cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 327 Documents
PERAN KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM RANGKA PENYELENGGARAAN SEKOLAH YANG BERMUTU (STUDI KASUS DI SD ISLAM AR RAHMAH SURUH KABUPATEN SEMARANG) Wiwik Harwanti; Sudharto Sudharto; Fenny Roshayanti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i2.9438

Abstract

Fokus penelitian ini adalah: (1) Peran keterampilan konseptual dalam rangka penyelenggaraan sekolah yang bermutu. (2) Peran keterampilan teknis dalam rangka penyelenggaraan sekolah yang bermutu. (3) Peran keterampilan hubungan manusia dalam rangka penyelenggaraan sekolah yang bermutu.(4) Masalah yang dihadapi dalam rangka penyelenggaraan sekolah yang bermutu dan cara mengatasinya.            Pendekatan penelitian kualitatif, jenis studi kasus (case study) yaitu penelitian yang langsung dilakukan ke lokasi penelitian di SD Islam Ar Rahmah Suruh Kabupaten Semarang pada tahun pelajaran 2018/2019.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan credibility, transferability, defendability, confirmability.Hasil penelitian menunjukkan peran keterampilan konseptual kepala sekolah pada pemahaman kepala sekolah terhadap konsep sekolah bermutu dan perumusan program sekolah dalam rangka penyelenggaraan sekolah bermutu. Peran keterampilan teknik  kepala sekolah menunjukkan keterampilan dalam pengelolaan kurikulum, KBM, sarana dan prasarana, dan keterampilan dalam pelaksanaan program supervisi. Peran keterampilan hubungan manusia menunjukkan keterampilan menjalin komunikasi, membimbing dan memotivasi, dan menjalin kerjasama dengan guru dan komite sekolahMasalah yang dihadapi oleh kepala sekolah dalam penyelenggaraan sekolah yang bermutu pada keterampilan konsep adalah perbedaan pemahan konsep pada guru – guru, pada keterampilan teknik tentang pengelolaan kurikulumdan, sarana prasarana,pada keterampilan hubungan manusia adanya perbedaan pendapat pada penyelenggaraan sekolah yang bermutu. Upaya yang sudah dilakukan adalah pembinaan, mengoptimalkan kegiatan KKG, dan bekerja sama dengan pihak SMP Ar Rahmah Suruh untuk mengatasi kekurangan kelas.Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti mencoba memberikan saran sebagai berikut: a) bagi guru agar menyamakan pemahaman konsep sekolah bermutu dan menjalin kerjasama dalam penyelenggaraan sekolah bermutu, b) bagi kepala sekolah  memiliki pemahaman konsep yang lebih baik tentang program supervisi dan meningkatkan peran keterampilan teknis dalam pengelolaan kurikulum, sarana dan prasarana sekolah seserta pelaksanaan supervisi, c) bagi yayasan agar memberikan dukungan pada pihak sekolah tentang penyelenggaraan sekolah bermutu
PENGARUH KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DAN KEPUASAN KERJA GURU TERHADAP KINERJA SEKOLAH DI SMP SUB RAYON 2 KABUPATEN DEMAK Anamila Anamila; Nurkolis Nurkolis; Fenny Roshayanti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i1.9429

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) apakah ada pengaruh signifikan Keterampilan manajerial  kepala sekolah terhadap kinerja sekolah di SMP sub rayon 02 Kabupaten Dema?, 2) apakah ada pengaruh signifikan kepuasan kerja guru terhadap kinerja sekolah di SMP sub rayon 02 Kabupaten Demak?,  3) apakah ada pengaruh  keterampilan manajerial kepala sekolah dan kepuasan kerja guru terhadap kinerja sekolah di SMP sub rayon 02 Kabupaten Demak.Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru  SMP di sub rayon 02 Kabupaten Demak sebanyak 497 orang. Besar sampel dihiung menggunakan  rumus Slovin dan diperoleh sampel sebanyak 222 orang dengan proporsional   random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis bentuk statistika deskriptif, analisis regresi. Tehnik analisis data menggunakan program program  IBM SPSS Statistika 24.   Hasil uji prasyarat data menunjukkan data berdidtribusi normal, linear, tidak multilinear, dan tidak heteroskedastisitas. Dari hasil uji hipotesis ditemukan: 1) terdapat pengaruh positif dan signifikan keterampilan manajerial kepala sekolah terhadap kinerja sekolah di SMP sub rayon 02 Kabupaten Demak. Keterampilan manajerial kepala sekolah memberikan pengaruhnya dalam menjelaskan perubahan variabel kinerja sekolah sebesar 33,40%. 2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kepuasan kerja guru terhadap kinerja sekolah di SMP sub rayon 02 Kabupaten Demak. Kepuasan kerja guru memberikan pengaruhnya dalam menjelaskanperubahan variabel kinerja sekolah sebesar 48,70%. 3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan keterampilan  manajerial kepala sekolah dan kepuasan kerja guru secara bersama-sama  terhadap kinerja sekolah di SMP sub rayon 02 Kabupaten Demak.  Yang dinyatakan dengan koefisien korelasi berganda antara keterampilan manajerial kepala sekolah dan kepuasan kerja guru secara bersama-sama dengan kinerja sekolah adalah sebesar 0,528. Menunjukkan bahwa keterampilan manajerial kepala sekolah dan kepuasan kerja guru secara bersama-sama memberikan pengaruh pada variabel kinerja sekolah sebesar 52,80%.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru dengan Kinerja Guru Taman Kanak-Kanak di Kota Banjarmasin Sakerani Sakerani
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i2.9434

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) persepsi guru tentang kepemimpinan kepala sekolah , motivasi kerja guru dan kinerja, (2) hubungan langsung  kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja dengan kinerja guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Banjarmasin.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksplanatory dengan pendekatan kuantitatif, yang berupaya menganalisis dan menjelaskan ada atau tidaknya hubungan diantara variabel-variabel yang diteliti berdasarkan koefisien korelasinya. Rancangan penelitian model eksplanatori. Untuk mencapai tujuan tersebut, diteliti 398 orang guru sebagai sampel penelitian dari 926 orang guru TK di Kota Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner untuk semua variabel. Metode analisis data yang digunakan: statistik deskriptif dan inferensial. Deskripsi data menggunakan penilaian acuan absolut dengan skala satu sampai lima berdasarkan skala Likert. Penelitian ini menggunakan analisis Jalur (Path Analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)  kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru TK di Kota Banjarmasin responden dideskripsikan berkategori sedang, (2) motivasi kerja guru TK di Kota Banjarmasin sebagian responden dideskripsikan berkategori sedang, (3) terdapat hubungan langsung yang signifikan  kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja,  kepemimpinan kepala sekolah dengan motivasi kerja, dan motivasi kerja guru dengan kinerja guru. Hasil penelitian ini, direkomendasikan kepada beberapa pihak,antara lain (1) bagi Kepala TK se Kota Banjarmasin, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi , bahan evaluasi  dan untuk membuat program pembinaan guru TK yang berorientasi pada peningkatan   motivasi kerja sehingga yang saat ini berkategori sedang menjadi berkategori tinggi, (2)  bagi Dinas Pendidikan, hasil penelitian ini diharapkan dapat sebagai bahan pertimbangan dalam membina dan mengembangkan karier guru. 
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN COMAL KABUPATEN PEMALANG Ida Kusmei; Ghufron Abdullah; Titik Haryati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i2.9439

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengukur dan menganalisis : pengaruh supervisi akademik kepala sekolahterhadap kompetensi profesional guru SD di Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.Populasi dalam penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah pada 52sekolah dasar negeri dan swasta dengan jumlah kepala sekolah 52 orang dan 112 guru yang bekerja di wilayah kecamatan Comal baik yang PNS maupun yang wiyata bakti. Sampel adalah bagian dari populasi yang ingin diteliti, dipandang sebagai suatu pendugaan terhadap populasi namun bukan populasi itu sendiri (Sunyoto: 2013: 13). Sebagian yang diambil dari populasi disebut sampel (Sudjana: 2005: 6). Sampel sebagai bagian dari populasi yang keanggotaanya mewakili populasi. Karakteristik yang ada pada sampel dapat diberlakukan pada populasi. Pengambilan sampel dengan berbagai cara, dalam penelitian ini sampel mengambil tingkat kesalahan 5%. Jadi sampel dalam penelitian ini adalah 112 guru baik PNS maupun non PNS.Temuan hasil penelitian di atas adalah : (1) Data tentang supervisi akademik kepala sekolah diperoleh melalui angket, dengan responden sebanyak 112. Dari responden yang masuk diperoleh data sebagai berikut skor tertinggi 132, skor terendah 103, mean 118,4107, median 118, modus 116, standar deviasi 4,695318, (2) Dimensi terkuat pada penelitian ini yaitu pada variabel X yaitu supervisi akademik oleh kepala sekolah dengan skor F sebesar 1,565. (3) penilaian responden terhadap supervisi akademik kepala sekolah di SD negeri dan swasta di kecamatan Comal kabupaten Pemalang sebesar 95,53% dalam kategori sangat baik, sebesar 4,47% responden menilai supervisi akademik kepala sekolah sekolah dalam kategori baik, (4) Data tentang kompetensi profesional guru diperoleh melalui angket, dengan responden sebanyak 38. Dari responden yang masuk diperoleh data sebagai berikut skor tertinggi 134, skor terendah 112, mean 122,4018, median 122, modus 123, standar deviasi 3,7834, (5) hasil uji regresi supervisi akademik terhadap kompetensi profesionalisme guru diperoleh hasil nila konstanta 42,436dan nilai koefisien regresi sebesar 0,228 dengan signifikansi 0,000 sehingga persamaan regresi sebagai berikut Ŷ = 42,436 + 0,228 XBerdasarkan temuan di atas maka disarankan agar : (1) kepala sekolah mamahami kompetensinya sebagai Supervisor sehingga mampu mengembangkan kompetensi profesional guru melalui supervisi akademik, dan (2) supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah agar dapat membantu guru dalam mengembangkan kemampuannya dalam belajar mengajar, dilakukan minimal 2 kali dalam satu semester.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP PROFESIONALISME GURU SMP NEGERI DI KABUPATEN SEMARANG Noor Miyono; Endang Widiastuti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i1.9430

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah 1) pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dan pengawas belum optimal, 2) implementasi budaya sekolah belum optimal, dan 3) rendahnya profesionalisme guru dengan melihat hasil UN peserta didik yang rata-ratanya masih rendahTujuan penelitian ini adalah untuk: 1) untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik terhadap profesionalisme guru, 2) untuk mengetahui pengaruh budaya sekolah terhadap profesionalisme guru, 3). untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik dan budaya sekolah secara bersama-sama terhadap profesionalisme guruSMP Negeri di Kabupaten Semarang.Populasi penelitian ini adalah seluruh guru dari 17 SMP Negeri di Kabupaten Semarang yang berjumlah 543 orang, sampel sebanyak 169 guru dari 5 SMP Negeri yang ditetapkan dengan teknik kuota. Analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif, uji persyaratan, analisa regresi tunggal dan analisis regresi ganda yang dihitung menggunakan program SPSS for Windows versi 21.Temuan hasil penelitian di atas meliputi: 1) terdapat pengaruh positif supervisi akademik terhadap profesionalisme guru yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 10,875 + 0,978 X1, kekuatan korelasi sebesar 0,952 dengan pengaruh sebesar 0,906 atau 90,6%, 2) terdapat pengaruh positif budaya sekolah terhadap profesionalisme guru yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 13,278 + 0,948 X2, kekuatan korelasi sebesar 0,970 dengan pengaruh sebesar 0,941 atau 94,1%, serta 3) terdapat pengaruh positif supervisi akademik dan budaya sekolah secara bersama-sama terhadap profesionalisme guru yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 35,716 + 0,267 X1 + 0,291 X2, kekuatan korelasi X1 terhadap Y sebesar 0,952 dan X2 terhadap Y sebesar 0,970, dengan pengaruh sebesar 0,958 atau 95,8%.
MANAJEMEN PROGRAM ADIWIYATA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 MIJEN KABUPATEN DEMAK Puji Indah Diah Hastuti; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Titik Haryati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i2.9435

Abstract

Keterlaksanaan suatu program termasuk adiwiyata membutuhkan pengelolaan/ manajemen yang tepat, jika fungsi-fungsi manajemen dapat dilaksanakan, maka program kerja akan dapat terlaksana dengan efektif dan efesien, demikian sebaliknya program adiwiyata tanpa manajemen yang tepat akan berdampak terhadap kegagalan program tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisisis 1) perencanaan program adiwiyata di Sekolah Menengah Pertama  Negeri 1 Mijen Kabupaten Demak, 2) pengorganisasian program adiwiyata di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mijen Kabupaten Demak, 3) pelaksanaan program adiwiyata di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mijen Kabupaten Demak, dan 4) pengawasan program adiwiyata di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mijen Kabupaten Demak. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. analisis data kualitatif model Miles, Huberman dan Saldana meliputi Pengumpulan data/data collection. kondensasi data/data condensation, data display, conclusion drawing/ verification. Uji keabsahan data meliputi validitas internal, validitas eksternal, reliabilitas, obyektivitas. Hasil penelitian menunjukkan 1) Perencanaan program adiwiyata meliputi menyusun RKAS,  menyusun dan mengembangkan kurikulum terintegrasi dengan PRLH, menyusun pelatihan guru untuk integrasi materi 3R dalam mapel, menyusun program kegiatan berwawasan lingkungan, membentuk kader Adiwiyata, perencanana pada aspek partisipasi dan kerjasama. 2) Pengorganisasian program adiwiyata meliputi membentuk kepengurusan TIM adiwiyata, kepengurusan TIM adiwiyata dibentuk selama masa periode satu tahun, pengorganisasian program adiwiyata membagi tugas dengan mengukur kompetensi dan kelayakan sesuai dengan TUPOKSI, koordinasi dan komunikasi antar Pokja untuk melakukan sinergitas kerja, 3)  Pelaksanaan program adiwiyata meliputi a) pembelajaran yang mengintegrasikan Penerapan PRLH b) Penerapan PRLH untuk masyarakat di lingkungan luar sekolah, c)  Membentuk jejaring kerja dan komunikasi, d) Kampanye dan publikasi Gerakan PBLHS, e)  Membentuk dan memberdayakan Kader Adiwiyata. 4) Pengawasan pelaksanaan program Adiwiyata meliputi pengawasan secara internal dan eksternal. Pengawas internal yaitu kepala sekolah dengan pengawasan secara langsung dan tidak langsung. Pengawas eksternal dari BLH (Badan Lingkungan Hidup) dan komite sekolah.
PENGARUH DISIPLIN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP DI KECAMATAN COMAL KABUPATEN PEMALANG Musyarofah Musyarofah; Titik Haryati; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i2.9440

Abstract

Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk:  (1)  mengetahui  pengaruh  disiplin kerjaterhadap kinerja guru, (2) mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja guru, (3).  mengetahui  pengaruh  disiplin  kerja  dan  kepuasan  kerja  secara  bersama-sama terhadap kinerja guru SMP Di Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.Populasi  penelitian  ini  adalah  seluruh  guru  SMP Negeri Di  Kecamatan Comal Kabupaten  Pemalang  yang  berjumlah  244  orang,  sampel  sebanyak  142 guru  yang ditetapkan dengan teknik proportional random sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif, uji persyaratan, analisa regresi tunggal dan analisis regresi ganda menggunakan program SPSS for Windows versi 22.Temuan hasil penelitian di atas meliputi: (1) terdapat pengaruh positif disiplin kerja terhadap kinerja guru yang dinyatakan dengan persamaan Y = 57,797 + 0,544 X1, kekuatan  korelasi  sebesar  0,529    dengan  pengaruh  sebesar  0,280 atau 28,0%,,   (2) terdapat   pengaruh  positif  kepuasan   kerja  terhadap   kinerja   guru   yang dinyatakan dengan  persamaan  Y  =  57,798 + 0,709 X2,  kekuatan  korelasi  sebesar 0,623   dengan pengaruh  sebesar  0,389 atau 38,9%,  serta  (3)  terdapat  pengaruh  positif disiplin dan kepuasan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja guru yang dinyatakan dengan persamaan Y = 40,619 + 0,264 X1 + 0,568 X2, kekuatan korelasi X1   terhadap Y sebesar 0,348 dan X2   terhadap Y sebesar 0,371, dengan pengaruh sebesar 0,425 atau 42,5%Berdasarkan  temuan  di  atas  disarankan  agar:  (1)  kepala  sekolah  sebaiknya melakukan pemantauan disiplin untuk perbaikan kinerja guru, (2) kepala sekolah memberikan  kesempatan  guru  untuk  pengembangan  diri  atau  promosi  jabatan,  (3) guru merancang pembelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. 
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP PERSEPSI KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG Erma Lilis Suryani; Sudharto Sudharto; Fenny Roshayanti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i1.9431

Abstract

Tujuan penelitian ini: (1) mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap persepsi kompetensi pedagogik guru, (2) mengetahui pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap persepsi kompetensi pedagogik guru, (3) mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan supervisi kepala sekolah terhadap persepsi kompetensi pedagogik guru.          Populasi penelitian berjumlah 260 guru, sampel sebanyak 148 guru dengan teknik Propotional Random Sampling. Metode pengumpulan data dengan angket, uji prasarat dengan uji normalitas, homogenitas, heteroskedastisitas, multikolonieritas dan linearitas. Uji hipotesis dengan analisis regresi linear sederhana dan ganda diolah menggunakan SPSS 22.         Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif antara gaya kepemimpinan terhadap persepsi kompetensi pedagogik guru yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ =122,313 + 0,681X1dengan kekuatan korelasi 0,580 dengan kontribusi sebesar 33,6%. (2) terdapat pengaruh positif antara Supervisi Kepala Sekolah terhadap persepsi Kompetensi pedagogik guru yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 66.667+ 1.298X2 dengan kekuatan korelasi 0,855 dengan kontribusi sebesar 73,2%.(3) terdapat pengaruh positif antara gaya kepemimpinan dan supervisi kepala sekolah yang dinyatakan dengan persamaan Ŷ = 51,709 +0,194X1+0,757X2 dengan kekuatan korelasi 0,872 dengan kontribusi sebesar 75,6%.         Berdasarkan hasil penelitian, perlu adanya penerapan gaya kepemimpinan yang disesuaikan tingkat kematangan guru terutama memberikan tanggung jawabdalam penyelesaian tugas dan diharapkan kepala sekolah melaksanakan supervisi secara efektif, sehingga kualitas pembelajaran meningkat, dengan demikian terjadi peningkatan kompetensi pedagogik guru. 
PENGARUH MOTIVASI KERJA GURU DAN BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN TEGAL SELATAN KOTA TEGAL Muchroji Muchroji; Rasiman Rasiman; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i2.9436

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah mengetahui pengaruh: (1) motivasi kerja guru terhadap kompetensi profesional guru, (2) budaya organisasi sekolah terhadap kompetensi profesional guru, (3) motivasi kerja guru dan budaya organisasi sekolah secara simultan terhadap kompetensi profesional guru pada Sekolah Dasar di Dabin II Kecamatan Margadana Kota Tegal.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dari populasi 107 guru SDN di Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal diambil sampel sebanyak 78 responden dipilih dengan teknik proporsional random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik dan uji regresi menggunakan SPSS versi 17 for Windows.Hasil penelitian menunjukkan (1) Hasil uji regresi sederhana variabel X1 terhadap Y diperoleh nilai korelasi (r) = 0,865, berarti korelasi sangat kuat, dengan Adjusted R2 = 0,727 artinya besarnya pengaruh motivasi kerja guru terhadap kompetensi profesional guru sebesar 74,5%. (2) Hasil uji regresi sederhana variabel X2 terhadap Y diperoleh nilai korelasi (r) = 0,849, berarti korelasi sangat kuat, dengan Adjusted R2 = 0,717 artinya besarnya pengaruh budaya organisasi sekolah terhadap kompetensi profesional guru sebesar 71,7%. (3) Hasil uji regresi ganda diperoleh nilai korelasi (r) = 0,899 dan nilai Adjusted R2 = 0,803, artinya besarnya pengaruh variabel X1 dan X2 terhadap Y sebesar 80,3%. Persamaan regresi variabel X1 dan X2 terhadap Y adalah Ŷ= 0,164 + 0,547 X1 + 0,416 X2. Simpulan penelitian terdapat pengaruh yang positif dan signifikan motivasi kerja guru dan budaya organisasi sekolah secara simultan terhadap kompetensi profesional guru.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN ALAT UKUR FISIKA PADA SISWA KELAS X TKRO SMK NEGERI 2 DEMAK Sakdun Sakdun
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i1.9426

Abstract

Minat belajar siswa rendah sehingga motivasi dan hasil belajar fisika juga rendah. Maka dilakukan Penelitian Tindakan Kelas metode pembelajaran koopertif model team games tournament dengan tujuan (1) Untuk mengetahui peningkatan  motivasi belajar fisika  (2) Untuk mengetahui adanya peningkatan hasil belajar   menggunakan alat-alat ukur fisika.  Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah Siswa kelas X TKRO 1 SMK Negeri 2 Demak tahun pelajaran 2019/ 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan motivasi belajar siswa setelah digunakan metode pembelajaran koopertif model team games tournament. Peningkatan motivasi tersebut ditunjukkan dengan perhatian siswa terhadap pelajaran, semangat siswa dalam melaksanakan kegiatan baik game ataupun kerja kelompok, dan tanggung jawab siswa dalam melaksanakan kegiatan. Sebelum digunakan metode ini 30% saja siswa yang aktif, setelah menggunakan metode ini siswa yang aktif 72% pada siklus I dan menjadi 88% pada isklus II. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan,sebelum dilaksanakan tindakan penelitian hanya terdapat 50 % siswa  yang tuntas belajar setelah dilakukan tindakan meningkat menjadi 63,8% pada siklus I dan 88,9% pada siklus II. Sedangkan  dilihat dari rata-rata nilai siswa meningkat dari 50 menjadi 73 pada siklus I dan 78 pada siklus II.