cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 327 Documents
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENINGKATAN MUTU DI MTs JATIREJO, KECAMATAN AMPELGADING, KABUPATEN PEMALANG Cici Astuti; Nurkolis Nurkolis
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i2.9441

Abstract

Kepala sekolah manager dan supervisor sangat berperan dalam peningkatan mutu sekolah, salah satunya dengan menetapkan program dibidang akademik dan nonakademik serta meningkatkan sarana dan prasarana sekolah. Kepala sekolah merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, memimpin dan mengendalikan sekolah serta mendayagunakan seluruh sumber daya sekolah dalam rangka mencapai peningkatan mutu sekolah. Kepala sekolah mempengaruhi kemampuan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga tujuan sekolah dapat tercapai secara optimal.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru, Ketua Komite Sekolah dan Siswa. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan analisis kualitatif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.          Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Kepala Sekolah sebagai manager memberdayakan guru, karyawan, siswa dan komite sekolah secara kooperatif, memberi kesempatan tenaga pendidik dan kependidikan meningkatkan profesinya serta mendorong keterlibatan seluruh warga sekolah dalam mendukung program sekolah. Sebagai supervisor kepala sekolah MTs. Jatirejo telah melakukan supervisi akademik, mengadakan perbaikan proses belajar mengajar, mengadakan observasi kelas, melaksanakan pertemuan individual dengan guru untuk meningkatkan profesi guru, menyediakan waktu dan melayani bagi guru dalam pemecahan masalah proses belajar mengajar, menyediakan dukungan dan suasana dalam perbaikan dan peningkatan mutu proses belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar secara komprehensif.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK DAN BUDAYA KERJA TERHADAP PROFESIONALISME GURU SMP DI KECAMATAN SIDOMUKTI KOTA SALATIGA Sri Mulyani; Muhdi Muhdi; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i1.9432

Abstract

Profesionalisme guru dipengaruhi banyak faktor, diantaranya adalah faktor supervisi akademik dan budaya kerja. Profesionalisme menjadi lebih baik jika kepala sekolah melaksanakan supervisi akademik dan juga menciptakan budaya kerja yang baik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya: (1) pengaruh supervisi akademik terhadap profesionalisme guru, (2) pengaruh budaya kerja terhadap profesionalisme guru, (3) pengaruh supervisi akademik dan budaya kerja terhadap profesionalisme guru.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMP di Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga yang berjumlah 133 orang, dengan sampel sebanyak 95 orang dengan menggunakan propotional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan serta uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik dan budaya kerja terhadap profesionalisme guru. Untuk menganalisis data digunakan fasilitas program SPSS for Window Release 25.Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata perolehan skor profesionalisme guru sebesar 123.69 termasuk pada kategori cukup, rata-rata perolehan skor supervisi akademik sebesar 118.60 termasuk kategori cukup dan rata-rata perolehan skor budaya kerja sebesar 116.41 termasuk kategori cukup. Hasil uji prasyarat dari data penelitian diperoleh data berdistribusi normal, tidak terjadi heteroskedastisitas, tidak multikolinier dan linier. Dari uji hipotesis ditemukan: (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan supervisi akademik terhadap profesionalisme guru sebesar 47%, sisanya 53% dipengaruhi oleh faktor lain. Pengaruh positif ini berarti bahwa jika supervisi akademik semakin baik maka profesionalisme guru meningkat, (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya kerja terhadap profesionalisme sebesar 53.8%, sisanya 46.2% dipengaruhi oleh faktor lain, (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan supervisi akademik dan budaya kerja terhadap profesionalisme guru sebesar 55.1%, sisanya sebesar 44.9% dipengaruhi oleh faktor lain. Pengaruh positif ini berarti bahwa jika supervisi akademik baik dan guru memiliki budaya kerja yang baik maka profesionalisme guru meningkat.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU SMA NEGERI DI KABUPATEN PEMALANG Anis Musbikah; Noor Miyono; Ngasbun Egar
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i2.9437

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah: (1) apakah terdapat pengaruh budaya organisasi sekolah terhadap kinerja guru SMA Negeri di Kabupaten Pemalang?, (2) apakah terdapat pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SMA Negeri di Kabupaten Pemalang? (3) apakah terdapat pengaruh budaya organisasi sekolah, dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SMA Negeri di Kabupaten Pemalang?            Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui adanya pengaruh budaya organisasi sekolah terhadap kinerja guru SMA Negeri di Kabupaten Pemalang, (2) mengetahui adanya pengaruh motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SMA Negeri di Kabupaten Pemalang, (3) mengetahui adanya pengaruh supervisi akademik kepala sekolah, budaya organisasi sekolah, dan motivasi kerja guru terhadap kinerja guru SMA Negeri di Kabupaten Pemalang.            Populasi pada penelitian ini adalah  guru Pegawai Negeri Sipil, yang dianggap homogen yang tersebar di 10 SMA Negeri di Kabupaten Pemalang yang berjumlah 433 orang, dengan sampel sebanyak 208 orang dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner. Analiis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan serta uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh supervisi akademik kepala sekolah, budaya organisasi sekolah, dan motivasi kerja guru secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMA Negeri di Kabupaten Pemalang. Untuk menganalisis data digunakan fasilitas program SPSS for Window Release 21.Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa rata-rata perolehan skor supervisi akademik kepala sekolah 143,38 termasuk kategori cukup baik; rata-rata perolehan skor  budaya organisasi sekolah 143,38 termasuk kategori cukup baik;  rata-rata perolehan skor motivasi kerja guru SMA Negeri di Kabupaten Pemalang termasuk dalam kategori cukup baik; dan rata-rata perolehan skor kinerja guru SMA Negeri di Kabupaten Pemalang 135,25 termasuk dalam kategori cukup baik. Hasil uji persyaratan regresi dari data penelitian diperoleh data berdistribusi normal, linier, tidak multikolinier, dan tidak terjadi heteroskedastisitas. Dari uji hipotesis ditemukan bahwa tedapat pengaruh; terdapat pengaruh budaya organisasi guru terhadap kinerja guru; terdapat pengaruh antara motivasi kerja guru terhadap kinerja guru ; dan terdapat pengaruh budaya organisasi sekolah, dan motivasi kerja guru secara bersama-sama terhadap kinerja guru.
PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP MUTU SEKOLAH PADA SMP/MTs DI KECAMATAN AMPELGADING KABUPATEN PEMALANG Moh. Sarwo Edy; Noor Miyono; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 10, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v10i1.9427

Abstract

Ujian nasional pada dasarnya merupakan salah satu instrumen manajemen mutu, yakni menerapkan seperangkat standar yang berlaku secara nasional, untuk menghasilkan informasi yang dapat di pakai dalam pembuatan keputusan, mengenai seberapa pendidikan sudah memenuhi standar, termasuk seberapa para peserta didik memenuhi standar mutu yang berlaku pada jenjang/ jenis pendidikan yang ditempuh.Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh supervisi kepala sekolah, iklim orgasisasi sekolah, dan motivasi kerja guru secara parsial dan bersama-sama terhadap mutu sekolah?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh supervisi kepala sekolah, iklim orgasisasi sekolah dan motivasi kerja guru secara parsial dan bersama-sama terhadap mutu sekolah.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru di SMP/MTs wilayah Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang yang berjumlah 203 orang. Setelah dihitung dengan tabel krecjie dengan taraf kesalahan 5% maka jumlah sampel 127 orang, teknik sampling dengan menggunakan teknik proporsional random sampling. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner/ angket. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis yang meliputi analisis regresi linier sederhana dan analisis regresi ganda.Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa: (1) Supervisi Kepala Sekolah berpengaruh secara parsial terhadap Mutu Sekolah. Nilai koefisien yang dihasilkan bernilai positif, artinya bahwa semakin baik Supervisi Kepala Sekolah, maka cenderung meningkatkan Mutu Sekolah pada SMP/MTs di Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang, (2) Iklim Organisasi Sekolah berpengaruh secara parsial terhadap Mutu Sekolah. Nilai koefisien yang dihasilkan bernilai positif, artinya bahwa semakin baik Iklim Organisasi Sekolah, maka cenderung meningkatkan Mutu Sekolah pada SMP/MTs di Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang, (3) Motivasi Kerja Guru berpengaruh secara parsial terhadap Mutu Sekolah. Nilai koefisien yang dihasilkan bernilai positif, artinya bahwa semakin tinggi Motivasi Kerja Guru, maka cenderung meningkatkan Mutu Sekolah pada SMP/MTs di Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang, dan (4) Supervisi Kepala Sekolah, Iklim Organisasi Sekolah, dan Motivasi Kerja Guru secara simultan atau bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap Mutu Sekolah pada SMP/MTs di Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang. 
PENGARUH KEPEMIMPINAN INSTRUKSIONAL KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI DI KABUPATEN BATANG Tri Ari Werdiningsih; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Soedjono Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i2.12448

Abstract

ABSTRAK Werdiningsih, Tri Ari. 2022. Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah dan Kompetensi Profesional Terhadap Kinerja guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kabupaten Batang. Tesis. Program Studi Manajemen Pendidikan. Program Pascasarjana Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Dr. Ngurah Ayu Nyoman M., M.Pd, dan Pembimbing II Dr. Soedjono, M.Si Kinerja guru dapat diartikan sebagai guru yang dapat menjalankan tugasnya secara profesional, guru harus dapat mengelola proses pembelajaran dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tujuan penelitian: 1) mengetahui pengaruh secara signifikan kepemimpinan instruksional kepala sekolah terhadap kinerja guru, 2) mengetahui pengaruh secara signifikan kompetensi profesional terhadap kinerja guru, dan 3) mengetahui bersama secara signifikan pengaruh kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan kompetensi profesional secara bersama-sama terhadap kinerja guru.Pendekatan penelitian eksplanatori. Jenis penelitian expost facto. Populasi penelitian 259 guru dan sampel penelitian 157 guru. Pengumpulan data dengan angket. Teknik analisis data dengan analisis data diskriptif, uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji linieritas dan uji hipotesis meliputi regresi linier sederhana dan berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Analisis regresi menunjukan bahwa kepemimpinan intruksional kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja gurudengan persamaan Ŷ=26,523+0,600X1 dengan pengaruh sebesar 54,1%, (2) analisis regresi menunjukan bahwa kompetensi profesional berpengaruh terhadap kinerja guru dengan persamaan Ŷ=10,581+0,919X2 dengan pengaruh sebesar 75,6%, (3) analisis regresi menunjukan bahwa kepemimpinan intruksional kepala sekolah dan kompetensi profesional berpengaruh terhadap kinerja guru dengan persamaan Ŷ=10,051+1,346X1+0,358X2 dengan pengaruh sebesar 78,4 %.Simpulan penelitian ini adalah kepemimpinan instruksional kepala sekolah dan kompetensi profesional mempengaruhi kinerja guru sebesar 78,4%. Penulis menyarankan agar kepala sekolah melakukan pembinaan dan pengarahan, melakukan refleksi dan evaluasi, serta supervisi kepada guru untuk meningkatkan kinerja. Guru dapat mengikuti pelatihan dan seminar agar dapat meningkatkan kompetensi dan kinerja guru. Kata Kunci: Kinerja Guru, Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah, Kompetensi Profesional
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SEKOLAH DASARNEGERI DI KOORDINATOR SATUAN PENDIDIKAN KECAMATAN SEMARANG BARAT Diah Rini Kuswandari; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i2.13024

Abstract

Pedagogic competence must be possessed by all teachers in managing learning in the classroom so that learning objectives can be achieved. The aims of this study were to: 1) determine the magnitude of the influence of academic supervision on teachers' pedagogic competence, 2) determine the magnitude of the influence of organizational culture on teachers' pedagogical competence, and 3) determine the magnitude of the influence of academic supervision and organizational culture together on teachers' pedagogical competence. The research approach used is quantitative. This type of research uses associative research. The population of this study was 471 teachers and the research sample was 216 teachers. Data collection is done by using a questionnaire. The data analysis technique used in this research is descriptive data analysis, prerequisite test which includes normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, linearity test and hypothesis testing including simple and multiple linear regression. The results showed that: (1) The correlation between academic supervision and teacher pedagogic competence was 0.907. The effect of academic supervision on teacher professionalism is 82.2%, (2) The correlation between organizational culture and teacher pedagogic competence is 0.605. The influence of organizational culture on teachers' pedagogic competence is 66.6%, (3) The correlation between academic supervision and organizational culture on teachers' pedagogic competence is 0.907 and 0.605. The influence of academic supervision and organizational culture on teacher professionalism is 82.2%. The conclusion of this study is that academic supervision and organizational culture affect teacher professionalism by 0.822 or 82.2%. The author suggests that the principal provide direction and guidance, especially regarding the development of students, then the teacher must also pay attention to the talents and interests of students. The principal can reflect and evaluate by increasing the intensity of supervision. Principals can motivate and provide guidance to encourage teachers to complete work well and be oriented towards stability so as to improve teacher performance. Keywords: Pedagogic Competence, Academic Supervision, Organizational Culture.
PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU SMP NEGERI DI WILAYAH KENDAL KABUPATEN KENDAL Sukajiyah Sukajiyah; Noor Noor; Soedjono Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i2.9606

Abstract

Abstrak Kepuasan kerja guru merupakan variabel penting dalam pencapaian kualitas pendidikan. Kepala sekolah memiliki peran yang sangat strategis dalam mengkoordinasi, menggerakkan, dan memberdayakan sumber daya pendidikan di sekolah. Kepuasan kerja guru terbentuk melalui budaya sekolah yang merupakan nilai, prinsip, kebiasaan dan tradisi pembentuk karakter dan citra sekolah.Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh peran kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru. (2) mengetahui pengaruh budaya sekolah terhadap kepuasan kerja guru. (3) mengetahui pengaruh peran kepala sekolah dan budaya sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru SMP Negeri di Wilayah Kendal Kabupaten Kendal.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 147 guru yang tersebar di 4 sekolah dengan sampel 92 guru yang dipilih secara proporsional random sampling. Uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas data dan uji hipotesis menggunakan program SPSS for Windows Release 21.0.Hasil penelitian menunjukkan (1) peran kepala sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja guru sebesar 38,7 % sisanya sebesar  61,3% dipengaruhi variabel  lain  diluar  peran  kepala  sekolah. (2) Budaya sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja guru     sebesar 43,3 % sisanya sebesar  56,7% dipengaruhi variabel lain diluar budaya sekolah. (3) Peran kepala sekolah dan budaya sekolah secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja guru SMP Negeri di Wilayah Kendal Kabupaten Kendal sebesar 53,5% dengan persamaan regresi Ȳ = 31,888 + 0,238X1 + 0,332X2.Berdasarkan temuan tersebut, maka direkomendasikan. (1) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hendaknya melakukan pelatihan intensif bagi kepala sekolah untuk melaksanakan supervisi akademik dan pembinaan guru. (2) Kepala sekolah mengoptimalkan peran pengawasan dengan  melaksanakan tindak lanjut hasil supervisi sebagai bentuk layanan bantuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran. (3) Guru meningkatkan kemampuan berinovasi dalam mengembangkan pembelajaran dan bekerja secara efektif dan efisien untuk meningkatkan performa guru sehingga tercapai kepuasan kerja. Kata kunci: peran kepala sekolah, budaya sekolah, kepuasan kerja 
Learning Management for Productive Technical and Motorcycle Business Subjects at Public Vocational High School 1 Warungasem Syamsu Haryadi; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Soedjono Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i2.13589

Abstract

This research was motivated in the midst of limited face-to-face learning restrictions that took place during the covid 19 pandemic, but the Warungasem State Vocational High School 1 was still able to excel in the Student Skills Competition at the Central Java Province, by winning 2nd place for the bicycle engineering and business competition. Motorcycle. This study aims to determine the Learning Management of Productive Subjects of Motorcycle Engineering and Business at Public Vocational High School 1 Warungasem. This study uses qualitative research methods, located at the Public Vocational High School 1 Warungasem. Research time in July 2022. Data collection techniques with the method of observation, interviews, and documentation. Test the validity of the data using triangulation. Data analysis includes: data collection, data condensation, data presentation and drawing conclusions. Research results 1) Planning includes (a) preparing the vision, mission and objectives of skill competence (b) preparing work programs (c) preparing planning for productive practice tools and budgets (d) planning for industrial work practices (e) preparing plans for skill competency tests. 2) Organizing includes: (a) formation of management, (b) division of work tasks according to their respective potentials, (c) standard SOPs for implementing tasks (d) coordination and communication in all fields. 3) Implementation includes: (a) theoretical learning in the classroom and (b) practical learning in practice rooms and industrial internships. 4) Supervision includes: (a) internal supervision is carried out by the Principal, and the Deputy Head of Curriculum. (b) external supervision is carried out by Supervisors from the Branch Office of Education Region XIII.  Keywords: management, productive learning, motorcycle business engineering
PENGARUH PERAN KEPALA MADRASAH SEBAGAI LEADER DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU DI MADRASAH ALIYAH SWASTA KOTA PEKALONGAN Rofi Setyaji; Noor Miyono; Endang Wuryandini
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i2.10029

Abstract

Setyaji, Rofi 2021. "The Influence of the Role of the Head as a Leader and Organizational Culture on Teacher Job Satisfaction in the Private MA of Pekalongan City". Thesis. Advisor I Dr. Noor Miyono, M.Si. And Advisor II Dr. Endang Wuryandini, M.Pd.                    The background of this research is teacher dissatisfaction in working at the Private MA of Pekalongan City. The aims of this study were: (1) to determine the effect of the role of the principal as a leader on teacher job satisfaction (2) to determine the effect of organizational culture on teacher job satisfaction (3) to determine the effect of the role of the principal and organizational culture together with job satisfaction. teacher work.                    The population of this study were all teachers of the Private MA of Pekalongan City, totaling 109 people, with a sample of 86 people using proportional random sampling. The data collection method used is the questionnaire method. The data analysis used is descriptive data analysis, prerequisite test and hypothesis testing which includes simple linear regression analysis, as well as multiple linear regression.                    The results of the research are expressed by the equation Y = 21,235 + 0,830 X1 ; correlation strength of 0.821 with a contribution of 0.674 or 67.4%. There is an influence of organizational culture on teacher job satisfaction which is expressed by the equation Y = 18,874 + 0,831X2; correlation strength of 0.837 with a contribution of 0.71 or 70.1%. There is an effect of the role of the principal and organizational culture together on teacher job satisfaction which is expressed by the equation Y = 12.114 + 0.397X1 + 0.498 X2; correlation strength is 0.862 with a contribution of 0.743 or 74.3%. Keywords: the role of the principal as a leader, organizational culture, and teacher job satisfaction.
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, KOMITMEN KERJA GURU DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SMP/MTs DI KECAMATAN BAWANG KABUPATEN BATANG Nanik Hidayah; Ngasbun Egar; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i2.13645

Abstract

ABSTRAKHidayah, Nanik. 2022. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi, Komitmen Kerja Guru dan Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru SMP Negeri di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang. Tesis. Pembimbing I, Dr. Ngasbun Egar, M.Pd. dan Pembimbing II, Dr. H. Ghufron Abdullah, M.Pd.Kinerja guru merupakan seluruh usaha guru untuk mengantarkan proses pembelajaran mencapai tujuan pendidikan. Peningkatan kinerja guru dapat dipengaruhi oleh pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan mengajar, komitmen kerja guru yang muncul dari dalam diri tanpa adanya tekanan dan kepemimpinan kepala sekolah yang dapat diterima oleh seluruh guru. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dan menguji pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap kinerja guru SMP/MTs di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, (2) Untuk mengetahui dan menguji komitmen kerja guru berpengaruh terhadap kinerja guru SMP/MTs di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, (3) Untuk mengetahui dan menguji kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru SMP/MTs di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang, (4) Untuk mengetahui dan menguji pemanfaatan teknologi informasi, komitmen kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru SMP/MTs di Kecamatan Bawang Kabupaten Batang.Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan korelasional. Populasi guru SMP Negeri di Bawang Kabupaten Batang sejumlah 144 orang, metode pengambilan sampel adalah metode sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis meliputi analisis regresi menggunakan SPSS for Windows Versi 25.0.Kesimpulan hasil penelitian: (1) Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru dengan nilai korelasi sebesar 0,703 termasuk baik, (2) Komitmen kerja guru berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru diperoleh nilai korelasi sebesar 0,658 termasuk cukup, (3) Kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru diperoleh nilai korelasi sebesar 0,654 termasuk cukup, (4) Pemanfaatan teknologi informasi, komitmen kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama berhubungan positif dan signifikan terhadap kinerja guru yang ditunjukkan dengan nilai R-Square sebesar 0,649, artinya besarnya pemanfaatan teknologi informasi, komitmen kerja guru dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 64,9% dan sisanya 35,1% kinerja guru dipengaruhi selain kedua variabel tersebut. Dengan persamaan regresi Ŷ= 52,398 + 0,248X1 + 0,180X2 + 0,148X3.Saran yang dapat diberikan adalah memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan mengajar, meningkatkan komitmen kerja guru, dan kepemimpinan kepala sekolah untuk mendorong kinerja guru.Kata kunci: Pemanfaatan teknologi informasi, komitmen kerja guru,  kepemimpinan kepala sekolah, dan kinerja guru