana yang rusak belum dilakukan dikarenakan adanya kendala yaitu tidak adanya tindaklanjut dari pusat.
PENGARUH MOTIVASI, DIKLAT, IKLIM ORGANISASI, KOMPETENSI, KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA DOSEN PERGURUAN TINGGI SWASTA KOPERTIS WILAYAH VI JAWA TENGAH Maryadi PPs Universitas Negeri Semarang
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 1, No 1 (2012): April
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v1i1.217

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of direct or indirect motivation, education and his training, organizational climate, competence and job satisfaction against his teacher's performance Coordinator of Private University in Central Java (Kopertis) Region VI Central Java. The results of research to prove that: (1) the influence of motivation on the competence of teachers was 32.6%, (2) the influence of training on basic competencies of 33.0%, (3) the influence of organizational climate on the competence of 26.9%. The amount of influence together 78.7%. 37.3% of organizational climate, the greatest effect on performance of lecturers. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung motivasi, pendidikan dan pe-latihan, iklim organisasi, kompetensi dan kepuasan kerja terhadap kinerja dosen Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah. Hasil penelitian membuktikan bahwa : (1) pengaruh motivasi terhadap kompetensi dosen sebesar 32,6%; (2) pengaruh diklat terhadap kompetensi dasar sebesar 33,0%; (3) pengaruh iklim organisasi terhadap kompetensi sebesar 26,9%. Besarnya pengaruh secara bersama-sama atau sumbangan efektif (SE) = 78,7%, iklim organisasi 37,3%, paling besar pengaruhnya terhadap kinerja dosen.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI PONDOK PESANTREN ALFALAH BAKALAN KECAMATAN KALINYAMATAN KABUPATENJEPARA Abdullah Qodir PPs IKIP PGRI Semarang
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 1, No 3 (2012): Desember
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v1i3.388

Abstract

AbstractContext of this research is currenly number of studentsineducational institutions has decreased, incontrary number of studentin Alfalah boarding school students increased. To equip future students, Ponpes Alfalah provide religious instruction and general skills.The study states that the characteristics of Boarding Schools Alfalah by type including modern, according to the pondok boarding including boarding kalafi, according to the type of type D.Implementation of human resource management in Ponpes Alfalah performed as follows: planning is done by trend analysi, then formulated in the form of planning. The new organizing committee made the division of tasks and educators. Implementation include: the method of recruitment is not open so there is no selection, orientation has not been carried out on all new personnel, skill for common materials are still depend on Regional Offices of Religious Affair. Controls include a new assessment using individualized approach. Compensation provided is in accordance withthe job analysis.AbstrakKonteks penelitian ini adalah di saat banyak lembaga pendidikan mengalami penurunan siswa, justru Pondok Pesantren Alfalah mengalami kenaikan santri. Untuk membekali masa depan santri, Ponpes Alfalah memberikan pelajaran agama, umum dan ketrampilan.Hasil penelitian menyatakan bahwa karakteristik Pondok Pesantren Alfalah menurut jenisnyatermasuk pondok pesantren modern,menurut kelompok pondok pesantren termasuk pondok pesantren kalafi, menurut tipe Ponpes termasuk tipe D. Implementasi manajemen sumber daya manusia Ponpes Alfalah dilakukan sebagai berikut: perencanaan dilakukan berdasarkan analisiss trend, kemudian dirumuskan dalam bentuk perencanaan, pengorganisasian barudilakukan pembagian tugas pengurus dan tenaga pendidik. Pelaksanaan meliputi: metode rekrutmen belum terbuka sehingga tidak ada seleksi. Orientasi belum dilaksanakan pada semua tenaga baru.Pelatihan untuk materi umum masih tergantung panggilan dari KanwilKemanag. Pengendalian meliputi: penilaian baru menggunakan cara pendekatanindividual. Kompensasi yang diberikan tidak sesuai dengan job analisis.Kata-kata Kunci: Ponpes Alfalah, Management, Human ResourceManagement.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DDASAR DI KECAMATAN PETARUKAN KABUPATEN PEMALANG Ibnu Kholiq Masruri; Ghufron Abdullah; Ngasbun Egar
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 5, No 1 (2016): APRIL
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v5i1.1921

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah budaya organisasi sekolah, motivasi kerja guru dan kinerja guru SD di Sarwas I UPP Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui besarnya pengaruh budaya organisasi sekolah terhadap kinerja guru (2) untuk mengetahui besarnya  pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru dan (3) untuk mengetahui besarnya pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SD di Sarwas I UPP Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang.Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru Sekolah Dasar di Sarwas I UPP Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang sebanyak 128 orang diperoleh sampel sebanyak 97 orang dengan menggunakan teknik Proporsional Random Sampling yaitu pengambil sampel dengan proporsional. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis yang meliputi analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda, uji F, uji t dan koefisien determinasi.Hasil penelitian: (1) ada pengaruh yang positif dan signifikan budaya organisasi sekolah terhadap kinerja guru sebesar 47,5%; (2) ada pengaruh yang positif dan signifikan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru sebesar 64,6%; (3) ada pengaruh yang positif dan signifikan budaya organisasi sekolah dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SD di Sarwas I UPP Kecamatan Petarukan Kabupaten Pemalang sebesar 79%.Sekolah harus mampu mengambil langkah-langkah yang dapat meningkatkan kinerja guru dengan cara melaksanakan kegiatan-kegiatan yang telah terprogram dan terencana, menciptakan sekolah yang kondusif agar guru merasa nyaman dalam melaksanakan tugas dan guru bekerja sesuai dengan potensi yang dimilikinya

Page 10 of 33 | Total Record : 327