cover
Contact Name
Noor Miyono
Contact Email
noormiyono@upgris.ac.id
Phone
+6282137144335
Journal Mail Official
jmp@upgris.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingga Raya, Dr. Cipto, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP)
ISSN : 22523057     EISSN : 26543508     DOI : https://doi.org/10.26877
Core Subject : Education, Social,
urnal Manajemen Pendidikan (JMP). Published 3 times a year in April, August and December contains scientific papers on research and education management theory studies Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) published by Prodi Management Education PPs University PGRI Semarang. The editor receives donations of writing that have never been published in other print media. Please read these guidelines carefully. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further reviewed. The editors will only accept the manuscripts which meet the assigned format.
Articles 327 Documents
IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL DI SMA NEGERI 1 BATANG Sugiarti Sugiarti
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15295

Abstract

ABSTRAKSistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan suatu kesatuan unsur yang terdiri atas kebijakan dan proses yang terkait untuk melakukan penjaminan mutu pendidikan yang dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan dasar dan satuan pendidikan menengah untuk menjamin terwujudnya pendidikan bermutu yang memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan. Fokus penelitian ini adalah Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di SMA Negeri 1 Batang, dengan sub fokus meliputi: pemetaan mutu,  penyusunan rencana pemenuhan mutu, pelaksanaan rencana pemenuhan, evaluasi atau audit pelaksanaan pemenuhan mutu, dan penetapan standar mutu baru. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.  Hasil penelitian ini adalah (1) Pemetaan mutu di SMA Negeri 1 Batang dimulai dengan meninjau ulang hasil rapor mutu atau rapor pendidikan untuk menentukan skala prioritas yang akan dijadikan acuan dalam menentukan rencana pemenuhan mutu. (2) Perencanaan pemenuhan mutu di SMA Negeri 1 Batang meliputi beberapa tahap sesuai dengan delapan standar Standar Nasional Pendidikan yang diwujudkan dalam bentuk Rencana Kerja Jangka Menengah atau Rencana Kerja Tahunan yang disahkan oleh kepala sekolah, (3) Pelaksanaan pemenuhan mutu di SMA Negeri 1 Batang dimulai dengan pembentukan Tim Pengembang Mutu dan Tim Audit Mutu., (4) Pada tahap evaluasi, hasil penilaian atas pelaksanaan program harus memegang prinsip objektif, transparan, dan independen, dan (5)Penetapan standar mutu baru selalu mengacu pada delapan  Standar Nasional Pendidikan yang berlaku berdasarkan hasil pengisian EDS dengan didukung bukti fisik. Kata Kunci: Pemetaan Mutu,  Penyusunan Rencana Pemenuhan Mutu, Pelaksanaan Rencana Pemenuhan, Evaluasi atau Audit Pelaksanaan Pemenuhan Mutu, dan Penetapan Standar Mutu Baru.
PENGARUH BUDAYA SEKOLAH, KEPUASAN KERJA GURU, DAN PENGEMBANGAN KARIR GURU TERHADAP KINERJA GURU Mamik Miyarti; Ngasbun Egar; Soedjono Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14989

Abstract

Kinerja guru dapat diartikan sebagai guru yang dapat menjalankan tugasnya secara profesional, guru harus dapat mengelola proses pembelajaran dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tujuan penelitian: 1) mengetahui pengaruh budaya sekolah terhadap kinerja guru, 2) mengetahui pengaruh kepuasan kerja guru terhadap kinerja guru, 3) mengetahui pengaruh pengembangan karir guru terhadap kinerja guru dan 4) mengetahui pengaruh budaya sekolah, kepuasan kerja guru dan pengembangan karir guru secara bersama-sama terhadap kinerja guru.Pendekatan penelitian eksplanatori. Jenis penelitian expost facto. Populasi penelitian 140 guru dan sampel penelitian 104 guru. Pengumpulan data dengan angket. Teknik analisis data dengan analisis data diskriptif, uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji linieritas dan uji hipotesis meliputi regresi linier sederhana dan berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Analisis regresi menunjukan bahwa budaya sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru dengan persamaan Ŷ=88,269+0,282X1 dengan pengaruh sebesar 15,1%, (2) analisis regresi menunjukan bahwa kepuasan kerja guru berpengaruh terhadap kinerja guru dengan persamaan Ŷ=97,680+0,263X2 dengan pengaruh sebesar 41%, (3) analisis regresi menunjukan bahwa pengembangan karir guru berpengaruh terhadap kinerja guru dengan persamaan Ŷ=99,939+0,245X2 dengan pengaruh sebesar 35%, dan 4) analisis regresi menunjukan bahwa budaya sekolah, kepuasan kerja guru dan pengembangan karir guru berpengaruh terhadap kinerja guru dengan persamaan Ŷ=51,829+0,281X1+0,178X2+0,091X3 dengan pengaruh sebesar 15,2 %.Simpulan penelitian ini adalah budaya sekolah, kepuasan kerja guru dan pengembangan karir guru berpengaruh terhadap kinerja guru sebesar 15,2%. Penulis menyarankan agar kepala sekolah melakukan motivasi, dorongan dan pembinaan kepada guru, serta bersikap adil kepada semua guru dalam upaya untuk meningkatkan kinerja. Kata Kunci: Budaya Sekolah, Kepuasan Kerja Guru Dan Pengembangan Karir Guru
Analisis Akuntabilitas Kepala Sekolah dalam Peningkatan Mutu Sekolah Diah Fitria Ningsih; Teguh Triwiyanto
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.13920

Abstract

Kepala sekolah yang akuntabel adalah kepala sekolah yang melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik. Peningkatan mutu sekolah memerlukan pemimpin yang akuntabel. Apabila akuntabilitas kepala sekolah rendah, maka mutu sekolah akan buruk. Tujuan pembuatan artikel ini adalah untuk menganalisis akuntabilitas kepala sekolah dalam peningkatan mutu sekolah. pembuatan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui kegiatan observasi dan juga studi literatur. Hasil yang diperoleh yaitu (1) kepala sekolah yang akuntabel dapat meningkatkan mutu sekolah, (2) kepala sekolah yang akuntabilitas da transparansinya rendah dapat merusak kepercayaan masayrakat terhadap sekolah dan juga mutu sekolah. kesimpulnnya adalah untuk mencapai peningkatan mutu sekolah diperlukan kepala sekolah yang akuntabel dan profesional.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK, MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU SMP DAN MTs DI KECAMATAN SUBAH DAN PECALUNGAN KABUPATEN BATANG Nufindah Pribadi
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15132

Abstract

The formulation of the problem in this research is 1) is there any effect of academic supervision on the performance of SMP and MTs teachers in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency, 2) is there an effect of work motivation on the performance of SMP and MTs teachers in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency, 3) is there any effect of academic supervision and work motivation on the performance of teachers in SMP and MTs in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency.This study uses a quantitative correlation approach. Data mining using a questionnaire instrument. The research locations were public junior high schools and MTs in Subah and Pecalungan sub-districts. Test Instrument is a test of validity and reliability. Prerequisite test using normality test, linearity test, multicollinearity test, homogeneity test. Data analysis used correlation test, simple linear regression test and multiple linear regression test.The results of the study (1) the effect of academic supervision on the performance of SMP and MTs teachers in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency. Based on the Fcount value of 134.127 > Ftable 3.93 with a significance value of 0.000 <0.05. which means H0 is rejected and Ha is accepted. The hypothesis which reads "there is an influence of academic supervision on teacher performance in SMP and MTs in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency" is accepted. (2) the effect of work motivation on the performance of SMP and MTs teachers in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency. Based on the Fcount value of 148.330 > Ftable 3.93 with a significance value of 0.000 <0.05. which means H0 is rejected and Ha is accepted. The hypothesis which reads "there is an influence of work motivation on teacher performance in SMP and MTs in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency" is accepted. (3) the effect of academic supervision and work motivation on teacher performance in SMP and MTs in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency. Based on the Fcount value of 81.128 > Ftable 3.08 with a significance value of 0.000 <0.05. Which means H0 is rejected and Ha is accepted. In other words, the hypothesis that reads "there is an influence of academic supervision and work motivation on teacher performance in SMP and MTs in Subah and Pecalungan Districts, Batang Regency" is accepted. 
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, BUDAYA ORGANISASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI SE-KABUPATEN PEKALONGAN Ttuti Evawati; Yovitha Yuliejantiningsih; Nurkolis Nurkolis
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14931

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui besarnya pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se-Kabupaten Pekalongan, (2) mengetahui besarnya pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasan kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se-Kabupaten Pekalongan, (3) mengetahui besarnya pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se-Kabupaten Pekalongan, (4) mengetahui besarnya pengaruh lingkungan kerja, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri se-Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah guru PNS SMK Negeri se-Kabupaten Pekalongan sebanyak 162 orang diperoleh sampel 115 orang dengan teknik proportional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi analisis deskriptif, regresi linier sederhana dan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 15. Hasil dan simpulan penelitian adalah: (1) terdapat pengaruh lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru sebesar 16,8% dengan persamaan regresi     Ŷ = 2,629 + 0,376X1, (2) terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasan kerja guru sebesar 57,8% dengan persamaan Ŷ = 1,255 + 0,700X2, (3) terdapat pengaruh gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru sebesar 31,4% dengan persamaan regresi Ŷ = 2,305 + 0,437X3, dan (4) terdapat pengaruh lingkungan kerja, budaya organisasi dan gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah secara bersama-sama terhadap kepuasan kerja guru sebesar 59,9% dengan persamaan regresi  Ŷ = 0,907 + 0,055X1 + 0,586X2 + 0,136X3.Saran dari peneliti adalah sekolah berupaya mempertahankan lingkungan kerja di sekolah untuk meningkatkan kepuasan kerja guru, meningkatkan penerapan budaya organisasi dalam pengelolaan sekolah, terutama mengenai budaya tugas, meningkatkan Idealized influence kepala sekolah melalui pembinaan maupun pelatihan peningkatan kompetensi kepala sekolah. Kata kunci   : Lingkungan Kerja, Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Kepuasan Kerja Guru.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI Andy Prasetyono; Titik Haryati; I Made Sudana
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15312

Abstract

Kinerja guru dapat dikatakan bermutu bila menghasilkan karya yang baik dan dapat menghantarkan peserta didik untuk dapat meraih prestasi. Pembinaan dan pendampingan yang baik yang dilakukan oleh kepala sekolah menjadikan semangat dan motivasi guru meningkat sehingga kinerja guru mendapatkan hasil yang maksimal.Tujuan dari penelitian ini untuk: 1) untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, 2) untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan strategi  kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, 3) untuk mendeskripsikan dan menganalisis evaluasi strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Kembangarum 1 Mranggen.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif.. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Kepala sekolah memberikan pembinaan kedisiplinan dan teladan yang dimasukan dalam kegiatan perencanaan strategi  kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. 2) Kepala sekolah melaksanakan kegiatan seminar dan pelatihan, melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan lain, mendatangkan para ahli, mengadakan supervisi akademik dengan rutin, menyediakan sarana dan prasarana yang memadai yang masuk dalam kegiatan pelaksanaan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. 3) Kepala sekolah melakukan evaluasi pada aspek perencanaan dan pelaksanaan kegiatan strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Kembangarum 1 Mranggen.Simpulan Strategi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru telah dilakukan melalui pelaksanaan yang sesuai dengan prinsip manajemen yang terdiri dari tiga kegiatan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penulis menyarankan agar kepala sekolah diharapkan membuat dan menyusun perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi dengan baik. Kata Kunci : Strategi  Kepala Sekolah,  Peningkatan Kinerja Guru
PENGARUH PERAN KOMITE SEKOLAH, PERAN KEPALA SEKOLAH, DAN PENGELOLAAN PEMBIAYAAN SEKOLAH TERHADAP MUTU SEKOLAH SMP DAN MTs Siti Waliyah; Ngasbun Egar; Soedjono Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14991

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi capaian prestasi akademik dan non akademik  SMP dan MTS yang masih kurang maksimal  yang ditandai dengan hasil nilai ujian sekolah masih standar Ketuntasan Minimal, belum mampu meraih berbagai kejuaraan dalam lomba akademik dan non akademik baik tingkat kabupaten, propinsi maupun nasional, masih terdapat siswa lulusan SMP dan MTs yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan berikutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh komite sekolah terhadap mutu sekolah, (2) pengaruh peran kepala sekolah terhadap mutu sekolah, pengaruh pembiayaan sekolah terhadap mutu sekolah, dan (3) pengaruh komite sekolah, peran kepala sekolah dan pembiayaan sekolah secara bersama-sama terhadap mutu sekolah di SMP dan MTs zona Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif korelasional dengan sampel 118 guru yang dipilih secara proporsional random sampling. Pengujian penelitian ini menggunakan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan komite sekolah terhadap mutu sekolah dengan persamaan Ŷ = 115,628 + 0,306X1; kekuatan korelasi sebesar 0,633 dengan kontribusi 14,0%; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh peran kepala sekolah terhadap mutu sekolah dengan persamaan Ŷ = 53,962 + 0,629X2 ; kekuatan korelasi sebesar 0,567 dengan kontribusi 32,1%; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh pembiayaan sekolah terhadap mutu sekolah dengan persamaan Ŷ = 85,909 + 0,565X3 ; kekuatan korelasi sebesar 0,565  dengan kontribusi 31,9%; (4) ada pengaruh positif dan signifikan komite sekolah, peran kepala sekolah dan pembiayaan sekolah terhadap mutu sekolah dengan persamaan Ŷ = 28,570 + 0,164 X1 + 0,385 X2+ 0,293 X3  dengan kontribusi variabel independen sebesar 43,2 %. Saran pada penelitian ini adalah guru hendaknya meningkatkan kompetensinya untuk lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga dapat menghantarkan peserta didik meraih prestasi dalam upaya peningkatan mutu sekolah. Kepala sekolah hendaknya menguasai kompetensi manajerial, kewirausahaan dan supervisi agar dapat menjalankan peran dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya meningkatkan mutu sekolah. Dinas Pendidikan hendaknya memberi fasilitas berupa workshop dan pelatihan kepada guru, kepala sekolah maupun komite sekolah tentang manajemen berbasis sekolah sebagai salah satu upaya peningkatan mutu sekolah. Kata kunci: Komite Sekolah, Peran Kepala Sekolah,Pembiayaan Sekolah Mutu Sekolah
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP MUTU PEMBELAJARAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI Erna Dwi Palupi; Sudharto Sudharto; Yovitha Yuliejantiningsih
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14927

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mutu pembelajaran yang masih kurang maksimal yang ditandai dengan hasil capaian standar proses pada rapor mutu pendidikan tahun 2020 dari SMP Negeri di Kecamatan Batang menunjukkan rata-rata capaian menuju SNP 4, yaitu interval nilai 5,07 – 6,66.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh supervise akademik kepala sekolah  terhadap mutu pembelajaran, (2) pengaruh budaya sekolah terhadap mutu pembelajaran, dan (3) pengaruh supervise akademik kepala sekolah secara bersama-sama dengan budaya sekolah terhadap mutu pembelajaran Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Batang.Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan kuantitatif  dan  jenis penelitian deskriptif korelasional dengan sampel 130 guru yang dipilih secara proporsional random sampling. Pengujian validitas dan reabilitas instrumen pada 30 responden menggunakan perhitungan statistik product moment dengan microsoft excell dan pengujian reliabilitas menggunakan metode Alpha Cronbach. Pengujian penelitian ini menggunakan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan supervise akademik kepala sekolah terhadap mutu pembelajaran dengan persamaan Ŷ = 91,330 + 0,565 X1; kekuatan korelasi sebesar 0,633 dengan kontribusi 40,1%; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya sekolah terhadap mutu pembelajaran dengan persamaan Ŷ = 95,947 + 0,487 X2  ; kekuatan korelasi sebesar 0,472 dengan kontribusi 22,3%; (3) ada pengaruh positif dan signifikan supervisi akademik kepala sekolah dan budaya sekolah terhadap mutu pembelajaran dengan persamaan Ŷ = 68,452 + 0,471 X1 + 0,220 X2 dan kekuatan korelasi sebesar 0,660 serta kontribusi variabel independen sebesar 43,5 %.Saran pada penelitian ini adalah guru hendaknya meningkatkan kompetensinya untuk meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. Kepala sekolah hendaknya bisa menginspirasi,  memotivasi dan memberi dukungan kepada guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran dan mampu menyediakan sarana prasarana yang mendukung proses pembelajaran. Dinas Pendidikan mendorong kepala sekolah meningkatkan mutu pembelajaran melalui layanan kepada guru dengan kegiatan supervisi akademik. Kata kunci: supervisi akademik Kepala Sekolah, budaya sekolah, mutu pembelajaran
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BURSA KERJA KHUSUS DI SMK NEGERI 11 SEMARANG Teguh Santoso; Muhdi Muhdi; Noor Miyono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 12, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v12i1.15135

Abstract

Permasalahan yang muncul yaitu masih adanya alumni yang belum bekerja sehingga mengganggur. Kemudian penelusuran alumni (tracer studi) kurang berjalan dengan baik sehingga belum terdata dalam database BKK dengan baik, dan kerjasama dengan DUDI dalam hal perekrutan tenaga kerja lebih sering memiliki durasi jangka pendek. Fokus dari penelitian ini implementasi manajemen bursa kerja khusus di SMK Negeri 11 Semarang dari fungsi manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan BKK di SMK Negeri 11 Semarang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Desain penelitian kualitatif melalui tiga tahapan yaitu: orientasi, eksplorasi fokus, dan analisis data. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dengan tiga langkah: reduksi data, menyajikan data, dan menarik simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Sekolah dan Ketua BKK dalam melaksanakan implementasi manajemen BKK yaitu: 1) Perencanaan implementasi manajemen bursa kerja khusus dengan meliputi perencanaan analisis kebutuhan, sosialisasi kegiatan dan penentuan sumber/pendanaan program BKK. 2) Pengorganisasian implementasi manajemen bursa kerja khusus dengan meliputi penugasan kerja implementasi manajemen bursa kerja khusus, 3) Pelaksanaan implementasi manajemen bursa kerja khusus dengan meliputi koordinasi struktur organisasi BKK, pertemuan rutin dan penelusuran alumni, 4) Pengawasan implementasi manajemen bursa kerja khusus dengan melakukan standarisasi pelayanan dan evaluasi pelaksanaan program BKK. Simpulan Implementasi manajemen bursa kerja khusus telah dilakukan melalui langkah-langkah atau prosedur yang sesuai dengan prinsip manajemen yang terdiri dari empat kegiatan yaitu, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Penulis menyarankan agar kepala sekolah diharapkan lebih memperhatikan dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan. Guru diharuskan untuk selalu siap dalam pelaksanaan kegiatan.Kata Kunci: Bursa Kerja Khusus, Manajemen, Implementasi Manajemen BKK  AbstractThe problem that arises is that there are still alumni who have not worked so that they are unemployed. Then tracer studies of alumni (tracer studies) are not going well so they are not properly recorded in the BKK database, and cooperation with DUDI in terms of recruiting workers often has a short term duration. The focus of this research is the implementation of special job market management at SMK Negeri 11 Semarang City of management functions include planning, organizing, implementing and supervising BKK at SMK Negeri 11 Semarang. The research approach used is qualitative. Qualitative research design goes through three stages: orientation, focus exploration, and data analysis. Data collection techniques are interviews, observation and documentation. This study uses a triangulation technique. Data analysis with three steps: data reduction, presenting data, and drawing conclusions. The results of the study show that the school principal and the  head of the BKK in carrying out the implementation of BKK management are: 1) Planning for the implementation of the special job market management which includes planning for needs analysis, socialization of activities and determining sources/funding for the BKK program. 2) Organizing the implementation of the management of the special job market by including work assignments for the implementation of the management of the special job market. 3) Implementation of the management of the special job market by covering the coordination of the BKK organizational structure, regular meetings and tracing alumni, 4) Supervising the implementation of the management of the special job market by carrying out service standardization and evaluation of BKK program implementation. Conclusion Implementation of special job market management has been carried out through steps or procedures in accordance with management principles which consist of four activities namely, planning, organizing, implementing and supervising. The author suggests that school principals are expected to pay more attention in terms of planning, organizing, implementing and supervising. Teachers are required to always be ready in carrying out activities.Keywords: Special Job Fairs, Management, BKK Management Implementation
PERAN KEPALA SEKOLAH SEBAGAI MANJER DAN SUPERVISOR DALAM MENINGKATKAN MUTU AKADEMIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI PEKUNDEN SEMARANG Kodliyaka Kodliyaka
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14932

Abstract

ABSTRAKKepala sekolah memiliki posisi penting dalam sebuah satuan lembaga pendidikan. Salah satu peran pentingnya adalah perannya sebagai manajer dan supervisor dalam meningkatkan mutu akademik pada sekolah yang dipimpinnya.Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Mutu Akademik SDN Pekunden Semarang, untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepala sekolah sebagai Manajer dalam meningkatkan Mutu Akademik di SDN Pekunden Semarang, untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepala sekolah sebagai Supervisor dalam meningkatkan Mutu Akademik di SDN Pekunden Semarang.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber informasi: kepala sekolah, guru, komite sekolah, siswa. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Adapun pengecekan keabsahan data melalui triangulasi sumber penelitian, triangulasi metode, triangulasi ahli peneliti dan triangulasi teori.Hasil penelitian pertama peran kepala sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan mutu akademik di SD Negeri Pekunden Semarang, Kepala Sekolah merencanakan dan Mengembangkan organisasi sekolah sesuai dengan kebutuhan serta memimpin sekolah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah secara optimal, kepala sekolah sebagai manajer telah menyusun program jangka pendek dan program jangka menengah, menyusun RKT RKS. Kedua peran kepala sekolah sebagai supervisor dalam meningkatkan mutu akademik di SD Negeri Pekunden Semarang dilakukan dengan merencanakan program supervisi, melaksanakan program supervisi kunjungan kelas baik sesuai jadwal supervisi maupun secara insindental, mengadakan tindak lanjut dari supervisi untuk meningkatkan profesionalisme guru, dengan cara berdiskusi dengan guru tersebut dan memberikan masukan terhadap apa yang menjadi pengamatan di kelas. Ketiga mutu akademik SD Negeri Pekunden Semarang sudah sangat baik, hal ini terbukti melalui; (a) hasil nilai mutu sekolah sangat memuaskan, hasil prestasi yang sangat banyak mulai dari tingkat Kecamatan, Kota, Nasional dan Internasioanal, SD Negeri Pekunden mendapatkan BOS dan BOS kinerja, pretasi akademik dan non akademik SD Negeri Pekunden Semarang sebagai berikut: a).  Tingkat Kecamatan sebanyak 411 prestasi. b. Tingkat Kota atau Kabupaten sebanyak 145 prestasi. c. Tingkat Provinsi sebanyak 74 prestasi. d. Tingkat Nasional sebanyak 17 prestasi e. Tingkat Intirnasional sebanyaak 4 prestasi. Kata Kunci: Peran kepala sekolah sebagai manajer, supervisor, meningkatkan mutu akademik