cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 327 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR DI SD NEGERI SURUH 01 KECAMATAN SURUH KABUPATEN SEMARANG Budi Riyanto; Ngasbun Egar; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15334

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesiapan SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang dalam Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar; (2) mengetahui Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang; dan (3) mengetahui Faktor-faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif yakni penelitian yang memberikan gambaran tentang situasi dan kejadian faktual dan sistematis mengenai faktor-faktor, sifat-sifat, serta hubungan antara fenomena yang dimiliki untuk mengetahui dasar-dasarnya saja. Menggambarkan tentang realita empirik dibalik fenomena secara mendalam, rinci dan tuntas tentang Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang (Studi Kesiapan Satuan Pendidikan Non Sekolah Penggerak). Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan Studi Dokumentasi. Aktifitas pengumpulan data melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Untuk mengecek keabsahan data peneliti menggunakan teknik pengamatan yang tekun dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) SD Negeri Suruh 01 secara empirik mempunyai kesiapan untuk mengimplementasikan Kebijakan Merdeka Belajar ditinjau dari Sumber Daya Manusia, Sarana Prasarana,  dan Anggaran Belanja Sekolah. (2) Pelaksaan Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh menunjukkan: (a) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar PPDB Zonasi terlaksana 100% dari jalur zonasi dengan jumlah peserta 43 orang dari kuota 56 orang (2 rombel). (b) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Penghapusan UN diubah menjadi AKM telah dilaksanakan untuk guru dan kepala satuan pendidikan tanggal 22-31 Agustus 2022 dan untuk siswa tanggal 2-3 November 2022 melalui proses sosialisasi, pembentukan panitia, penganggaran, dan  pelaksanaan. Hasil ANBK 2022 belum keluar sampai penelitian ini selesai dilaksanakan. (c) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar Fleksibilitas Pengelolaan BOS sudah dilaksanakan dengan kenaikan anggaran BOS yang diterima SD Negeri Suruh 01 sebesar Rp 222.300.000, transfer dari pusat kerekening sekolah dan sekolah fleksibel merencanaan melalui ARKAS Kemendikbudristek, (d) Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar RPP Yang Disederhanakan, dimana semua guru SD Negeri Suruh 01 sudah membuat RPP 1 lembar sebagaimana Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019. (e) Implementasi Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka di SD Negeri Suruh 01 melalui sosialisasi, pembentukan tim pengembang kurikulum, penganggaran dan terwujudlah Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) sebagai bentuk Implementasi Kurikulum Merdeka. (3) Faktor-faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Merdeka Belajar di SD Negeri Suruh 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang yaitu: (a) faktor beban kerja guru yang meningkat dan kurangnya guru seni, (b) faktor sarana prasarana yang yang belum lengkap di semua kelas LCD  Laptop, Acces Point Wifi, buku ajar kurikulum merdeka, dan buku  bacaan lainnya. (c) faktor aplikasi PPDB online masih sering trouble saat pelaksanaan dan kemampuan IT orang tua calon siswa juga masih rendah, dan (d) faktor pembiayaan, dimana anggaran  Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Honor untuk Guru Seni belum dianggarkan di RKAS 2022.
PENGARUH KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH, IKLIM SEKOLAH, DAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP PERWUJUDAN SEKOLAH EFEKTIF Sutriyati Sutriyati; Yovitha Yuliejantiningsih; I Made Sudana
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.15024

Abstract

adalah sebagai berikut. (1) Seberapa besar pengaruh kepemimpinan visioner kepala sekolah terhadap pewujudan sekolah efektif pada SMP Negeri Wilayah Sukorejo Kendal?; (2) Seberapa besar pengaruh iklim sekolah terhadap pewujudan sekolah efektif pada SMP Negeri Wilayah Sukorejo Kendal?; (3) Seberapa besar pengaruh kompetensi profesional guru terhadap  pewujudan sekolah efektif pada SMP Negeri Wilayah Sukorejo Kendal?; (4) Seberapa besar pengaruh  kepemimpinan visioner kepala sekolah, iklim sekolah, dan kompetensi profesional guru secara bersama-sama terhadap  pewujudan sekolah efektif pada SMP Negeri Wilayah Sukorejo Kendal?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sebagai berikut. (1) Besar pengaruh kepemimpinan visioner kepala sekolah terhadap pewujudan sekolah efektif pada SMP Negeri Wilayah Sukorejo Kendal; (2) Besar pengaruh iklim sekolah terhadap pewujudan sekolah efektif pada SMP Negeri Wilayah Sukorejo Kendal; (3) Besar pengaruh kompetensi profesional guru terhadap  pewujudan sekolah efektif pada SMP Negeri Wilayah Sukorejo Kendal; (4) Besar pengaruh  kepemimpinan visioner kepala sekolah, iklim sekolah, dan kompetensi profesional guru secara bersama-sama terhadap  pewujudan sekolah efektif pada SMP Negeri Wilayah Sukorejo Kendal. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh guru yang ada di SMP Negeri Wilayah Sukorejo Kendal berjumlah 244 orang dengan sampel sebanyak 152 orang dengan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuisner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji persyaratan, serta uji hipotesis yang meliputi analisis regresi sederhana dan regresi ganda untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan visioner kepala sekolah, iklim sekolah, dan kompetensi profesional guru terhadap perwujudan sekolah efektif. Analisis data menggunakan SPSS for windows release 16. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. (1) Pelaksanaan kepemimpinan visioner kepala sekolah masuk kategori visioner, ada pengaruh signifikan terhadap perwujudan sekolah efektif dengan Fhitung 68,677 lebih besar dari Ftabel 3,91 dengan konstribusi sebesar 31,4%; (2) Iklim sekolah masuk kategori kondusif, ada pengaruh signifikan terhadap perwujudan sekolah efektif dengan Fhitung 104,769 lebih besar dari Ftabel 3,91 dengan konstribusi sebesar 41,1%; (3) Kompetensi profesional guru masuk kategori kompeten, ada pengaruh signifikan terhadap perwujudan sekolah efektif dengan Fhitung 48,223 lebih besar dari Ftabel 3,91 dengan konstribusi sebesar 24,3%; (4) Perwujudan sekolah efektif masuk kategori efektif, ada pengaruh signifikan kepemimpinan visioner kepala sekolah, iklim sekolah, dan kompetensi profesional guru terhadap perwujudan sekolah efektif dengan Fhitung 36,787 lebih besar dari Ftabel 2,67 dengan kontribusi 42,70%. Kata-kata kunci: kepemimpian visioner kepala sekolah, iklim sekolah, kompetensi profesional guru, dan sekolah efektif
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH, MOTIVASI KERJA, DAN BUDAYA MADRASAH TERHADAP MUTU MADRASAH ALIYAH SWASTA Muh Badrudin; Nurkolis Nurkolis; Titik Haryati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.15298

Abstract

AbstrakLatar belakang penelitian ini adalah mutu madrasah pada madrasah Aliyah swasta se Kecamatan Kedungwuni Kabupaten Pekalongan kurang baik yang disebabkan oleh kepemimpinan kepala madrasah yang kurang baik, motivasi kerja guru rendah dan budaya madrasah yang kurang baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala madrasah terhadap mutu madrasah, pengaruh motivasi kerja terhadap mutu madrasah, pengaruh budaya madrasah terhadap mutu madrasah, dan pengaruh kepemimpinan kepala madrasah, motivasi kerja guru dan budaya madrasah secara bersama-sama terhadap mutu madrasah. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi terdiri atas 135 guru pada 6 madrasah dengan sampel sebanyak 101 guru. Pengumpulan data menggunakan kuosioner dan hipotesis diuji menggunakan SPSS 25. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif kepemimpinan kepala madrasah terhadap mutu madrasah dengan persamaan Y = 26,839 + 0,417 X1; kekuatan korelasi 0,821; kontribusi 0,674 atau 67,4%. (2) terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap mutu madrasah dengan persamaan Y = 23,456 + 0,683 X2; kekuatan korelasi 0,773; kontribusi 0,598 atau 59,8%. (3) terdapat pengaruh budaya madrasah terhadap mutu madrasah dengan persamaan Y = 33,803 + 0,677X3; kekuatan korelasi 0,692; kontribusi 0,487 atau 48,7%. 4) terdapat pengaruh kepemimpinan kepala madrasah, motivasi kerja dan budaya madrasah secara bersama-sama terhadap mutu madrasah dengan persamaan Y = 2,981 + 0,216X1 + 0,291X2+ 0,238X3; kontribusi 0,769 atau 76,9%. Saran yang dapat peneliti sampaikan untuk peningkatan mutu madrasah swasta se kecamatan Kedungwuni yaitu agar Kantor Wilayah Kementerian Agama mengadakan pembinaan prestasi dan keberlanjutan pendidikan pada Madrasah Aliyah swasta, Kepala madrasah dapat meningkatkan program pendorong prestasi peserta didik dan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk mendorong peserta didik melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, Guru dapat meningkatkan kompetensi mengajar dengan mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan baik secara luring atau daring.
PENGARUH MOTIVASI KERJA GURU, BUDAYA SEKOLAH, DAN KETERAMPILAN MANAJER TERHADAP MUTU SMK NEGERI DI KABUPATEN JEPARA Hestining Aryanti; Yovitha Yuliejantiningsih; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.17167

Abstract

AbstrakMutu sekolah tidak hanya dilihat dari nilai dalam rapor mutu sekolah, tetapi juga dapat dilihat dari proses pendidikan di dalamnya sehingga mampu menghasilkan siswa yang kompeten serta lulusan yang dapat terserap di dunia kerja. Mutu sekolah dapat dipengaruhi beberapa faktor yaitu motivasi kerja guru, budaya sekolah, dan keterampilan manajer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja guru, budaya sekolah, dan keterampilan manajer terdahadap mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri di Kabupaten Jepara. Populasi dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran produktif SMK negeri di Kabupaten Jepara sebanyak 230 orang, dengan jumlah sampel 139 orang. Teknik sampling menggunakan proporsional random sampling dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian korelasi. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data mengunakan analisis deskriptif, uji persyaratan dan uji hipotesis dengan analisis regresi linier sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh motivasi kerja guru, budaya sekolah, keterampilan manajer terhadap mutu SMK negeri di kabupaten Jepara baik secara terpisah maupun bersama-sama.Kata Kunci: motivasi kerja guru, budaya sekolah, keterampilan manajer, mutu sekolah.
MANAJEMEN TEACHING FACTORY DALAM PENINGKATAN MUTU KONSENTRASI KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO Ngusman, Ngusman; Egar, Ngasbun; Wuryandini, Endang
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i3.16245

Abstract

ABSTRAKLatar belakang masalah bahwa tujuan SMK adalah mencetak sumber daya manusia lulusan SMK yang kompeten dan siap memasuki ke DUDIKA serta menciptakan lapangan kerja sendiri.  Maka SMK dituntut mampu memebekali lulusannya dengan kompetensi yang sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan di DUDIKA. Kenyataannya data tingkat pengangguran terbuka berdasarkan tingkat pendidikan dari Badan Pusat Statistik (BPS) tanggal 9 November 2022 menyatakan tahun 2021 pengangguran dari lulusan SMK paling tinggi yaitu 11,13%. Kompetensi yang dipelajari di sekolah belum sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan di DUDIKA. Maka perlu adanya link match antara sekolah dengan DUDIKA, salah satu programnya adalah penerapan teaching factory. Dalam tata kelola teaching factory, perlu ada manajemen teaching factory yang baik sehingga bisa meningkatkan mutu konsentrasi keahlian di SMK. Untuk itu SMK Negeri 2 Bawang Kabupaten Banjarnegara menerapkan manajemen teaching factory yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan untuk meningkatkan mutu konsentrasi keahlian. Tujuan penelitian ini berdasarkan pada fokus dan sub fokus penelitian adalah mendeskripsikan dan menganalisis manajen teaching factory yang meliputi perencanaan, organisasi, pelaksanaan, dan pengawasan untuk meningkatkan mutu Konsentrasi Keahlian Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang Kabupaten Banjarnegara. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan secara trianggulasi (gabungan) meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa perencanaan (planning) teaching factory secara umum sudah dilaksanakan dengan baik. Organisasi (organizing) teaching factory sudah dilaksanakan sesuai SOP. Pelaksanaan (actuating) sudah dilaksanakan sesuai SOP. Pengawasan (controlling) secara umum sudah dilakukan dengan baik. Temuan dari penelitian ini adalah dalam perencanaan belum ada perencanaan keterserapan lulusan di DUDIKA. Produk berupa lampu LED dan speaker aktif baru memenuhi 3 Capaian Pembelajaran (CP) dari 5 CP di KOSP Kurikulum Merdeka. Produk tersebut juga sudah menghantarkan pencapaian kompetensi pada skema KKNI level II kompetensi keahlian Teknik Audio Video. Tata kelola pemasaran produk teaching factory belum menggunakan BLUD. Dalam pelaksanaannya, produk belum dibuat secara kontinyu, penerapan budaya 5R belum dilaksanakan semuanya di Konsentrasi Keahlian Teknik Audio Video SMK Negeri 2 Bawang. Kata kunci: manajemen teaching factory, produk, kompetensi.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN IKLIM ORGANISASI SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SMP NEGERI Mokhamad Soleh; Noor Miyono; Titik Haryati
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.15324

Abstract

ABSTRAK Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah kinerja guru SMP Negeri di Wilayah Sub Rayon 06 Kaliwungu Kendal masih kurang yang disebabkan oleh motivasi kerja guru yang rendah dan iklim organisasi sekolah yang kurang baik.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru, pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap kinerja guru, dan pengaruh motivasi kerja dan iklim organisasi sekolah secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMP Negeri di Wilayah Sub Rayon 06 Kaliwungu Kendal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif sedangkan jenis penelitiannya adalah penelitian korelasional. Metode penggalian data melalui angket/kuesioner yang diisi oleh sejumlah responden. Populasi sebanyak 188 guru yang tersebar di 5 sekolah dengan sampel sebanyak 128 guru diambil melalui teknik proporsional random sampling. Adapun analisis data statistik menggunakan software SPSS 16. Hasil penelitian 1) pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru SMP Negeri di Wilayah Sub Rayon 06 Kaliwungu Kendal berdasarkan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung (8,447) > ttabel (1,980), Pengaruh yang diberikan sebesar 36,2% dan sisanya sebesar 63,8% dipengaruhi oleh faktor lain, 2) pengaruh iklim organisasi sekolah terhadap kinerja guru SMP Negeri di Wilayah Sub Rayon 06 Kaliwungu Kendal berdasarkan nilai sig sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai thitung (8,962) > ttabel (1,980). Pengaruh yang diberikan sebesar 38,9% dan sisanya sebesar 61,1% dipengaruhi oleh faktor lain. 3) pengaruh motivasi kerja dan iklim organisasi sekolah secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMP Negeri di Wilayah Sub Rayon 06 Kaliwungu Kendal. Hal ini Berdasarkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan nilai Fhitung (47,741) > Ftabel (2,60). Pengaruh yang diberikan motivasi kerja dan iklim organisasi sekolah sebesar 43,3%, dan sisanya sebesar 56,7% ditentukan oleh variabel lain yang tidak diteliti. 4) pengaruh iklim organisasi sekolah 38,9% lebih besar dari pada motivasi kerja sebesar 36,2%. Saran dari hasil penelitian seharusnya guru meningkatkan motivasinya agar lebih tinggi motivasi kerjanya, menjaga dan meningkatkan iklim organisasi sekolah agar lebih baik. Meningkatnya motivasi kerja dan iklim organisasi sekolah tersebut akan dapat meningkatkan kinerja guru yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Kata Kunci: Motivasi Kerja, Iklim Organisasi Sekolah, dan Kinerja Guru
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA GURU SMK NEGERI DI KABUPATEN BATANG Huda, Muhammad
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i3.17121

Abstract

Abstrak Produktivitas kerja guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kabupaten Batang cenderung memperlihatkan produktivitas yang rendah secara keseluruhan, sehingga perlu ditingkatkan dengan optimalisasi peranan kepala sekolah dan peningkatan kompetensi profesional guru. Tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap produktivitas kerja guru SMK Negeri di Kabupaten Batang. 2) menganalisis pengaruh kompetensi profesional guru terhadap produktivitas kerja guru SMK Negeri di Kabupaten Batang. 3) menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi profesional guru terhadap produktivitas kerja guru SMK Negeri di Kabupaten Batang. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional sebab-akibat. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri di Kabupaten Batang. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru SMK Negeri di Kabupaten Batang yang berjumlah 273 orang. Sampelnya berjumlah 163 orang. Pengambilan sampel dengan teknik proporsional random sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket. Uji instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Uji prasyarat menggunakan uji linieritas, uji normalitas, dan uji homogenitas. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan analisis regresi dan korelasi. Hasil penelitian: (1) ada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap produktivitas kerja guru SMK Negeri di Kabupaten Batang dengan kontribusi pengaruh sebesar 44,5%. (2) ada pengaruh kompetensi profesional guru terhadap produktivitas kerja guru SMK Negeri di Kabupaten Batang dengan kontribusi pengaruh sebesar 82,2%. (3) ada pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi profesional guru terhadap produktivitas kerja guru SMK Negeri di Kabupaten Batang dengan kontribusi pengaruh sebesar 83,5%. Disimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi profesional guru berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap produktivitas kerja guru.Kata Kunci: kepemimpinan kepala sekolah, kompetensi profesional guru, dan produktivitas kerja guru
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA KERJA TERHADAP MOTIVASI KERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI Rowaji, Muhamad; Nurkolis, Nurkolis; Egar, Ngasbun
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i3.15457

Abstract

ABSTRAK: Rumusan masalah penelitian 1) adakah pengaruh yang signifikan gaya kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap motivasi kerja guru di SMK Negeri di Kabupaten Batang; 2) adakah pengaruh yang signifikan budaya kerja terhadap motivasi kerja guru di SMK Negeri di Kabupaten Batang; 3) adakah pengaruh yang signifikan gaya kepemimpinan Kepala Sekolah dan budaya kerja terhadap motivasi kerja guru di SMK Negeri di Kabupaten Batang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji prasyarat meliputi uji normalitas, linieritas, uji heteroksidasitas, dan uji hipotesis meliputi uji korelasi, uji dimensi dan uji regresi sederhana dan ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) gaya kepemimpinan Kepala Sekolah berpengaruh terhadap motivasi kerja guru SMK Negeri di Kabupaten Batang, berdasarkan nilai F-hitung 541,181 Ftabel 3,98 dan nilai sig 0,000 0,05 dengan nilai korelasi 0,928. menunjukkan bahwa antara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja guru memiliki keeratan hubungan yang kuat. Gaya kepemimpinan memiliki kontribusi pengaruh 86,2% terhadap motivasi kerja guru.2)                          Budaya kerja berpengaruh terhadap motivasi kerja guru SMK Negeri di Kabupaten Batang, memiliki keeratan hubungan yang sangat kuat. Hasil koefisien determinasi 0,885. menunjukkan budaya kerja memiliki kontribusi pengaruh sebesar 88,5%. 3) Secara bersama-sama gaya kepemimpinan dan budaya kerja berpengaruh terhadap motivasi kerja guru SMK Negeri di Kabupaten Batang, dengan nilai korelasi 0,956 menunjukkan bahwa antara gaya kepemimpinan dan budaya kerja secara bersama-sama dengan motivasi kerja guru memiliki keeratan hubungan sangat kuat. Hasil koefisien determinasi 0,913 menunjukkan gaya kepemimpinan dan budaya kerja secara bersama-sama memiliki kontribusi pengaruh 91,3% terhadap motivasi kerja guru.Kesimpulan: terdapat pengaruh signifikan gaya kepemimpinan Kepala Sekolah dan budaya kerja terhadap motivasi kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Se-Kabupaten Batang. Saran: para pemangku kebijakan perlu meningkatkan secara bersama sama gaya kepemimpinan dan budaya kerja untuk dapat mendorong  motivasi kerja guru. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Budaya Kerja dan Motivasi Kerja Guru
PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI KERJA, DAN PELATIHAN TERHADAP KOMPETENSI GURU Laila Hidayati; Titik Haryati; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.15299

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk 1) menganalisis pengaruh kompensasi terhadap kompetensi guru; 2) menganalisis  pengaruh motivasi kerja terhadap kompetensi guru; 3) menganalisis pengaruh pelatihan terhadap kompetensi guru; 4) menganalisis pengaruh secara bersama-sama kompensasi, motivasi kerja dan pelatihan terhadap kompetensi guru.  Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah guru di SMK Muhammadiyah se-Kabupaten Pekalongan sebanyak 333 orang. Sampel penelitian sebanyak 182 orang dengan teknik menggunakan proportional random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan deskriptif dan regresi linear berganda. Hasil penelitian diketahui bahwa 1) kompensasi termasuk kategori cukup baik dengan nilai mean 135,8; 2) motivasi kerja termasuk kategori cukup baik dengan nilai mean 121,02; 3) pelatihan termasuk kategori cukup baik dengan nilai mean 136,55 dan 4) kompetensi guru termasuk kategori cukup baik dengan nilai mean 191,52. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa 1) Tidak terdapat pengaruh kompensasi terhadap kompetensi guru, 2) Terdapat pengaruh motivasi kerja terhadap kompetensi guru sebesar 12,4%, 3) Terdapat pengaruh pelatihan terhadap kompetensi guru sebesar 19,8%, 4) Terdapat pengaruh kompensasi, motivasi kerja dan pelatihan secara bersama-sama terhadap kompetensi guru sebesar 26,1%.  Saran yang dapat diberikan yaitu perlu melakukan identifikasi terhadap jenis pelatihan yang diikuti guru sebagai upaya dalam meningkatkan kompetensi guru dan lebih selektif dalam memilih pelatihan bagi guru. Sekolah perlu mendorong dalam mengikuti pelatihan-pelatihan sesuai dengan kebutuhan dalam proses belajar mengajar dan mempunyai motivasi kerja yang tinggi dalam proses belajar mengajar.Implikasi dari penelitian ini adalah motivasi kerja perlu ditumbuhkan melalui pembinaan, penghargaan dan kesempatan dalam meningkatkan kompetensi guru terutama kompetensi kepribadian.  Sekolah perlu menyeleksi pelatihan-pelatihan yang tepat sasaran dan materi yang dapat dimanfaat secara praktis dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci   :  Kompensasi, Motivasi Kerja, Pelatihan, Kompetensi
STRATEGI KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM IMPLEMENTASI VISI DAN MISI BERBASIS RAPOR PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 2 CEPU Nurlaela Nurlaela
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i2.17168

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan yang visioner dalam mengimplementasikan visi dan misi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian deskriptif kualitatif yang mengungkapkan kondisi atau situasi subyek penelitian sesuai fakta pada saat penelitian, terkait peran kepala sekolah dalam mewujudkan visi dan misi. Data rapor pendidikan sebagai dasar pengambilan keputusan penelitian. Berdasarkan data rapor pendidikan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Seluruh pemangku kepentingan, baik guru, siswa, orang tua, maupun masyarakat, setelah melewati berbagai tahapan visi dan misi yang berhasil disosialisasikan, diharapkan dapat berperan dalam mewujudkan visi dan misi tersebut, tidak hanya berupa simbol-simbol dan kata-kata. Selain itu, kepemimpinan visioner dapat berperan sebagai agen perubahan untuk mewujudkan visi dan misi serta menggerakkan masa depan warga SMA N 2 Cepu serta meningkatkan pembelajaran. Ini dilakukan dengan menyediakan pelatihan, peralatan, dan sumber daya manusia yang diperlukan untuk mencapai tujuan.Kata kunci : kepemimpinan visioner, rapor pendidikan, strategi, visi dan misi