cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
EFEKTIFITAS BIMBINGAN KELOMPOK TUGAS UNTUK MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN PILIHAN KARIR PADA SISWA KELAS X SMK (SMEA) PELITA NUSANTARA I SEMARANG TAHUN AJARAN 2009/2010 Setiawan, Agus
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan fenomena yang ada, banyak ditemukan siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terutama Kelompok Bisnis dan Manajemen ketika mencari pekerjaan tidak disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Akibatnya dalam kondisi demikian banyak lulusan dari SMK yang tidak optimal dalam mengeluarkan kemampuan yang dimiliki karena kurangnya pemahaman diri terhadap kemampuan yang dimiliki dalam karir, adanya rasa ketidakpuasan dalam bekerja dan cenderung semaunya saja. Pada penelitian ini diambil populasi dari siswa kelas X tahun pelajaran 2009/2010 sejumlah 266 dengan sampel sejumlah 40 orang. Metode sampling menggunakan teknik proporsional clouster random sampling. Metode analisis data menggunakan metode uji-T dengan menggunakan skala psikologis sebagai metode pengambilan datanya. Pada perhitungan rumus validitas dengan rumus product moment variabel (Y) didapatkan skala kemandirian 40 item. Sedangkan dalam perhitungan reliabilitas dengan rumus alpha variabel (Y) kemandirian pilihan karir pada siswa adalah reliabel. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara bimbingan kelompok tugas terhadap kemandirian pilihan karir pada siswa kelas X SMK (SMEA) Pelita Nusantara I Semarang tahun pelajaran 2009/2010. Berdasarkan perhitungan melalui SPSS diperoleh hasil uji-T, 10,503. Mengingat  >  sehingga dapat diartikan hipotesis kerja (Ha) yang berbunyi “Bimbingan kelompok tugas efektif untuk mengembangkan kemandirian pilihan karir pada siswa kelas X semester genap SMK kelompok Bisnis dan Manajemen (SMEA) Pelita Nusantara I Semarang tahun ajaran 2009/2010 diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan pihak sekolah dapat meningkatkan pelayanan bimbingan dan konseling khususnya bimbingan kelompok tugas untuk mengembangkan pilihan karir siswa. Sikap pengembangan kemandirian pilihan karir pada siswa kelas X semester genap SMK (SMEA) Pelita Nusantara I Semarang tahun pelajaran 2009/2010 tinggi, namun demikian diharapkan siswa mampu untuk meninjaklanjuti kemandiriannya terhadap karier yang akan dipilih. Adanya rasa tanggung jawab ini, diharapkan siswa memiliki motivasi untuk merencanakan kehidupan karirnya secara matang. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok Tugas, Kemandirian Pilihan Karir
KONTRIBUSI GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PEMBIMBING PADA SMA NEGERI DI KOTA SEMARANG Purwaningtyas Tidarini, Endang
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja merupakan seperangkat hasil yang dicapai dengan merujuk kepada tindakan pencapaian serta pelaksanaan suatu pekerjaan yang diminta. Keberhasilan pencapaian siswa yang optimal bergantung kinerja sumber daya manusia, diantaranya kinerja guru pembimbing. Untuk mencapai kinerja yang optimal, diperlukan suatu interaksi dan koordinasi yang didesain untuk menghubungkan tugas-tugas, baik perorangan maupun kelompok dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Fenomena yang sering ditemui di lapangan menunjukkan bahwa guru pembimbing dalam melaksanakan program secara keseluruhan belumlah optimal. Hal itu dapat dilihat pada pelaksanaan evaluasi tindak lanjut, guru pembimbing dalam melakukan pengkajian ulang terhadap program ke sembilan layanan yang dilaksanakan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kontribusi gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja guru pembimbing pada SMA Negeri di Kota Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah guru pembimbing SMA Negeri se-Kota Semarang, sebanyak 83 orang. Sedangkan sampelnya adalah 65 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, dimana sebelumnya sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas serta uji normalitas. Berdasarkan pengujian secara parsial menunjukkan bahwa pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru pembimbing mempunyai kontribusi positif. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi gaya kepemimpinan yang diterapkan, maka akan semakin tinggi pula kontribusi yang diberikan dalam usaha meningkatkan kinerja guru pembimbing. Pengujian hipotesis kedua juga menunjukkan bahwa pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru pembimbing mempunyai kontribusi positif, artinya. semakin tinggi motivasi kerja guru pembimbing, maka akan semakin tinggi pula kinerjanya. Demikian pula pada pengujian yang dilakukan secara simultan, pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja guru pembimbing mempunyai kontribusi positif. Agar kinerja guru pembimbing lebih optimal, Kepala Sekolah selaku pemimpin seharusnya memiliki kemampuan dalam merencanakan dan mengorganisasikan serta memberikan motivasi terhadap pencapaian tujuan siswa secara optimal. Karena pimpinan yang mampu memberikan motivasi kepada guru pembimbing akan menciptakan kinerja guru pembimbing yang semakin meningkat. Kata Kunci    :           Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja dan Kinerja Guru Pembimbing
KONTRIBUSI LAYANAN INFORMASI DAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP SIKAP SISWA TENTANG NARKOBA Fitriana, Siti
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diadakan dengan latar belakang bahwa pada dasarnya remaja disebut sebagai usia bermasalah dikarenakan memiliki ciri-ciri mudah terpengaruh dengan orang lain dan suka mencoba hal-hal yang baru misalnya narkoba. Oleh karena itu dengan adanya layanan informasi dan bimbingan kelompok yang diadakan di sekolah diharapkan dapat memberikan pemahaman dan pencegahan, agar para remaja tidak melakukan kenakalan-kenakalan dan akhirnya mampu memunculkan tingkah laku yang positif dengan tujuan akhir untuk mengetahui sumbangan positif layanan informasi dan bimbingan kelompok terhadap sikap siswa tentang narkoba. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif ex post facto dengan desain korelasional karena mengambil data dari peristiwa yang telah lewat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya kontribusi antara layanan informasi dan bimbingan kelompok terhadap sikap siswa tentang narkoba sebesar 32,3%. Hal ini berarti  hipotesis yang diajukan peneliti terbukti dengan adanya kontribusi yang positif secara bersama-sama layanan informasi dan bimbingan kelompok terhadap sikap siswa tentang narkoba. Dengan demikian untuk mencapai manfaat yang optimal dari layanan informasi dan bimbingan kelompok didasarkan kesadaran diri siswa dan kualitas guru pembimbing khususnya tentang pemahaman siswa terhadap setiap layanan yang diberikan agar siswa mampu mengambil keputusan dengan tepat bersikap positif dalam kehidupannya.     Kata Kunci : layanan informasi, bimbingan kelompok, sikap siswa tentang narkoba
STUDI PENELUSURAN TERHADAP ALUMNI JURUSAN PPB FIP IKIP PGRI SEMARANG (DALAM RANGKA PENGEMBANGAN KURIKULUM) Suyati, Tri; Widiharto, Chr. Argo; Rakhmawati, Dini; Maulia, Desi
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi penulusuran adalah suatu deskriptif yang dilakukan secara berkesinambungan terhadap lulusan perguruan tinggi, mengenai berbagai data yang menyangkut diri lulusan, seperti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), lama waktu studi, jenis pekerjaan, lama waktu mendapatkan pekerjaan dan gaji awal.  Studi penulusuran digunakan  sebagai sumber data yang berguna bagi pengembangan dan evaluasi kurikulum serta mengembangkan visi dan misi perguruan tinggi. Penelitian ini melibatkan 60 alumni kelas regular Jurusan Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (PPB) FIP IKIP PGRI Semarang selama periode 2006 – 2009, yang berdomisili di Jawa Tengah. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan multiple regression dan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara jenis pekerjaan, lama waktu mendapatkan pekerjaan dan gaji awal dengan Indeks Prestasi Kumulatif (r=0,492; p<0,01) dan terdapat korelasi antara jenis pekerjaan, lama waktu mendapatkan pekerjaan dan gaji awal dengan lama waktu studi (r=0.521; p<0.01).   Kata kunci: studi penelusuran, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), lama waktu studi, jenis pekerjaan, lama waktu mendapatkan pekerjaan dan gaji awal.
PENGARUH PELATIHAN ASERTIVITAS DALAM MENGURANGI KECEMASAN PADA KORBAN TINDAK KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA Yuliant, Padmi Dhyah
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindak kekerasan sebagaian besar dialami oleh perempuan dan anak – anak, khususnya tindak kekerasan dalam rumah tangga. Korban tindak kekerasan dalam rumah tangga, selain mengembangkan kecemasan dalam dirinya, juga cenderung memiliki perilaku yang kurang asertif. Berpijak bahwa keasertifan bukan merupakan faktor bawaan, melainkan merupakan suatu ketrampilan yang dapat dipelajari, maka dibutuhkan intervensi untuk mengurangi kecemasan yang dialami oleh korban tindak kekerasan dalam rumah tangga, yaitu melalui pelatihan asertivitas. Rumusan hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan kecemasan sebelum diberikan pelatihan asertivitas dengan setelah diberikan pelatihan asertivitas, setelah diberikan pelatihan asertivitas kecemasan yang dialami korban tindak  kekerasan  dalam rumah tangga menurun dibandingkan sebelum diberi pelatihan asertivitas. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu single subject design. Pengumpulan data menggunakan teknik skala Impact of Event Scale (IES), wawancara dan observasi. Data yang dipergunakan bersifat kuantitatif dan kualitatif. Bersifat kuantitatif karena data yang diperoleh berupa data yang berbentuk angka yang diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan Impact of Event Scale (IES) yang telah dimodifikasi peneliti dan bersifat kualitatif karena data yang diuraikan adalah diskriptif. Berdasarkan analisis dari data kuantitatif dan kualitatif yang telah dilakukan, diperoleh hasil bahwa terdapat perbedaan intensitas kecemasan subyek, sebelum dan setelah pemberian pelatihan asertivitas. Kecemasan subyek setelah dilakukan pemberian pelatihan asertivitas menjadi berkurang atau lebih rendah dibandingkan sebelum pemberian pelatihan asertivitas. Hal ini menunjukkan bahwa terapi pelatihan asertivitas mampu mempengaruhi berkurangnya kecemasan pada subyek dalam hal ini korban tindak kekerasan dalam rumah tangga.   Kata Kunci: Pelatihan Asertivitas, Kecemasan Pada Korban Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga
FAKTOR-FAKTOR PENDUKUNG KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR’AN DAN IMPLIKASINYA DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING (Studi Kasus pada beberapa santri di Pondok Pesantren Raudlotul Qur’an Semarang) Ismanto, Heri Saptadi
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pondok pesantren Raudhatul Qur’an Kauman, Kota Semarang kegiatan menghafal Al Qur’an merupakan kurikulum utama sebagai pondok pesantren yang meluluskan para penghafal Al Qur’an sejak tahun 1950-an. Fenomena yang didapati ada santri yang lebih cepat lulus sebagai hafidz Al Qur’an dan sebagian lainnya masih tertunda karena mengalami berbagai hambatan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan faktor-faktor pendukung kemampuan santri dalam menghafal Al Qur’an di pondok pesantren Raudhatul Qur’an  Kauman, Kota Semarang. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat deskriptif induktif. Sebagai informan adalah ustadz dan santri pondok pesantren Raudhatul Qur’an   Kauman, Kota Semarang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi langsung, dokumentasi, wawancara mendalam (in-dept interview). Untuk menguji keabsahan digunakan triangulási data. Teknik analisa data menggunakan model analisa interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Motivasi santri untuk menghafal Al Qur’an berasal dari keluarga khususnya orang tua, teman-teman sekolah atau sesama santri, guru, serta kyai pondok pesantren, (2) Pengetahuan dan pemahaman arti atau makna Al-Qur’an oleh santri pada umumnya mereka merasa kurang, sebagai sikap rendah hati agar tidak disebut sombong; (3) Cara belajar: pengaturan dalam menghafal Al Qur’an yaitu mengaji 3 kali sehari, menambah hafalan setiap hari 1-2 halaman, muroja’ah, dan sema’an, musabahah. Target dalam menghafal Al Qur’an yaitu khatam dalam waktu 3 tahun; yang meliputi: memasukkan dalam memori ingatan, mengungkapkan ingatan dalam bentuk bacaan secara tepat, mengulang kembali pada saat itu maupun pada saat yang lain; (4) Fasilitas yang mendukung kemampuan menghafal Al Qur’an antara lain asrama pondok, aula, ruang belajar untuk setoran hafalan, mushola, dan masjid agung Kauman Semarang, (5) Aplikasi mengahafal Al Qur’an dalam bimbingan dan konseling yaitu pada kegiatan layanan bimbingan belajar.   Kata kunci: menghafal Al Qur’an, faktor-faktor pendukung
KEEFEKTIFAN PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TOPIK TUGAS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PEMILIHAN PROGRAM PENJURUSAN SISWA Leksana, Dinar Mahdalena
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektifitas layanan bimbingan kelompok topik tugas untuk meningkatkan pemahaman pemilihan program penjurusan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian pre-test post-test one group design. Subjek penelitian ini  adalah 8 siswa kelas X-c yang memiliki tingkat pemahaman pemilihan program penjurusan rendah. Instrument pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket pemahaman pemilihan program jurusan yang mengukur tingkat pemahaman pemilihan program jurusan siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji jenjang bertanda Wilcoxon (Wilcoxon’s Signed Rank Test) yang tergolong dalam statistik non parametrik. Dengan taraf signifikan 5 % dan N = 8   menunjukkan adanya perbedaan skor antara sebelum dan seudah perlakuan bimbingan kelompok topik tugas. Jadi Hipotesis yang diajukan peneliti “Terdapat perbedaan yang signifikan skor pemahaman pemilihan program penjurusan antara sebelum dan sesudah penerapan bimbingan kelompok dengan topik tugas” dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan topik tugas efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman pemilihan program penjurusan.   Kata kunci :   Bimbingan Kelompok dengan Topik Tugas, Pemahaman Pemilihan Program Penjurusan
PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI MENOPAUSE PADA IBU RUMAH TANGGA Sugiyarti, L. Rini; Widyawati, Sri; Br., Roestamadji
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri dan dukungan keluarga  terhadap kecemasan menghadapi menopause pada wanita. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah : Hipotesis Mayor : terdapat hubungan antara kecemasan menghadapi menopause pada ibu rumah tangga dengan kepercayaan diri dan dukungan keluarga.Hipotesis Minor I        : terdapat hubungan antara kecemasan menghadapi menopause pada ibu rumah tangga dengan kepercayaan diri.Hipotesis Minor II      : terdapat hubungan antara kecemasan menghadapi menopause pada ibu rumah tangga dengan  dukungan keluarga. Populasi dalam penelitian ini para wanita dewasa madya, dengan rentang usia antara 40 sampai dengan 50 .  Penelitian ini menggunakan try out terpakai, yang berarti data uji coba alat ukur  sekaligus digunakan juga sebagai data untuk analisis  hipotesis penelitian. Teknik  pengumpulan data  berupa  skala, yang terdiri atas Skala  Kecemasan Menghadapi Menopause, Skala  Kepercayaan Diri serta Skala Dukungan Keluarga. Hasil uji normalitas menunjukkan  bahwa : Variabel  kecemasan menghadapi menopause berdistribusi normal dengan nilai Kolmogorof -  Smirnov Z =  0.855 (p > 0,05), Variabel dukungan keluarga berdistribusi normal dengan nilai Kolmogorof -  Smirnov Z = 0.971 (p > 0,05), dan Variabel kepercayaan diri  berdistribusi normal dengan nilai Kolmogorof -  Smirnov Z = 0.981 ( p > 0,05). Semua  analisis menggunakan bantuan  SPSS (Statistical Packages for Social Science) versi 15 . Analisis pengujian hipotesis mayor menggunakan Analisis Regresi Ganda  menunjukkan bahwa Ry(1,2) = 4.623; p = 0.016  (p<0,01). Hal ini berarti tidak ada hubungan  antara kecemasan menghadapi menopause dengan dukungan keluarga dan kepercayaan diri. Hasil  analisis data hipotesis minor dengan menggunakan teknik korelasi product moment menunjukkan bahwa  r1y =0.17; p = 0.147  (p< 0,01) sehingga hipotesis minor I dalam penelitian tidak diterima. Hal ini menunjukkan tidak ada hubungan negatif   antara kecemasan menghadapi menopause dengan kepercayaan diri.  Diketahui juga bahwa r2y = 0.445; p = 0.002 (p < 0,01) yang menunjukkan bahwa ada hubungan negatif  antara kecemasan menghadapi menopause dengan kepercayaan diri. Hal ini menunjukkan  bahwa hipotesis minor II  diterima.   Kata Kunci :  Kepercayaan Diri, Dukungan Keluarga, Kecemasan, Menopause.
EFEKTIFITAS BIMBINGAN KELOMPOK TUGAS UNTUK MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN PILIHAN KARIR PADA SISWA KELAS X SMK (SMEA) PELITA NUSANTARA I SEMARANG TAHUN AJARAN 2009/2010 Agus Setiawan
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan fenomena yang ada, banyak ditemukan siswa lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terutama Kelompok Bisnis dan Manajemen ketika mencari pekerjaan tidak disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Akibatnya dalam kondisi demikian banyak lulusan dari SMK yang tidak optimal dalam mengeluarkan kemampuan yang dimiliki karena kurangnya pemahaman diri terhadap kemampuan yang dimiliki dalam karir, adanya rasa ketidakpuasan dalam bekerja dan cenderung semaunya saja. Pada penelitian ini diambil populasi dari siswa kelas X tahun pelajaran 2009/2010 sejumlah 266 dengan sampel sejumlah 40 orang. Metode sampling menggunakan teknik proporsional clouster random sampling. Metode analisis data menggunakan metode uji-T dengan menggunakan skala psikologis sebagai metode pengambilan datanya. Pada perhitungan rumus validitas dengan rumus product moment variabel (Y) didapatkan skala kemandirian 40 item. Sedangkan dalam perhitungan reliabilitas dengan rumus alpha variabel (Y) kemandirian pilihan karir pada siswa adalah reliabel. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan antara bimbingan kelompok tugas terhadap kemandirian pilihan karir pada siswa kelas X SMK (SMEA) Pelita Nusantara I Semarang tahun pelajaran 2009/2010. Berdasarkan perhitungan melalui SPSS diperoleh hasil uji-T, 10,503. Mengingat ?é?á> ?é?ásehingga dapat diartikan hipotesis kerja (Ha) yang berbunyi ?óÔé¼?ôBimbingan kelompok tugas efektif untuk mengembangkan kemandirian pilihan karir pada siswa kelas X semester genap SMK kelompok Bisnis dan Manajemen (SMEA) Pelita Nusantara I Semarang tahun ajaran 2009/2010 diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan pihak sekolah dapat meningkatkan pelayanan bimbingan dan konseling khususnya bimbingan kelompok tugas untuk mengembangkan pilihan karir siswa. Sikap pengembangan kemandirian pilihan karir pada siswa kelas X semester genap SMK (SMEA) Pelita Nusantara I Semarang tahun pelajaran 2009/2010 tinggi, namun demikian diharapkan siswa mampu untuk meninjaklanjuti kemandiriannya terhadap karier yang akan dipilih. Adanya rasa tanggung jawab ini, diharapkan siswa memiliki motivasi untuk merencanakan kehidupan karirnya secara matang. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok Tugas, Kemandirian Pilihan Karir
KEEFEKTIFAN PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TOPIK TUGAS UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN PEMILIHAN PROGRAM PENJURUSAN SISWA Dinar Mahdalena Leksana
Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B) Vol 1, No 1 (2011): JP3B
Publisher : Jurnal Penelitian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan (JP3B)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji efektifitas layanan bimbingan kelompok topik tugas untuk meningkatkan pemahaman pemilihan program penjurusan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian pre-test post-test one group design. Subjek penelitian ini?é?á adalah 8 siswa kelas X-c yang memiliki tingkat pemahaman pemilihan program penjurusan rendah. Instrument pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket pemahaman pemilihan program jurusan yang mengukur tingkat pemahaman pemilihan program jurusan siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji jenjang bertanda Wilcoxon (Wilcoxon?óÔé¼Ôäós Signed Rank Test) yang tergolong dalam statistik non parametrik. Dengan taraf signifikan 5 % dan N = 8?é?á?é?á menunjukkan adanya perbedaan skor antara sebelum dan seudah perlakuan bimbingan kelompok topik tugas. Jadi Hipotesis yang diajukan peneliti ?óÔé¼?ôTerdapat perbedaan yang signifikan skor pemahaman pemilihan program penjurusan antara sebelum dan sesudah penerapan bimbingan kelompok dengan topik tugas?óÔé¼?Ø dapat diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan topik tugas efektif digunakan untuk meningkatkan pemahaman pemilihan program penjurusan. ?é?á Kata kunci :?é?á?é?á Bimbingan Kelompok dengan Topik Tugas, Pemahaman Pemilihan Program Penjurusan

Page 1 of 2 | Total Record : 16