cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 327 Documents
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH, BUDAYA KERJA GURU DAN MOTIVASI BERPRESTASI GURU TERHADAP PROFESIONALISME GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN SEMARANG TENGAH KOTA SEMARANG Ummi Kulsum; Yovitha Yuliejantiningsih; Rasiman Rasiman
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14928

Abstract

Pengaruh supervisi akademik kepala sekolah, Budaya Kerja Guru dan Motivasi Berprestasi Guru terhadap profesionalisme guru Sekolah Dasar Negeri bertujuan: 1) untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik kepala sekolah terhadap profesionalisme guru. 2) untuk menganalisis pengaruh Budaya Kerja Guru guru terhadap profesionalisme guru, 3) untuk menganalisis pengaruh Motivasi Berprestasi Guru guru terhadap profesionalisme guru, dan 4) untuk menganalisis pengaruh supervisi akademik kepala sekolah, Budaya Kerja Guru dan Motivasi Berprestasi Guru guru secara bersama-sama terhadap profesionalisme guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Semarang Tengah. Pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode survey. Jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian 158 guru dan sampel penelitian 113 guru. Pengumpulan data dengan angket. Teknik analisis data dengan analisis data diskriptif, uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji linieritas dan uji hipotesis meliputi regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Supervisi akademik kepala sekolah berpengatuh terhadap profesionalisme guru sebesar 76,2%, dengan persamaan regresi Ŷ = 5.938 + 1,300 X1dengan nilai keficient korelasi sebesar 0,873%. 2) Budaya Kerja Guru berpengaruh terhadap profesionalisme guru sebesar 75,6%, dengan persamaan regresi Ŷ = 0,757 + 0,811 X2dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,869. 3) Motivasi Berprestasi Guru terhadap profesionalisme guru sebesar 60,1%, dengan persamaan Ŷ = 19,476 + 1,215 X3. Kemudian nilai koefisien korelasi r adalah sebesar 0,775. 4) supervisi akademik kepala sekolah, Budaya Kerja Guru dan Motivasi Berprestasi Guru berpengaruh terhadap profesionalisme guru sebesar 82,9%, dengan persamaan Ŷ = 3,950 + 0,601 X1 + 0,895 X2 + 0,646 X3. Kemudian nilai koefisien korelasi r adalah sebesar 0,895. Simpulan penelitian ini adalah supervisi akademik kepala sekolah, Budaya Kerja Guru dan Motivasi Berprestasi Guru berpengaruh terhadap profesionalisme guru sebesar 82,9%. Penulis menyarankan agar kepala sekolah melakukan refleksi dan evaluasi terhadap supervisi akademik, Budaya Kerja Guru dan Motivasi Berprestasi Guru, serta kepala sekolah melakukan supervisi kepada guru untuk meningkatkan profesionalisme guru. Guru dapat mengikuti pelatihan dan seminar agar dapat meningkatkan profesionalisme guru.Kata Kunci: Profesionalisme guru, Supervisi Akademik, Budaya Kerja Guru, Motivasi Berprestasi Guru
PENGARUH KEPUASAN KERJA GURU, KREATIVITAS GURU DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP ETOS KERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN MA’ARIF NAHDATUL ULAMA SE-KABUPATEN PEKALONGAN Yulianto Yulianto; Nurkolis Nurkolis; Ngasbun Egar
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui  pengaruh kepuasan kerja terhadap etos kerja guru; 2) mengetahui pengaruh kreativitas terhadap etos kerja guru 3) mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap etos kerja guru; 4) mengetahui pengaruh secara bersama-sama kepuasan kerja, kreativitas dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap etos kerja guruPenelitian ini merupakan penelitian explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah guru Sekolah Kejuruan Ma’arif Nahdatul Ulama se-Kabupaten Pekalongan sebanyak 242 orang. Sampel penelitian sebanyak 151 orang dengan teknik menggunakan proportional random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan deskriptif dan regresi linear berganda.Hasil penelitian diketahui bahwa 1) Terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap etos kerja guru sebesar 27%, 2) Terdapat pengaruh kreativitas terhadap etos kerja guru sebesar 62,1%, 3) Terdapat  pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap etos kerja guru sebesar 35,8%, 4) Terdapat pengaruh kepuasan kerja, kreativitas dan kepemimpinan kepala sekolah secara bersama-sama terhadap etos kerja guru sebesar 65%. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu  memberikan kesempatan bagi guru untuk mengembangkan kreativitas dalam proses belajar dan mengajar dan mengapresiasi guru yang mempunyai kemampuan dalam kerja cerdas. Kepala sekolah perlu meningkatkan kualitas pembinaan  pada guru dan menjalin hubungan yang baik dengan seluruh staf di lingkungan sekolah.Implikasi dari penelitian ini adalah kepuasan kerja terhadap pekerjaannya perlu ditingkatkan melalui pelaksanaan kerja yang inovatif dan pemberian kesempatan bagi guru untuk mengembangkan kemampuannya dalam proses belajar mengajar. Sekolah perlu memberikan dorongan dan motivasi bagi guru untuk meningkatkan kesadaran dan kemauan guru dalam mengembangkan kreativitas. Kata kunci :  kepuasan kerja, kreativitas, kepemimpinan, etos kerja guru
MANAJEMEN PENGEMBANGAN DIRI SISWA DALAM KEGIATAN ROHANI ISLAM DI SMA NEGERI 1 BRINGIN KABUPATEN SEMARANG Rozikin Rozikin; Titik Haryati; Ghufron Abdullah
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14933

Abstract

Abstrak: Program pengembangan diri yang dikemas dalam kegiatan ekstrakurikuler harus di lakukan manajemen dengan baik demi tercapainya tujuan program yaitu menumbuhkembangkan minat dan bakat siswa agar menjadi manusia yang terampil. Tujuan dari penelitian ini untuk: 1) Mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan pengembangan diri siswa dalam kegiatan rohani islam, 2) Mendeskripsikan dan menganalisis penggorganisasian pengembangan diri siswa dalam kegiatan rohani islam, 3) Mendeskripsikan dan menganalisis penggerakan pengembangan diri siswa dalam kegiatan rohani islam, dan 4) Mendeskripsikan dan menganalisis pengawasan pengembangan diri siswa dalam kegiatan rohani islam di SMP N 1 Bringin Kabupaten Semarang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Desain penelitian kualitatif melalui tiga tahapan yaitu: orientasi, eksplorasi fokus, dan analisis data. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan Pengembangan Diri Siswa Dalam Kegiatan Rohani Islam terdapat lima tahapan meliputi administrasi kegiatan, pembelajaran dan pembinaan, keuangan, perumusan sarana dan prasarana, pengurus rohis.2) Pengorganisasian Pengembangan Diri Siswa Dalam Kegiatan Rohani Islam dilakukan kepala sekolah dan pembina rohis menempuh tiga tahapan, tahapan tersebut meliputi penentuan kebutuhan, penugasan tanggung jawab, dan pendelegasian wewenang 3) Penggerakan Pengembangan Diri Siswa Dalam Kegiatan Rohani Islam dilakukan kepala sekolah dan pembina rohis menempuh dua kegiatan, Kegiatan tersebut meliputi pengarahan dan memotivasi siswa. 4) Pengawasan Pengembangan Diri Siswa Dalam Kegiatan Rohani Islam terdapat tiga kegiatan dalam pengembangan diri meliputi menetapkan alat ukur atau standar, mengadakan penilaian atau evaluasi kegiatan, mengadakan tindakan perbaikan dan tindak lanjut. Simpulan manajemen pengembangan diri siswa dalam kegiatan rohani islam telah dilakukan melalui langkah-langkah atau prosedur yaitu dengan perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasan. Penulis menyarankan Kepala sekolah diharapkan dapat memaksimalkan kegiatan ekestrakulikuler Rohis agar dapat meningkatkan pengembangan diri pada siswa. Pembina, Pengurus Rohis diharapkan dapat menyusun strategi baik dalam perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi. Guru diharapkan dapat ikut berpartisipasi dalam pengembangan diri siswa melalui kegiatan rohani islam dengan memaksimalkan pembinaan dan pembelajaran.Kata Kunci: Kinerja Guru, Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP DISIPLIN KERJA GURU SD SE KECAMATAN BANYUPUTIH KABUPATEN BATANG Muhammad Zuhri; Titik Haryanti; Yovitha Yuliejatiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15053

Abstract

ABSTRACT       The formulation of the problem in this study are: 1) is there any influence of principal's leadership on the quality of graduates in Elementary Schools in Reban District, Batang Regency?, 2) Is there an influence of teacher competence on the quality of graduates in Elementary Schools of Reban District, Batang Regency?, 3) Is there any influence of principal's leadership school and teacher competence together on the quality of graduates in the Reban District Elementary School, Batang Regency?.               This type of research is descriptive correlation study or descriptive association study, which is to examine the relationship between two things, two or more variables. The population in this study were all elementary school teachers in Reban District as many as 249 people. With a research sample of 153 people using a simple random sampling technique with the Slovin formula. The data collection method used is the questionnaire method. Analysis of the data used descriptive analysis, test requirements and hypothesis testing which includes simple linear regression analysis and multiple regression analysis. To analyze the data, the SPSS for windows version 25 program was used.               The results of this study are: 1) Principal leadership has a strong influence on the quality of graduates (Y) in elementary school teachers throughout Reban sub-district with a value of 64.6%, 2) Teacher competence has a moderate effect on the quality of graduates (Y) in elementary school teachers throughout Reban sub-district with a score of 63.6%, 3) Principal leadership and teacher competence have a strong influence on the quality of graduates (Y) in elementary school teachers in Reban sub-district with a value of 74%.               Suggestions in this research are the principal should be able to provide encouragement to all school members by providing advice and improving the work competence of teachers so as to improve the quality of graduates. Keywords: principal leadership, teacher competence, and quality of graduates
PENGARUH KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP MANAJEMEN BURSA KERJA KHUSUS (BKK) Nur Jannah; Ghufron Abdullah; Soedjono Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14929

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya Manajemen Bursa Kerja Khusus yang terdiri dari planning, organizing, actuating serta controlling dengan tujuan untuk mempersiapkan dan menyebarkan lulusan SMK ke dunia usaha dan industri belum kelola secara baik. Hal tersebut dapat dilihat jumlah lulusan SMK di Kabupaten Batang yang terserap ke dalam dunia usaha masih relatif kecil atau kurang dari 10%, diduga adanya kompetensi kewirausahaan kepala sekolah dan motivasi kerja yang kurang mendukung. Tujuan penelitian ini adalah : (1) mengetahui dan menganalisis pengaruh kompetensi kewirausahaan kepala sekolah terhadap Manajemen Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK Negeri Kabupaten Batang. (2) mengetahui dan menganalisis adakah pengaruh motivasi kerja guru terhadap Manajemen Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK Negeri Kabupaten Batang. (3) mengetahui dan menganalisis adakah pengaruh kompetensi kewirausahaan kepala sekolah dan motivasi kerja guru terhadap Manajemen Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK Negeri Kabupaten Batang.Penelitian kuantitatif ini menggunakan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini guru SMK Negeri di Kabupaten Batang sejumlah 156 orang guru, dengan menggunakan metode proporsional sampling. Teknik pengumpulan data semuanya menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan analisis deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis yang meliputi analisis analisis regresi menggunakan SPSS for Windows Versi 25.0.Hasil penelitian dapat disimpulkan: (1) Kompetensi kewirausahaan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Bursa Kerja Khusus diperoleh nilai korelasi sebesar 0,661 termasuk korelasi cukup. (2) Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Bursa Kerja Khusus diperoleh nilai korelasi sebesar 0,635 termasuk korelasi cukup. (3) Kompetensi kewirausahaan kepala sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Bursa Kerja Khusus Dengan persamaan regresi Ŷ= 11,581 + 0,131X1 + 0,337X2, hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kedua variabel tersebut yaitu kompetensi kewirausahaan kepala sekolah dan motivasi kerja maka akan meningkat Manajemen Bursa Kerja Khusus.Saran yang dapat diberikan yaitu perlu adanya peningkatan kompetensi kewirausahaan kepala sekolah dan motivasi kerja melalui kegiatan yang relevan agar dapat meningkatkan manajemen Bursa Kerja Khusus. Kata kunci: kompetensi kewirausahaan kepala sekolah, motivasi kerja dan manajemen Bursa kerja khusus
PENGARUH PENGELOLAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER, KOMPETENSI GURU PEMBINA EKSTRAKURIKULER, DAN MOTIVASI BERPRESTASI PESERTA DIDIK TERHADAP KINERJA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SMP/MTs Dewi Setyaningrum; Ngasbun Egar; Soedjono Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15293

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi capaian prestasi kegiatan ekstrakurikuler SMP/ MTs di Kecamatan Subah Kabupaten Batang yang belum maksimal. Hal tersebut menunjukkan kinerja kegiatan ekstrakurikuler  belum sesuai harapan. Kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan tanpa pengelolaan yang baik, guru pembina ekstrakurikuler tidak berkompeten, dan rendahnya motivasi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler, (2) pengaruh kompetensi guru pembina ekstrakurikuler terhadapa kinerja kegiatan ekstrakurikuler, pengaruh motivasi berprestasi peserta didik terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler, dan (3) pengaruh pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler, kompetensi guru pembina ekstrakurikuler dan motivasi berprestasi peserta didik secara bersama-sama terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler SMP/ MTs di Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif korelasional dengan sampel 118 guru yang dipilih secara proporsional random sampling. Pengujian penelitian ini menggunakan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler dengan persamaan Ŷ = 30,098 + 0,533X1; kekuatan korelasi sebesar 0,558 dengan kontribusi 31,2%; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh kompetensi guru pembina ekstrakurikuler terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler dengan persamaan Ŷ = 92,851 + 0,201X2 ; kekuatan korelasi sebesar 0,207  dengan kontribusi 4,3%; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh motivasi berprestasi peserta didik terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler dengan persamaan Ŷ = 47,969 + 0,574X3 ; kekuatan korelasi sebesar 0,594  dengan kontribusi 35,3%; (4) ada pengaruh signifikan pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler, kompetensi guru pembina ekstrakurikuler dan motivasi berprestasi peserta didik terhadap kinerja kegiatan ekstrakurikuler dengan persamaan Ŷ = - 0,044 + 0,250 X1 + 0,169 X2+ 0,450 X3  dengan kontribusi variabel independen sebesar 45,9 %. Saran pada penelitian ini adalah guru pembina ekstrakurikuler hendaknya memotivasi peserta didik dan meningkatkan kompetensi diri. Kepala sekolah hendaknya mengikutsertakan guru pembina ekstrakurikuler dalam program pendidikan dan pelatihan dan menjamin sarana prasarana. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hendaknya  mensosialisaikan dan menyiapkan penyelenggaraan program pelatihan dan pendidikan bagi guru pembina ekstrakurikuler.Kata kunci: Pengelolaan Kegiatan Ekstrakurikuler, Kompetensi Guru Pembina Ekstrakurikuler, Motivasi Berprestasi Peserta Didik, Kinerja Kegiatan Ekstrakurikuler
PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH DAN PARTISIPASI GURU DALAM MGMP TERHADAP MUTU PEMBELAJARAN Uswatun Khasanah; Ngurah Ayu Nyoman Murniati; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14987

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi mutu pembelajaran yang kurang maksimal ditandai dengan rapor pendidikan SMA Negeri se- Kabupaten Batang tahun 2021, berdasarkan hasil dari nilai Asesmen Nasional (AN) pada kemampuan numerasi memperoleh skor 1,99 berada pada capaian kompetensi minimum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pengaruh peran kepala sekolah terhadap mutu pembelajaran di SMA Negeri se - Kabupaten Batang. (2) pengaruh partisipasi guru dalam MGMP terhadap mutu pembelajaran di SMA Negeri se - Kabupaten Batang. (3) pengaruh peran kepala sekolah dan partisipasi guru dalam MGMP secara bersama terhadap mutu pembelajaran di SMA Negeri se - Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif korelasional dengan sampel 182 guru yang dipilih secara proporsional random sampling. Penelitian ini diuji menggunakan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan peran kepala sekolah terhadap mutu pembelajaran dengan persamaan Ŷ = 157,278 + 0,199 X1 ; kekuatan korelasi sebesar 0,225 dengan kontribusi 5,1 % ; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan partisipasi guru dalam MGMP terhadap mutu pembelajaran dengan persamaan Ŷ = 105,098 + 0,403 X2 ; kekuatan korelasi sebesar 0,692 dengan kontribusi 47,9 %; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan peran kepala sekolah dan partisipasi guru dalam MGMP terhadap mutu pembelajaran dengan persamaan   Ŷ = 90,508 + 0,089 X1 + 0,388 X2 ; kekuatan korelasi sebesar 0,694 dengan kontribusi sebesar 48,2%. Saran pada penelitian ini adalah guru hendaknya mempersiapkan tahapan proses pembelajaran dan ikut berpartisipasi dalam MGMP untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Kepala sekolah sebagai edukator dan supervisor bertanggung jawab atas mutu pembelajaran, melalui perantara guru hendaknya memberikan pendidikan, arahan, dan bimbingan. Dinas pendidikan melalui pengawas menyelenggarakan pelatihan bagi kepala sekolah dan guru untuk memperbaiki mutu pembelajaran. Kata kunci : Peran Kepala Sekolah, Partisipasi Guru dalam MGMP, Mutu Pembelajaran
PENGARUH TUNJANGAN KERJA DAN KE PUASAN KERJA TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI GURU SMK SWASTA DI KECAMATAN BATANG Nanung Sutan Aribowo; Nurkolis Nurkolis; Titik Haryati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14856

Abstract

Hasil penelitian (1) ada pengaruh tunjangan kerja terhadap motivasi berprestasi guru swasta SMK Swasta SeKecamatanBatang, berdasarkan nilai Fhitung 149,289 > Ftabel 3,93  dan nilai Sig 0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa tunjangan kerja berpengaruh signifikan terhadap motivasi berprestasi guru. (2) ada pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Motivasi Berprestasi Guru SMK Swasta SeKecamatanBatang, Berdasarkan nilai Fhitung 104,957 > Ftabel 3,93  dan nilai Sig 0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap motivasi berprestasi guru. (3) ada pengaruh Tunjangan Kerja dan Kepuasan Kerja Terhadap Motivasi Berprestasi Guru SMK Swasta Swasta di Kecamatan Batang, Berdasarkan nilai Fhitung 108,191 > Ftabel 3,08  dan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa tunjangan kerja dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap motivasi berprestasi guru. Saran: kepala sekolah perlu memperhatikan tunjangan profesi guru dan meningkatkan motivasi untuk meningkatkan kualitas kerja.Kata Kunci: tunjangan kerja;kepuasan kerja; dan motivasi berprestasi
PENGARUH KOMITMEN KERJA, KOMPETENSI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR Lydia Karmila Sari
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15126

Abstract

Kemajuan teknologi membuat manusia memasuki suatu era baru yaitu era digital.  Era digital yang bisa disebut juga era globalisasi adalah suatu kondisi zaman di mana seluruh kegiatan yang mendukung kehidupan sudah bisa dipermudah dengan adanya teknologi yang serba canggih.Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh komitmen kerja yang signifikan terhadap kinerja guru sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. (2) mengetahui pengaruh kompetensi teknologi informasi dan komunikasi yang signifikan terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. (3) mengetahui pengaruh komitmen kerja, kompetensi teknologi informasi dan komunikasi yang signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 105 orang dari seluruh total jumlah populasi yang tersebar di sekolah dasar Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang yang dipilih secara proporsional random sampling. Uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas data dan uji hipotesis menggunakan program SPSS for Windows Release 24.0.Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Komitmen Kerja terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. Diperoleh nilai korelasi (r) sebesar 0,881 yang berarti korelasi variabel X1 dengan Y kuat, dengan nilai R Square = 0,658  artinya besarnya pengaruh variabel X1 terhadap Y adalah sebesar  65,8%. (2) Terdapat pengaruh yang positif antara  Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang. Diperoleh nilai korelasi (r) sebesar 0,562  yang berarti korelasi variabel X2 dengan Y termasuk kategori sedang, dengan nilai  R Square = 0,316 artinya besarnya pengaruh variabel X2 terhadap Y adalah sebesar  31,6%. (3) Kinerja Guru Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Komitmen Kerja dan  Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi secara bersama-sama terhadap Kinerja Guru, nilai korelasi (r) = 0,822 dan nilai (Adjusted R Square) = 0, 676  yang artinya bahwa pengaruh variabel Komitmen Kerja dan  Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi secara bersama–sama terhadap variabel Kinerja Guru (Y) adalah sebesar  67,6 % dan sisanya  32,4% dipengaruhi oleh variabel yang lain.Berdasarkan temuan tersebut, maka direkomendasikan. (1) Komitmen para guru SD di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang harus digenjot lagi karena komitmen mereka yang tinggi akan meningkatkan prestasi siswa dan memotivasi masyarakat untuk berperan aktif dalam berbagai isu krusial di dalam perusahaan. (2) Kemahiran guru-guru di Gugus Telaga Ilmu Kecamatan Pedurungan Semarang dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi perlu ditingkatkan lagi karena kemahiran guru dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi diantisipasi akan berdampak positif terhadap kegiatan atau aktivitas yang dilakukan guru di lapangan. Kata kunci: Komitmen Kerja, Kompetensi Teknologi Informasi Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Guru
MANAJEMEN GERAKAN SEKOLAH MENYENANGKAN DI SMK N 1 JAMBU KABUPATEN SEMARANG Sri Maryani
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14930

Abstract

Fokus penelitian ini adalah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) dalam empat area perubahan di SMK N 1 Jambu, Kabupaten Semarang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK N 1 Jambu, Kabupaten Semarang. Teknik penggalian data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data meliputi credibility, transferability, dependability, konfirmability.Hasil penelitian (1) perencanaan gerakan sekolah menyenangkan di SMK Negeri 1 Jambu adalah konsultasi dengan peserta didik, pelibatan komite sekolah dan orangtua, penguatan sumber daya manusia, perencanaan sarana dan biaya. (2) Pengorganisasian program Gerakan Sekolah Menyenangkan di SMK Negeri 1 Jambu pembentukan kepengurusan, pembagian tugas kerja masing masing sesuai potensi, standar SOP pelaksanaan tugas, koordinasi dan komunikasi semua bidang. (3) pelaksanaan gerakan sekolah menyenangkan di SMK Negeri 1 Jambu meliputi lingkungan belajar yang menyenangkan, keterhubungan sekolah dengan orang tua dan dunia kerja, pengembangan personal dan interpersonal, pembelajaran penalaran.(4) pengawasan program Gerakan Sekolah Menyenangkan di SMK Negeri 1 Jambu meliputi pengawasan internal dilakukan kepala sekolah dan pengawas, waka kurikulum. kemudian pengawasan eksternal dilakukan komite sekolah, dilihat dari teknis pengawasan dilakukan dengan dua pendekatan yaitu pengawasan langsung yang bersifat teknis dan pengawasan tidak langsung dalam bentuk laporan.Kata Kunci: Manajemen, Gerakan Sekolah Menyenangkan.